penyulingan air

Industri air mineral kini memanfaatkan filter air laut dalam

Air mineral merupakan hal penting namun tidak semua air bersih itu air mineral  , Bicara tentang air mineral Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi menyambut gembira adanya industri air mineral dengan memanfaatkan penyulingan air laut dalam dan mengolahnya menjadi air mineral siap minum. Produksi air mineral dengan memanfaatkan bahan baku air laut dalam tersebut, merupakan terobosan penting yang memiliki kegunaan bagi kehidupan kita semua, kata Freddy Numberi pada peresmian Gedung Omega Grup Kyowa di Pulau Serangan, Kota Denpasar.

Freddy mengatakan, perusahaan asal Jepang yang menyuling air laut dalam menjadi air mineral dengan menggunakan teknologi mutakhir adalah merupakan hal baru dan akan memberi pengayaan wawasan dan pendalaman paradigma mengenai pentingnya lautan bagi umat manusia.air mineral

“Usaha seperti itu sangat diperlukan bagi Indonesia, sebab sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki sebagian besar wilayahnya berupa lautan serta bentangan pantai terpanjang mencapai 4000 kilometer,”ucapnya.

Di samping itu, produksi air mineral dari laut dalam ini secara tidak langsung sangat membantu penyelamatan lingkungan. Karena dibandingkan produksi air mineral dari mata air pegunungan tentu mengambil cadangan air dari sumbernya dalam jumlah besar setiap hari.

Kondisi ini tentu sangat mengurangi ketersediaan air yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan dari wilayah pegunungan. Dan keberadaan air pegunungan dengan sendirinya sangat dibutuhkan oleh flora atau tumbuhan di sekitarnya.

Begitu juga bila suatu perusahaan air mineral mengambil bahan baku dari air tanah dengan cara memompa, kata Freddy, dampaknya terasa lebih berat bagi masyarakat di sekitarnya. Kekeringan sumur akan dirasakan sebab pengurangan air tanah akan mengganggu struktur tanah bagi bangunan serta bagi masyarakat pesisir juga mempercepat intrusi air laut ke arah daratan.

Dengan demikian, maka alternatif air mineral dari air laut dalam, akan mengurangi eksploitasi air tanah dari pegunungan maupun pemukiman penduduk.

“Bagi saya investasi Omega Grup Kyowa ini merupakan langkah nyata wujud persahabatan dua negara antara Indonesia dengan Jepang. Dalam era globalisasi ini kebersamaan internasional semacam itu sangatlah dibutuhkan,” katanya.

Kedamaian dalam memanfaatkan sumber daya alam adalah bukti keindahan karya intelektual dan pancaran spiritual yang patut di dorong untuk diwujudkan.

“Saya harapkan hendaknya kedamaian dan kebersamaan seperti ini menjadi modal utama segenap upaya menyejahterakan umat manusia dengan tetap melestarikan alam lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut menteri asal Papua itu menyatakan, produksi air mineral dari laut dalam tersebut tentu membawa serta teknologi yang dialihkan kepada para ilmuwan atau profesional setempat. Sehingga dapat mendorong para peneliti, akademisi, ilmuwan serta pakar untuk banyak menggali rahasia alam yang ada di lautan.

“Sehingga nantinya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan umat manusia. Baik sebagai aspek bioteknologi, fisika, obat-obatan, energi alternatif dan lainnya,” kata Freddy menegaskan.

Sementara Vice President Omega Grup Kyowa, Kimiya Homma mengatakan, penyulingan air mineral dari laut dalam itu akan di produksi dan dipasarkan mulai Oktober 2008.

“Secara teknis dan teknologi kami sudah siap, sehingga untuk produksi secara massal dan dipasarkan mulai Oktober mendatang, dengan daya produksi rata-rata 1000 botol per hari,” katanya.

Sumber [merdeka.com]

You might also likeclose