air sumur mengandung besi

Masalah Umum Air Tanah / Sumur

Air tanah salah satu sumber air terbesar, Air tanah banyak digunakan karena mudah untuk mendapatkannya. Kerusakan sumber daya air tidak dapat dipisahkan dari kerusakan di sekitarnya seperti kerusakan lahan, vegetasi dan tekanan penduduk. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi ketersediaan sumber air. Kondisi tersebut diatas tentu saja perlu dicermati secara dini, agar tidak menimbulkan kerusakan air tanah di kawasan sekitarnya. Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan adalah:

1. Pertumbuhan industri yang pesat di suatu kawasan disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan kecenderungan kenaikan permintaan air tanah.
2. Pemakaian air beragam sehingga berbeda dalam kepentingan, maksud serta cara memperoleh sumber air.
3. Perlu perubahan sikap sebagian besar masyarakat yang cenderung boros dalam pengggunaan air serta melalaikan unsur konservasi.

air tanah mengandung besi

Air tanah atau air sumur, khususnya untuk pemakaian rumah tangga dan industri di wilayah perkotaan dan perdesaan memiliki kecenderungan untuk mengandung kadar besi atau asam organik tinggi. Hal ini bisa diakibatkan dari kondisi geologis Indonesia yang secara alami memiliki deposit Fe tinggi terutama di daerah lereng gunung atau diakibatkan pula oleh aktivitas manusia. Sedangkan air dengan kandungan asam organik tinggi bisa disebabkan oleh adanya lahan gambut atau daerah bakau yang kaya akan kandungan senyawa organik. Masalah Umum Air Tanah atau air sumur yang mengandung kadar besi tinggi , Mengandung ion kalsium dan magnesium berlebih serta kandungan senyawa organik tinggi bisa dilihat sebagai berikut :

Air mengandung zat besi
Kadar besi dalam air ini bisa terlihat dari seberapa cepatnya warna berubah dan intensitas bau, semakin cepat warna air berubah dan semakin kuat intensitas baunya maka kadar besi semakin tinggi. Air ini tidak bisa digunakan untuk mencuci baju, apalagi sampai dikonsumsi. Jika digunakan untuk mencuci baju, maka baju terlihat cepat kusam dan terkadang sampai berkarat. Efek terburuk dari penggunaan air yang mengandung besi tinggi adalah menurunnya intelegensi (IQ) sedangkan efek lain adalah terganggunya kesehatan kita.
Air dengan kandungan zat besi tinggi akan menyebabkan air berwarna kuning. Pertama keluar dari kran, air nampak jernih namun setelah beberapa saat air akan berubah warna menjadi kuning. Hal ini disebabkan karena air yang berasal dari sumber air sebelum keluar dari kran berada dalam bentuk ion Fe2+, setelah keluar dari kran Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ yang berwarna kuning.
Air berwarna kuning keruh dan sering disertai bau amis. Untuk air minum, jika mengandung besi cenderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsi. Selain itu dalam dosis besar dapat merusak dinding usus. Kadar Fe  lebih dari 1 mg/l  menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit. Apabila kelarutan besi dalam air melebihi 10 mg/l  menyebabkan air berbau seperti telur busuk.

Air kuning permanen
Air tanah atau air sumur yang berwarna  kuning permanen biasanya terdapat di daerah bakau dan tanah gambut yang kaya akan kandungan senyawa organik. Berbeda dengan kuning akibat kadar besi tinggi, air kuning permanen ini sudah berwarna kuning saat pertama keluar dari kran sampai beberapa saat kemudian didiamkan akan tetap berwarna kuning.

Air Menimbulkan Kerak
Sumber air tanah yang terlalu banyak mengandung ion kalsium dan magnesium atau biasa disebut air sadah jika digunakan seringkali meninggalkan kerak putih, tapi jangan langsung berpikir kalau kerak yang ditinggalkan langsung tebal, kerak putih ini mula-mula hanya tipis, lama-kelamaan akan menebal jika peralatan ini terus digunakan untuk merebus air sadah.

Dampaknya hantaran panas dari panci/ketel akan berkurang (untuk mendidihkan air dalam jumlah sama, panas yang digunakan jauh lebih banyak, sehingga membutuhkan waktu lebih lama) karena kerak ini merupakan isolator panas. Masalah umum air tanah atau air sumur dapat diatasi dengan berbagai cara dan metode sesuai dengan masing-masing masalah air yang dialami. Namun salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah air diatas adalah menggunakan filter air / pemurni air. Filter air adalah suatu alat yang berfungsi untuk menyaring dan menghilangkan kontaminan di dalam air dengan menggunakan penghalang atau media, baik secara proses fisika, kimia maupun biologi. Sekarang ini banyak sekali teknologi modern yang terdapat dalam filter air diantaran NanoFiltrasi, MikroFiltrasi, UltraFiltrasi, Reverse Osmosis. Teknologi tersebut dapat membuat air yang tidak layak menjadi layak digunakan atau dikonsumsi (sesuai kebutuhan dan keinginan).  Dengan menggunakan filter air, kini kita dapat menikmati air bersih dan sehat.

Sumber [Aneka Sumber]