besi

Pengolahan air bersih menggunakan filter air

Pengolahan air bersih menggunakan filter air adalah pilihan terbaik. Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting bagi masyarakat luas baik masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan karena mereka lebih banyak memerlukan air dalam kehidupannya , seperti mandi , mencuci , pengairan , irigasi , dsb . Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul baik disebabkan oleh alam musim kemarau dan ulah manusia itu sendiri ( boros dalam penggunaan sumber air ) . Dengan adanya metode – metode pengolahan air bersih menggunakan filter air yang dapat digunakan dalam mengatasi kekeringan , sumber air , dsb , misalnya penampungan air hujan , biopori dan sumur resapan yang tidak memakan biaya yang besar bagi masyarakat pedesaan . Semua metode akan berhasil jika terdapat gotong royong yang merupakan budaya asli Indonesia antara masyarakat , pejabat pedesaan , dan para aparatur negara . Pengolahan air bersih dengan filter air lebih effisien , sehat dan aman untuk di gunakan menyaring air supaya menjadi bersih

Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air atau penyaring air memang banyak digunakan di era modern ini. Manusia sudah menyadari dan memahami akan bahaya air kotor yang tercemar jika dikonsumsi secara terus menerus. Di kota besar maupun di perdesaan, kita sering mendapati banyak orang yang tetap memanfaatkan air sungai yang berwarna keruh untuk mencuci baju, mandi, makan, atau kebutuhan yang lainnya. Mereka tidak mempunyai pilihan lainnya dan mereka terpaksa menggunakan air kotor yang keruh dan tercemar karena harga air bersih yang berada diperkotaan besar tentu sangat mahal.

Mereka yang biasanya memanfaatkan air kotor maupun air tercemar untuk kebutuhan sehari-hari biasanya adalah orang-orang yang memang belum sadar akan bahaya air kotor dan tercemar. Maka tidak heran jika kita juga sering mendapati orang yang mempunyai penyakit serius berasal dari keluarga yang tidak perduli akan pentingnya pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air.  Air bersih memang sangat vital dan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Air bersih digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti mandi maupun mencuci tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari . Air yang digunakan oleh masyarakat harus air yang bersih dan sehat. Nmaun pada kenyataannya ada beberapa dari mereka yang masih menggunakan menggunakan air dari sungai. Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air biasanya akan digunakan untuk air-air yang dikonsumsi atau digunakan untuk kebutuhan rumah tangga setiap harinya.

Gunakanlah sistem pengolahan air bersih dengan filter air demi menjaga kesehatan tubuh, tentu kita tidak boleh mengkonsumsi air yang kotor dan tercemar zat berbahaya. Air bersih yang kita konsumsi haruslah air yang memenuhi syarat air bersih dan sehat yang ditentukan oleh PDAM sesuai dengan PERMENKES. Salah satu syarat air bersih adalah tidak berwarna. Jika anda mendapati air yang kotor dan keruh, air ini tentu sangat tidak layak untuk digunakan apalagi jika sampai dikonsumsi. Kedua air yang bersih dan sehat adalah air yang tidak berbau. Air memang tidak akan menimbulkan bau jika tidak tercemar . Kita sebaiknya tidak mengkonsumsi air yang berbau karena ada kemungkinan air yang anda konsumsi adalah air yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti besi , mangan , kapur . Syarat air sehat selanjutnya adalah tidak berasa. pengolahan air bersihAir yang sehat tidak akan berasa asin, ataupun manis apalagi asam. Air yang sehat juga tidak akan berasa pahit. Pengolahan air bersih dengan filter air atau penyaring air ini banyak membantu anda mendapatkan air bersih yang memenuhi syarat.

Zaman modern seperti sekarang ini anda bisa membeli Alat pengolahan air bersih atau Filter penjernih air sederhana yang berharga sangat terjangkau ataupun alat penyaring atau filter Pernjernih air modern untuk kebutuhan air bersih yang lebih besar. Pabrik-pabrik atau industri biasanya juga membutuhkan alat pengolahan air bersih sebelum membuah limbah dalam bentuk cairan keluar dari pabrik dan mereka akan membutuhkan Pengolahan air bersih dengan filter air atau penjernih air yang lebih modern dan canggih.

Fungsi Pengolahan air bersih dengan filter air
Banyak manfaat yang anda bisa anda dapatkan jika anda menggunakan Pengolahan air bersih dengan filter air atau pengaring air. Manfaat yang pasti adalah anda akan mendapatkan air yang jernih. Namun air yang jernih belum tentu sehat. Oleh karena itu anda harus berhati-hati membeli atau memilih alat penyaring atau Filter Penjernih air. Pengolahan air bersih dengan filter air ini bisa digunakan untuk menyaring air yang kotor, menjernihkan air keruh, menghilangkan atau meminimalkan kadar besi, air yang mengadung kadar garam yang tinggi , tingkat ph tinggi dan air-air lainnya. Kini anda bisa mendapatkan dengan sangat mudah filter penyaring air baik di toko filter air ataupun dengan cara memesan lewat online pada website penjual Filter penjernih air Nano Smart Filter.

Alat Pengolahan air bersih Nano Smart Filter memiliki fungsi menjernihkan air sampai dengan siap digunakan melalui beberapa tahapan penjernihan air yaitu :
Filter air Nano smart filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG , menyaring seluruh kotoran, pasir dan debu. Kemudian media filter PureTAG juga meminimalkan atau menghilangkan chlorine atau kapur serta berbagai zat kimia yang tidak diinginkan di dalam air serta membebaskan dari beberapa kuman.
Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan Vortex System sehingga sirkulasi air sangat lancar. Selain itu alat Pengolahan air bersih nano smart filter juga menggunakan knock down system sehingga memudahkan dalam perawatan.
Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter menggunakan media filter PureTAG, menghilangkan bau tak sedap, rasa yang tidak nyaman dan menghilangkan sisa lodine, serta mencegah aliran air balik yang menyebabkan terjadinya kontaminasi ulang.
Tahapan Pengolahan air bersih dengan filter air yang mampu membuat berbagai macam air yang tidak layak untuk digunakan menjadi air yang siap digunakan, berbeda dengan zaman dahulu sebelumnya proses untuk itu dilaksanakan melalui cara penyulingan air, dan itu hanya melalui beberapa tahapan saja yang tentunya banyak kekurangannya, antara lain proses lama, biaya tinggi, perawatan yang banyak dan rumit, hilangnya mineral pada air yang dibutuhkan tubuh .

Manfaat Penggunaan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter tentunya kita akan mendapatkan berbagai manfaat dari air bersih dan sehat antara lain :
• Mengurangi atau menghilangkan sampai zat kimia berbahaya, termasuk senyawa kontaminasi hasil buangan limbah industri dan sejenisnya.
• Menghilangkan bau tak sedap dan rasa tak enak.
• Menghilangkan sedimen, debu dan pasir.
• Menggunakan media filter PureTAG yang berkualitas
• Mudah dipasang dan mudah dalam perawatan.
• Desain filter yang modern sehingga dapat digunakan sebagai penghias rumah anda.
• Filter air bergaransi.
• Harga pernjernih air terjangkau.
• Air yang dihasilkan adalah air siap digunakan.

Untuk pemesanan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter dapat menghubungi nomor telp (021) 295 296 30 /31 atau Email ke: sales@nanosmartfilter.com

Logam Berat yang Terkandung di Dalam Air

Berikut ini adalah logam berat yang terkandung di dalam air:

Aluminium (Al)

Sekitar 20 tahun yang lalu, ada penelitian yang menunjukkan bahwa logam aluminium merupakan penyebab penyakit alzheimer. Akibatnya, banyak organisasi dan individu yang mengurangi tingkat pemakaian peralatan dari alumimium. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa, penelitian yang menyatakan bahwa aluminium merupakan penyebab penyakit alzheimer tidak dapat dipercaya, karena penelitian tersebut tidak memperhitungkan asupan aluminium total yang ada dalam penyakit itu. Meskipun tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa aluminium sebagai penyebab utama penyakit alzheimer, para peneliti bersepakat untuk melakukan penelitian lebih lanjut lagi. Pada industri manufaktur mobil, perlu diperhatikan keselamatan para pekerja, karena aluminium yang terkandung dalam cairan logam di tempat kerja menyebabkan kanker. Target organ aluminium adalah sistem saraf pusat, ginjal, dan sistem pencernaan.

Barium (Ba)

logam_berat_bariumBeberapa senyawa barium mudah larut dalam air dan ditemukan di danau atau sungai. Dampak yang ditimbulkan senyawa barium yang berbeda tergantung pada kelarutan senyawa barium. Barium yang tidak larut dalam air, tidak berbahaya dan sering digunakan oleh dokter untuk tujuan medis. Senyawa barium yang larut dalam air dapat menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya, misalnya kesulitan bernapas, tekanan darah meningkat, perubahan irama jantung, iritasi perut, pembengkakan otak, kelemahan otot, kerusakan hati, ginjal, dan limpa.

Berilium (Be)

Pekerja pabrik yang bekerja pada pertambangan atau pengolahan bijih, pabrik yang menggunakan paduan dan manufaktur kimia dengan berilium, permesinan atau daur ulang logam yang mengandung berilium sangat berbahaya, karena mereka menghirup udara tempat kerja yang terkontaminasi dengan berilium. Tinggi tingkatan berilium di udara menyebabkan kerusakan paru-paru. Berilium diserap perlahan-lahan dari paru-paru ke dalam darah, dan kemudian diangkut ke sistem rangka, hati dan ginjal.

Kadmium (Cd)

Kadmium ditemukan dalam pembuatan baterai, plastik PVC, pigmen cat, pupuk, rokok, dan kerang yang berada di sekitar lingkungan pabrik. Keracunan logam kadmium terdiri dari 15-50% penyerapan melalui sistem pernapasan dan 2-7% melalui sistem pencernaan. Target organ adalah hati, plasenta, ginjal, paru-paru, otak, dan tulang.

Merkuri (Hg)

Elemen merkuri (Hg) berwarna kelabu-perak, sebagai cairan pada suhu kamar dan mudah menguap bila dipanaskan. Hg2+ (senyawa anorganik) dapat mengikat karbon, membentuk senyawa organomerkuri. Metil Merkuri (MeHg) merupakan bentuk penting yang menimbulkan keracunan pada manusia. Industri yang menggunakan logam merkuri adalah :

  • Industri yang memproduksi klorin.
  • Produksi koustik soda.
  • Tambang dan proses biji Hg.
  • Metalurgi dan proses pelapisan tembaga-nikel-khrom dengan logam ferro (kuningan).
  • Pabrik kimia.
  • Pabrik tinta.
  • Pabrik kertas.
  • Penyamakan kulit.
  • Pabrik tekstil.
  • Perusahaan farmasi.

 

Sebagian senyawa merkuri yang dilepas ke lingkungan akan diubah menjadi metilmerkuri (MeHg) oleh mikroorganisme dalam air dan tanah. MeHg dengan cepat akan diakumulasikan dalam ikan atau tumbuhan dalam air permukaan. Kadar merkuri dalam ikan dapat mencapai 100.000 kali dari kadar air disekitarnya, jika ikan tersebut berada di lingkungan pabrik yang menggunakan logam merkuri. Orang-orang yang mempunyai potensial terkena merkuri (Hg) diantaranya :

  • Pekerja pabrik yang menggunakan Hg.
  • Janin, bayi dan anak-anak :
  • MeHg dapat menembus plasenta.
  • Sistem saraf sensitif terhadap keracunan Hg.
  • MeHg pada ASI, maka bayi yang menyusu dapat terkena racun.

Masyarakat pengkonsumsi ikan yang berasal dari daerah perairan yang tercemar merkuri.

Merkuri termasuk bahan teratogenik. MeHg didistribusikan keseluruh jaringan terutama di darah dan otak. MeHg terutama terkonsentrasi dalam darah dan otak, 90 % ditemukan dalam darah merah. Efek toksisitas merkuri terutama pada susunan saraf pusat (SSP) dan ginjal, dimana merkuri terakumulasi yang dapat menyebabkan kerusakan SSP dan ginjal antara lain tremor (gerakan fluktuatif gemetar pada tubuh) dan kehilangan daya ingat. MeHg mempunyai efek pada kerusakan janin dan terhadap pertumbuhan bayi. Kadar MeHg dalam darah bayi baru lahir dibandingkan dengan darah ibu mempunyai kaitan signifikan. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkena racun MeHg dapat menderita kerusakan otak dengan akibat :

Retardasi mental, yaitu keadaan dengan intelegensia yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak).

  • Tuli.
  • Buta.
  • Mikrocephali (campak).
  • Cerebral palsy.
  • Gangguan menelan makanan.

Efek terhadap sistem pernapasan dan pencernaan makanan dapat menyebabkan terjadinya keracunan yang parah. Keracunan merkuri dari lingkungan dapat mengakibatkan kerusakan berat pada jaringan paru-paru, sedangkan keracunan makanan yang mengandung merkuri dapat menyebabkan kerusakan liver.

Besi (Fe)

Besi merupakan logam berat, karena dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anak-anak kecil akan keracunan, misalnya, konsumsi sebanyak 5-9 tablet besi 30 mg. Konsumsi makanan yang mengandung besi dapat menimbulkan efek racun, karena besi diserap dengan cepat dalam saluran pencernaan. Sifat korosif dari besi lebih meningkatkan penyerapan racun. Keracunan besi dapat terjadi jika mengonsumsi sulfat merah-tablet yang dilapisi besi atau preparat multivitamin dewasa untuk permen. Sumber-sumber lain dari besi adalah air minum, pipa besi, dan peralatan masak. Target organ adalah hati, sistem kardiovaskular, dan ginjal.

Arsene (As)

Arsen di air ditemukan dalam bentuk senyawa dengan satu atau lebih elemen lain. Senyawa arsen dengan oksigen, klorin atau belerang sebagai arsen inorganik, sedangkan senyawa dengan karbon dan hidrogen sebagai arsen organik. Arsen inorganik lebih beracun dari pada arsen organik. Tempat pembuangan limbah kimia mengandung banyak arsen, meskipun bentuk bahan tak diketahui (organik/inorganik). Arsen masuk ke dalam tubuh manusia umumnya melalui makanan dan minuman. Arsen yang tertelan secara cepat akan diserap lambung dan usus halus kemudian masuk ke peredaran darah. Arsen inorganik telah dikenal sebagai racun manusia sejak lama, yang dapat mengakibatkan kematian. Dosis rendah akan mengakibatkan kerusakan jaringan. Bila melalui mulut, pada umumnya efek yang timbul adalah iritasi saluran makanan, nyeri, mual, muntah dan diare. Selain itu mengakibatkan penurunan pembentukan sel darah merah dan putih, gangguan fungsi jantung, kerusakan pembuluh darah, luka di hati dan ginjal.

Timbal(Pb)

Setiap tahun, industri memproduksi sekitar 2,5 juta ton timah di seluruh dunia, seperti untuk baterai, cat, penutup kabel, pipa, amunisi, bahan bakar aditif,plastik PVC, x-ray perisai, produksi kaca kristal, dan pestisida. Target organ adalah tulang, otak, darah, ginjal, dan kelenjar tiroid.

Kromium (Cr)

Dalam bentuk makanan, kromium diserap 10-25 %. Kromium digunakan dalam pembuatan baja, batu bata dalam tungku, pewarna, pigmen untuk meningkatkan ketahanan logam dan krom, penyamakan kulit, dan kayu. Penjualan produk atau bahan kimia yang mengandung kromium dan bahan bakar fosil menyebabkan terjadinya pembakaran ke udara, tanah, dan air. Partikel menetap di udara dalam waktu kurang dari 10 hari, akan menempel pada partikel tanah, dan dalam air dengan sedikit larut. Efek racun akan timbul, jika menghirup udara tempat kerja yang terkontaminasi, misalnya dalam pengelasan stainless steel, kromat atau produksi pigmen krom, pelapisan krom, dan penyamakan kulit. Selain itu, jika menghirup serbuk gergaji dari kayu yang mengandung kromium akan menimbulkan efek keracunan. Efek toksik kromium dapat merusak dan mengiritasi hidung, paru-paru, lambung, dan usus. Dampak jangka panjang yang tinggi dari kromium menyebabkan kerusakan pada hidung dan paru-paru. Mengonsumsi makanan berbahan kromium dalam jumlah yang sangat besar, menyebabkan gangguan perut, bisul, kejang, ginjal, kerusakan hati, dan bahkan kematian.

Kobalt (Co)

Kobalt menetap di udara selama beberapa hari. Kobalt menetap bertahun-tahun dalam air dan tanah, sehingga dapat bergerak dari tanah ke air bawah tanah. Setiap orang dapat terkena kobalt pada tingkat rendah di udara, air, dan makanan. Orang-orang yang tinggal di daerah limbah berbahaya yang mengandung kobalt dapat terkena efek racun kobalt. Pekerja yang membuat produk-produk yang mengandung kobalt dapat mengalami keracunan. Toksisitas akut kobalt dapat diamati sebagai efek pada paru-paru, asma, pneumonia, dan sesak napas. Pada tahun 1960, beberapa pabrik bir menambahkan kobalt dalam bir untuk menstabilkan busa. Beberapa orang yang minum dalam jumlah besar bir mengalami mual, muntah, dan efek serius pada jantung. Namun, efek pada jantung tidak terlihat pada orang yang mengidap anemia atau wanita hamil.

Nikel (Ni)

Nikel dan senyawanya tidak memiliki karakteristik bau atau rasa. Nikel terdapat di udara, menetap di tanah atau dikeluarkan dari udara dalam hujan. Sumber utama nikel adalah asap tembakau, knalpot mobil, pupuk, superfosfat, pengolahan makanan, dihidrogenasi lemak-minyak, limbah industri, peralatan masak stainless steel, pengujian perangkat nuklir, baking powder, pembakaran bahan bakar minyak, perawatan gigi dan jembatan. Efek yang ditimbulkan logam nikel adalah serangan asma, bronkitis kronis, sakit kepala, pusing, sesak napas, muntah, nyeri dada, batuk, sesak napas, kejang, bahkan kematian.

Selenium (Se)

Selenium mengakibatkan gangguan pada kelenjar tiroid dan kesehatan jantung. Selenium partikel kecil di udara menetap di tanah atau dikeluarkan dari udara dalam hujan. Selenium menyerupai sulfur dalam sifat fisik dan kimia. Konsentrasi selenium dalam darah 19-25 mikrogram per 100 mililiter. Selenium menyebabkan kanker, leukemia limfositik, paru-paru, pencernaan, usus besar, karsinoma genitourinari, kanker kulit, dan penyakit hodgkins.

Zink (Zn)

Seng dilepaskan ke lingkungan oleh proses alam, namun sebagian besar berasal dari kegiatan manusia seperti pertambangan, produksi baja, pembakaran batu bara, dan pembakaran sampah. Sebagian besar zink di dalam tanah tetap terikat pada partikel tanah. Toksisitas akut yang ditimbulkan oleh zink adalah kekeringan tenggorokan, batuk, kelemahan, menggigil, demam, mual dan muntah.

Sumber [id.wikipedia.org]

Berbahaya, Dampak meminum air mengandung besi

Berbahaya, Dampak meminum air mengandung besi, Toksisitas logam adalah terjadinya keracunan dalam tubuh manusia yang diakibatkan oleh bahan berbahaya yang mengandung logam beracun.  Zat-zat beracun dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan, kulit, dan mulut.  Pada umumnya, logam terdapat di alam dalam bentuk batuan, bijih tambang, tanah, air, dan udara.  Macam-macam logam beracun yaitu raksa/merkuri (Hg), kromium (Cr), kadmium (Cd), tembaga (Cu), timah (Sn), nikel (Ni), arsene (As), kobalt (Co), aluminium (Al), besi (Fe), selenium (Se), dan zink (Zn).  Walaupun kadar logam dalam tanah, air, dan udara rendah, namun dapat meningkat apabila manusia menggunakan produk-produk dan peralatan yang mengandung logam, pabrik-pabrik yang menggunakan logam, pertambangan logam, dan pemurnian logam. Contohnya penggunaan 25.000-125.000 ton raksa per tahun pada pabrik termometer, spigmanometer, barometer, baterai, saklar elektrik, dan peralatan elektronik.

Besi (Fe)

Besi merupakan logam berat, karena dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anak-anak kecil akan keracunan, misalnya, konsumsi sebanyak 5-9 tablet besi 30 mg.  Konsumsi makanan yang mengandung besi dapat menimbulkan efek racun, karena besi diserap dengan cepat dalam saluran pencernaan.  Sifat korosif dari besi lebih meningkatkan penyerapan racun.  Keracunan besi dapat terjadi jika mengonsumsi sulfat merah-tablet yang dilapisi besi atau preparat multivitamin dewasa untuk permen.  Sumber-sumber lain dari besi adalah air minum, pipa besi, dan peralatan masak. Target organ adalah hati, sistem kardiovaskular, dan ginjal.

Air tanah seringkali tercemar zat kimia atau limbah. Seperti tercemar senyawa besi yang membuat air menjadi berasa tidak enak. Sumber kontaminasi bisa dikarenakan kebocoran bahan kimia organik dari penyimpanan bahan kimia dalam bunker yang disimpan dalam tanah. Atau, bisa juga karena limbah industri.

Sebenarnya, senyawa besi dalam jumlah kecil di dalam tubuh manusia berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah merah, dimana tubuh memerlukan 7-35 mg/hari yang sebagian diperoleh dari air. Tetapi zat Fe atau zat besi yang melebihi dosis yang diperlukan oleh tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan tubuh manusia tidak dapat mengsekresi Fe, sehingga bagi mereka yang sering mendapat tranfusi darah warna kulitnya menjadi hitam karena akumulasi Fe.

Kadar besi dalam air ini bisa terlihat dari seberapa cepatnya warna berubah dan intensitas bau, semakin cepat warna air berubah dan semakin kuat intensitas baunya maka kadar besi semakin tinggi. Air ini tidak bisa digunakan untuk mencuci baju, apalagi sampai dikonsumsi. Jika digunakan untuk mencuci baju, maka baju terlihat cepat kusam dan terkadang sampai berkarat. Efek terburuk dari penggunaan air yang mengandung besi tinggi adalah menurunnya intelegensi (IQ) sedangkan efek lain adalah terganggunya kesehatan kita.

Untuk air minum, jika mengandung besi cenderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsi. Selain itu dalam dosis besar dapat merusak dinding usus. Kadar Fe  lebih dari 1 mg/l  menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit. Apabila kelarutan besi dalam air melebihi 10 mg/l  menyebabkan air berbau seperti telur busuk.

Pada Hemokromatesis primer besi yang diserap dan disimpan dalam jumlah yang berlebihan di dalam tubuh. Feritin berada dalam keadaan jenuh akan besi sehingga kelebihan mineral ini akan disimpan dalam bentuk kompleks dengan mineral lain yaitu hemosiderin. Akibatnya terjadilah sirosis hati dan kerusakan pankreas sehingga menimbulkan diabetes. Hemokromatis sekunder terjadi karena transfusi yang berulang-ulang. Dalam keadaan ini besi masuk ke dalam tubuh sebagai hemoglobin dari darah yang ditransfusikan dan kelebihan besi ini tidek disekresikan.

Selain besi, ada lagi zat terlarut dalam air yang berbahaya juga karna dapat merusak ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal dan gangguan kesehatan lainnya. Air ini adalah air yang mengandung kapur (air sadah) yang jika dilihat secara kasat mata tidak dapat diketahui karna air tersebut jernih. Untuk mengetahuinya adalah dengan menambahkan detergen, jika air sulit berbusa maka air tersebut merupakan air sadah. Selain itu, bisa juga dengan memanaskan nya, air yang mengandung kapur akan menyebabkan kerak berwarna putih pada alat memasak ( di dasar panci).

Arsene (As)

Arsen di air ditemukan dalam bentuk senyawa dengan satu atau lebih elemen lain.  Senyawa arsen dengan oksigen, klorin atau belerang sebagai arsen inorganik, sedangkan senyawa dengan karbon dan hidrogen sebagai arsen organik.  Arsen inorganik lebih beracun dari pada arsen organik.  Tempat pembuangan limbah kimia mengandung banyak arsen, meskipun bentuk bahan tak diketahui (organik/inorganik).  Arsen masuk ke dalam tubuh manusia umumnya melalui makanan dan minuman.  Arsen yang tertelan secara cepat akan diserap lambung dan usus halus kemudian masuk ke peredaran darah.  Arsen inorganik telah dikenal sebagai racun manusia sejak lama, yang dapat mengakibatkan kematian.  Dosis rendah akan mengakibatkan kerusakan jaringan.  Bila melalui mulut, pada umumnya efek yang timbul adalah iritasi saluran makanan, nyeri, mual, muntah dan diare.  Selain itu mengakibatkan penurunan pembentukan sel darah merah dan putih, gangguan fungsi jantung, kerusakan pembuluh darah, luka di hati dan ginjal.

Solusi untuk air yang mengandung zat besi:
Zaman modern seperti sekarang ini sudah banyak alat yang mampu menghilangkan zat besi pada air, Namun hanya beberapa saja yang dapat benar-benar terbukti menghilangkannya. Dan salah satu cara terbaik dan termudah mengatasi masalah air yang mengandung besi adalah dengan filter air nano smart filter, jadi alat penjernih air nano smart filter adalah filter air modern yang sudah menggunakan teknologi terbaru sehingga dapat menghasilkan air yang bersih dan sehat untuk anda. Selain itu penyaring air nano smart filter juga sangat mudah untuk digunakan dan perawatan.  Jika air anda sudah terfilter menggunakan filter air nano smart filter maka air anda akan terbukti menjadi bersih dan sehat.
Coba sekarang juga dan rasakan manfaatnya, untuk pemesanan dapat menguhubungi (021) 295 296 30 /31 atau email ke sales@nanosmartfilter.com

Sumber [aneka sumber]

 

 

Menikmati air bersih dengan penjernih air nano smart filter

Menikmati air bersih dengan penjernih air nano smart filter, Semua orang tahu kalau kesehatan merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan. Untuk memiliki hidup yang sehat, Anda pun harus mengonsumsi banyak air bersih . Namun seiring perubahan zaman, air bersih yang sehat kini sangat sulit ditemukan. Apalagi, lingkungan yang tercemar membuat cadangan persedian air bersih kian menipis.

Melihat fenomena sulitnya mendapat air bersih yang berkualitas dan layak diminum serta terbebas dari risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh air tercemar, PT Tirta Abadi Gemilang memperkenalkan produk unggulannya, Filter air Nano Smart Filter. Produk penyaring air dengan teknologi modern yang dapat digunakan di mana saja, dapat menghasilkan air bersih berkualitas dengan kriteria air yang mengacu kepada PERMENKES. Sehingga Anda bisa mengonsumsi air yang bersih dan sehat dengan mudah, dan menemukan banyak manfaat di air bersihdalamnya.

Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan media filter terbaik PureTAG yang mempunyai fungsi menjernihkan dan menyerap material berbahaya di dalam air untuk menghasilkan air bersih  yang berkualitas. Selain itu Filter air Nano Smart Filter juga memiliki desain tabung yang modern dan menarik dengan warna orange yang segar, sehingga filter air ini bisa digunakan sebagai penghias rumah anda.

“Fungsi yang bisa didapatkan yaitu, membuat kesehatan anda lebih terjaga, menghemat biaya, air menjadi aman untuk mencuci buah dan sayur, menghilangkan bau yang yang tidak menyenangkan yang terdapat didalam air sehingga air lebih segar, membuat warna pakaian dan kendaraan tidak menjadi kusam.

Di sisi lain, keuntungan yang bisa Anda dapat ialah menghaluskan kulit, sangat cocok bagi anda yang mendambakan kulit halus dan berseri, karena produk ini juga membantu menyerap material berbahaya yang terdapat dalam kandungan air.

“Dengan media filter PureTAG yang terdapat didalamnya dapat menyerap unsur- unsur besi, mangan, klorin dan logam berat supaya air yang Anda konsumsi aman. Selain itu, juga berfungsi membuat kulit Anda lebih halus, membuat makanan jadi segar, kesehatan keluarga lebih terjamin.

Filter air Nano Smart Filter adalah filter air rumah tangga dan filter air industri yang dipasarkan oleh PT Tirta Abadi Gemilang. PT Tirta Abadi Gemilang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang water and waste water treatment. PT Tirta Abadi gemilang dengan berbagai pengalamannya sehingga ahli dalam bidang pengolahan air limbah, baik itu air limbah rumah tangga maupun air limbah industri.

Jadi hanya dengan menggunakan alat penjernih air Nano Smart Filter anda sudah dapat menikmati air bersih yang berkualitas  🙂

Jenis Mineral Berbahaya Yang Mencemari Air Minum

Air yang diminum seharusnya bebas dari senyawa atau mineral yang bisa berbahaya bahkan menyebabkan kematian. Sebenarnya mineral apa saja yang tidak boleh ada dalam air minum?

Ben Witham (17 tahun) seorang remaja dari Mount Buddy, Australia diduga meninggal akibat mengalami keracunan arsenik dari air yang dikonsumsinya dua bulan lalu. Arsenik diketahui sebagai senyawa berbahaya dan kadarnya harus sangat diperhatikan agar tidak melebihi ambang batas.

Arsenik mematikan dengan cara merusak sistem pencernaan sehingga menyebabkan kematian akibat shock. Jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak mematikan nantinya dapat menyebabkan keracunan kronis dan karsinogenik (zat penyebab kanker).

Di dalam air memang terkandung mineral alami dari lingkungan yang tidak berbahaya bagi tubuh seperti kalsium, natrium, kalium atau flouride. Tapi kadang ditemukan pula mineral yang berbahaya bagi tubuh, seperti dikutip dari Lifewater.ca, Rabu (15/6/2011).

Umumnya mineral yang berbahaya termasuk jenis mineral anorganik karena ia tidak bisa diserap oleh tubuh sehingga jumlahnya akan terakumulasi yang lama kelamaan bisa merusak organ tubuh seperti ginjal dan hati yang berfungsi untuk menyaring racun bahkan hingga kematian jika dosisnya tinggi.

Beberapa mineral anorganik yang seharusnya tidak boleh terkandung dalam air minum karena bisa berbahaya bagi kesehatan seperti:

  1. Timbal
  2. Merkuri
  3. Besi
  4. Arsenik
  5. Magnesium
  6. Alumunium
  7. Mangan

Pencemaran dari mineral anorganik ini termasuk ke dalam kategori kimiawi. Meski umumnya pencemar ini tidak terlihat, tapi kadang pencemar kimia bisa terlihat dari warna air yang keruh, berbau, memiliki rasa tertentu atau berwarna kekuning-kuningan.

Penggunaan air dalam kehidupan manusia harus bebas dari bahan pencemar dan polutan, terutama pada air minum. Karena jika bahan pencemar dalam air tersebut masuk ke dalam tubuh maka ia bisa merusak sistem tubuh yang menyebabkan terjadinya gangguan bahkan hingga kematian.

Air minum yang berkualitas baik harus bebas dari organisme penyebab penyakit, zat kimia berbahaya dan zat radioaktif serta memiliki rasa yang enak, tidak berwarna dan tidak berbau.

Jika air yang diminum menggunakan alat penjernih (seperti penyaring dan karbon aktif) sebaiknya diganti secara teratur, memasak air hingga mendidih dan melakukan pengujian air minum untuk mengetahui apakah mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi tubuh atau tidak.

(ver/ir)
Sumber[health.detik.com]