air limbah rumah tangga

Menikmati air bersih dengan penjernih air nano smart filter

Menikmati air bersih dengan penjernih air nano smart filter, Semua orang tahu kalau kesehatan merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan. Untuk memiliki hidup yang sehat, Anda pun harus mengonsumsi banyak air bersih . Namun seiring perubahan zaman, air bersih yang sehat kini sangat sulit ditemukan. Apalagi, lingkungan yang tercemar membuat cadangan persedian air bersih kian menipis.

Melihat fenomena sulitnya mendapat air bersih yang berkualitas dan layak diminum serta terbebas dari risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh air tercemar, PT Tirta Abadi Gemilang memperkenalkan produk unggulannya, Filter air Nano Smart Filter. Produk penyaring air dengan teknologi modern yang dapat digunakan di mana saja, dapat menghasilkan air bersih berkualitas dengan kriteria air yang mengacu kepada PERMENKES. Sehingga Anda bisa mengonsumsi air yang bersih dan sehat dengan mudah, dan menemukan banyak manfaat di air bersihdalamnya.

Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan media filter terbaik PureTAG yang mempunyai fungsi menjernihkan dan menyerap material berbahaya di dalam air untuk menghasilkan air bersih  yang berkualitas. Selain itu Filter air Nano Smart Filter juga memiliki desain tabung yang modern dan menarik dengan warna orange yang segar, sehingga filter air ini bisa digunakan sebagai penghias rumah anda.

“Fungsi yang bisa didapatkan yaitu, membuat kesehatan anda lebih terjaga, menghemat biaya, air menjadi aman untuk mencuci buah dan sayur, menghilangkan bau yang yang tidak menyenangkan yang terdapat didalam air sehingga air lebih segar, membuat warna pakaian dan kendaraan tidak menjadi kusam.

Di sisi lain, keuntungan yang bisa Anda dapat ialah menghaluskan kulit, sangat cocok bagi anda yang mendambakan kulit halus dan berseri, karena produk ini juga membantu menyerap material berbahaya yang terdapat dalam kandungan air.

“Dengan media filter PureTAG yang terdapat didalamnya dapat menyerap unsur- unsur besi, mangan, klorin dan logam berat supaya air yang Anda konsumsi aman. Selain itu, juga berfungsi membuat kulit Anda lebih halus, membuat makanan jadi segar, kesehatan keluarga lebih terjamin.

Filter air Nano Smart Filter adalah filter air rumah tangga dan filter air industri yang dipasarkan oleh PT Tirta Abadi Gemilang. PT Tirta Abadi Gemilang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang water and waste water treatment. PT Tirta Abadi gemilang dengan berbagai pengalamannya sehingga ahli dalam bidang pengolahan air limbah, baik itu air limbah rumah tangga maupun air limbah industri.

Jadi hanya dengan menggunakan alat penjernih air Nano Smart Filter anda sudah dapat menikmati air bersih yang berkualitas  :)

Pengolahan air limbah dan Jenis air limbah

Pengolahan Air limbah atau air buangan adalah sisa air yang dibuang yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat-tempat umum lainnya, dan pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta menggangu lingkungan hidup.

Batasan lain mengatakan bahwa air limbah adalah kombiasi dari cairan dan sampah cair yang berasal dari daerah pemukiman, perdagangan, perkantoran dan industri, bersama-sama dengan air tanah, air permukaan dan air hujan yang mungkin ada (Haryoto Kusnoputranto, 1985).

Dari batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa air buangan adalah air yang tersisa dari kegiatan manusia, baik kegiatan rumah tangga maupun kegiatan lain seperti indusri, perhotelan dan sebagainya maka sebaiknya melewati proses pengolahan air limbah.pengolahan air limbah

Meskipun merupakan air sisa namun volumenya besar karena lebih kurang 80% dari air yang digunakan bagi kegiatan-kegiatan manusia sehari-hari tersebut dibuang lagi dalam bentuk yang sudah kotor (tercemar). Selanjutnya proses pengolahan air limbah ini akhirnya akan mengalir ke sungai dan laut dan akan digunakan oleh manusia lagi. Oleh sebab itu, air buangan ini harus dikelola dan atau diolah secara baik.

Air limbah ini berasal dari berbagai sumber, secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut :

a. Air buangan yang bersumber dari rumah tangga (domestic wastes water), yaitu air limbah yang berasal dari pemukiman penduduk. Pada umumnya air limbah ini terdiri dari ekskreta (tinja dan air seni), air bekas cucian dapur dan kamar mandi, dan umumnya terdiri dari bahan-bahan organik.

b. Air buangan industri (industrial waste water) yang berasal dari berbagai jenis industri akibat proses produksi. Zat-zat yang terkandung didalamnya sangat bervariasi sesuai dengan bahan baku yang dipakai oleh masing-masing industi, antara lain nitrogen, sulfida, amoniak, lemak, garam-garam, zat pewarna, mineral, logam berat, zat pelarut, dan sebagainya. Oleh sebab itu, pengolahan air limbah ini, agar tidak menimbulkan polusi lingkungan menjadi lebih rumit.

c. Air buangan kotapraja (municipal wastes water) yaitu air buangan yang berasal dari daerah perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, tempat-tempat umum, tempat-tempat ibadah, dan sebagainya. Pada umumnya zat-zat yang terkandung dalam jenis air limbah ini sama dengan air limbah rumah tangga.

1. Karakteristik Air Limbah

Karakteristik air limbah perlu dikenal karena hal ini akan menentukan cara pengolahan yang tepat sehingga tidak mencemari lingkungan hidup. Secara garis besar karakteristik air limbah ini digolongkan sebagai berikut :

a. Karakteristik Fisik

Sebagian besar terdiri dari air dan sebagian kecil terdiri dari bahan-bahan padat dan suspensi. Terutama air limbah rumah tangga, biasanya berwarna suram seperti larutan sabun, sedikit berbau. Kadang-kadang mengandung sisa-sisa kertas, berwarna bekas cucian beras dan sayur, bagian-bagian tinja, dan sebagainya.

b. Karakteristik Kimiawi

Biasanya air buangan ini mengandung campuran zat-zat kimia anorganik yang berasal dari air bersih serta bermacam-macam zat organik berasal dari penguraian tinja, urine dan sampah-sampah lainnya. Oleh sebab itu pada umumnya bersifat basa pada waktu masih baru dan cenderung ke asam apabila sudah mulai membusuk supaya tidak mencemari lingkungan air limbah wajib di treatment menggunakan alat pengolaha air limbah.

Substansi organik dalam air buangan terdiri dari 2 gabungan, yakni :
- Gabungan yang mengandung nitrogen, missalnya urea, protein, amine dan asam
amino.
- Gabungan yang tak mengandung nitrogen,, misalnya lemak, sabun dan
karbohidrat, termasuk selulosa.

c. Karakteristik Bakteriologis

Kandungan bakteri patogen serta organisme golongan coli terdapat juga dalam air limbah tergantung darimana sumbernya namun keduanya tidak berperan dalam proses pengolahan air limbah.

Sesuai dengan zat-zat yang terkandung didalam pengolahan air limbah ini maka air limbah yang tidak diolah terlebih dahulu akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup antara lain :
a. Menjadi transmisi atau media penyebaran berbagai penyakit, terutama kolera,
typhus abdominalis, disentri baciler.
b. Menjadi media berkembangbiaknya mikroorganisme patogen.
c. Menjadi tempat-tempat berkembangbiaknya nyamuk atau tempat hidup larva
nyamuk.
d. Menimbulkan bau yang tidak enak serta pandangan yang tidak sedap.
e. Merupakan sumber pencemaran air permukaan, tanah dan lingkungan hidup
lainnya.
f. Mengurangi produktivitas manusia karena orang bekerja dengan tindak nyaman
dan sebagainya.

Untuk mencegah atau mengurangi akibat-akibat buruk tersebut di atas diperlukan kondisi, persyaratan dan upaya-upaya sedemikian rupa sehingga air limbah tersebut :
a. Tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber air minum.
b. Tidak mengakibatkan pencemaran terhadap permukaan tanah.
c. Tidak menyebabkan pencemaran air untuk mandi, perikanan, air sungai, atau
tempat-tempat rekreasi.
d. Tidak dapat dihinggapi serangga dan tikus dan tidak menjadi tempat
berkembangbiaknya berbagai bibit penyakit dan vektor.
e. Tidak terbuka kena udara luar (jika tidak diolah) serta tidak dapat dicapai oleh
anak-anak.
f. Baunya tidak mengganggu.

Cara Pengolahan Air Limbah Secara Sederhana

Pengolahan air limbah dimaksudkan untuk melindungi lingkungan hidup terhadap pencemaran air limbah tersebut. Secara ilmiah sebenarnya lingkungan mempunyai daya dukung yang cukup besar terhadap gangguan yang timbul karena pencemaran air limbah tersebut. Namun demikian, alam tersebut mempunyai kemampuan yang terbatas dalam daya dukungnya sehingga air limbah perlu diolah sebelum dibuang.

Beberapa cara sederhana pengolahan air buangan antara lain :

1 Pengenceran (Dilution)

Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah kemudian baru dibuang ke badan-badan air. Tetapi dengan makin bertambahnya penduduk, yang berarti makin meningkatnya kegiatan manusia maka jumlah air limbah yang harus dibuang terlalu banyak dan diperlukan air pengenceran terlalu banyak pula maka cara ini tidak dapat dipertahankan lagi.

Disamping itu cara ini menimbulkan kerugian lain, diantaranya bahaya kontaminasi terhadap badan-badan air masih tetap ada, pengendapan yang akhirnya menimbulkan pendangkalan terhadap badan-badan air, seperti selokan, sungai, dananu, dan sebagainya. Selanjutnya dapat menimbulkan banjir.

2 Kolam Oksidasi (Oxidation Ponds)

Pada prinsipnya cara pengolahan air limbah ini adalah pemanfaatan sinar matahari, ganggang (algae), bakteri dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah. Air limbah dialirkan ke dalam kolam besar berbentuk segi empat dengan kedalaman antara 1-2 meter. Dinding dan dasar kolam tidak perlu diberi lapisan apapun. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman dan di daerah yang terbuka sehingga memungkinkan sirkulasi angin dengan baik.

Cara kerjanya antara lain sebagai berikut :

Empat unsur yang berperan dalam proses pembersihan alamiah ini adalah sinar matahari, ganggang, bakteri, dan oksigen. Ganggang dengan butir khlorophylnya dalam air limbah melakukan proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari sehingga tumbuh dengan subur.

Pada proses sintesis untuk pembentukan karbohidrat dari H2O dan CO2 oleh chlorophyl dibawah pengaruh sinar matahari terbentuk O2 (oksigen). Kemudian oksigen ini digunakan oleh bakteri aerobik untuk melakukan dekomposisi zat-zat organik yang terdapat dalam air buangan.

Disamping itu terjadi pengendapan. Sebagai hasilnya nilai BOD dari air limbah tersebut akan berkurang sehingga relatif aman bila akan dibuang ke dalam badan-badan air (kali, danau, dan sebagainya).

3 Irigasi

Air limbah dialirkan ke dalam parit-parit terbuka yang digali dan air akan merembes masuk ke dalam tanah melalui dasar dan dinding parit-parit tersebut. Dalam keadaan tertentu air buangan dapat digunakan untuk pengairan ladang pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan namun sebelum dialirkan sebaiknya air limbah melalui proses pengolahan air limbah terlebih dahulu.

Hal ini terutama dapat dilakukan untuk air limbah dari rumah tangga, perusahaan susu sapi, rumah potong hewan, dan lain-lainnya dimana kandungan zat-zat organik dan protein cukup tinggi yang diperlukan oleh tanam-tanaman.

Sumber : Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Cet. ke-2, Mei. Jakarta : Rineka Cipta. 2003. [arulrizal.wordpress.com]

 

You might also likeclose