Filter Air

Filter Air Minum Reverse Osmosis

Reverse Osmosis (RO) adalah salah satu cara terbaik untuk menghasilkan air minum, karena dapat menghapus zat kontaminan yang tidak diinginkan dari air. Pengolahan air menggunakan reverse osmosis pada air dirumah anda dapat mengurangi risiko bahaya kesehatan dari kontaminan seperti timah atau nitrat. Karena zat terlarut tersebut dapat merubah rasa dan kualitas air. Read more

Filter Air Rumah

Filter air rumah tangga dapat menghasilkan air yang bersih dan sehat untuk memenuhi kebutuhan air anda sekeluarga.  Manusia tak bisa terlepas dari air. Dalam tubuh manusia sendiri hingga 70 persen terdiri dari air. Air putih yang masuk ke dalam tubuh pun harus bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit. Air minum yang sehat adalah air yang tidak mengandung bakteri dan terbebas dari bahan kimia. Read more

Masalah air saat musim hujan

Masalah air saat musim hujan. Perubahan musim seringkali mempengaruhi kualitas air yang ada di masing-masing lingkungan. Saat musim hujan yang biasanya bulan November-April, peningkatan curah hujan akan menambah volume air tanah. Masalah air yang terjadi adalah kualitas air yang kemudian terjadi ialah warna air menjadi lebih keruh akibat bercampur lumpur, kadar logam beratnya menjadi lebih tinggi (umumnya zat besi), serta pH-nya cenderung lebih basa. Read more

Filter Air Modern Tenaga Surya

Filter air modern tenaga surya merupakan salah satu solusi untuk mengatasi krisis air. Diprediksikan pada masa mendatang pasokan air bersih tidak lagi sebanding dengan populasi makhluk hidup, sehingga cadangan air bersih akan semakin menipis. Untuk itu, banyak pengembang yang memulai produk inovatif untuk mendaur-ulang air dengan cara destilasi. Read more

Filter Untuk Mengatasi Air Bau

Air bau merupakan permasalahan yang sering terjadi pada air sumur. Masalah air memiliki bau yang menyengat bisa terjadi pada semua jenis sumur, timbulnya bau pada air lebih sering terjadi pada sumur konvensional. Sebelum membahas cara mengatasi masalah air yang bau dengan filter air, Sebaiknya kita mengetahui apa saja hal yang menyebabkan air sumur  menjadi bau  busuk, bau amis atau bau besi.  Read more

Mengatasi Air Hijau di Kolam

Mengatasi air hijau di kolam dapat menggunakan beberapa cara, Namun sebelum itu kita harus mengetahui apa yang menyebabkan air kolam berwarna hijau. Air kolam berwarna hijau sering menjadi masalah bagi para pemilik kolam renang dan para pencinta ikan KOI, terutama bagi kolam yang baru dibangun. Memang cukup merepotkan untuk mengatasi air hijau ini tanpa memahami atau mengetahui penyebabnya. Read more

Filter Air Limbah Rumah Sakit

Air limbah rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya merupakan salah satu sumber pencemaran air yang sangat potensial karena mengandung senyawa organik yang cukup tinggi, Read more

Drinkable Book filter air berbentuk buku

Filter air makin modern, Filter air atau penyaring air kini dapat berbentuk sebagai buku. Sehingga buku memiliki fungsi dan nilai tambah. Kini buku tak hanya dibaca tetapi juga dapat digunakan dalam memproduksi air bersih. Sebuah organisasi nirlaba, WATERisLIFE, menciptakan inovasi berupa buku yang dapat menyaring air kotor.

Drinkable Book tampak seperti buku pada umumnya. Uniknya, tiap lembaran buku ini dapat berperan sebagai filter air dan sistem penyaring air. Air yang kotor dan beracun seperti di negara berkembang Asia dan Afrika dapat kembali murni dengan penggunaan lembaran Drinkable Book.

Sebuah tim ilmuwan Amerika dan desainer telah bekerjasama untuk membuat “Drinkable Book” buku ini dapat berfungsi sebagai filter air atau penjernih air, dengan menggunakan kombinasi dari tipografi, nanoteknologi dan dirancang khusus kertas filter atau lebih dikenal dengan teknologi membran.

filter air drinkable book

Diluncurkan oleh kelompok komunikasi DDB New York untuk amal WaterisLife, Drinkable Book adalah manual sanitasi dengan halaman yang berfungsi ganda sebagai filter air. Buku itu diciptakan oleh para peneliti dari lembaga Amerika Carnegie Mellon University dan University of Virginia.

Dengan biaya produksi yang sangat kecil, buku inovatif ini dapat memberi informasi mengenai kebersihan air seperti menjaga sampah dan kotoran jauh dari sumber air. Selain itu, buku juga dapat digunakan sebagai penyaring yang mampu membunuh bakteri penyakit mematikan seperti E.coli, kolera dan tipus.

Pada dasarnya cara kerja tiap lembar buku mirip dengan penyaring kopi berteknologi tinggi. Setiap lembar buku mengandung ion perak yang menyerap bakteri berbahaya tumbuh dalam air. Ketika air dituang melewati potongan lembaran buku, Halaman buku berisi teknologi yang unik, diciptakan oleh kimiawan Dr Theresa Dankovich, yang dapat membantu mengurangi jumlah bakteri dari air minum yang tercemar lebih dari 99,9 persen. Hasilnya serupa dengan kualitas air keran di Amerika.

Seorang tipografer New-York Brian Gartside mempresentasikan di papan tulis untuk membantu membentuk desain estetika buku.

Tiap lembar buku dapat menyaring hingga 100 liter air atau sebanding dengan pasokan air minum bersih untuk 30 hari. Sedangkan penggunaan satu bukunya sendiri dapat memurnikan air sampai empat tahun. Sehingga Drinkable Book dapat menjadi alternatif murah bagi masyarakat di negara berkembang yang memiliki sangat sedikit akses air bersih.

Di dunia terdapat 3,4 juta orang meninggal tiap tahunnya karena penyakit berhubungan dengan air. Untuk mengedukasi orang tentang perlunya menyaring air sekaligus menyediakan alatnya, WATERisLIFE bekerja sama dengan para ilmuwan dari Carnegie Mellon dan Universitas Virginia untuk mengembangkan Drinkable Book.

“Sejauh ini Drinkable Book adalah proyek yang paling menarik saya kerjakan,” katanya kepada Dezeen. “Proses perancangan buku itu sendiri tidak seperti apa pun yang telah saya lakukan sebelumnya, hanya karena semua variabel yang berada di luar kendali kami.”

Menurut sejarah, WaterisLife menghadapi tantangan serius ketika datang untuk menyediakan baik air bersih dan informasi yang berguna tentang sanitasi kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi Drinkable Book muncul untuk mengatasi kedua masalah secara bersamaan.

Setiap halaman Drinkable Book memberikan 60 hari air minum yang aman, sementara seluruh buku dapat memberikan hingga senilai empat tahun.

Sebuah halaman dapat dibagi menjadi dua 4.5 berdasarkan filter 4,5 inci; satu atas dicetak dengan informasi kesehatan dalam bahasa Inggris, sementara bagian bawah diterjemahkan ke dalam bahasa lokal yang relevan. Hingga kini, mereka telah mencetak sederet buku diperuntukkan untuk Kenya, yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Swahili.

“Tujuan akhirnya adalah untuk menghasilkan buku-buku / filter untuk masing-masing 33 negara yang bekerjasama dengan WaterisLife, tetapi kami harus memulai pada suatu tempat,” kata Gartside.

Memilih tinta akhir untuk mencetak dengan pertimbangan khusus yang diperlukan, karena tinta ini banyak mengandung bahan kimia yang dapat berbahaya jika tertelan.

“Kebanyakan bahan tinta cetak komersial berbahan baik minyak atau karet mengandung bahan kimia yang berbahaya dan sangat buruk akibatnya jika tertelan oleh manusia,” kata Gartside. “Tinta ini berbasis kedelai, walaupun sudah berteknologi modern seringkali hanya 20 persen kedelai yang terkandung didalamnya, dan jelas hal tersebut bukan sesuatu yang ingin orang-orang yang minum,” katanya.

Kemampuan setiap halaman untuk menyampaikan pesan yang jelas dan ringkas sangat penting, yang artinya jenis strategi yang sederhana dan terkendali diperlukan.

“Ini adalah pertama kalinya saya menyusun huruf dalam bahasa Swahili, yang merupakan sedikit tantangan,” katanya. “Banyak kata-kata dalam bahasa Swahili yang sangat panjang, sehingga membutuhkan memperbaiki halaman dengan mengambil sedikit lekukan.” Sebuah printer 3D yang digunakan untuk membuat nampan filtrasi, yang terbukti menjadi “tantangan besar” untuk Gartside dan timnya.

“Untungnya bagi kita, kita memiliki tim yang hebat dalam Peter X Ksiezopolski di Xweet, yang membantu kami menerjemahkan visi kami bahwa filter air semuanya dapat dicetak ke dalam file,” kata Gartside.

Jamie Mahoney, Direktur di Virginia Commonwealth University Bowe House Press, juga memainkan peran penting dalam mengamankan penggunaan tinta food grade pada tahap pencetakan.

Tim Gartside sekarang menghadapi tugas untuk meningkatkan skala produksi untuk tingkat komersial. “Saat ini kami sedang membuat buku sebanyak yang kami bisa, tapi saat ini lembaran dibuat dengan tangan, yang membatasi, kapasitas kita,” katanya kepada Dezeen.

“Kami berharap bahwa peluncuran proyek ini dapat digunakan untuk mengumpulkan dana untuk produksi massal, baik dari buku, serta filter itu sendiri,” kata Gartside. “Kami ingin bisa menerjemahkannya dan mendapatkan buku ini ke tangan orang di semua tempat-tempat – Pada saat itu, dampaknya bisa menjadi besar.”

“Ini harus menjadi sesuatu yang digunakan secara luas. Drinkable Book tidak membutuhkan daya listrik dan sangat intuitif,” sebut kepala peneliti, Theresa Dankovitch .

Drinkable book masih dalam tahap pengembangan dan pencetakan sehingga untuk mendapatkannya memang sulit karena sementara ini drinkabke book ditargetkan hanya untuk daerah krisis air bersih seperti kenya.

Sumber [Aneka Sumber]

Manfaat menggunakan filter air

Filter air dibutuhkan di zaman modern ini. Filter air adalah alat yang berfungsi sebagai pemisah air dari pengotornya secara fisik, kimia dan biologi. Manfaat filter air dari pengolahan air adalah untuk mendapatkan air yang memenuhi standar mutu sehingga dapat digunakan sebagai air minum.

Secara fisik pengolahan air dapat dilakukan dengan metoda sedimentasi, filtrasi dan adsorpsi atau absorpsi. Proses pengolahan secara kimia umumnya dilakukan dengan metoda reduksi, oksidasi, aerasi,  dan koagulasi. Sedangkan secara biologi pengolahan dilakukan dengan cara mikrobiolgi bersama-sama dengan cara kimia dan fisik untuk mematikan pantogen.

manfaat filter air

Selain itu, secara biologi pengolahan dapat pula dilakukan dengan menambahkan bahan khusus yaitu disinfektan. Disinfektan ditambahkan untuk membunuh mikroorganisme yang terdapat dalam air. Metoda umum yang sangat sederhana dan dapat dilakukan oleh hampir semua masyarakat adalah dengan memanaskan air  pada temperatur sekitar 100 celcius.

Manfaat menggunakan filter air dalam pengolahan air kotor
Pengolahan air dapat dilakukan secara kelompok atau individu dengan menggunakan teknologi filter air  sederhana atau dengan aplikasi teknologi modern. Namun pada prinsipnya, pengolahan air minum memiliki tujuan utama yang secara teknis adalah sebagai berikut:

  • Menurunkan tingkat kekeruhan air atau menjernihkan air
  • Menurunkan dan mematikan mikroorganisme
  • Menurunkan bau, rasa dan warna
  • Menurunkan kesadahan
  • Menurunkan zat, atau unsur-unsur yang terlarut
  • Mengatur tingkat keasaman, atau pH

Manfaat menggunakan filter air yang paling utama adalah untuk mendapatkan air bersih dan sehat. Lalu bagaimana air yang bersih dan sehat?  Mutu air yang dapat digunakan sebagai air minum atau keperluan rumah tangga harus memenuhi persyaratan secara fisik, kimia dan biologi. Di Indonesia standar mutu air minum ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Replubik Indonesia No. 907/MENKES/SK/VII/2002, tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.

Beberapa persyaratan yang harus diperhatikan adalah  Secara fisik air tidak berwarna, tidak memiliki rasa, rasa air tawar, tidak berbau, jernih atau tidak keruh, tidak mengandung zat padatan.

Secara kimia air harus memiliki keasaman atau pH 7, atau netral, tidak mengandung bahan kimia beracun, tidak mengandung garam atau io-ion logam, kesadahan rendah, tidak mengandung bahan organik.

Secara mikrobiologi air tidak mengandung bakteri patogen, tidak mengandung bakteri nonpatogen.

Standarisasi mutu air pada prinsipnya bertujuan untuk melindungi, memelihara, dan mempertinggi tingkat kesehatan masyarakat. Standar ini akan menjamin air hasil pengolahan dapat dikonsumsi oleh masyarakat tanpa menimbulkan permasalahan kesehatan.

Lalu  jika sudah mendapatkan air bersih dan sehat apa saja ya manfaatnya bagi tubuh? Berikut ini adalah manfaat Minum Air Putih. Masih banyak orang yang mengabaikan manfaat minum air putih. Padahal, manfaatnya tiada terkira. Dari mencegah Anda merasa kehausan, mendorong metabolisme, membuat Anda merasa kenyang lebih lama (sehingga mencegah Anda makan terlalu banyak), membuat kulit lebih halus karena ketersediaan cairan di dalam tubuh, hingga mencegah hilang konsentrasi.

Di luar itu, masih banyak manfaat minum air putih yang ternyata tidak kita ketahui. Yang pasti, manfaatnya akan langsung terasa dalam kehidupan Anda sehari-hari. Setelah mengetahuinya, pasti Anda tak akan menunda-nunda lagi mengonsumsi air putih setiap saat.

1. Melindungi jantung. Orang yang terbiasa minum air putih lebih dari lima gelas dalam sehari, kemungkinannya untuk meninggal akibat serangan jantung turun 41 persen dibandingkan mereka yang hanya minum kurang dari dua gelas air putih sehari, demikian menurut studi selama enam tahun yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology. Selain itu, kebiasaan minum air putih dalam jumlah minimal lima gelas sehari juga akan mengurangi risiko kanker. Tubuh yang tak kekurangan cairan dapat mengurangi risiko kanker usus hingga 45 persen, kanker kandung kemih hingga 50 persen, dan kemungkinan juga mengurangi risiko kanker payudara.

2. Mencegah sakit kepala. Siapa yang tahan jika migrain mulai menyerang? Namun sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, coba atasi dengan minum air putih. Menurut para peneliti dari University of Masstricht, Belanda, minum air putih tujuh gelas dalam sehari bisa meredakan sakit kepala, dan meningkatkan kualitas hidup mereka yang selama ini menderita akibat migrain. Dalam uji coba, mereka yang minum 1,5 liter air sakit kepalanya berkurang 21 jam, demikian pula dengan intensitas rasa sakitnya.

3. Meningkatkan ketajaman otak. Menurut penelitian, tingkat dehidrasi sebesar satu persen saja dari berat badan Anda sudah bisa mengurangi fungsi-fungsi berpikir Anda. Otak memang membutuhkan banyak oksigen agar dapat berfungsi pada tingkat optimal. Dengan minum banyak air putih, Anda bisa memastikan bahwa otak telah terpenuhi kebutuhannya. Malahan, minum 8-10 cangkir air putih setiap hari bisa memperbaiki tingkat performa kognitif sebanyak 30 persen.

4. Membuat Anda tetap waspada. Dehidrasi adalah penyebab utama rasa lelah yang terjadi sepanjang hari. Jika rasa letih yang Anda rasakan lebih seperti dorongan kuat untuk tidur siang, coba minum segelas air. Minum cukup air putih akan membuat Anda bekerja lebih baik, paling tidak bisa mencegah Anda merasa sulit konsentrasi. Perlu Anda tahu, tingkat dehidrasi sebesar dua persen bisa memicu masalah memori jangka pendek. Anda juga akan mengalami kesulitan berfokus pada apa yang sedang Anda baca di layar komputer.

Sumber [Aneka Sumber]

Saringan air pasir

Saringan air pasir sangat sederhana, Saringan air pasir dapat digunakan dalam rangka meningkatkan kebutuhan dasar masyarakat khususnya mengenai kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan, maka perlu disesuaikan dengan sumber air baku serta teknologi yang sesuai dengan tingkat penguasaan teknologi dalam masyarakat itu sendiri. Salah satu alternatif yakni dengan menggunakan teknologi pengolahan air sederhana dengan saringan pasir.

Sistem saringan pasir adalah merupakan teknologi pengolahan air yang sangat sederhana dengan hasil air bersih dengan kualitas yang cukup baik. Sistem saringan pasir lambat ini mempunyai keunggulan antara lain tidak memerlukan bahan kimia (koagulan) yang mana bahan kimia ini merupakan kendala sering dialami pada proses pengolahan air di daerah pedesaan.

Dengan menggunakan teknologi saringan air pasir, dapat dihasilkan air olahan dengan kualitas yang cukup baik dengan biaya operasional sangat murah. Pengopersiannya sangat mudah dan sederhana. Air baku yang digunakan yakni air sungai atau air danau yang tingkat kekeruhannya tidak terlalu tinggi. Jika tingkat kekeruhan air bakunya cukup tinggi misalnya pada waktu musim hujan, maka agar supaya beban saringan pasir lambat tidak telalu besar, maka perlu dilengkapi dengan peralatan pengolahan pendahuluan misalnya bak pengendapan awal dengan atau tanpa koagulasi bahan dengan bahan kimia.

Umumnya disain konstruksi dirancang setelah didapat hasil dari survai lapangan baik mengenai kuantitas maupun kualitas. Dalam gambar desain telah ditetapkan proses pengolahan yang dibutuhkan serta tata letak tiap unit yang beroperasi. Kapasitas pengolahan dapat dirancang dengan berbagai macam ukuran sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

saringan air pasir

Di dalam sistem pengolahan ini proses pengolahan yang utama adalah penyaringan dengan media pasir dengan kecepatan penyaringan 5 – 10 m3/m2/hari. Air baku dialirkan ke tangki penerima, kemudian dialirkan ke bak pengendap tanpa memakai zat kimia untuk mengedapkan kotoran yang ada dalam air baku. selanjutnya di saring dengan saringan air pasir. Setelah disaring dilakukan proses khlorinasi dan selanjutnya ditampung di bak penampung air bersih, dan hasilnya air siap alirkan pada rumah anda.

Jika air baku baku dialirkan ke saringan pasir lambat, maka kotoran-kotoran yang ada di dalamnya akan tertahan pada media pasir. Oleh karena adanya akumulasi kotoran baik dari zat organik maupun zat anorganik pada media filternya akan terbentuk lapisan (film) biologis. Dengan terbentuknya lapisan ini maka di samping proses penyaringan secara fisika dapat juga menghilangkan kotoran (impuritis) secara bio-kimia. Biasanya ammonia dengan konsetrasi yang rendah, zat besi, mangan dan zat-zat yang menimbulkan bau dapat dihilangkan dengan cara ini. Hasil dengan cara pengolahan saringan pasir ini mempunyai kualitas yang cukup baik.

Cara ini sangat sesuai untuk pengolahan yang air bakunya mempunyai kekeruhan yang rendah dan relatif tetap. Biaya operasi rendah karena proses pengendapan biasanya tanpa bahan kimia. Tetapi jika kekeruhan air baku cukup tinggi, pengendapan dapat juga memakai baghan kimia (koagulan) agar beban filter tidak terlalu berat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal pengoperasian saringan pasir lambat dengan arah aliran dari atas ke bawah antara lain yakni :

1. Kecepatan penyaringan harus diatur sesuai dengan kriteria perencanaan. Jika kekeruhan air baku cukup tinggi sebaiknya kecepatan diatur sesuai dengan kecepatan disain mimimum.

2. Pencucian media penyaring (pasir) pada saringan awal (pertama) sebaiknya dilakukan minimal setelah satu minggu operasi, sedangkan pencucian pasir pada saringan ke dua dilakukan minimal setelah tiga sampai – empat minggu operasi.

3. Pencucian media pasir dilakukan dengan cara membuka kran penguras pada tiap-tiap bak saringan air, kemudian lumpur yang ada pada dasar bak dapat dibersihkan dengan cara mengalirkan air baku sambil dibersihkan dengan sapu sehingga lumpur yang mengendap dapat dikelurakan. Jika lupur yang ada di dalam lapisan pasir belum bersih secara sempurna, maka pencucian dapat dilakukan dengan mengalirkan air baku ke bak saringan pasir tersebut dari bawah ke atas dengan kecepatan yang cukup besar sampai lapisan pasir terangkat (terfluidisasi), sehingga kotoran yang ada di dalam lapisan pasir terangkat ke atas. Selanjutnya air yang bercampur lumpur yang ada di atas lapisan pasir dipompa keluar sampai air yang keluar dari lapisan pasir cukup bersih.

Apabila konstruksi saringan dirancang sesuai dengan kriteria perencanaan, maka alat ini dapat menghasilkan hasil yang baik dan murah.

Menggunakan saringan air pasir adalah cara sederhana memperoleh air bersih. Tentunya syaratnya selama air sumber yang kita miliki belum tercemar oleh limbah kimia berbahaya. Air yang keruh, kotor ataupun berbau masih dapat diatasi. Jika memiliki cukup uang, Anda dapat mencoba menggunakan alat saringan bermerk yang sudah teruji dan bergaransi seperti Nano Smart Filter. Jika tidak, Anda cukup membuat saringan air sederhana yang dapat menjadi salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan namun hasil nya tentu tidak semurni air hasil filtrasi alat modern.

Sumber [Aneka Sumber]

Pages:1234567Next »