pengolahan air bersih

Manfaat pengolahan air limbah

Manfaat pengolahan air limbah, Pengolahan air limbah / limbah cair sesuatu yang jarang kita pikirkan. Kita sering menggunakan kamar mandi, toilet, tetapi jarang memikirkan kemana perginya air setelah digunakan. Ketika air yang digunakan, mengalir ke toilet atau ke saluran pembuangan dari bak mandi atau wastafel dan berjalan melalui banyak saluran air dan pipa hingga mencapai selokan. Sistem ini bertanggung jawab untuk membawa air limbah jauh dari rumah kami dan memberikan kepada pabrik pengolahan air limbah.

Ada dua jenis air limbah yang diproduksi di rumah tangga, Greywater dan blackwater. Greywater terdiri dari air yang digunakan untuk mencuci hal-hal di rumah seperti air dari mencuci piring, mandi dan cuci. Air ini dapat diobati untuk digunakan kembali. Blackwater adalah air yang tidak dapat digunakan kembali karena terlalu terkontaminasi dan sebagian air limbah dari toilet.

Industri mengandalkan sejumlah besar air untuk melaksanakan proses manufaktur dan sebagian besar dari mereka hanya membuang air ini menjadi ke sungai dan lautan yang menghasilkan polusi yang parah. Dalam rangka untuk mengurangi dampak limbah industri, Setiap industri harus menginstal sistem pengolahan air. Unit-unit ini membantu membersihkan sistem air dan mengolah air limbah untuk digunakan kembali. Bahkan jika ingin membuang air limbah ke dalam air laut harus dibersihkan dari semua unsur kimia sehingga kehidupan laut tidak terpengaruh. Berikut tiga manfaat penting jika sebuah pabrik menggunakan sistem pengolahan air limbah industri.

1. Mengurangi Pencemaran Air
Jika air limbah industri dialirkan langsung tanpa diolah dapat menyebabkan jutaan biota laut mati dan pencemaran laut. Unsur-unsur beracun dengan logam dan bahan berbahaya lainnya dalam air akan mengendap di dasar laut dan tidak dapat hilang, sehingga mempengaruhi kehidupan laut. Instalasi sistem pengolahan air limbah di industri anda akan membantu memberikan kontribusi untuk kehidupan laut yang lebih baik. Air tercemar yang akan dibuang harus diolah terlebih dahulu untuk menghilangkan unsur-unsur beracun sehingga tidak mencemari laut.

2. Mencegah Penyakit dan Melindungi Kesehatan Manusia
Air yang tercemar merupakan salah satu penyebab utama penyakit yang dapat menular melalui air pada masyarakat di daerah pedesaan maupun perkotaan. Air limbah industri yang dibuang dapat mencemari sumber air dan menyebabkan penyakit serius ketika orang-orang menggunakan air dari sumber tersebut. Air limbah industri harus melalui peruses pengolahan air limbah untuk menghilangkan semua elemen anorganik serta mikroba patogen yang merupakan penyebab timbulnya  penyakit.  Sistem pengolahan air limbah membantu mengurangi kasus penyakit sehingga kita dapat hidup sehat. Industri berskala besar harus mempertimbangkan dampak lingkungan yang mereka ciptakan dan wajib melestarikan alam dan kesehatan manusia dengan cara terbaik yang mereka bisa, salah satunya menggunakan instalasi pengolahan air limbah.

3. Penghematan Biaya
Air yang terkontaminasi limbah menyebabkan pemborosan pengeluaran biaya, dari biaya kesehatan untuk berobat maupun pencegahan penyakit, atau biaya memperbaiki lingkungan yang rusak . Bayangkan jumlah uang dan tenaga yang dihabiskan setiap tahun untuk membersihkan sewerages, seashores dan kontaminasi kelautan. Belum lagi biaya tambahan jutaan dolar yang dihabiskan untuk mengobati penyakit dan mencegah wabah penyakit yang diakibatkan oleh air limbah dari industri. Jika setiap industri bisa mengolah air limbah nya masing-masing, tidak hanya akan mereka bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga akan memberikan kontribusi sebagian besar ke ekonomi yang lebih baik. Industri perlu menggunakan sistem pengolahan air secara serius karena ini adalah salah satu cara mereka dapat membantu dunia menjadi tempat yang lebih baik.

pengolahan air limbah industri

Jadi kesimpulan dari artikel manfaat pengolahan air limbah adalah,
Air limbah memiliki dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan bila tidak diolah terlebih dahulu. Efek negatif dari air limbah sangat banyak.  Salah satunya jika dibuang ke laut air limbah secara langsung akan berdampak pada ikan. Populasi satwa liar juga dapat terhambat. Jika minum menggunakan air yang terkontaminasi air limbah mengandung berbagai logam seperti merkuri, arsen dan kadmium  memiliki efek negatif jangka pendek maupun jangka panjang pada tubuh. Selain itu ada juga air limbah yang mengandung bahan organik sudah membusuk. Ini akan mengambil oksigen terlarut dalam sumber air seperti sungai, laut atau danau dan membuat ancaman terhadap keberadaan spesies biotik. Eutrofikasi dapat disebabkan oleh kandungan nitrogen dan fosfor dan zat lainnya dapat memberlakukan ancaman pada kehidupan manusia juga.

Instalasi pengolahan air limbah merupakan bagian penting dari sistem air, dan jika tidak ada alat pengolahan air limbah kita akan dihadapkan dengan pencemaran air yang dapat berbahaya atau bahkan fatal bagi lingkungan dan makhluk hidup termasuk manusia.

Sumber [blogdetik.com]

Pengolahan air kota jakarta

Pengolahan air penting, terutama pengolahan air bersih untuk kota jakarta. Dalam peringatan Hari Air Sedunia, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti M Hatta, miris dengan kualitas hari di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya di Provinsi DKI Jakarta yang kualitasnya menurun drastis.

Air merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubahnya degan metode penyaringan air kotor menjadi air bersih yang layak pakai

pengolahan air minumPenurunan kualitas air di Jakarta dikarenakan adanya eksplorasi dan ekploitasi berupa penyedotan air tanah yang berlebihan. Akibatnya, air tanah menjadi kurang dan dimasuki air laut.

Karena itu, tidak heran apabila, air tanah di Jakarta terasa payau. “Padahal di Jakarta sudah ada peraturan daerah tentang larangan penyedotan air tanah. Hal ini disebabkan pengawasan perda tersebut masih rendah.”

Hal itu diungkap Gusti saat meresmikan Instalisasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Lapas Teluk Dalam II A, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam rilis yang diterima okezone.

Contoh lainnya, yakni tingkat pencemaran yang sangat tinggi di Sungai Martapura, Kalimantan Selatan. Sewaktu dia masih kecil, dasar sungai tersebut masih ia bisa lihat dengan mata telanjang.

Karena itu ia bisa mandi di sungai tersebut. Bahkan, airnya pun bisa digunakan untuk sikat gigi. “Tapi itu cerita dulu. Kini sungai (Martapura) sudah berbeda,” kata Gusti yang juga Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat.

Persoalan air dianggapnya sudah sangat kompleks. Bisa karena alam bisa pula karena ulah manusia. Sebagai contoh, perilaku manusia dalam menggunakan air yang tidak bijak. “Yang seharusnya dapat menggunakan satu ember, ini ternyata menggunakan tiga ember,” ucapnya.

Karena itu, perlu upaya yang komprehensif untuk menanggulangi ketersedian air. Pertama, melakukan penghematan. Kedua, penanaman pohon-pohon di bagian hulu. Tujuannya, apabila hujan turun, maka air hujannya dapat diserap dan masuk ke tanah.

“Dengan banyaknya air hujan di tanah dan air tersebut masuk maka akan terjadi pemurnian secara alami terhadap sungai-sungai yang kotor,” terangnya.

Ketiga, diperlukan inovasi untuk manajemen air. Sebagai contoh, diciptakannya penyaringan air limbah hasil industri perhotelan. Dengan begitu, air limbah hotel tidak mengotori air tanah disekitarnya. Keempat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus melakukan perbaikan atau perawan pipa-pipa yang bocor. “PDAM sering bocor, ini sayang. Harus ada pemeriksaan intensif.”

Gusti M Hatta juga mengatakan, pada peringatan Hari Air Sedunia (HAS), mengusung tema “Water for Cities, Responding to The Urban Challenge”. Tema ini jika dialih bahasakan dalam tema hari air tingkat nasional menjadi “Air Perkotaan dan Tantangannya”.

Hari Air Sedunia atau World Water Day dan sering pula disebut sebagai World Day for Water diperingati setiap tanggal 22 Maret. Hari Air Sedunia merupakan hari perayaan yang ditujukan untuk menarik perhatian masyarakat sedunia (internasional) akan pentingnya air bagi kehidupan serta untuk melindungi pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Sumber: [okezone.com]

Ultrafiltrasi membran penyaring air sumur

Ultrafiltrasi merukapan metode penyaringan air, Penyaringan ultrafiltrasi pada umumnya menggunakan membran berukuran 0.001 mikron – 0.01 mikron. Dalam teknologi pemurnian air, membran ultrafiltrasi dengan Bobot Molekul (BM) membran 1000-20000 lazim untuk penghilangan pirogen, sedangkan BM membran 80000-100000 untuk penghilangan koloid. Pirogen dengan BM 10000-20000 terkadang dapat dipisahkan dengan membran 80000 karena adanya membran dinamis. Tekanan sistem ultrafiltrasi biasanya rendah 10-100 psi (70-700 kPa) maka dapat menggunakan pompa sentrifugal biasa. Membran UF sehubungan dengan pemurnian air dipergunakan untuk menghilangkan koloid (penyebab fouling), mikroba, pirogen, dan partikel modul higienis.

Membran filtrasi ultra memiliki pori-pori  1/100 mikron sehingga air kotor yang melalui membran ini akan dapat menjadi sangat jernih. Secara teori membran ini mampu menyaring bakteri juga, namun untuk lebih amannya tahap pengolahan berikutnya adalah menggunakan sinar ultra violet untuk membunuh kuman. Dengan metode seperti ini dapat dihasilkan air bersih yang siap dipergunakan sebagai air masak, mencuci, mandi dan lain sebagainya.

Proses Ultrafiltrasi adalah proses pemisahan dari material pengotor di dalam air dengan teknologi membrane secara mekanis. Ultrafiltrasi cara kerjaProses ini digunakan untuk memisahkan kontaminan berupa partikel dan bahan biologis, akan tetapi tidak bisa digunakan untuk memisahkan ion dan molekul yang berukuran mikro.

Membran ultrafiltrasi dibuat dengan mencetak membran selulosa asetat (SA) sebagai lembaran tipis. Membran selulosa asetat mempunyai sifat pemisahan namun sayangnya dapat dirusak oleh bakteri dan zat kimia serta rentan terhadap pH. Adapula membran dari polimer polisulfon, akrilik, polikarbonat, PVC, poliamida, poliviniliden fluorida, kopolimer AN-VC, poliasetal, poliakrilat, kompleks polielektrolit, dan PVA ikat silang. Selain itu, membran dapat dibuat dari keramik, aluminium oksida, zirkonium oksida, dsb.

Berdasarkan  air sumur yang digunakan sebagai air baku untuk umpan Ultra Filtrasi, didapatkan bahwa meskipun kondisi air bening, akan tetapi ditemukan kadar Nitrogen (dalam Amonium), Phosporous (dalam bentuk Phosphate) dan Iron dalam jumlah yang signifikan.

Ditemukannya Amonium dan Phosphate di air sumur merupakan pertanda bahwa tingkat polusi dari air cukup tinggi. Amonium dan Phosphate biasanya berasal dari lokasi pertanian ataupun dari buangan limbah industry, yang seharusnya diserap dan dinetralkan oleh tumbuhan untuk nutrisi pertumbuhannya, sehingga, sebelum air intrusi ke dalam tanah, ammonium dan phosphate ini sudah tidak lagi ditemukan.

Elemen Nitrogen dan Phosporous merupakan Nutrients atau disebut juga sebagai Biostimultant untuk pertumbuhan biologis. Elemen ini, harus dieliminasikan terlebih dahulu untuk menjaga agar tidak terjadi perkembang biakan bakteri di dalam membrane UF. Dengan tingginya aktivitas bakteri di dalam membrane UF, maka akan mengakibatkan terbentuknya lapisan film biologis (Lapisan Lumut) yang membuat membrane UF menjadi buntu dan tidak bisa bekerja sesuai dengan performanya.

Proses desinfektasi yang selama ini dilakukan, tidak akan cukup untuk mengendalikan aktivitas bakteri yang ada di dalam membrane UltraFiltrasi dikarenakan oleh:

  1. Amonium, akan bisa terdegradasi oleh Sodium Hypo Chloride menjadi gas Nitrogen (N2) pada saat dosis yang diberikan adalah Tujuh (7) kali lipat dari kandungan Amonium di dalam air.
  2. Phosporous yang awalnya di level 2 ppm, hanya bisa dihilangkan dengan menggunakan proses koagulasi.

Amonium dan Phosporous yang ada di air baku, merupakan senyawa koloid yang tidak bisa dideteksi, karena larut sempurna dan tidak mengakibatkan kekeruhan di dalam air. Pada filtrasi menggunakan Ultra Filtrasi, sebagian dari senyawa ini akan tertinggal di permukaan luar membrane dan membuat tumbuhnya aktifitas bakteri di permukaan membrane.

Sebelum melakukan Penyaringan dengan membran Ultrafiltrasi biasanya melewati beberapa tahap:

  1. System Pre-Treatment untuk menetralisir dan menghilangkan Nitrogen (Amonium), Phosporous dan Iron sebelum diolah di unit Ultra Filtrasi.
  2. Menggantikan sebagian Membrane Ultra Filtrasi yang sudah ada.
  3. Berdasarkan system capability yang ada, menambah lagi UF untuk menurunkan flux menjadi ½ kondisi saat ini.

Sumber : [AnekaSumber]

Pengolahan Air Bersih Untuk Industri

Pengolahan air bersih teknologi modern, Pengolahan air bersih industri dibutuhkan untuk mengolah air limbah sehingga menjadi air bersih yang layak untuk digunakan kembali maupun dibuang agar tidak mencemari lingkungan hidup. Air bersih adalah kebutuhan penting dalam kehidupan  manusia. Dalam keseharian, air bersih digunakan untuk berbagai keperluan, dari minum, mandi, cuci, masak dan lainnya. Hasil dari aktivitas masyarakat tersebut adalah air buangan/air limbah. Selain dari rumah tangga, air buangan juga dapat berasal dari industri maupun kotapraja. Lalu bagaimana air buangan mengalami proses penyaringan air bersih?

Secara umum, pengolahan air bersih terdiri dari 3 aspek, yakni pengolahan secara fisika, kimia dan biologi. Pada pengolahan secara fisika, biasanya dilakukan secara mekanis, tanpa adanya penambahan bahan kimia. Contohnya adalah pengendapan, filtrasi, adsorpsi, dan lain-lain. Pada pengolahan air bersih secara kimiawi, terdapat penambahan bahan kimia, seperti klor, tawas, dan lain-lain, biasanya bahan ini digunakan untuk menyisihkan logam-logam berat yang terkandung dalam air. Sedangkan pada pengolahan secara biologis, biasanya memanfaatkan mikroorganisme sebagai media pengolahnya.

pengolahan air bersih skala industri

PDAM (Perusahaan Dagang Air Minum), BUMN yang berkaitan dengan usaha menyediakan air bersih bagi masyarakat, biasanya melakukan penyaringan air bersih secara fisika dan kimia. Secara umum, skema pengolahan air bersih di daerah-daerah di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Bangunan Intake (Bangunan Pengumpul Air)

Bangunan intake berfungsi sebagai bangunan pertama untuk masuknya air dari sumber air. Sumber air utamanya diambil dari air sungai. Pada bangunan ini terdapat bar screen (penyaring kasar) yang berfungsi untuk menyaring benda-benda yang ikut tergenang dalam air, misalnya sampah, daun-daun, batang pohon, dsb.

2. Bak Prasedimentasi (optional)

Pada sistem pengolahan air bersih bak ini digunakan bagi sumber air yang karakteristik turbiditasnya tinggi (kekeruhan yang menyebabkan air berwarna coklat). Bentuknya hanya berupa bak sederhana, fungsinya untuk pengendapan partikel-partikel diskrit dan berat seperti pasir, dll. Selanjutnya air dipompa ke bangunan utama pengolahan air bersih yakni WTP.

3. WTP (Water Treatment Plant)

Water treatment palnt adalah bangunan pokok dari sistem pengolahan air bersih. Bangunan ini beberapa bagian, yakni koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi dan desinfeksi.

a. Koagulasi

Disinilah proses kimiawi terjadi, pada proses koagulasi ini dilakukan proses destabilisasi partikel koloid, karena pada dasarnya air sungai atau air kotor biasanya berbentuk koloid dengan berbagai partikel koloid yang terkandung didalamnya. Tujuan proses ini adalah untuk memisahkan air dengan pengotor yang terlarut didalamnya, analoginya seperti memisahkan air pada susu kedelai. Pada unit ini terjadi rapid mixing (pengadukan cepat) agar koagulan dapat terlarut merata dalam waktu singkat. Bentuk alat pengaduknya dapat bervariasi, selain rapid mixing, dapat menggunakan hidrolis (hydrolic jump atau terjunan) atau mekanis (menggunakan batang pengaduk).

b. Flokulasi

Selanjutnya air masuk ke unit flokulasi. Tujuannya adalah untuk membentuk dan memperbesar flok (pengotor yang terendapkan). Di sini dibutuhkan lokasi yang alirannya tenang namun tetap ada pengadukan lambat (slow mixing) supaya flok menumpuk. Untuk meningkatkan efisiensi, biasanya ditambah dengan senyawa kimia yang mampu mengikat flok-flok tersebut.

c. Sedimentasi

Pada proses pengolahan air bersih bangunan ini digunakan untuk mengendapkan partikel-partikel koloid yang sudah didestabilisasi oleh unit sebelumnya. Unit ini menggunakan prinsip berat jenis. Berat jenis partikel kolid (biasanya berupa lumpur) akan lebih besar daripada berat jenis air. Pada masa kini, unit koagulasi, flokulasi dan sedimentasi telah ada yang dibuat tergabung yang disebut unit aselator.

d. Filtrasi

Sesuai dengan namanya, Proses filtrasi adalah untuk menyaring dengan media butiran. Media butiran ini biasanya terdiri dari antrasit, pasir silica dan kerikil silica dengan ketebalan berbeda. Cara ini dilakukan dengan metode gravitasi.

e. Desinfeksi

Setelah bersih dari pengotor, masih ada kemungkinan ada kuman dan bakteri yang hidup, sehingga ditambahkan senyawa kimia yang dapat mematikan kuman ini, biasanya berupa penambahan chlor, ozonisasi, UV, pemabasan, dan lain-lain sebelum masuk ke bangunan selanjutnya, yakni reservoir.

4. Reservoir

Teknik pengolahan air bersih. Proses reservoir berfungsi sebagai tempat penampungan sementara air bersih sebelum didistribusikan melalui pipa-pipa secara gravitasi. Karena kebanyakan distribusi di Indonesia menggunakan konsep gravitasi, maka reservoir biasanya diletakkan di tempat dengan posisi lebih tinggi daripada tempat-tempat yang menjadi sasaran distribusi, bisa diatas bukit atau gunung.

pengolahan air bersih skala industri

Gabungan dari unit-unit pengolahan air ini disebut IPA, Instalasi Pengolahan Air Bersih. Untuk menghemat biaya pembangunan, unit intake, WTP dan reservoir dapat dibangun dalam satu kawasan dengan ketinggian yang cukup tinggi, sehingga tidak diperlukan pumping station dengan kapasitas pompa dorong yang besar untuk menyalurkan air dari WTP ke resevoir. Pada akhirnya, dari reservoir, air bersih siap untuk didistribusikan melalui pipa-pipa dengan berbagai ukuran ke tiap daerah distribusi.

Sekarang ini, perkembangan metode pengolahan air bersih untuk industri maupun skala rumah tangga telah banyak berkembang, diantaranya adalah sistem saringan pasir lambat, Sistem Reverse Osmosis, Sistem Ultrafiltrasi dan masih banyak teknologi pengyaringan air modern lainnya. Perbedaan utama pada sistem ini dengan sistem konvensional adalah arah aliran airnya dari bawah ke atas (up flow), tidak menggunakan bahan kimia dan biaya operasinya yang lebih murah. Pada akhir tahun lalu pun, Pusat Penelitian Fisika LIPI telah berhasil menciptakan alat untuk mengolah air kotor menjadi air bersih yang layak diminum, sistem ini dirancang agar mudah dibawa (Portable) dan dapat dioperasikan tanpa memerlukan sumber listrik.

Sumber [AnekaSumber]

Air bersih masih menjadi PR Pemerintah Indonesia

Air bersih masih menjadi PR Pemerintah Indonesia, sanitasi dan air bersih merupakan dua hal yang saling berkaitan, jika penyediaan sanitasi dan air bersih sudah baik maka kesejahteraan rakyat Indonesia juga akan semakin meningkat.

Maka dari itu, pemerintah berkomitmen akan terus memperbaiki kualitas sanitasi dan air bersih sampai 2019 dengan total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 660 triliun.air bersih

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedy Priatna menjelaskan hingga saat ini kondisi sanitasi dan air bersih di Indonesia masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan Vietnam dan Myanmar.

Menurut dia dalam program Millenium Development Goals (MDG) 2015, target yang harus dicapai pemerintah untuk sanitasi dan air bersih yang layak adalah sebesar 62,41 persen, dari fakta yang ada baru 57,35 persen penduduk yang mendapatkan akses terhadap sanitasi dan air bersih yang layak.

Dia mengatakan kondisi air bersih dan sanitasi yang buruk secara tidak langsung merugikan negara sebesar Rp 56 triliun atau setara dengan 2,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Dedy mengatakan pemerintah bertekad akan meningkatkan anggaran untuk sanitasi dan air bersih ataupun air minum setiap tahunnya, anggaran ini akan digunakan untuk berbagai macam program yang telah dirancang seperti Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

“ Tantangan ke depannya adalah bagaimana anggaran untuk sanitasi dan air bersih ini juga lebih diprioritaskan di samping anggaran untuk pendidikan dan infrastruktur, jika anggaran untuk sanitasi dan air bersih naik maka insyallah target MDGs bisa dicapai,” ujar beliau ketika ditemui dalam acara “ Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (29/10).

Dedy mengatakan komitmen pemerintah yang akan mengalokasikan dana sebesar Rp 660 triliun untuk sanitasi dan air bersih sampai 2019 cukup banyak mendapatkan dukungan terutama dari pemerintah daerah dan pihak swasta. Menurut dia sumber pendanaan untuk sanitasi dan air bersih berasal dari anggaran pemerintah pusat dan daerah sebesar 20 persen, sisanya dukungan dari pihak swasta berupa Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan dan BUMN.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan kualitas sanitasi dan air bersih sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan rakyat. Dia menjelaskan jika sanitasi dan air minum ataupun air bersih sudah terpenuhi maka kualitas SDM dan angka harapan hidup di Indonesia juga tumbuh positif tapi sebaliknya jika sanitasi dan air bersih buruk maka akan membuat angka kemiskinan dan kesejahteraan hidup semakin terpuruk.

Agung mengatakan sanitasi dan air berish juga merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sanitasi dan air bersih di seluruh wilayah Indonesia. Menurut dia anggaran yang paling ideal untuk sanitasi dan air bersih adalah Rp 10 triliun setiap tahunnya, jika pemerintah sudah bisa mengalokasikan dana Rp 10 triliun dalam APBN maka dalam kurun waktu 3-4 tahun mendatang kualitas sanitasi dan air bersih di Indonesia sudah sempurna.

“ Sanitasi dan air bersih akan menjadi prioritas pemerintah selain pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan kemiskinan, anggaran untuk sanitasi dan kemiskinan juga akan ditingkatkan,” ujarnya.

Demi memastikan tersedianya akses air bersih dan sanitasi layak bagi seluruh lapisan masyarakat, pemerintah terus melakukan advokasi untuk percepatan. Pemerintah pun telah menjalankan berbagai program yang setiap tahunnya diklaim menunjukkan perkembangan mengembirakan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) 2012, sampai dengan akhir tahun lalu, sebanyak 58,05% masyarakat telah mendapatkan akses air bersih layak. Pada tahun 2012, data juga menunjukkan bahwa sebanyak 57,35% rumah tangga sudah memiliki akses sanitasi layak.

Setiap tahunnya, capaian akses air bersih dan sanitasi layak di Indonesia juga disebut telah mengalami perkembangan positif, dengan kenaikan rata-rata sebesar 2% per tahun, baik pada akses air bersih maupun sanitasi layak. Hal ini sengaja digarisbawahi, karena peningkatan cakupan terhadap akses sanitasi dan air minum layak, secara langsung maupun tidak langsung membantu memperbaiki derajat kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan.

“Meskipun telah mengalami kenaikan, kami sadar bahwa akses terhadap air berish dan sanitasi layak di negeri ini harus terus lebih ditingkatkan. Bila merujuk pada target MDGs 2015, kami harus memastikan bahwa 68,87% penduduk harus sudah mendapatkan akses air bersih layak dan sebesar 62,21% harus memiliki akses sanitasi layak,” kata Dedy Supriadi Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dalam jumpa pers, di Jakarta, Jumat (18/10), terkait Konferensi Air bersih dan Sanitasi Nasional (KSAN) 2013 yang akan digelar pada 29-31 Oktober di Balai Kartini, Jakarta.

Sebagai upaya untuk mensosialisasikan pentingnya sektor air minum dan sanitasi layak bagi masyarakat, serta untuk menginformasikan upaya yang telah dan sedang dilakukan, Kelompok Kerja Air bersih dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Nasional memang kembali mengadakan KSAN tahun ini. Salah satu tujuan KSAN adalah meningkatkan perhatian khalayak ramai terhadap pentingnya sanitasi dan air bersih. Acara ini dimaksudkan untuk mendorong peran serta aktif seluruh pelaku, dalam menjadikan pembangunan air bersih dan sanitasi sebagai prioritas.

Dedy menambahkan, masih ada selisih yang harus dipenuhi agar mencapai target, yaitu sebesar 10,82% untuk air bersih dan 5,06% untuk sanitasi. Artinya, diperlukan usaha minimal tiga kali lipat dibandingkan yang telah dilakukan saat ini.

Diketahui, air bersih dan sanitasi sendiri erat kaitannya dengan penyebaran bencana penyakit karena air, seperti diare dan cacingan. Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar 2007, diare merupakan penyebab kematian terbesar pada bayi usia 29 hari sampai 11 bulan, serta balita usia 12-59 bulan di Indonesia. Diperkirakan, sebanyak 31,4% bayi dan 25,2% balita harus meninggal setiap tahunnya akibat diare.

Sumber [beritasatu.com]

 

Pengolahan air bersih yang baik untuk rumah tangga

Pengolahan air bersih yang baik untuk rumah tangga, Dengan bertambahnya Jumlah Penduduk dan berkembangnya pemukiman baru di berbagai pelosok Indonesia. Menjadikan siklus atau proses penyaringan air alami dan kualitas air tanah menjadi menurun dan tercemar, sehingga timbul masalah air seperti air bau, air kotor, air mengandung besi, air berminyak, dan air berkapur.

Pengolahan air bersih rumah tangga sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas air yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga agar tetap sehat. Dengan Sistem Pengolahan Air Bersih Rumah Tangga , Sehingga kualitas air akan menjadi lebih baik dan anda akan merasakan nikmatnya dari air bersih , air jernih , air minum yang segar . Jika anda menggunakan pengolahan air bersih di rumah anda , maka anda tidak lagi membutuhkan air minum isi ulang , dengan begitu anda akan menjadi hemat dan tetap menikmati air minum yang berkualitas.

Zaman modern seperti sekarang ini  Pengolahan air bersih untuk konsumsi rumah tangga sudah banyak yang menggunakan teknologi filter air modern maupun penyaring air sederhana. Contohnya adalah  menggunakan sistem penjernihan air sederhana yang dikombinasikan dengan pengolahan air bersih secara kimia untuk menekan populasi polutan serta meningkatkan kejernihan air. Salah satunya adalah dengan penggunaan kaporit yang sering kita temui di sistem pengolahan air bersih kebanyakan yang masyarakat lakukan, cara ini dapat menghasilkan air bersih layak konsumsi dengan cepat serta dalam volume yang besar. Beberapa teknologi baru pengolahan air bersih yang dikembangkan menggunakan sistem membran untuk menyaring air agar terbebas dari polutan, bakteri dan juga mineral yang berpengaruh pada kualitas air baku yang dihasilkan. Teknologi membran ini dapat diaplikasikan untuk skala rumah tangga ataupun skala Industri. Beberapa sistem pengolahan air bersih dengan membran juga dibuat untuk konsumen dalam skala kecil atau rumah tangga.

Teknologi Pengolahan air bersih dengan menggunakan Alat Penyaring atau Penjernih air .

Pengolahan air bersih dengan filter penyaring atau pernjernihan air merupakan cara pengolahan air bersih yang banyak dilakukan orang ,  pengolahan air bersihkarena pengolahan air bersih dengan metode ini sangat mudah dan aman untuk menghasilkan air bersih dan air minum yang siap digunakan untuk kebutuhan rumah tangga . Pengolahan air bersih dengan menggunakan alat penyaring atau penjernih air sangat mudah didapatkan karena banyak sekali produsen filter air yang menawarkan produk sejenis, Namun anda harus lebih selektif dalam memilih alat penjernih atau penyaringan air supaya  anda dapat menikmati air bersih dan sehat . Salah satu produsen filter penjernih air terbaik adalah Nano Smart Filter , Dengan berbagai pengalamannya Penjernih air Nano Smart Filter telah membuktikan bahwa ia benar-benar mampu mengatasi masalah air seperti air bau, air kuning , air mengandung besi , air mengandung mangan , bahkan air berkapur , Baik untuk skala rumah tangga maupun skala industri.

Teknologi Pengolahan air bersih Sistem Ultra Filtrasi.

Pengolahan air bersih dengan Teknologi Ultra Filtrasi merupakan salah satu temuan yang menjadi terobosan penting dalam sistem pengolahan air bersih, teknik pengolahan air bersih dengan metode ini dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang seringpengolahan air bersih dialami dalam sistem pengolahan air bersih rumah tangga. Teknologi ini menggunakan membran untuk mebersihkan air dari partikel yang mengkontaminasi air baku serta bahan polutan lain sehingga terpisah dari air hasil olahan. Teknologi Ultra Filtrasi menggunakan membran yang sangat selektif guna memisahkan air dari polutan dan kontaminan; air yang dihasilkan akan memenuhi standar secara kimia, fisika dan biologi untuk dapat menhasilkan air minum yang siap dikonsumsi langsung oleh kita semua. Selain itu pengolahan air bersih menggunakan sistem ultra filtrasi biasanya digunakan juga dalam filter kolam koi.

Filter dengan nilai absolut pada pori – pori yang berukuran sangat kecil dapat menyaring mikro organisme dan bakteri dari air baku yang diolah, hal ini membuat pengolahan air bersih dengan ultra filtrasi  dapat digunakan untuk air yang didapatkan dari semua sumber air. Bahkan air limbah dapat diolah dengan sistem filter ultra filtrasi ini untuk menghasilkan air baku layak konsumsi , pengolahan air bersih dari sistem Ultra Filtrasi dapat membuang organisme yang tahan terhadap klorin , selain itu pengolahan air bersih juga dapat langsung membuang konsentrat dan partikel yang terkandung di dalam air limbah. Keunggulan lain pengolahan air bersih sistem ultra filtrasi adalah biaya instalasi yang cukup murah serta perawatan yang juga mudah dan aman. Sistem pengolahan air bersih ultra filtrasi  juga dikembangkan untuk menjadi sistem pengolahan air bersih otomatis dan diintegrasikan dengan sistem pengolahan air bersih reverse osmosis atau osmosis balik untuk memperpanjang umur membran penyaringan air  dari sistem reverse osmosis atau osmosis balik.

Pengolahan air bersih  rumah tangga dengan teknologi Reverse Osmosis

Sistem pengolahan air bersih osmosis terbalik atau reverse osmosis memiliki cara kerja kebalikan dari sistem osmosis pada umumnya. Keduanya menggunakan membran semi permeable yang memungkinkan cairan berpindah dari satu sisi membran semi permeable ke sisi lainnya. Teknologi pengolahan air bersih ini menggunakan membran yang miliki sifat selektif yang difungsikan untuk menyaring air yang diolah. Membran semi permeabel dengan dimensi 0,0001 mikron memungkinkan menyaring air dari partikel – partikel polutan yang bersifat polutan fisika, kimia dan biologi. Salah satu keunggulan sistem ini adalah pengaturan hasil pengolahan air hingga dapat mencapai nilai TDS terendah,  meskipun begitu, kebanyakan air bersih memiliki nilai TDS di bawah 100 sebagai standar kesehatan air minum dan masih memiliki kandungan berbagai mineral yang tidak berbahaya.pengolahan air bersih

Sistem pengolahan air bersih dengan sistem reverse osmosis atau osmosis balik dapat dilakukan dengan modul yang sederhana dan memiliki berbagai keunggulan. Alat pengolahan air bersih reverse osmosis hanya membutuhkan energi yang kecil sehingga tergolong hemat konsumsi energi. Dengan ukuran modul pengolahan air bersih  yang dapat dibuat dalam skala kecil, sistem pengolahana air besih ini dapat diaplikasikan sebagai solusi penyedia kebutuhan air baku konsumsi di tingkat rumah tangga. Air hasil pengolahan air bersih dengan  reverse osmosis dapat langsung dikonsumsi tanpa menjalani proses dipanaskan hingga mendidih sehingga dapat menjadi penyaring air atau penghasil air minum.

Bagaimana Sahabat Nano, Semoga artikel tentang pengolahan air bersih yang baik untuk rumah tangga dapat menambah pengetahuan kita tentang cara pengolahan air bersih yang baik dan benar.

Sumber [berbagai sumber]

Pengolahan air bersih masih dinantikan warga lamongan

Pengolahan air bersih masih dinantikan warga lamongan
Warga Lamongan di kawasan pantai utara (Pantura) seperti Kecamatan Paciran, Brondong, Laren dan Solokuro, akan menikmati saluran penyediaan air bersih/minum yang bersumber dari sungai Bengawan Solo, Namun hal itu belum tercukupi karena warga masih sangat membutuhkan pengolahan air bersih .

“Pemkab Lamongan merencanakan membangun Pengolahan air bersih dengan menggunakan teknologi SPAM (sistem penyediaan air minum) untuk melayani sekurang-kurangnya 41% penduduk pada 2015, di wilayah Paciran-Brondong dan area sekitarnya,” ujar Kepala Bappeda Kab Lamongan Eko Agus Triandono kepada wartawan di sela acara Market Sounding Lamongan Water Supply di Hotel JW Marriott Surabaya,

Pembangunan Kerjasama Pemerintah dan Swasta dalam membangun Pengolahan air bersih berteknologi SPAM ini direncakan pada 2014 atau 2015 dan diperkirakan sekitar 6 bulan atau selesai pada 2015.pengolahan air bersih untuk minum

Untuk penyediaan air bersih / minum ini, akan mengambil sudetan dari Sungai Bengawan Soloyang ditarik ke Sedayu. Kemudian, akan ditempatkan ke penampungan air yang mampu menampung sekitar 65 juta meter kubik air.

“Kapasitasnya 200 liter air per detik dan dari jumlah tersebut, 120 liter air per detik untuk kebutuhan domestik atau rumah tangga dan 80 liter per detik untuk industri,” terangnya sambil menambahkan, beberapa industri yang siap memanfaatkan Pengolahan air bersih berteknologi SPAM tersebut seperti Dok Perkapalan, industri pengolahan perikanan.

Sementara itu, jika proyek Pengolahan air bersih berteknologi SPAM yang diperkirakan menelan investasi sebesar Rp 133 miliar ini terealisasi, maka tarif Pengolahan air bersih teknologi SPAM dari sudetan Bengawan Solo ini diperkirakan sebesar Rp 6.700 per meter kubik untuk industri dan Rp 2.700 untuk kebutuhan rumah tangga.

“Tarif tersebut lebih murah dibandingkan dengan pengolahan air bersih dari air laut yang harganya Rp 15.000 per meter kubik,” tambah Direktur PDAM Kabupaten Lamongan M Maksum.

Kabupaten Lamongan dikenal daerah yang sulit menemukan sumber mata air. Pasalnya, daerah tersebut banyak ditemui Gunung Kapur. Hingga kini, baru 28 persen warga Lamongan yang terlayani Pengolahan air bersih berteknologi SPAM ( saluran sistem penyediaan air minum ) .

“Ya kita ketahui bahwa di Lamongan ini sulit menemukan sumber mata air, karena banyak gunung kapurnya. Kalau pun ngebor, hasilnya air asin dan warnanya kuning,” kata Direktur PDAM Kabupaten Lamongan M Maksum kepada wartawan di sela acara Market Sounding Lamongan Water Supply di Hotel JW Marriott Surabaya, Dengan itu maka kami akan membuat Pengolahan air bersih berteknologi SPAM.
Ia menerangkan, saat ini hanya mayoritas warga yang tinggal di sekitar perkotaan mendapatkan layanan saluran air bersih (air PDAM). Sedangkan
wilayah lainya belum terlayani oleh pengolahan air bersih.

Dengan adanya rencana pembangunan Pengolahan air bersih berteknologi  SPAM yang mengambil sudetan dari Sungai Bengawan Solo, untuk melayani 4 kecamatan di kawasan pantai utara, Paciran, Brondong, Laren dan Solokuro, diharapkan bisa melayani 65 persen warga Lamongan.

Investasi proyek Pengolahan air minum berteknologi SPAM di pantura tersebut diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 133 miliar. Dan saat ini, pemkab dan Kementerian Bappenas sedang mengumpulkan investor.

“Pak Bupati berharap 2015 bisa dioperasionalkan, sehingga masyarakat sudah bisa menikmatinya,” terangnya.

Terkait beberapa wilayah di Lamongan seperti di Deket dan kawasan lainnya, Kepala Bappeda Kab Lamongan mengatakan, banyak rencana seperti memanfaatkan Waduk Gondang, dan dari sudetan Kali Lamong untuk melayani masyarakat Lamongan.

Kalau Kali Lamong dalam tahap DED (detail engineering design),” ujar Eko Agus Triandono.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan, kapan seluruh warga Lamongan terlayani saluran air bersih/minum. Namun, pihaknya terus menjajaki berbabagi rencana, termasuk rencana dari sudetan Sungai Bengawan Solo, Kali Lamong dan Waduk Gondang.

“Untuk Pengolahan air bersih berteknologi SPAM semuanya masih dalam proses untuk seluruh masyarakat baik yang berada di tengah, utara maupun selatan,” tandasnya.

Sumber [detik.com]

Pengolahan air bersih menggunakan filter air

Pengolahan air bersih menggunakan filter air adalah pilihan terbaik. Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting bagi masyarakat luas baik masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan karena mereka lebih banyak memerlukan air dalam kehidupannya , seperti mandi , mencuci , pengairan , irigasi , dsb . Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul baik disebabkan oleh alam musim kemarau dan ulah manusia itu sendiri ( boros dalam penggunaan sumber air ) . Dengan adanya metode – metode pengolahan air bersih menggunakan filter air yang dapat digunakan dalam mengatasi kekeringan , sumber air , dsb , misalnya penampungan air hujan , biopori dan sumur resapan yang tidak memakan biaya yang besar bagi masyarakat pedesaan . Semua metode akan berhasil jika terdapat gotong royong yang merupakan budaya asli Indonesia antara masyarakat , pejabat pedesaan , dan para aparatur negara . Pengolahan air bersih dengan filter air lebih effisien , sehat dan aman untuk di gunakan menyaring air supaya menjadi bersih

Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air atau penyaring air memang banyak digunakan di era modern ini. Manusia sudah menyadari dan memahami akan bahaya air kotor yang tercemar jika dikonsumsi secara terus menerus. Di kota besar maupun di perdesaan, kita sering mendapati banyak orang yang tetap memanfaatkan air sungai yang berwarna keruh untuk mencuci baju, mandi, makan, atau kebutuhan yang lainnya. Mereka tidak mempunyai pilihan lainnya dan mereka terpaksa menggunakan air kotor yang keruh dan tercemar karena harga air bersih yang berada diperkotaan besar tentu sangat mahal.

Mereka yang biasanya memanfaatkan air kotor maupun air tercemar untuk kebutuhan sehari-hari biasanya adalah orang-orang yang memang belum sadar akan bahaya air kotor dan tercemar. Maka tidak heran jika kita juga sering mendapati orang yang mempunyai penyakit serius berasal dari keluarga yang tidak perduli akan pentingnya pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air.  Air bersih memang sangat vital dan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Air bersih digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti mandi maupun mencuci tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari . Air yang digunakan oleh masyarakat harus air yang bersih dan sehat. Nmaun pada kenyataannya ada beberapa dari mereka yang masih menggunakan menggunakan air dari sungai. Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air biasanya akan digunakan untuk air-air yang dikonsumsi atau digunakan untuk kebutuhan rumah tangga setiap harinya.

Gunakanlah sistem pengolahan air bersih dengan filter air demi menjaga kesehatan tubuh, tentu kita tidak boleh mengkonsumsi air yang kotor dan tercemar zat berbahaya. Air bersih yang kita konsumsi haruslah air yang memenuhi syarat air bersih dan sehat yang ditentukan oleh PDAM sesuai dengan PERMENKES. Salah satu syarat air bersih adalah tidak berwarna. Jika anda mendapati air yang kotor dan keruh, air ini tentu sangat tidak layak untuk digunakan apalagi jika sampai dikonsumsi. Kedua air yang bersih dan sehat adalah air yang tidak berbau. Air memang tidak akan menimbulkan bau jika tidak tercemar . Kita sebaiknya tidak mengkonsumsi air yang berbau karena ada kemungkinan air yang anda konsumsi adalah air yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti besi , mangan , kapur . Syarat air sehat selanjutnya adalah tidak berasa. pengolahan air bersihAir yang sehat tidak akan berasa asin, ataupun manis apalagi asam. Air yang sehat juga tidak akan berasa pahit. Pengolahan air bersih dengan filter air atau penyaring air ini banyak membantu anda mendapatkan air bersih yang memenuhi syarat.

Zaman modern seperti sekarang ini anda bisa membeli Alat pengolahan air bersih atau Filter penjernih air sederhana yang berharga sangat terjangkau ataupun alat penyaring atau filter Pernjernih air modern untuk kebutuhan air bersih yang lebih besar. Pabrik-pabrik atau industri biasanya juga membutuhkan alat pengolahan air bersih sebelum membuah limbah dalam bentuk cairan keluar dari pabrik dan mereka akan membutuhkan Pengolahan air bersih dengan filter air atau penjernih air yang lebih modern dan canggih.

Fungsi Pengolahan air bersih dengan filter air
Banyak manfaat yang anda bisa anda dapatkan jika anda menggunakan Pengolahan air bersih dengan filter air atau pengaring air. Manfaat yang pasti adalah anda akan mendapatkan air yang jernih. Namun air yang jernih belum tentu sehat. Oleh karena itu anda harus berhati-hati membeli atau memilih alat penyaring atau Filter Penjernih air. Pengolahan air bersih dengan filter air ini bisa digunakan untuk menyaring air yang kotor, menjernihkan air keruh, menghilangkan atau meminimalkan kadar besi, air yang mengadung kadar garam yang tinggi , tingkat ph tinggi dan air-air lainnya. Kini anda bisa mendapatkan dengan sangat mudah filter penyaring air baik di toko filter air ataupun dengan cara memesan lewat online pada website penjual Filter penjernih air Nano Smart Filter.

Alat Pengolahan air bersih Nano Smart Filter memiliki fungsi menjernihkan air sampai dengan siap digunakan melalui beberapa tahapan penjernihan air yaitu :
Filter air Nano smart filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG , menyaring seluruh kotoran, pasir dan debu. Kemudian media filter PureTAG juga meminimalkan atau menghilangkan chlorine atau kapur serta berbagai zat kimia yang tidak diinginkan di dalam air serta membebaskan dari beberapa kuman.
Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan Vortex System sehingga sirkulasi air sangat lancar. Selain itu alat Pengolahan air bersih nano smart filter juga menggunakan knock down system sehingga memudahkan dalam perawatan.
Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter menggunakan media filter PureTAG, menghilangkan bau tak sedap, rasa yang tidak nyaman dan menghilangkan sisa lodine, serta mencegah aliran air balik yang menyebabkan terjadinya kontaminasi ulang.
Tahapan Pengolahan air bersih dengan filter air yang mampu membuat berbagai macam air yang tidak layak untuk digunakan menjadi air yang siap digunakan, berbeda dengan zaman dahulu sebelumnya proses untuk itu dilaksanakan melalui cara penyulingan air, dan itu hanya melalui beberapa tahapan saja yang tentunya banyak kekurangannya, antara lain proses lama, biaya tinggi, perawatan yang banyak dan rumit, hilangnya mineral pada air yang dibutuhkan tubuh .

Manfaat Penggunaan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter tentunya kita akan mendapatkan berbagai manfaat dari air bersih dan sehat antara lain :
• Mengurangi atau menghilangkan sampai zat kimia berbahaya, termasuk senyawa kontaminasi hasil buangan limbah industri dan sejenisnya.
• Menghilangkan bau tak sedap dan rasa tak enak.
• Menghilangkan sedimen, debu dan pasir.
• Menggunakan media filter PureTAG yang berkualitas
• Mudah dipasang dan mudah dalam perawatan.
• Desain filter yang modern sehingga dapat digunakan sebagai penghias rumah anda.
• Filter air bergaransi.
• Harga pernjernih air terjangkau.
• Air yang dihasilkan adalah air siap digunakan.

Untuk pemesanan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter dapat menghubungi nomor telp (021) 295 296 30 /31 atau Email ke: sales@nanosmartfilter.com

pentingnya air bersih dan sehat untuk keluarga

Air bersih merupakan zat yang memiliki peranan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Manusia akan lebih cepat meninggal karena kekurangan air daripada kekurangan makanan. Di dalam tubuh manusia itu sendiri sebagian besar terdiri dari air. Tubuh orang dewasa, sekitar 55-60 % berat badan terdiri dari air, untuk anak-anak sekitar 65 % dan untuk bayi sekitar 80%. Air dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi berbagai kepentingan antara lain: diminum, masak, mandi, mencuci dan pertanian.

Menurut perhitungan WHO, di negara-negara maju tiap orang memerlukan air antara 60-120 liter per hari. Sedangkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, tiap orang memerlukan air 30-60 liter per hari. Diantara kegunaan-kegunaan air tersebut yang sangat penting adalah kebutuhan untuk minum. Oleh karena itu, untuk keperluan minum air harus mempunyai persyaratan khusus agar air tersebut tidak menimbulkan penyakit bagi manusia.

Air Bersih dan Sehat

Air minum harus steril (steril = tidak mengandung hama penyakit apapun). Sumber- sumber air minum pada umumnya dan di daerah pedesaan khususnya tidak terlindung sehingga air tersebut tidak atau kurang memenuhi persyaratan kesehatan. Untuk itu perlu pengolahan terlebih dahulu.

Pengolahan air untuk diminum dapat dikerjakan dengan 2 cara, berikut:

1. Menggodok atau mendidihkan air, sehingga semua kuman-kuman mati. Cara ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak dapat dilakukan secara besar-besaran.

2. Dengan menggunakan zat-zat kimia seperti gas chloor, kaporit, dan lain-lain. Cara ini dapat dilakukan secara besar¬besaran, cepat dan murah.

Agar air minum tidak menyebabkan penyakit, maka air tersebut hendaknya diusahakan memenuhi persyaratan-persyaratan kesehatan, setidaknya diusahakan mendekati persyaratan tersebut. Air yang sehat harus mempunyai persyaratan sebagai berikut:

1. Syarat fisik
Persyaratan fisik untuk air minum yang sehat adalah bening (tak berwarna), tidak berasa, suhu dibawah suhu udara diluarnya sehingga dalam kehidupan sehari-hari. Cara mengenal air yang memenuhi persyaratan fisik ini tidak sukar.

2. Syarat bakteriologis
Air untuk keperluan minum yang sehat harus bebas dari segala bakteri, terutama bakteri patogen. Cara untuk mengetahui apakah air minum terkontaminasi oleh bakteri patogen adalah dengan memeriksa sampel (contoh) air tersebut. Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat kesehatan.

3.  Syarat kimia
Air minum yang sehat harus mengandung zat-zat tertentu didalam jumlah yang tertentu pula. Kekurangan atau kelebihan salah satu zat kimia didalam air akan menyebabkan gangguan fisiologis pada manusia. Sesuai dengan prinsip teknologi tepat guna di pedesaan maka air minum yang berasal dari mata air dan sumur dalam adalah dapat diterima sebagai air yang sehat dan memenuhi ketiga persyaratan tersebut diatas asalkan tidak tercemar oleh kotoran-kotoran terutama kotoran manusia dan binatang. Oleh karena itu mata air atau sumur yang ada di pedesaan harus mendapatkan pengawasan dan perlindungan agar tidak dicemari oleh penduduk yang menggunakan air tersebut.

Sumber-sumber Air Minum

Pada prinsipnya semua air dapat diproses menjadi air minum. Sumber-sumber air ini, sebagai berikut:

1. Air hujan
Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum, tetapi air hujan ini tidak mengandung kalsium. Oleh karena itu, agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalsium didalamnya.

2. Air sungai dan danau
Air sungai dan danau berdasarkan asalnya juga berasal dari air hujan yang mengalir melalui saluran-saluran ke dalam sungai atau danau. Kedua sumber air ini sering juga disebut air permukaan. Oleh karena air sungai dan danau ini sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran, maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu.

3. Mata air
Air yang keluar dari mata air ini berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Oleh karena itu, air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran sudah dapat dijadikan air minum langsung. Tetapi karena kita belum yakin apakah betul belum tercemar maka alangkah baiknya air tersebut direbus dahulu sebelum diminum.

4. Air sumur

  • Air sumur dangkal adalah air yang keluar dari dalam tanah, sehingga disebut sebagai air tanah. Air berasal dari lapisan air di dalam tanah yang dangkal. Dalamnya lapisan air ini dari permukaan tanah dari tempat yang satu ke yang lain berbeda-beda. Biasanya berkisar antara 5 sampai dengan 15 meter dari permukaan tanah. Air sumur pompa dangkal ini belum begitu sehat karena kontaminasi kotoran dari permukaan tanah masih ada. Oleh karena itu perlu direbus dahulu sebelum diminum.
  • Air sumur dalam yaitu air yang berasal dari lapisan air kedua di dalam tanah. Dalamnya dari permukaan tanah biasanya lebih dari 15 meter. Oleh karena itu, sebagaian besar air sumur dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air minum yang langsung (tanpa melalui proses pengolahan).

Pengolahan air minum

Ada beberapa cara pengolahan air minum antara lain sebagai berikut:

1. Pengolahan Secara Alamiah
Pengolahan ini dilakukan dalam bentuk penyimpanan dari air yang diperoleh dari berbagai macam sumber, seperti air danau, air sungai, air sumur dan sebagainya. Di dalam penyimpanan ini air dibiarkan untuk beberapa jam di  tempatnya. Kemudian akan terjadi koagulasi dari zat-zat yang terdapat didalam air dan akhirnya terbentuk endapan. Air akan menjadi jernih karena partikel-partikel yang ada dalam air akan ikut mengendap.

2. Pengolahan Air dengan Menyaring
Penyaringan air secara sederhana dapat dilakukan dengan kerikil, ijuk dan pasir. Penyaringan pasir dengan teknologi tinggi dilakukan oleh PAM (Perusahaan Air Minum) yang hasilnya dapat dikonsumsi umum.pengolahan air bersih

3. Pengolahan Air dengan Menambahkan Zat Kimia
Zat kimia yang digunakan dapat berupa 2 macam yakni zat kimia yang berfungsi untuk koagulasi dan akhirnya mempercepat pengendapan (misalnya tawas). Zat kimia yang kedua adalah berfungsi untuk menyucihamakan (membunuh bibit penyakit yang ada didalam air, misalnya klor (Cl).

4. Pengolahan Air dengan Mengalirkan Udara
Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak, menghilangkan gas-gas yang tak diperlukan, misalnya CO2 dan juga menaikkan derajat keasaman air.

5. Pengolahan Air dengan Memanaskan Sampai Mendidih
Tujuannya untuk membunuh kuman-kuman yang terdapat pada air. Pengolahan semacam ini lebih tepat hanya untuk konsumsi kecil misalnya untuk kebutuhan rumah tangga. Dilihat dari konsumennya, pengolahan air pada prinsipnya dapat digolongkan menjadi 2 yakni:

  • Pengolahan Air Minum untuk Umum
  • Penampungan Air Hujan. Air hujan dapat ditampung didalam suatu dam (danau buatan) yang dibangun berdasarkan partisipasi masyarakat setempat. Semua air hujan dialirkan ke danau tersebut melalui alur-alur air. Kemudian disekitar danau tersebut dibuat sumur pompa atau sumur gali untuk umum. Air hujan juga dapat ditampung dengan bak-bak ferosemen dan disekitarnya dibangun atap-atap untuk mengumpulkan air hujan. Di sekitar bak tersebut dibuat saluran-saluran keluar untuk pengambilan air untuk umum. Air hujan baik yang berasal dari sumur (danau) dan bak penampungan tersebut secara bakteriologik belum terjamin untuk itu maka kewajiban keluarga-keluarga untuk memasaknya sendiri misalnya dengan merebus air tersebut.

6. Pengolahan Air Sungai
Air sungai dialirkan ke dalam suatu bak penampung I melalui saringan kasar yang dapat memisahkan benda-benda padat dalam partikel besar. Bak penampung I tadi diberi saringan yang terdiri dari ijuk, pasir, kerikil dan sebagainya. Kemudian air dialirkan ke bak penampung II. Disini dibubuhkan tawas dan chlor. Dari sini baru dialirkan ke penduduk atau diambil penduduk sendiri langsung ke tempat itu. Agar bebas dari bakteri bila air akan diminum masih memerlukan direbus terlebih dahulu.

7. Pengolahan Mata Air
Mata air yang secara alamiah timbul di desa-desa perlu dikelola dengan melindungi sumber mata air tersebut agar tidak tercemar oleh kotoran. Dari sini air tersebut dapat dialirkan ke rumah-rumah penduduk melalui pipa-pipa bambu atau penduduk dapat langsung mengambilnya sendiri ke sumber yang sudah terlindungi tersebut.

8. Pengolahan Air Untuk Rumah Tangga
Air sumur pompa terutama air sumur pompa dalam sudah cukup memenuhi persyaratan kesehatan. Tetapi sumur pompa ini di daerah pedesaan masih mahal, disamping itu teknologi masih dianggap tinggi untuk masyarakat pedesaan. Yang lebih umum di daerah pedesaan adalah sumur gali.

Agar air sumur pompa gali ini tidak tercemar oleh kotoran di sekitarnya, perlu adanya syarat-syarat sebagai berikut:

  • Harus ada bibir sumur agar bila musim huujan tiba, air tanah tidak akan masuk ke dalamnya.
  • Pada bagian atas kurang lebih 3 m dari ppermukaan tanah harus ditembok, agar air dari atas tidak dapat mengotori air sumur.
  • Perlu diberi lapisan kerikil di bagian bbawah sumur tersebut untuk mengurangi kekeruhan.
  • Sebagai pengganti kerikil, ke dalam sumur ini dapat dimasukkan suatu zat yang dapat membentuk endapan, misalnya aluminium sulfat (tawas).
  • Membersihkan air sumur yang keruh ini dapat dilakukan dengan menyaringnya dengan saringan yang dapat dibuat sendiri dari kaleng bekas.

9. Air Hujan

Kebutuhan rumah tangga akan air dapat pula dilakukan melalui penampungan air hujan. Tiap-tiap keluarga dapat melakukan penampungan air hujan dari atapnya masing¬masing melalui aliran talang. Pada musim hujan hal ini tidak menjadi masalah tetapi pada musim kemarau mungkin menjadi masalah. Untuk mengatasi keluarga memerlukan tempat penampungan air hujan yang lebih besar agar mempunyai tandon untuk musim kemarau.

Sumber [smallcrab.com]

Industri air mineral kini memanfaatkan filter air laut dalam

Air mineral merupakan hal penting namun tidak semua air bersih itu air mineral  , Bicara tentang air mineral Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi menyambut gembira adanya industri air mineral dengan memanfaatkan penyulingan air laut dalam dan mengolahnya menjadi air mineral siap minum. Produksi air mineral dengan memanfaatkan bahan baku air laut dalam tersebut, merupakan terobosan penting yang memiliki kegunaan bagi kehidupan kita semua, kata Freddy Numberi pada peresmian Gedung Omega Grup Kyowa di Pulau Serangan, Kota Denpasar.

Freddy mengatakan, perusahaan asal Jepang yang menyuling air laut dalam menjadi air mineral dengan menggunakan teknologi mutakhir adalah merupakan hal baru dan akan memberi pengayaan wawasan dan pendalaman paradigma mengenai pentingnya lautan bagi umat manusia.air mineral

“Usaha seperti itu sangat diperlukan bagi Indonesia, sebab sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki sebagian besar wilayahnya berupa lautan serta bentangan pantai terpanjang mencapai 4000 kilometer,”ucapnya.

Di samping itu, produksi air mineral dari laut dalam ini secara tidak langsung sangat membantu penyelamatan lingkungan. Karena dibandingkan produksi air mineral dari mata air pegunungan tentu mengambil cadangan air dari sumbernya dalam jumlah besar setiap hari.

Kondisi ini tentu sangat mengurangi ketersediaan air yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan dari wilayah pegunungan. Dan keberadaan air pegunungan dengan sendirinya sangat dibutuhkan oleh flora atau tumbuhan di sekitarnya.

Begitu juga bila suatu perusahaan air mineral mengambil bahan baku dari air tanah dengan cara memompa, kata Freddy, dampaknya terasa lebih berat bagi masyarakat di sekitarnya. Kekeringan sumur akan dirasakan sebab pengurangan air tanah akan mengganggu struktur tanah bagi bangunan serta bagi masyarakat pesisir juga mempercepat intrusi air laut ke arah daratan.

Dengan demikian, maka alternatif air mineral dari air laut dalam, akan mengurangi eksploitasi air tanah dari pegunungan maupun pemukiman penduduk.

“Bagi saya investasi Omega Grup Kyowa ini merupakan langkah nyata wujud persahabatan dua negara antara Indonesia dengan Jepang. Dalam era globalisasi ini kebersamaan internasional semacam itu sangatlah dibutuhkan,” katanya.

Kedamaian dalam memanfaatkan sumber daya alam adalah bukti keindahan karya intelektual dan pancaran spiritual yang patut di dorong untuk diwujudkan.

“Saya harapkan hendaknya kedamaian dan kebersamaan seperti ini menjadi modal utama segenap upaya menyejahterakan umat manusia dengan tetap melestarikan alam lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut menteri asal Papua itu menyatakan, produksi air mineral dari laut dalam tersebut tentu membawa serta teknologi yang dialihkan kepada para ilmuwan atau profesional setempat. Sehingga dapat mendorong para peneliti, akademisi, ilmuwan serta pakar untuk banyak menggali rahasia alam yang ada di lautan.

“Sehingga nantinya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan umat manusia. Baik sebagai aspek bioteknologi, fisika, obat-obatan, energi alternatif dan lainnya,” kata Freddy menegaskan.

Sementara Vice President Omega Grup Kyowa, Kimiya Homma mengatakan, penyulingan air mineral dari laut dalam itu akan di produksi dan dipasarkan mulai Oktober 2008.

“Secara teknis dan teknologi kami sudah siap, sehingga untuk produksi secara massal dan dipasarkan mulai Oktober mendatang, dengan daya produksi rata-rata 1000 botol per hari,” katanya.

Sumber [merdeka.com]

Pages:12Next »