air kotor

Pengolahan air bersih menggunakan filter air

Pengolahan air bersih menggunakan filter air adalah pilihan terbaik. Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting bagi masyarakat luas baik masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan karena mereka lebih banyak memerlukan air dalam kehidupannya , seperti mandi , mencuci , pengairan , irigasi , dsb . Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul baik disebabkan oleh alam musim kemarau dan ulah manusia itu sendiri ( boros dalam penggunaan sumber air ) . Dengan adanya metode – metode pengolahan air bersih menggunakan filter air yang dapat digunakan dalam mengatasi kekeringan , sumber air , dsb , misalnya penampungan air hujan , biopori dan sumur resapan yang tidak memakan biaya yang besar bagi masyarakat pedesaan . Semua metode akan berhasil jika terdapat gotong royong yang merupakan budaya asli Indonesia antara masyarakat , pejabat pedesaan , dan para aparatur negara . Pengolahan air bersih dengan filter air lebih effisien , sehat dan aman untuk di gunakan menyaring air supaya menjadi bersih

Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air atau penyaring air memang banyak digunakan di era modern ini. Manusia sudah menyadari dan memahami akan bahaya air kotor yang tercemar jika dikonsumsi secara terus menerus. Di kota besar maupun di perdesaan, kita sering mendapati banyak orang yang tetap memanfaatkan air sungai yang berwarna keruh untuk mencuci baju, mandi, makan, atau kebutuhan yang lainnya. Mereka tidak mempunyai pilihan lainnya dan mereka terpaksa menggunakan air kotor yang keruh dan tercemar karena harga air bersih yang berada diperkotaan besar tentu sangat mahal.

Mereka yang biasanya memanfaatkan air kotor maupun air tercemar untuk kebutuhan sehari-hari biasanya adalah orang-orang yang memang belum sadar akan bahaya air kotor dan tercemar. Maka tidak heran jika kita juga sering mendapati orang yang mempunyai penyakit serius berasal dari keluarga yang tidak perduli akan pentingnya pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air.  Air bersih memang sangat vital dan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Air bersih digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti mandi maupun mencuci tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari . Air yang digunakan oleh masyarakat harus air yang bersih dan sehat. Nmaun pada kenyataannya ada beberapa dari mereka yang masih menggunakan menggunakan air dari sungai. Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air biasanya akan digunakan untuk air-air yang dikonsumsi atau digunakan untuk kebutuhan rumah tangga setiap harinya.

Gunakanlah sistem pengolahan air bersih dengan filter air demi menjaga kesehatan tubuh, tentu kita tidak boleh mengkonsumsi air yang kotor dan tercemar zat berbahaya. Air bersih yang kita konsumsi haruslah air yang memenuhi syarat air bersih dan sehat yang ditentukan oleh PDAM sesuai dengan PERMENKES. Salah satu syarat air bersih adalah tidak berwarna. Jika anda mendapati air yang kotor dan keruh, air ini tentu sangat tidak layak untuk digunakan apalagi jika sampai dikonsumsi. Kedua air yang bersih dan sehat adalah air yang tidak berbau. Air memang tidak akan menimbulkan bau jika tidak tercemar . Kita sebaiknya tidak mengkonsumsi air yang berbau karena ada kemungkinan air yang anda konsumsi adalah air yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti besi , mangan , kapur . Syarat air sehat selanjutnya adalah tidak berasa. pengolahan air bersihAir yang sehat tidak akan berasa asin, ataupun manis apalagi asam. Air yang sehat juga tidak akan berasa pahit. Pengolahan air bersih dengan filter air atau penyaring air ini banyak membantu anda mendapatkan air bersih yang memenuhi syarat.

Zaman modern seperti sekarang ini anda bisa membeli Alat pengolahan air bersih atau Filter penjernih air sederhana yang berharga sangat terjangkau ataupun alat penyaring atau filter Pernjernih air modern untuk kebutuhan air bersih yang lebih besar. Pabrik-pabrik atau industri biasanya juga membutuhkan alat pengolahan air bersih sebelum membuah limbah dalam bentuk cairan keluar dari pabrik dan mereka akan membutuhkan Pengolahan air bersih dengan filter air atau penjernih air yang lebih modern dan canggih.

Fungsi Pengolahan air bersih dengan filter air
Banyak manfaat yang anda bisa anda dapatkan jika anda menggunakan Pengolahan air bersih dengan filter air atau pengaring air. Manfaat yang pasti adalah anda akan mendapatkan air yang jernih. Namun air yang jernih belum tentu sehat. Oleh karena itu anda harus berhati-hati membeli atau memilih alat penyaring atau Filter Penjernih air. Pengolahan air bersih dengan filter air ini bisa digunakan untuk menyaring air yang kotor, menjernihkan air keruh, menghilangkan atau meminimalkan kadar besi, air yang mengadung kadar garam yang tinggi , tingkat ph tinggi dan air-air lainnya. Kini anda bisa mendapatkan dengan sangat mudah filter penyaring air baik di toko filter air ataupun dengan cara memesan lewat online pada website penjual Filter penjernih air Nano Smart Filter.

Alat Pengolahan air bersih Nano Smart Filter memiliki fungsi menjernihkan air sampai dengan siap digunakan melalui beberapa tahapan penjernihan air yaitu :
Filter air Nano smart filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG , menyaring seluruh kotoran, pasir dan debu. Kemudian media filter PureTAG juga meminimalkan atau menghilangkan chlorine atau kapur serta berbagai zat kimia yang tidak diinginkan di dalam air serta membebaskan dari beberapa kuman.
Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan Vortex System sehingga sirkulasi air sangat lancar. Selain itu alat Pengolahan air bersih nano smart filter juga menggunakan knock down system sehingga memudahkan dalam perawatan.
Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter menggunakan media filter PureTAG, menghilangkan bau tak sedap, rasa yang tidak nyaman dan menghilangkan sisa lodine, serta mencegah aliran air balik yang menyebabkan terjadinya kontaminasi ulang.
Tahapan Pengolahan air bersih dengan filter air yang mampu membuat berbagai macam air yang tidak layak untuk digunakan menjadi air yang siap digunakan, berbeda dengan zaman dahulu sebelumnya proses untuk itu dilaksanakan melalui cara penyulingan air, dan itu hanya melalui beberapa tahapan saja yang tentunya banyak kekurangannya, antara lain proses lama, biaya tinggi, perawatan yang banyak dan rumit, hilangnya mineral pada air yang dibutuhkan tubuh .

Manfaat Penggunaan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter tentunya kita akan mendapatkan berbagai manfaat dari air bersih dan sehat antara lain :
• Mengurangi atau menghilangkan sampai zat kimia berbahaya, termasuk senyawa kontaminasi hasil buangan limbah industri dan sejenisnya.
• Menghilangkan bau tak sedap dan rasa tak enak.
• Menghilangkan sedimen, debu dan pasir.
• Menggunakan media filter PureTAG yang berkualitas
• Mudah dipasang dan mudah dalam perawatan.
• Desain filter yang modern sehingga dapat digunakan sebagai penghias rumah anda.
• Filter air bergaransi.
• Harga pernjernih air terjangkau.
• Air yang dihasilkan adalah air siap digunakan.

Untuk pemesanan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter dapat menghubungi nomor telp (021) 295 296 30 /31 atau Email ke: sales@nanosmartfilter.com

Aneka teknik penjernihan air dan pemurnian air sederhana

Penjernihan air diperlukan karena air bersih merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar penjernihan air di bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air sumur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat mengolah dengan penjernihan air berupaya merubah/pemurnian air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai dengan teknik penjernihan air. penjernihan air

Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air / penjernihan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air. Gunakan destilasi sederhana untuk menghasilkan air yang tidak mengandung garam. Berikut beberapa alternatif cara sederhana untuk mendapatkan air bersih dengan cara penyaringan air / penjernihan air :

1. Saringan Kain Katun
Pembuatan saringan air / penjernihan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana / mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.

2. Saringan Kapas
Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan air dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.

3. Aerasi
Aerasi merupakan proses penjernihan air dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat-zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.

4. Saringan Pasir Lambat (SPL)
Penjernihan air dengan saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil.

5. Saringan Pasir Cepat (SPC)
Penjernihan air dengan saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir.

6. Gravity-Fed Filtering System
Penjernihan air dengan teknik Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.

7. Saringan Arang
Penjernihan air menggunakan saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.

8. Saringan air sederhana / tradisional
Penjernihan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa. Untuk bahasan lebih jauh dapat dilihat pada artikelsaringan air sederhana.

9. Saringan Keramik
Penjernihan air menggunakan saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan air melalui elemen filter keramik. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringan keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.

10. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu
Penjernihan air denganaalt saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah.
Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.

11. Saringan Tanah Liat
Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus menyerupai alat penjernihan air pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya.

12.Saringan Pasir Lambat (SPL)
Penjernihan air menggunakan saringan Pasir Lambat (SPL) alias Slow Sand Filter (SSF) sudah lama dikenal di Eropa sejak awal tahun 1800an. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, Saringan Pasir Lambat dapat digunakan untuk menyaring air keruh ataupun air kotor. Saringan Pasir Lambat sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih pada komunitas skala kecil atau skala rumah tangga. Hal ini tidak lain karena debit air bersih yang dihasilkan oleh SPL relatif kecil.

Proses penjernihan air pada Saringan Pasir Lambat dilakukan secara fisika dan biologi. Secara Fisika, partikel-partikel yang ada dalam sumber air yang keruh atau kotor akan tertahan oleh lapisan pasir yang ada pada saringan. Secara biologi, pada saringan akan terbentuk sebuah lapisan bakteri. Bakteri-bakteri dari genus Pseudomonas dan Trichoderma akan tumbuh dan berkembang biak membentuk sebuah lapisan khusus. Pada saat proses filtrasi dengan debit air lambat (100-200 liter/jam/m2 luas permukaan saringan), patogen yang tertahan oleh saringan akan dimusnahkan oleh bakteri-bakteri tersebut.
Untuk perawatan saringan pasir lambat, secara berkala pasir dan kerikil harus selalu dibersihkan. Hal ini untuk menjaga agar kuantitas dan kualitas air bersih yang dihasilkan selalu terjaga dan yang terpenting adalah tidak terjadi penumpukan patogen / kuman pada saringan. Untuk mendapatkan hasil air bersih yang lebih maksimal baik kualitas maupun kuantitasnya, anda dapat menggabungkan atau mengkombinasikan saringan pasir lambat ini dengan berbagai jenis metode penyaringan air sederhana lainnya.

Adapun untuk disinfeksi / penghilangan kuman yang terkandung dalam air dapat menggunakan menggunakan berbagai cara seperti chlorinasi, brominasi, ozonisasi, penyinaran ultraviolet ataupun menggunakan aktif karbon. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya air hasil penyaringan dimasak terlebih dahulu hingga mendidih sebelum dikonsumsi atau anda mungkin dapat menggunakan cara disinfeksi / menghilangkan kuman pada air secara sederhana lainnya.

Cara Sederhana Menghilangkan Kuman dari Air Minum

Air bersih yang kita dapat dari PAM/PDAM/ledeng, sumur ataupun saringan air yang kita miliki mungkin akan terlihat bening, tidak berasa dan tidak berbau, tetapi hal itu tidak menandakan bahwa air tersebut bersih dari kuman penyakit. Sebelum dikonsumsi, sebaiknya kita harus memastikan bahwa air yang akan kita konsumsi terbebas dari kuman penyakit. Disinfeksi atau menghilangkan kuman dari air minum sangat penting dilakukan agar kuman tersebut tidak masuk ke dalam tubuh kita.

Ada berbagai cara untuk melakukan disinfeksi atau menghilangkan kuman penyakit dari air yang akan kita konsumsi. Selengkapnya sebagai berikut :

1. Memanaskan atau memasak air
Pasteurisasi atau pemanasan untuk air yang akan dikonsumsi pada suhu / temperatur 55ºC – 60ºC selama sepuluh menit akan mematikan sebagian besar patogen atau kuman penyakit yang ada/terkandung di dalam air. Cara yang lebih efektif adalah memasak atau merebus air yang akan kita konsumsi hingga mendidih. Cara ini sangat efektif untuk mematikan semua patogen yang ada dalam air seperti virus, bakteri, spora, fungi dan protozoa. Lama waktu air mendidih yang dibutuhkan adalah berkisar 5 menit, namun lebih lama lagi waktunya akan lebih baik, direkomendasikan selama 20 menit.
Walaupun mudah dan sering kita gunakan, kendala utama dalam memasak air hingga mendidih ini adalah bahan bakar, baik itu kayu bakar, briket batubara, minyak tanah, gas elpiji ataupun bahan bakar lainnya.

2. Radiasi dan Pemanasan Dengan Menggunakan Sinar Matahari
Proses radiasi ultra violet dan pemanasan air dengan menggunakan sinar matahari ini dapat dilakukan dengan bantuan wadah logam ataupun botol transparan. Botol transparan yang digunakan umumnya adalah botol plastik. Botol kaca dapat digunakan tetapi memiliki kelemahan mudah pecah, lebih berat dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pemanasan. Oleh karena itu gunakanllah botol kaca yang dapat ditembus oleh sinar ultra violet.
Untuk mengantisipasi bahaya dari pemakaian plastik, sebaiknya gunakan botol plastik dengan nomor logo daur ulang 1 atau PETE/PET (polyethylene terephthalate), atau lebih baik lagi bila anda memiliki botol bernomor 5 atau PP (polypropylene). Keterangan lebih lanjut mengenai jenis plastik tersebut dapat anda lihat padanomor jenis plastik daur ulang.

Untuk mempercepat proses radiasi dan pemanasan botol transparan tersebut dicat hitam pada salah satu sisinya (50% dari permukaan botol) atau diletakkan pada permukaan media yang berwarna gelap yang dapat mengumpulkan dan menimbulkan radiasi panas. Pada kondisi demikian, setelah diletakkan selama beberapa jam (5-6 jam untuk keadaan cerah) air di dalam botol tersebut akan dapat mencapai 55ºC (mencapai suhu pasteurisasi) sehingga patogen yang ada dalam air dapat dieliminir.
Untuk hasil yang lebih baik lagi, sebelum dijemur lakukan proses aerasi dengan mengocok botol terlebih dahulu setelah itu botol diletakkan pada permukaan metal seperti atap seng.

3. Air Perasan Jeruk Nipis
Cara ini efektif untuk mengatasi virus kolera. Dengan menambahkan air jeruk nipis hingga mencapai 1-5% dari air yang hendak dikonsumsi dapat menurunkan pH air di bawah 4,5. Pada tahap ini virus kolera dapat dikurangi hingga hampir 100%. Selain itu dari hasil penelitian, pertumbuhan virus kolera pada nasi dapat ditahan dengan menggunakan air jeruk nipis pada saat dimasak.
Kelemahan dari cara ini adalah bila campuran air perasan jeruk nipis terlalu banyak akan dapat merubah rasa air.

Sumber [aimyaya.com]

110 cara menghemat air

Konservasi air tidak hanya menghemat uang kita, menghemat energi juga dan menjamin kesehatan dan kesejahteraan tubuh kita dan lingkungan kita.
Pertimbangkan ini:
• Hanya sedikit lebih dari 2% air di dunia adalah air tawar dan hanya 1% adalah air minum diakses.
• Tubuh kita adalah sekitar 70% air, otak kita adalah 85% dan tulang kita air 10-15%.
• Jika air dalam tubuh kita turun 2,5%, efisiensi turun 25%.
• Kita hanya bisa hidup tanpa air selama kurang lebih 10 hari.
Dan kami bukan pengecualian. Tubuh kita, serta setiap makhluk hidup di Bumi, termasuk segala sesuatu yang menjamin kelangsungan hidup kita, tergantung pada kelimpahan air bersih.
Dan hampir semua air yang kita dapatkan dari keran harus menjalani panjang, proses energi dan memakan sumber daya untuk membuatnya bersih dan aman untuk konsumsi kita.
Konservasi air tidak hanya mengurangi energi dan sumber daya yang dikonsumsi oleh metode pemurnian atau transportasi, juga menurunkan polusi sekitar danau, sungai dan waduk, sebagai sistem kelebihan beban dapat membuat aliran balik ke habitat alaminya. Hal ini juga akan menurunkan tagihan bulanan Anda dan memperpanjang hidup septic tank Anda, jika Anda memiliki satu. Dan banyak tips di bawah ini akan berkurang (atau bahkan menghilangkan) ketergantungan Anda pada grid air.

Umum:
1. Menemukan dan memperbaiki kebocoran.cara menghemat air
Satu tetes kecil per menit hampir 53 galon air yang terbuang per tahun. Kencangkan pipa dan berbicara dengan perusahaan air minum Anda tentang cara untuk memeriksa kebocoran air tersembunyi dan pipa bocor.
2. Membeli peralatan hemat air.
Bandingkan penggunaan air di mesin pencuci piring dan mesin cuci dan mesin yang paling efisien mungkin.
3. Mematikan air sebelum liburan.
Ini tip konservasi air akan mencegah pipa meledak atau menetes baru saat Anda pergi.
4. Tanaman hias air dengan es batu.
Es batu akan menyerap perlahan-lahan, mencegah kelebihan air habis. Batu yang dijatuhkan di lantai bekerja dengan baik untuk tip ini.
5. Menggunakan kembali air sisa.
Ditemukan secangkir penuh air tergenang di meja? Air houseplant atau membuangnya di taman. Kami mengisi penyiraman bisa di bawah wastafel untuk menyirami tanaman kami pada jadwal.
6. Melindungi pipa air panas.
Anda akan menggunakan lebih sedikit air menunggu keran untuk pemanasan. Sekali lagi, jangan lupa untuk menangkap dan menggunakan kembali air hangat-up!
7. Musim dingin pipamu.
Terkena pipa indoor dan outdoor dapat winterized untuk mencegah pembekuan dan melanggar garis.
Mandi dan Perawatan Pribadi:
1,5 Showerhead GPM
8. Beralih ke aliran rendah pancuran.
Baru, shower lebih efisien merasakan hal yang sama tetapi dapat meningkatkan konservasi air hingga 75% lebih dari pancuran biasa.
9. Mengambil mandi pendek.
Mandi dan kamar mandi lama menggunakan setidaknya 4x jumlah air sebagai mandi 3-5 menit.
10. Cobalah mandi militer.
Juga dikenal sebagai “sabun dan save”, metode ini menutup air dari saat Anda busa sampai. Pancuran dengan “jeda” tombol atau on / off tombol pada emitor dapat diinstal atau Anda sederhana dapat menutup kamar mandi off. Anda akan menghemat sekitar dua pertiga jumlah air yang biasa Anda gunakan di atas itu kran aliran rendah.
11. Mandi tidak sering.
Beberapa hari tidak memerlukan mandi, pembersihan cepat di wastafel akan cukup.
12. Cuci rambut Anda kurang sering.
Rambut sering tidak perlu dicuci setiap hari, terutama jika Anda tidak menggunakan banyak produk. Juga, semakin Anda mencuci lebih kulit kepala Anda dilucuti minyak dan semakin menghasilkan. Mematahkan siklus dan meningkatkan konservasi air sebagai Anda mandi.
13. Isi mangkuk untuk mencukur.
Alih-alih air mengalir mengisi mangkuk dengan satu atau dua inci air untuk bilas pisau cukur. Air ini (dan semua rambut-rambut kecil) dapat dimasukkan ke dalam kompos atau digunakan untuk air tanaman (luar ruangan, sebaiknya).
14. Mandi dengan pasangan Anda.
Teknik konservasi air dari Hari tips saya Hijau Valentine hanya bekerja jika keadaan tidak keluar dari tangan di sana!
15. Pasang bak mandi.
Jika Anda memerlukan mandi, pasang bak mandi segera digunakan, bahkan air dingin dari keran dan menyesuaikan air panas sesuai untuk menghangatkan air di bak mandi.
16. Warna air toilet tangki Anda.
Ini trik pintar akan memberitahu Anda jika Anda memiliki toilet bocor. Masukkan pewarna makanan ke dalam tangki anda dan jika warna dalam mangkuk berubah warna (dan Anda belum memerah), Anda memiliki kebocoran.
17. Instal toilet flush flap aliran rendah atau ganda.
Tank tua menggunakan 3-7 galon per flush. Instalasi flapper baru dapat menyimpan hingga 5 galon per flush, atau menyimpan lebih dari $ 100 per tahun dengan sesuatu seperti ini ganda siram retrofit kit.
18. Pasang batu bata di tangki Anda.
Tidak mampu flapper toilet baru? Sebuah batu bata 33 persen (atau dua) di tangki Anda akan mengisi ruang kelebihan dan memastikan air kurang digunakan untuk mengisi. Botol air tua yang penuh dengan batu (untuk menimbang bawah) dan air akan bekerja juga.
Fakta
Hanya dalam modern, peradaban “berbudaya” itu sosial dapat diterima untuk buang air besar dalam air minum yang bersih.
19. Jika kuning, biarkan mellow.
Jika cokelat, siram ke! Karena hampir semua toilet siram air minum yang bersih, disiram jarang masuk akal. Kami melakukan ini pada semua toilet tapi kamar mandi tamu kami.
20. Siram dengan air keruh.
Isi ember dengan pemanasan atau air limpasan dari wastafel atau mandi dan menggunakannya untuk mengisi tangki toilet Anda ketika perlu memerah. Pelajari lebih lanjut tentang daur ulang greywater .
21. Coba kompos toilet.
Sebuah toilet kompos menggunakan sedikit atau tidak ada air dan bukan kompos kotoran manusia kembali ke safe, bahan organik.
22. Melempar, jangan basuh.
Pasang squished bug, jaringan atau kecil sampah di tempat sampah, bukan memerah ke toilet.
23. Matikan air dalam kamar mandi yang tidak terpakai.
Ini akan memastikan kebocoran tidak berkembang tanpa memperhatikan Anda.
24. Gunakan gelas kecil untuk menyikat gigi.
Tidak perlu untuk menjalankan keran. Hanya mengisi secangkir kecil air, menetes sedikit pada sikat untuk memulai, meneguk untuk bilas dan desir sikat dalam cangkir untuk membersihkannya. Reuse apa yang tersisa pada tanaman atau di tangki toilet Anda.
25. JANGAN sikat gigi di kamar mandi.
Anda membuang-buang galon air saat Anda berdiri di kamar mandi selama beberapa menit menyikat gigi. Gunakan trik konservasi air di atas bukan.
26. Pertimbangkan bagaimana Anda mencuci muka.
Apakah itu menggunakan lebih sedikit air untuk mencuci muka di wastafel, bukannya menonton beberapa galon menit turun lubang pembuangan kamar mandi? Jika Anda menggunakan lebih dari cepat bilas untuk mencuci wajah Anda, pilihan terbaik Anda akan menggunakan wastafel.
27. Matikan keran off.
Jangan, saya ulangi, jangan pernah membiarkan keran Anda berjalan saat menggosok gigi, bercukur atau mencuci wajah atau tangan di wastafel.
28. Putar tap pada rendah.
Anda tidak perlu keran khusus untuk mengurangi laju aliran Anda. Hanya jangan menyalakan keran sepanjang jalan di. Sedikit lebih dari tetesan adalah semua yang biasanya diperlukan.
Kitchen:
29. Menangkap air hangat-up.
Sementara Anda menunggu air panas untuk mencapai keran, menempatkan baskom atau ember di bawah keran untuk menangkap “air hangat-up”. Di dapur ini ini bisa digunakan untuk membilas piring, mencuci sayuran atau air taman.
30. Isi mesin cuci piring.
Jangan pernah menjalankan mesin cuci piring ketika itu kurang dari penuh. Melakukan limbah lebih dari air, melainkan limbah daya dan energi Anda sendiri juga.
31. Jangan bilas dengan air mengalir.
Apakah pra-pembilasan untuk mesin cuci piring atau setelah mencuci tangan, mengisi wastafel atau mangkuk dengan satu inci air untuk membilas piring. Jika Anda menggunakan mangkuk, air yang dapat masuk ke kompos atau taman.
32. Apakah Anda bahkan perlu bilas?
Jika Anda memiliki deterjen pencuci piring baru atau berbasis enzim, mungkin mampu membersihkan piring tanpa pembilasan pertama. Periksa dengan manual atau produsen, mengikis kelebihan makanan ke tempat sampah atau kompos ember dan biarkan mesin melakukan pekerjaan kotor.
33. Gunakan satu cangkir sehari.
Tentukan satu gelas sehari untuk minuman Anda dan melakukan piring sedikit setiap malam.
34. Gunakan kembali piring Anda.
Banyak sekali piring tidak perlu mencuci penuh untuk digunakan kembali. Contoh akan menjadi gelas ukur digunakan untuk air, piring dengan hanya remah-remah roti beberapa. Gunakan hal-hal sebanyak seperti sanitasi sebelum dicuci untuk konservasi air lagi.
35. Rendam, jangan menggosok.
Menggosok piring sulit bersih di bawah air mengalir adalah pemborosan. Rendam mereka dengan benar setelah digunakan untuk mudah dan bebas sampah pembersihan.
36. Mencuci piring sekali sehari.
Jika Anda mencuci tangan, menyimpan piring Anda untuk satu mencuci dan menggunakan sepertiga air. Anda dapat bilas mereka sepanjang hari dengan air hangat-up untuk membuat pekerjaan Anda lebih mudah malam. Semua bilas air bisa masuk taman atau kompos.
37. Mencoba keran air panas instan.
Menggunakan lebih sedikit energi untuk memanaskan sejumlah kecil air di dekat keran dalam dispenser air instan daripada di pemanas air panas konvensional. Dan tidak ada air limbah sambil menunggu untuk itu untuk pemanasan!
38. Tutup panci Anda.
Air panas akan menguap lebih cepat, sehingga semua panci harus ditutup. Hal ini juga membantu air mendidih lebih cepat, sehingga menggunakan energi lebih sedikit untuk membuat pasta.
39. Gosok tangan dengan off air.
Serupa dengan mandi militer dijelaskan di atas, ini “sabun dan menyimpan” teknik mengubah air off saat Anda busa up. Anda bisa menghemat satu liter atau lebih per mencuci tangan dengan hanya menyalakan air untuk bilas. Bandingkan sendiri dengan menguras dipasang untuk melihat jumlah greywater hanyut.
40. Kencangkan kran.
Tidak memutar off air benar-benar merupakan kesalahan yang mudah dan dapat buang beberapa galon sebelum Anda menyadari itu masih menetes.
41. Jauhkan mangkuk di wastafel.
Hanya dalam kasus keran tidak bisa dimatikan, tidak ada air menetes akan sia-sia.
42. Cuci buah dan sayuran dalam mangkuk.
Menjalankan air menggunakan hingga empat kali lebih banyak dan hilang sia-sia. Gunakan mangkuk bukan dan air dapat digunakan di kebun Anda ketika Anda sudah selesai.
43. Mencairkan makanan beku tanpa air.
Gunakan lemari es mencair makanan Anda untuk menghemat air dan mengurangi kontaminasi.
44. Menyimpan air minum di lemari es.
Anda akan menggunakan lebih sedikit air menunggu keran untuk mendinginkan dan kurang es diperlukan untuk tetap tenang.
45. Reuse air mendidih.
Air yang digunakan untuk membuat sayuran, kentang atau pasta dapat digunakan dalam sup dan minuman untuk nutrisi ditambahkan dan konservasi air. Atau …
46. Membuang air mendidih di atas bukit semut.cara menghemat air
Itu lebih baik daripada membuangnya sia-sia dan sering bisa mengurus masalah semut tanpa pestisida kimia.
47. Loncat pembuangan sampah.
Mengikis makanan ke tempat sampah dan menggunakan strain menguras logam untuk menangkap limbah makanan sebelum pergi sia-sia.
Laundry:
48. Gunakan mesin cuci front-loading.
Ketika Anda berada di pasar untuk mesin baru, mesin cuci front-loading akan menggunakan sekitar 40% jumlah air top loading mesin cuci menggunakan. Hal ini karena mesin cuci front-loading bergerak pakaian melalui air, daripada tumpah di dalamnya, menciptakan lebih banyak agitasi.
49. Tetapkan pengaturan mesin cuci Anda.
Sesuai dengan tingkat cucian ke permukaan air. Cobalah untuk hanya mencuci beban penuh untuk menghemat energi juga.
50. Jangan mencuci terlalu sering.
Penurunan beban yang perlu Anda lakukan dengan mengenakan pakaian beberapa kali sebelum dicuci. Ini juga akan membantu pakaian Anda lebih lama. Mengurangi frekuensi mencuci handuk dan seprai, juga.
51. Pertimbangkan mencuci tangan beberapa pakaian.
Kain ringan yang mudah untuk handwash dan tidak hanya akan menghemat air tetapi juga energi.
52. Menghindari pers permanen.
Kebanyakan mesin cuci termasuk tambahan bilas siklus untuk pers permanen.
53. Mengalihkan mesin cuci Anda.
Greywater dari mencuci mesin cuci dan bilas siklus dapat kembali diarahkan ke tangki penampungan, kolam atau taman di luar.
54. Pelajari lebih lanjut tentang greywater.
Daur ulang greywater adalah penggunaan air bersih hampir kedua kalinya.
Konservasi Air Terbuka
Umum:
55. Tahu air lokasi katup penutup darurat Anda.
Mengetahui di mana hal ini dan bagaimana untuk mematikan air dalam keadaan darurat dapat menghemat air dan kerusakan.
56. Menangkap air hujan.
Instal talang pada atap dan mengalirkan curah hujan ke upcycled 55 barel galon untuk digunakan di kebun. Satu inci hujan jatuh pada satu kaki persegi akan menangkap lebih dari setengah galon (0,623 tepatnya) hujan. Satu inci hujan jatuh pada 1000 sq ft atap akan 623 galon!
57. Alihkan hujan.
Bahkan jika Anda tidak dapat menangkap itu semua, Anda masih bisa mengalihkannya. Downspouts selokan lagi dapat mengalihkan air ke dalam kolam, turun saluran irigasi dan langsung ke kebun atau ke dasar pohon. Membuat sengkedan (disebutkan di atas), saluran, dan lereng juga dapat membantu mengalihkan air hujan ke daerah-daerah yang paling membutuhkan.
58. Sweeping untuk sapu.
Jangan menggunakan selang untuk menyapu jalan atau jalan masuk. Anda akan menghemat air saat berolahraga dan udara segar.
59. Tutupi kolam renang Anda.
Menggunakan penutup di kolam renang atau spa akan mengurangi penguapan dan kebutuhan untuk memeriksa tingkat sering.
60. Hindari penggunaan misters.
Sebagian air menguap segera dan minuman dingin atau kain basah di leher Anda akan menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan konservasi air.
Irigasi:
61. Gunakan sensor hujan.
Instal timer irigasi dengan sensor hujan untuk menghindari penyiraman selama hujan. Jika Anda tidak memiliki sensor, mengawasi ramalan dan mematikan air yang sesuai.
62. Periksa waktu irigasi Anda secara teratur.
Pastikan itu bekerja dengan benar dan penyiraman sesuai dengan rekomendasi setempat.
63. Gunakan irigasi tetes.
Pohon, tanaman, bunga dan semak-semak dapat disiram dengan irigasi tetes, yang memberikan jumlah akurat air yang tepat untuk  tanah tanpa limbah dari meniup angin atau limpasan.
64. Taburi dengan bijak.
Pastikan untuk secara teratur memeriksa penyiram dan jalur irigasi sering untuk memastikan mereka tidak rusak dan tidak penyemprotan jalan atau daerah beraspal.
65. Taburkan hemat.
Menyirami area yang lebih kecil atau patch kering dengan tangan dengan selang daripada menggunakan seluruh sistem.
66. Hindari penyiraman pada hari hujan.
Penyiraman dengan sprinkler, atau dengan tangan kurang efisien pada hari-hari sangat berangin.
67. Air dalam dan perlahan.
Ini akan memungkinkan air untuk meresap jauh ke dalam tanah, mendorong akar dan mencegah penguapan yang berlebihan.
68. Air seperlunya saja.
Sama seperti banyak tanaman bisa mati karena over-penyiraman, penyiraman tidak cukup. Bahkan jika Anda tidak membunuh hal buruk, Anda masih membuang-buang air. Percobaan untuk melihat berapa banyak Anda dapat memotong kembali.
69. Jangan air panas.
Pengairan di puncak meningkatnya penguapan hari di musim panas. Air pagi atau sore hari sebagai gantinya.
70. Pasang nozzle selang.
Nosel A akan membiarkan tetesan kecil air keluar untuk mencegah meledak selang dengan tekanan tetapi akan menghilangkan limbah sementara tidak digunakan langsung.
71. Ingatlah untuk mematikan selang.
Saya tidak ingat seberapa sering saya sudah lupa aku meninggalkan selang berjalan sementara penyiraman pohon atau pengujian drainase untuk lubang! Mengatur penghitung waktu (yang membutuhkan penutup sehingga Anda pasti akan mendengarnya) dan tidak pernah membuat kesalahan yang sama boros!
72. Uji kelembaban tanah Anda.
Sebuah cara sederhana untuk menguji kelembaban tanah Anda adalah dengan tusuk bambu panjang. Drive ke dalam tanah, meninggalkan puncak atau dua inci terkena. Menariknya keluar dan Anda akan dapat melihat apakah Anda perlu air dengan kelembaban di tusuk sate.
73. Coba irigasi pot tanah liat.
Mengubur pot tanah liat dalam tanah (menutup lubang drainase jika memiliki salah satu) sehingga hanya itu atas terbuka. Isi dengan air dan menutupinya. Air merembes dari tanah liat dan ke dalam tanah yang diperlukan.
74. Wastafel luar?
Buka saluran bawah wastafel outdoor dan menggantinya dengan ember untuk menangkap limpasan dan air limbah untuk digunakan di kebun.
75. Gunakan air limbah ditangkap di luar.
Setiap air limpasan saat mencuci tangan atau menangkap air hangat-up dari dalam dapat dibuang dalam kompos atau di bawah pohon atau tanaman. Pelajari lebih lanjut tentang daur ulang greywater sini.
Rumput dan Tanaman:
76. Rumput dan konservasi air tidak bercampur.
Rumput adalah air-babi dan sebagian besar tidak bisa digunakan. Jika curah hujan tahunan Anda tidak mendukung rumput alami, menghilangkan sebanyak yang Anda bisa atau tumbuh tanah hemat air meliputi, sebagai gantinya.
77. Biarkan rumput Anda pergi tidur.
Sebagian besar rumput di alam pergi tidur di waktu musim panas dan hanya perlu disiram setiap 1-3 minggu tergantung pada curah hujan.
78. Mow kurang sering dan memotongnya lagi.
Kurang air akan menguap dengan rumput tinggi dan Anda akan menghemat energi dengan memotong sedikit.
79. Menanam lanskap konservasi air.
Gunakan tanaman lokal yang terbiasa untuk curah hujan lokal dan mengurangi kebutuhan untuk penyiraman luar ruangan.
Statistika
Amerika menggunakan rata-rata 150 galon air per hari, dibandingkan dengan 30 galon per rata-rata warga Inggris dan hanya 3 galon per rata-rata Ethiopia.
80. Tanaman dalam kelompok.
Menjaga tanaman berdekatan berarti penyiraman area yang lebih kecil. Tak satu pun dari air akan sia-sia dan dikelompokkan dekat mereka akan menaungi tanah dari penguapan.
81. Kelompok sesuai dengan kebutuhan penyiraman.
Tanaman sangat haus harus ditanam bersama-sama, sedangkan tanaman yang toleran kekeringan terus mereka sendiri.
82. Tanaman di bawah spouts selokan.
Pastikan untuk menggunakan sebagian besar tanaman kekeringan toleran di sini jadi tidak ada yang diairi.
83. Gunakan kompos bebas.
Seperti mulsa, rumah kompos akan membantu mempertahankan kelembaban dan mengurangi penguapan.
84. Tanaman penutup tanah.
Meliputi tanah dapat digunakan sebagai mulsa hidup untuk menjaga kelembaban di dalam tanah. (Beberapa, seperti semanggi, dapat melakukan tugas ganda dengan menambahkan nutrisi ke dalam tanah atau menarik serangga yang bermanfaat.)
85. Tanaman selama musim hujan.
Benih dan tanaman membutuhkan lebih banyak air karena mereka membangun diri. Penanaman selama musim kering berarti lebih irigasi dan konservasi air kurang.
86. Buat tanaman kurang daerah.
Batu, batu bata atau beton trotoar tidak menggunakan air dan dapat menjadi tambahan yang indah untuk setiap halaman atau taman. Mereka dapat meningkatkan temps iklim mikro Anda dan mungkin menyebabkan penguapan lebih, sehingga membangun dengan bijaksana, di tempat teduh atau tipis.
87. Mulsa tanaman dan pohon.cara menghemat air
Mulsa organik, di antara banyak kualitas nya, akan menjaga kelebihan air dari penguapan yang cepat dan membantu Anda dalam konservasi air.
88. Aerasi setiap tanah yang dipadatkan.
Jika Anda tidak berjalan di atasnya, itu tidak mungkin perlu aerasi biasa. Tapi rumput atau jalur disiram (seperti yang dengan ground cover) kadang-kadang mungkin perlu aerasi untuk memastikan penyerapan.
Yard dan Desain Taman
89. Desain sekitar lereng.
Jika Anda halaman yang miring ke dalam, dianggap membuat daerah cekung ke dalam kolam alami untuk mengumpulkan limpasan air atau air hujan dan menciptakan habitat bagi hewan liar dan burung.
90. Buat sengkedan.
Sengkedan A adalah mengangkat, gundukan seperti bukit tanah yang menangkap limpasan air di lahan miring. Jika Anda mengambil lereng air keluar dari halaman Anda, sengkedan akan membantu obat masalah itu. Mereka bekerja besar pada sisi bawah pohon, semak atau tanaman lain untuk menjamin konservasi air yang tepat untuk tanaman.
91. Teduh kolam.
Jika menginstal kolam, melakukannya dalam banyak warna untuk mencegah penguapan. Jika Anda memiliki kolam sudah, pertimbangkan tanaman air, pohon atau semak-semak di sekeliling untuk membantu membuat teduh.
92. Hindari menggunakan air mancur.
Penyemprotan air ke udara meningkatkan tingkat penguapan. Air terjun yang baik berbayang menciptakan suasana sambil membantu upaya konservasi air.
Konservasi Air dengan anak-anak dan Hewan
93. Mendukung pendidikan konservasi air.
Bicaralah dengan distrik sekolah, kepala sekolah atau guru tentang apa yang mereka lakukan untuk menanamkan konservasi air pada siswa.
94. Konservasi air Model untuk anak-anak Anda.
Anak-anak belajar terbaik dengan contoh. Menggambarkan apa yang Anda lakukan dan mengapa dapat membantu menanamkan dalam diri mereka rasa konservasi. Berhati-hatilah untuk tidak merengek atau Anda mungkin menemukan bahwa mereka buang air meskipun Anda!
95. Bermain di penyiram.
Jika penyiram Anda berjalan di malam hari, gunakan waktu itu untuk mendinginkan anak-anak off. Tapi JANGAN menjalankan penyiram hanya untuk bersenang-senang! Gunakan taman kota dengan splash pad yang mengambil kembali dan menggunakan kembali air atau kolam renang teman sebagai gantinya.
96. Mandi anak-anak bersama-sama.
Mereka akan bersenang-senang percikan dan Anda akan menghemat ember air.
97. Menggunakan kembali  air hewan peliharaan.
Ketika kita mengubah air hewan, air bekas masuk ke houseplant atau ke kebun.
98. Mandikan hewan peliharaan Anda dalam baskom.
Gunakan baskom plastik besar atau tote untuk mencuci hewan peliharaan Anda dan membuang air di bawah pohon ketika Anda sudah selesai. Rambut hewan peliharaan akan terurai menjadi nutrisi bagi tanah.
99. Gunakan kembali air tangki ikan.
Ini kaya gizi dan pohon Anda, tanaman atau kompos akan menyukainya!
Konservasi Tips Air Lainnya
100. Dukungan petani lokal
Mengetahui siapa makanan Anda berasal dari cara mengetahui apakah mereka menggunakan praktek pertanian berkelanjutan, yang meliputi upaya konservasi air.
101. Memantau tagihan air Anda.
Sebuah puncak konsumsi Anda harus dipertanyakan, karena bisa berarti kebocoran tersembunyi.
Statistika
Sekitar. 70% dari semua penggunaan air tawar pergi ke irigasi, terutama di bidang pertanian.
102. Cuci kendaraan Anda dengan bijaksana.
Menggunakan selang dengan katup menutup-off baik. Menggunakan ember berisi air sabun dan satu untuk air bilasan lebih baik. Tetapi mengambil kendaraan Anda ke tempat cuci mobil yang menangkap, membersihkan dan menggunakan kembali air yang terbaik.
103. Mempromosikan konservasi air lingkungan.
Biarkan tetangga Anda tahu apakah jalur irigasi rusak atau sprinkler kebutuhan menyesuaikan. Dan berbicara dengan mereka tentang teknik konservasi air lainnya.
104. Laporan kota atau air limbah bisnis.
Menginformasikan pejabat kota atau pemilik untuk membuka atau bocor hidran, jalur irigasi rusak atau penyiraman tidak efisien.
105. Bicaralah dengan bos Anda.
Konservasi air di tempat kerja menghemat uang perusahaan, dan apa perusahaan tidak ingin menurunkan overhead mereka?
106. Urutan air di sebuah restoran.
Anda tidak hanya akan menghemat uang, tetapi ketika mungkin Anda bisa membuang air sisa atau es ke dalam tanaman, bukannya memungkinkan untuk meletakkan saluran pembuangan.
107. Penggunaan kembali handuk hotel.cara menghemat air
Sebagian besar hotel tidak akan mencuci handuk yang tergantung, hanya yang ditempatkan di lantai. Gunakan handuk untuk keseluruhan tinggal Anda dan menyimpan ton air.
108. Ajukan pertanyaan ketika bepergian.
Meminta hotel, restoran, ruang pertemuan, pusat konvensi atau bandara apa yang mereka lakukan untuk menghemat air dan apa yang mereka berencana untuk lakukan untuk meningkatkan upaya konservasi air mereka.
109. Mendukung upaya konservasi lokal.
Hubungi kabupaten air Anda dan tanyakan bagaimana Anda dapat membantu dan menulis kepada pejabat setempat untuk meminta mereka untuk meningkatkan upaya mereka.
110. Penelitian pemanenan air hujan.
Dengan sistem seluruh rumah yang tepat Anda dapat mengurangi atau menghilangkan ketergantungan Anda pada kotak air dengan pemanenan air hujan dan menggunakannya beberapa kali dalam berbagai cara di rumah Anda dan taman.

Sumber [www.sustainablebabysteps.com]

Air Baku Jakarta Parah

Ada berita menarik yang perlu disimak oleh warga Jakarta khususnya pengguna air bersih. Air Baku Jakarta Parah itu judul yang dilansir oleh situs berita online Neraca.co.id . Berikut berita lengkapnya kami tampilkan kembali untuk anda warga Jakarta yang belum membacanya :

Jakarta – Dari kuantitas maupun kualitas, kondisi air baku DKI Jakarta saat ini dinilai parah. Untuk itu segala macam cara harus kita lakukan bersama untuk mengatasi hal tersebut mengingat air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan kita. “Saya katakan parah pasalnya saat musim hujan banjirnya luar biasa dan saat musim kemarau air baku terutama alur sungai di DKI sangat kotor dan warnya hitam, kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mohammad Hasan di Jakarta, Sabtu (1/6).

Upaya pembentukan  komunitas penyadaran masyarakat akan peduli air sangat penting, kata Hasan. Sedangkan soal kualitas air yakni soal polusi baik dari limbah rumah tangga seperti sampah maupun industri-industri yang langsung membuang ke sungai maupun yang berasal dari ternak-ternak. Hal akan mencemari kualitas air baku untuk air bersih DKI yang berasal dari Waduk Jatiluhur melalui sungai Tarum Barat ke pengolahan air PDAM Pejompongan.

Pengeboran air tanah dan instrusi air laut saat ini sudah menguatiran dan berdampak besar dalam mengurangi kualitas air bersih Jakarta. Untuk mengatasi krisis air bersih, upaya penyelamatan lingkungan dan sumber air harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai upaya.

Hasan menjelaskan, upaya untuk atas pesoalan tersebut antara lain menggalakkan gerakan menanam pohon, konservasi lahan, pelestarian hutan, dan Daerah Aliran Sungai (DAS), pembangunan tempat penampungan air hujan seperti situ, embung, dan waduk, sehingga airnya bisa dimanfaatkan saat musim kemarau, mencegah seminimal mungkin air hujan terbuang ke laut dengan membuat sumur resapan air atau lubang resapan biopori. Mengurangi pencemaran air dan melakukan penghematan penggunaan air dalam aktivitas keseharian juga bisa menjadi upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Berdasarkan kondisi air, baik kualitas maupun ketersediaan, Indonesia memiliki  potensi besar sebagai negara yang kaya air. Namun fakta tersebut tidak lantas membuat Indonesia  terhindar dari krisis air bersih. Setiap  musim kemarau  banyak  daerah di Indonesia mengalami kekeringan, sementara  saat musim penghujan bahaya yang bersumber dari air, yaitu banjir juga mengintai.

Untuk  mengatasi ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang semakin meningkat, sumber daya air wajib dikelola dengan memperhatikan fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi secara selaras. Melihat kondisi ini,  pengelolaan sumber daya air perlu diarahkan untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan yang harmonis antarwilayah, antarsektor, dan antargenerasi.

Sejalan dengan semangat demokratisasi, desentralisasi, dan keterbukaan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, masyarakat perlu diberi peran yang lebih besar dalam pengelolaan sumber daya air.

Fakta bahwa 70% permukaan bumi kita adalah air sudah banyak diketahui. Tetapi tidak banyak yang menyadari bahwa 97%  dari jumlah tersebut  adalah  air asin  dan  hanya 3%  saja  yang berupa air tawar, itu pun  terbagi  menjadi  air  es, air  tanah, air permukaan dan uap air.  Kenyataan bahwa  tidak semua air tawar yang  tersedia  layak untuk dikonsumsi, makin memperkecil jumlah ketersediaan air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan hidup kita.

Untuk menanggulangi hal tersebut, diperlukan adanya kesadaran akan pentingnya air  bersih, serta perlu adanya usaha untuk mendorong dan memperkuat upaya-upaya penyadaran  masyarakat dunia terhadap pentingnya pengelolaan air bersih  secara  berkelanjutan. Beberapa kalangan yang sadar akan masalah tersebut mulai menggalang dukungan dan menggerakkan komunitas sekitarnya untuk  melakukan upaya-upaya  penyelamatan sumber-sumber air bersih, dari langkah terkecil sekali pun. [iqbal- Neraca.Co.id]

Ciri-Ciri Air Tanah Yang Tercemar

Bila kita cermati lebih dalam, pada umumnya air di kota-kota besar sudah banyak yang tercemar. Air yang sudah tercemar biasanya akan berubah dan mempunyai beberapa ciri tertentu yang membedakannya dengan air bersih. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan disuatu tempat penampungan air akibat aktivitas manusia. Sumber pencemaran air terdiri dari polutan alami yang berasal dari mineral serta mikroorganisme dan polutan buatan manusia biasanya berasal dari sisa bahan kimia yang lebih berbahaya daripada polutan alami.

air_tanah1Untuk mendapatkan air tanah dengan kualitas baik, sumur harus dibuat dengan kedalaman tertentu. Jika sumur dibuat terlalu dangkal, maka air yang dihasilkan akan lebih mudah terkontaminasi oleh cemaran atau polutan. Apabila hal itu terjadi, biasanya dapat digunakan tambahan berupa alat penyaring air agar air yang telah terkontaminasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sudah banyak masyarakat di kota-kota besar yang menggunakan alat penyaring air sebagai solusi utama untuk mendapatkan air bersih dengan kualitas baik.

Mengenali Ciri-Ciri Air Tanah Yang Sudah Tercemar

Selain dengan cara melakukan tes di laboratorium, terdapat beberapa cara pengamatan fisik yang dapat dilakukan untuk mengenali ciri-ciri air tanah yang sudah tercemar, seperti dikutip dari indiastudychannel adalah:

  1. Warna kekuningan akan muncul jika air tercemar chromium dan materi organik. Jika air berwarna merah kekuningan, itu menandakan adanya cemaran besi. Sementara pengotor berupa lumpur akan memberi warna merah kecoklatan.
  2. Kekeruhan juga merupakan tanda bahwa air tanah telah tercemar oleh koloid (bio zat yang lekat seperti getah atau lem). Lumpur, tanah liat dan berbagai mikroorganisme seperti plankton maupun partikel lainnya bisa menyebabkan air berubah menjadi keruh.
  3. Polutan berupa mineral akan membuat air tanah memiliki rasa tertentu. Jika pahit, pemicunya bisa berupa besi, aluminium, mangaan, sulfat maupun kapur dalam jumlah besar.
  4. Air tanah yang rasanya seperti air sabun menunjukkan adanya cemaran alkali. Sumbernya bisa berupa natrium bikarbonat, maupun bahan pencuci yang lain misalnya detergent.
  5. Sedangkan rasa payau menunjukkan kandungan garam yang tinggi, sering terjadi didaerah sekitar muara sungai.
  6. Bau yang tercium dalam air tanah juga menunjukkan adanya pencemaran. Apapun baunya, itu sudah menunjukkan bahwa air tanah tidak layak untuk konsumsi.

Beberapa literatur juga menuliskan ciri air tanah tercemar ini, diantaranya (Djajadiningrat, 1992), menyatakan bahwa badan air yang tercemar ditandai dengan warna gelap, berbau, menimbulkan gas, mengandung bahan organik tinggi, kadar oksigen terlarut rendah, matinya kehidupan di dalam air umumnya ikan dan air tidak lagi dapat dipergunakan sebagai bahan baku air minum.

Sedangkan menurut Wardana (1999), indikator atau tanda air telah tercemar adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati melalui :

1- Perubahan Warna, Bau dan Rasa Air

Bahan buangan dan air limbah dari kegiatan industri yang berupa bahan anorganik dan bahan organik seringkali dapat larut di dalam air. Apabila bahan buangan dari air limbah dapat larut dan terdegradasi maka bahan buangan dalam air limbah dapat menyebabkan terjadinya perubahan warna air. Bau timbul akibat aktifitas mikroba dalam air merombak bahan buangan organik terutama gugus protein, secara biodegradasi menjadi bahan mudah menguap dan berbau.

2-Perubahan Suhu Air

Air Sungai suhunya naik mengganggu kehidupan hewan air dan organisme lainnya karena kadar oksigen yang terlarut dalam air akan turun bersamaan dengan kenaikan suhu. Padahal setiap kehidupan memerlukan oksigen untuk bernafas, oksigen yang terlarut dalam air berasal dari udara yang secara lambat terdifusi ke dalam air, semakin tinggi kenaikan suhu air makin sedikit oksigen yang terlarut di dalamnya.

3-Timbulnya Endapan, Koloidal dan bahan terlarut

Bahan buangan industri yang berbentuk padat kalau tidak dapat larut sempurna akan mengendap didasar sungai dan dapat larut sebagian menjadi koloidal, endapan dan koloidal yang melayang di dalam air akan menghalangi masuknya sinar matahari sedangkan sinar matahari sangat diperlukan oleh mikroorganisme untuk melakukan proses fotosintesis.

4-Mikroorganisme

Bahan buangan industri yang dibuang ke lingkungan perairan akan di degradasi oleh mikroorganisme, berarti mikroorganisme akan berkembang biak tidak menutup kemungkinan mikroorganisme pathogen juga ikut berkembang biak. Mikroorganisme pathogen adalah penyebab timbulnya berbagai macam penyakit.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran masyarakat yang tinggi agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan juga membuang limbah pabrik yang dapat mencemari ekosistem air sehingga air bersih sulit diperoleh kecuali melalui pengolahan air bersih .  Sehingga ekosistem air bersih tetap terjaga.

Editor : Deni Setiawan  ;  Sumber : Dari berbagai sumber