You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Reverses Osmosis RO,ultrafiltrasi»Ultrafiltrasi Menyaring Air Sungai Jakarta

Ultrafiltrasi Menyaring Air Sungai Jakarta

Ultrafiltrasi (UF) merupakan proses penyaringan air menggunakan membrane berukuran 0.001 mikron – 0.01 mikron. Dengan ukuran pori pori membrane ultrafiltrasi yang rapat sehingga teknologi penyaring air ini dapat menghilangkan kekeruhan, partikel, bakteri dan zat organik dalam air hingga level tertentu.Produk akhir Ultrafiltrasi akan terlihat sangat jernih dan dapat digunakan langsung sebagai air bersih atau sebagai input untuk proses filtrasi berikutnya seperti Reverse Osmosis (RO).

Untuk memenuhi kebutuhan air warga Jakarta, PAM Jaya akan menggunakan 4 sungai di Jakarta sebagai sumber air. Empat sungai tersebut yakni Banjir Kanal Barat, Kali Krukut, Jembatan Besi dan Cengkareng Drain. Penggunaan air sungai tersebut terpaksa dilakukan untuk menutupi kebutuhan harian warga Jakarta yang mencapai 26 meter kubik per detik.

Saat ini air bersih didatangkan dari Tangerang, dengan jumlah sekitar 15 persen dalam bentuk air bersih. 83 persen dari Tarum Barat (kali Citarum). Hanya 2 persen asli Jakarta di Cilandak.

Sedangkan kebutuhan air tahun 2015, warga Jakarta 26 meter kubik per detik. Saat ini masih 18 meter kubik per detik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut  PAM Jaya akan gunakan teknologi ultrafiltrasi. Dengan teknologi ini diharapkan dapat memenuhi kekurangan 8 sampai 9 meter kubik per detik.

Ultrafiltrasi kali ciliwungDirektur PAM Jaya  juga menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan hasil dari penyaringan air sungai tersebut. Sebab menurutnya dengan teknologi canggih, air limbah sekalipun dapat dibuat bersih dan layak konsumsi. Oleh karena itu PAM Jaya ingin menggunakan teknologi penyaring air ultrafiltrasi. Air dari Kali Krukut, Banjir Kanal, Cengkareng Drain Pluit dan Jembatan Besi. Walaupun sumber air yang berasal dari sungai tersebut sangat tidak memenuhi syarat , tetapi dengan teknologi ultrafiltrasi hasil airnya akan sesuai standar air bersih.  Direktur PAM Jaya juga  mengatakan teknologi lain yang bisa digunakan untuk memenuhi kebuthan air di Jakarta adalah penyulingan air laut. Hanya sayangnya teknologi pengolahan air laut jauh lebih mahal. Menyuling air laut lebih mahal daripada membuat dari banjir kanal atau Cengkareng Drain. Kalau air laut sekitar Rp 9.000 per meter kubik. Sedangkan dari banjir kanal sekitar Rp 1.500 per meter kubik.

Selain PAM Jaya ada banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam menyediakan air bersih di Jakarta. Salah satu pihak yang ikut berkontribusi dalam menyediakan air bersih di Jakarta adalah Kodam Jaya. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih Jakarta Kodam Jaya berpartisipasi dengan membuatkan sistem pengolahan air minum dengan teknologi Ultrafiltrasi dan Reverse Osmosis pada kelurahan bidara cina, Jakarta timur.

Kodam Jaya tidak main main dalam menormalisasi sungai ciliwung. Kegiatan demi kegiatan terus bergulir dalam setiap aspek yang semata untuk kepentingan masyarakat. Kali ini masih dalam serbuan teritorial serta bakti TNI, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Letnan Jenderal TNI Agus Sutomo, S.E., selaku inspirator ciliwung bersih menyerahkan bantuan Alat Filter Air Bersih Siap Minum bagi warga Jalan Inspeksi Kali Ciliwung Kelurahan Bidara Cina.

Adapun mekanisme dari pengolahan air sungai ciliwung dengan sistem Ultrafiltrasi dan Reverse Osmosis. Proses pengolahan/penyaringan air ciliwung ini melalui beberapa tahapan Sistem Ultra filtrasi ditambah dengan teknologi Reverse Osmosis yang diawali dengan tahapan air dari ciliwung masuk ke penampungan (reaktor tank) kemudian dialirkan ke manganese filter selanjutnya air disaring dengan dengan media filter karbon aktif. Setelah melalui tahap penyaringan, air masuk kedalam penampungan (break tank), setelah itu masuk proses UF (ultra filtrasi) dan RO (reverse osmosis), air hasil dari proses UF dan RO ini kembali di tampung di penampungan yang telah disiapkan.

Setelah proses semua selesai maka air dapat di distribusikan dan bisa langsung di konsumsi oleh warga setempat. Mesin yang diserahkan Kodam Jaya ini berkapasitas menampung air 8000 liter/hari, Untuk kapasitas UF menampung air 48 Kubik air/hari.

Pangdam Jaya menyampaikan bahwa ini adalah salah satu bukti nyata kepedulian Kodam Jaya yang juga mendapat dukungan dari Pemerintah, maka tidaklah mustahil Sungai yang dahulunya menjadi ikon kota Jakarta nantinya akan Kembali dapat dinikmati menjadi tempat tempat yang dapat dimanfaatkan baik untuk ekosistem sungai, Transportasi maupun tempat rekreasi pariwisata nasional nantinya, bahkan untuk airnya sekarang dapat diminum.

Disamping itu Pangdam Jaya juga membangkitkan kesadaran para penghuni di sekitar bantaran kali ciliwung bidara cina ini agar selalu bersama menjaga ciliwung, kita bisa kalau kita bersama dan memiliki kesadaran untuk menjadikan ciliwung lebih baik. Saat ini ciliwung sudah tampak terlihat semakin elok, bersih dan enak untuk dipandang mata.

Demikian artikel yang berjudul ultrafiltrasi menyaring air sungai Jakarta. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita bersama.  Bagi anda yang membutuhkan sistem pengolahan air menggunakan teknologi Ultrafiltrasi (UF) dan Reverse Osmosis (RO) kami dapat menyediakannya untuk anda. Sistem pengolahan air dengan teknologi ini umumnya digunakan pada skala besar contohnya untuk industri, hotel, rumah sakit, atau daerah krisis air bersih. Untuk pemesanan dan pembelian anda dapat menghubungi ke (021) 29529630 atau (021) 29529631 dan anda juga bisa mengirimkan email ke sales@nanosmartfilter.com

Sumber: [Aneka Sumber]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment