air baku

Cara Mengatasi air mengandung besi dan mangan

Cara Mengatasi air mengandung besi dan mangan dengan filter air Nano Smart Filter
Zat besi atau mangan dalam air umumnya berada dalam bentuk ion Fe2+ atau Mn2 bentuk senyawa yang larut dan air dan tidak berwarna. Jika air tersebut berhubungan dengan udara maka ion Fe2+ atau ion Mn2+ secara perlahan akan teroksidasi menjadi betuk senyawa ferri (Fe3+) atau senyawa mangandioksida (Mn4+) yang tak larut dalam air. Senyawa-senyawa ini berwarna coklat dan dapat menimbulkan bau dan rasa yang kurang enak.

Banyak cara untuk menghilangkan zat besi dan mangan dalam air. Salah satu cara yang sederhana yaitu dengan cara menggabungkan proses aerasi dan penyaringan dengan media filter PureTAG dan karbon aktif. Dengan menggunakan media filter PureTAG dan media filter karbon aktif yang dilengkapi dengan filter cartridge, dapat menghasilkan air olahan yang dapat langsung digunakan.
Teknologi pengolahan air dengan menggunakan filter ini bertujuan untuk menghilangkan zat besi dan mangan di dalam air baku menjadi air bersih yang siap dipakai.
Filter air Nano Smart Filter dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas air tanah khususnya untuk menghilangkan zat besi dan mangan di dalam air. Penjernih air nano smart filter tersebut dapat digunakan untuk skala rumah tangga maupun untuk skala yang besar dengan biaya yang terjangkau.
Proses pengolahan air mengandung besi dan mangan dengan media filter PureTAG dan media filter karbon aktif
Air baku dipompa ke bak penampung / toren air, kemudian dari tangki penampung, air dialirkan ke filter air Nano Smart Filter dengan media filter PureTAG untuk menyaring atau menghilangkan zat besi atau mangan yang ada dalam air serta menghilangkan padatan tersuspensi. Dari filter ini air dialirkan ke media filter karbon aktif untuk menghilangkan kandungan zat organik, bau, rasa serta polutan mikro lainnya. Kemudian, air dialirkan ke filter cartridge. Filter cartridge ini dapat menghilangkan padatan terlarut dengan ukuran lebih besar 5 (lima) mikron.
Dari filter cartridge air olahan sudah sangat jernih, air dari filter cartridge proses ini tanpa memerlukan energi yang besar karena bekerja dengan sistem gravitasi. Air yang keluar dari micron filter / catridge sudah dapat digunakan langsung. Skema proses pengolahan diunjukkan pada Gambar berikut.

instalasi tidak langsung filter air nano smart filter
Pada saat air dipompa ke bak penampung, terjadi proses oksidasi antara zat besi atau mangan yang ada dalam air dengan oksigen yang ada di udara. Reaksi kimianya dapat diterangkan sebagai berikut :
4 Fe2+ + O2 + 10 H2O ====> 4 Fe(OH)3 + 8 H+
2 Mn2+ + O2 + 2 H2O ====> 2 MnO2 + 4 H+
Reaksi oksidasi tersebut menghasilkan senyawa ferrihidroksida atau mangan dioksida yang berupa gumpalan sangat halus (micro flock) yang tak larut dalam air, sehinggga dapat tersaring pada media filter PureTAG. Berdasarkan reaksi tersebut diatas, untuk mengoksidasi setiap 1 mg/l zat besi memerlukan 0,14 mg/l oksigen , dan untuk setiap I mg/l mangan diperlukan oksigen sebanyak 0,29 mg/l.
Dengan memompa air baku ke bak penampung, maka akan terjadi kontak antara zat besi atau mangan yang ada dalam air dengan oksigen yang ada di udara, sehingga besi atau mangan dapat dioksidasi, yang mana hal tersebut dapat meringankan beban media filter PureTAG. Dengan demikian maka masa pakai (life time) dari media filter PureTAG menjadi lebih lama.
Zat besi atau mangan yang belum teroksidasi selanjutnya akan dihilangkan di dalam media filter PureTAG, yang reaksinya merupakan reaksi antara Fe2+ atau Mn2+ dengan mangan-oksida tinggi (higher manganoxide).

Media filter PureTAG adalah kombinasi media filter zeolit alami (green sand) atau zeolit sintetis yang permukaannya dilapisi oleh mangan oksida tinggi yang secara umum rumus molekulnya adalah K2Z.MnO.Mn2O7 serta terdapat campuran super pasir aktif, karbon aktif dan TAG cation.

PureTAG berfungsi sebagai katalis dan pada waktu yang bersamaan dapat mengoksidasi besi atau mangan yang larut dalam air menjadi bentuk senyawa ferrihidroksida atau mangan dioksida yang tak larut dalam air dan menempel pada permukaan PureTAG. Proses reaksinya dapat diterangkan sebagai berikut :
K2Z.MnO.Mn2O7 + 4 Fe(HCO3)2 ===> K2Z + 3 MnO2 + 2 Fe2O3 + 8 CO2 + 4 H2O
K2Z.MnO.Mn2O7 + 2 Mn(HCO3)2 ===> K2Z + 5 MnO2 + 4 CO2 + 2 H2O
Selama proses berlangsung kemampuan reaksi PureTAG tersebut makin lama makin berkurang dan akhirnya menjadi jenuh, dan jika sudah jenuh harus diganti dengan PureTAG yang baru. Lama pakai dari PureTAG tersebut tergantung dari kualitas air baku dan jumlah air yang disaring. Dalam keadaan normal, penggantian biasanya satu kali dalam satu tahun.
Dari media filter PureTAG, air selanjutnya dialirkan ke lapisan media filter karbon aktif. Lapisan media filter karbon aktif ini berfungsi untuk menghilangkan polutan organik, bau, rasa yang kurang sedap, dan polutan organik mikro lainnya. Proses reaksinya adalah berdasarkan adsorpsi secara fisika-kimia. Setelah penyaringan dengan media filter karbon aktif ini air menjadi sangat jernih dan tidak berbau dan taidak berasa. Selain itu, filter karbon aktif ini juga berfungsi untuk menyaring partikel partikel kotoran yang belum tersaring pada media filter pureTAG. Dari media filter karbon aktif, air dialirkan ke filter cartride. Filter cartridge ini terbuat dari rajutan serat poliester atau dari jenis polimer, yang dapat menyaring partikel kotoran dengan ukuran antara 5 sampai 10 mikron. Dengan demikian air yang keluar dari filter cartridge ini sudah sangat jernih sekali.
Setelah penyaringan dengan filter cartridge, air selanjutnya dilairkan ke keran dan bak penampungan di rumah anda. Air yang keluar dari micron filter atau filter catridge ini sudah dapat langsung digunakan.

Mengubah air laut dan asin menjadi air minum dengan SWRO

Mengubah air laut dan asin menjadi air minum dengan SWRO Sea Water Reverse Osmosis
Masyarakat Pulau Mandangin kini sudah dapat menikmati air minum dan dapat mengkonsumsi langsung dari sambungan pipa rumah. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Cipta Karya telah membangun Instalasi Pengolahan Air Laut menjadi air minum di Desa Pulau Mandangin, Sampang, Jawa Timur.

Selama ini, masyarakat mengkonsumsi air hujan, air laut, dan air galon yang dibeli dengan harga tinggi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Khususnya air bersih yang dapat memberikan rasa nyaman. Hal itu ditegaskan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat meresmikan

Instalasi Pengolahan Air laut, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono, Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya Danny Sutjiono, dan Bupati Sampang Noer Tjahja.

Program penyulingan air laut atau sea water reserve osmosis (SWRO) merupakan salah satu program percontohan nasional yang dicanangkan oleh kementerian PU. Program tersebut salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan air baku untuk penyediaan air minum, khususnya di daerah terpencil atau rawan sumber air baku.

“Program ini sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan ketersediaan air minum di daerah terpencil. Selama ini masyarakat di pulau keci termasuk masyarakat Pulau Mandangin bersusah payah mendapatkan pasokan air tawar dari daratan,” tambah Djoko Kirmanto.Penyulingan air laut menjadi air tawar ini merupakan teknologi baru. Kini, sekitar 18.000 jiwa di Pulau Mandangin dapat menikmati air minum dengan tarif Rp 9.000 per kubik. Tarif tersebut jauh lebih murah dan mudah. Sebelumnya, masyarakat Pulau Kambing tersebut membeli air minum mencapai Rp 75.000 per kubik.Instalasi pengolahan air dengan teknologi SWRO di Pulau Mandangin baru memproduksi air dengan kapasitas lima liter per detik dan bisa ditingkatkan menjadi 10 liter per detik, bergantung dari kebutuhan yang nantinya berkembang. Teknologi penyulingan air laut menjadi air minum di pulau seluas 4 km2 ini baru bisa dilaksanakan, setelah PLN mengoperasikan aliran listrik selama 24 jam .Proses teknologi pengelolaan air laut menjadi air minum sesuai dengan standar kualitas. Proses tersebut sangat sederhana dengan tahap penyulingan untuk menghilangkan kadar garam atau keasinan air laut melewati substansi membran. Pada prinsipnya, proses penjernihan air dari sumber air termasuk air laut yakni Biochemical,aktivasi microorganisme, adsorption, sedimentasi dan straining. Proses akhir yakni melewatkan air laut murni melewati unit tapis halus yang disebut proses Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)

Solusi kelangkaan air Baku Daerah kepulauan Teknologi Sea Water Reverse Osmosisini juga menjadi solusi kelangkaan air baku masyarakat kepulauan. Dengan rekayasa teknologi yang sudah dibuktikan mampu dilakukan oleh kontraktor lokal, SWRO dengan porositas membran tahap nano filtrasi maupun reverse osmosis menghasilkan kualitas air siap minum.

Total Dissolved Solids (TDS) atau kandungan mineral anorganik menunjukkan angka 140 mg/lt dimana angka ini menyamai produk air minum kemasan merek terkenal”, ungkapnya di depan wartawan. Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Budi Yuwono menambahkan, saat ini terjadi kelangkaan air baku di kota-kota besar maupun di kawasan khusus. “Air baku semakin langka di kepulauan Indonesia, yang ada pun tidak tawar. Apalagi kita memiliki ribuan pulau. Maka sudah saatnya memberanikan diri menggunakan teknologi pengolah air laut menjadi air minum seperti di Pulau Mandangin ini”, tegas Budi. Kepala PMU Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Khusus, Irman Jaya, menerangkan bahwa nano filtrasi adalah teknologi penyaringan dengan menggunakan air bertekanan dan membrane semipermiabel berukuran 0,001 mikron (1 mikron = 1/1.000 milimeter) sehingga mampu menyaring partikel-partikel ikutan, termasuk virus, bakteri, bahan kimia dan logam berat. “Untuk air baku berupa sungai cukup sampai tahap ultra filtrasi, namun untuk mengolah air laut yang mengandung garam harus dengan nano filtrasi hingga reverse Osmosis yang memiliki kepadatan membrane hingga 0,0001 mikron”, jelas Irman.11 Spa M Jatim Peresmian SWRO Desa Pulau Mandangin menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dalam meresmikan 11 SPAM senilai Rp 121 miliar di delapan kabupaten di Jawa Timur (Jatim).

Peresmian dipusatkan di Instalasi Air Minum (IPA) Driyorejo, Gresik, Jatim pada Jumat (10/8) sore. SPAM yang diresmikan berlokasi di Driyorejo Gresik, Pulau Mandangin Sampang, Sekaran Lamongan, Tegal Gede Jember, Puger Jember, Sawahan Madiun, Grogol Kediri, Donorejo dan Kebonagung Pacitan, Doko Blitar serta Pagerwojo Tulungagung.Djoko Kirmanto mengatakan, total seluruh SPAM tersebut memiliki kapasitas aliran air 375 liter per detik sehingga dapat melayani 30 ribu Sambungan Rumah (SR) baru atau setara 150 ribu jiwa. Penambahan layanan baru 150 ribu jiwa tersebut penting dalam upaya pemenuhan penambahan target pelayanan 4 juta jiwa dalam 2,5 tahun kedepan di Jatim. “Di Jawa Timur, dari 37,6 juta penduduknya, masih ada 14 juta jiwa yang belum memiliki akses air minum aman,” ungkap Menteri PU. Berdasarkan target pembangunan millennium (MDGs) bidang air minum, pada 2015, cakupan layanan di Jatim harus 73 persen. Hingga akhir 2011, layanan baru mencapai 62,6 persen, sehingga butuh tambahan pelayanan terhadap 4 juta jiwa dalam waktu yang tersisa. “Tambahan layanan baru ini, masih jauh dari sasaran yang kita inginkan, untuk itu perlu upaya lebih serius dari kita

semua untuk kedepannya,” ucap Djoko Kirmanto. Selain meresmikan 11 SPAM, dalam kesempatan yang sama, Menteri PU juga meresmikan penggunaan dua instalasi pompa banjir yaitu Kalitutup Barat dan Kalitutup Timur di Gresik serta penandatangangan nota kesepahaman SPAM regional antara Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya dengan delapan bupati/walikota. Dirjen Cipta Karya juga menyerahkan satu arm roll truck dan dua container kepada Pemerintah Kota Probolinggo sebagai penghargaan kepada kota tersebut sebagai pemenang II Kategori Kota Sedang/Kecil Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Pekerjaan Umum tahun lalu bidang Cipta Karya. Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jatim Soekarwo, Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono, Dirjen Sumber Daya Air Mohammad Hasan, Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya Danny Sutjiono, Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Sjukrul Amin dan Bupati Gresik Sambari Halin.

Sumber [ciptakarya.pu.go.id]

Aneka teknik penjernihan air dan pemurnian air sederhana

Penjernihan air diperlukan karena air bersih merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar penjernihan air di bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air sumur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat mengolah dengan penjernihan air berupaya merubah/pemurnian air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai dengan teknik penjernihan air. penjernihan air

Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air / penjernihan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air. Gunakan destilasi sederhana untuk menghasilkan air yang tidak mengandung garam. Berikut beberapa alternatif cara sederhana untuk mendapatkan air bersih dengan cara penyaringan air / penjernihan air :

1. Saringan Kain Katun
Pembuatan saringan air / penjernihan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana / mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.

2. Saringan Kapas
Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan air dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.

3. Aerasi
Aerasi merupakan proses penjernihan air dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat-zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.

4. Saringan Pasir Lambat (SPL)
Penjernihan air dengan saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil.

5. Saringan Pasir Cepat (SPC)
Penjernihan air dengan saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir.

6. Gravity-Fed Filtering System
Penjernihan air dengan teknik Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.

7. Saringan Arang
Penjernihan air menggunakan saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.

8. Saringan air sederhana / tradisional
Penjernihan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa. Untuk bahasan lebih jauh dapat dilihat pada artikelsaringan air sederhana.

9. Saringan Keramik
Penjernihan air menggunakan saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan air melalui elemen filter keramik. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringan keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.

10. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu
Penjernihan air denganaalt saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah.
Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.

11. Saringan Tanah Liat
Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus menyerupai alat penjernihan air pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya.

12.Saringan Pasir Lambat (SPL)
Penjernihan air menggunakan saringan Pasir Lambat (SPL) alias Slow Sand Filter (SSF) sudah lama dikenal di Eropa sejak awal tahun 1800an. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, Saringan Pasir Lambat dapat digunakan untuk menyaring air keruh ataupun air kotor. Saringan Pasir Lambat sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih pada komunitas skala kecil atau skala rumah tangga. Hal ini tidak lain karena debit air bersih yang dihasilkan oleh SPL relatif kecil.

Proses penjernihan air pada Saringan Pasir Lambat dilakukan secara fisika dan biologi. Secara Fisika, partikel-partikel yang ada dalam sumber air yang keruh atau kotor akan tertahan oleh lapisan pasir yang ada pada saringan. Secara biologi, pada saringan akan terbentuk sebuah lapisan bakteri. Bakteri-bakteri dari genus Pseudomonas dan Trichoderma akan tumbuh dan berkembang biak membentuk sebuah lapisan khusus. Pada saat proses filtrasi dengan debit air lambat (100-200 liter/jam/m2 luas permukaan saringan), patogen yang tertahan oleh saringan akan dimusnahkan oleh bakteri-bakteri tersebut.
Untuk perawatan saringan pasir lambat, secara berkala pasir dan kerikil harus selalu dibersihkan. Hal ini untuk menjaga agar kuantitas dan kualitas air bersih yang dihasilkan selalu terjaga dan yang terpenting adalah tidak terjadi penumpukan patogen / kuman pada saringan. Untuk mendapatkan hasil air bersih yang lebih maksimal baik kualitas maupun kuantitasnya, anda dapat menggabungkan atau mengkombinasikan saringan pasir lambat ini dengan berbagai jenis metode penyaringan air sederhana lainnya.

Adapun untuk disinfeksi / penghilangan kuman yang terkandung dalam air dapat menggunakan menggunakan berbagai cara seperti chlorinasi, brominasi, ozonisasi, penyinaran ultraviolet ataupun menggunakan aktif karbon. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya air hasil penyaringan dimasak terlebih dahulu hingga mendidih sebelum dikonsumsi atau anda mungkin dapat menggunakan cara disinfeksi / menghilangkan kuman pada air secara sederhana lainnya.

Cara Sederhana Menghilangkan Kuman dari Air Minum

Air bersih yang kita dapat dari PAM/PDAM/ledeng, sumur ataupun saringan air yang kita miliki mungkin akan terlihat bening, tidak berasa dan tidak berbau, tetapi hal itu tidak menandakan bahwa air tersebut bersih dari kuman penyakit. Sebelum dikonsumsi, sebaiknya kita harus memastikan bahwa air yang akan kita konsumsi terbebas dari kuman penyakit. Disinfeksi atau menghilangkan kuman dari air minum sangat penting dilakukan agar kuman tersebut tidak masuk ke dalam tubuh kita.

Ada berbagai cara untuk melakukan disinfeksi atau menghilangkan kuman penyakit dari air yang akan kita konsumsi. Selengkapnya sebagai berikut :

1. Memanaskan atau memasak air
Pasteurisasi atau pemanasan untuk air yang akan dikonsumsi pada suhu / temperatur 55ºC – 60ºC selama sepuluh menit akan mematikan sebagian besar patogen atau kuman penyakit yang ada/terkandung di dalam air. Cara yang lebih efektif adalah memasak atau merebus air yang akan kita konsumsi hingga mendidih. Cara ini sangat efektif untuk mematikan semua patogen yang ada dalam air seperti virus, bakteri, spora, fungi dan protozoa. Lama waktu air mendidih yang dibutuhkan adalah berkisar 5 menit, namun lebih lama lagi waktunya akan lebih baik, direkomendasikan selama 20 menit.
Walaupun mudah dan sering kita gunakan, kendala utama dalam memasak air hingga mendidih ini adalah bahan bakar, baik itu kayu bakar, briket batubara, minyak tanah, gas elpiji ataupun bahan bakar lainnya.

2. Radiasi dan Pemanasan Dengan Menggunakan Sinar Matahari
Proses radiasi ultra violet dan pemanasan air dengan menggunakan sinar matahari ini dapat dilakukan dengan bantuan wadah logam ataupun botol transparan. Botol transparan yang digunakan umumnya adalah botol plastik. Botol kaca dapat digunakan tetapi memiliki kelemahan mudah pecah, lebih berat dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pemanasan. Oleh karena itu gunakanllah botol kaca yang dapat ditembus oleh sinar ultra violet.
Untuk mengantisipasi bahaya dari pemakaian plastik, sebaiknya gunakan botol plastik dengan nomor logo daur ulang 1 atau PETE/PET (polyethylene terephthalate), atau lebih baik lagi bila anda memiliki botol bernomor 5 atau PP (polypropylene). Keterangan lebih lanjut mengenai jenis plastik tersebut dapat anda lihat padanomor jenis plastik daur ulang.

Untuk mempercepat proses radiasi dan pemanasan botol transparan tersebut dicat hitam pada salah satu sisinya (50% dari permukaan botol) atau diletakkan pada permukaan media yang berwarna gelap yang dapat mengumpulkan dan menimbulkan radiasi panas. Pada kondisi demikian, setelah diletakkan selama beberapa jam (5-6 jam untuk keadaan cerah) air di dalam botol tersebut akan dapat mencapai 55ºC (mencapai suhu pasteurisasi) sehingga patogen yang ada dalam air dapat dieliminir.
Untuk hasil yang lebih baik lagi, sebelum dijemur lakukan proses aerasi dengan mengocok botol terlebih dahulu setelah itu botol diletakkan pada permukaan metal seperti atap seng.

3. Air Perasan Jeruk Nipis
Cara ini efektif untuk mengatasi virus kolera. Dengan menambahkan air jeruk nipis hingga mencapai 1-5% dari air yang hendak dikonsumsi dapat menurunkan pH air di bawah 4,5. Pada tahap ini virus kolera dapat dikurangi hingga hampir 100%. Selain itu dari hasil penelitian, pertumbuhan virus kolera pada nasi dapat ditahan dengan menggunakan air jeruk nipis pada saat dimasak.
Kelemahan dari cara ini adalah bila campuran air perasan jeruk nipis terlalu banyak akan dapat merubah rasa air.

Sumber [aimyaya.com]

Istilah kata dalam proses penjernihan air dan air bersih

Penjenrihan Air baku untuk air minum rumah tangga yang selanjutnya disebut air baku adalah air yang dapat berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah dan/atau air hujan yang memenuhi baku mutu tertentu sebagai air baku untuk air minum. Air minum adalah air minum rumah tangga yang melalui proses penjernihan air atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Air Limbah adalah air buangan yang berasal dari rumah tangga termasuk tinja manusia dari lingkungan permukiman Air permukaan adalah sumber air yang terdapat dipermukaan tanah seperti sungai, waduk, bendungan yang merupakan tampungan air hujan, danau. Air tanah adalah sumber air yang berasal didalam tanah yang terbagi dalam air tanah bebas dan air tanah tertekan. Asumsi dasar adalah semua landasan perhitungan pada saat ini dan prakiraan dimasa mendatang yang meliputi berbagai Parameter Ekonomi Makro atau statistik. Bak flokulasi adalah bangunan atau sarana untuk proses pembentukan “flok” bagi partikel-partikel pengeruh pada air baku. Bak sedimentasi adalah bangunan atau sarana untuk menghilangkan partikel-partikel pengeruh dalam air dengan cara penyaringan. Bangunan pengambilan air baku adalah bangunan penangkap air dari mata air, air tanah dan air permukaan; Bangunan pengambilan air baku adalah bangunan atau konstruksi penangkap mata air yang di bangun pada suatu lokasi sumber air yaitu sungai, mata air dan air tanah dengan segala perlengkapannya dan dipergunakan sebagai tempat untuk mengambil air tersebut guna penyediaan air bersih; Biaya operasi adalah semua biaya yang diperlukan untuk menjalankan tau mengfungsikan suatu sistem penyediaan air minum secara optimal. Biaya pemeliharaan adalah semua biaya yang diperlukan untuk menunjang terciptanya suatu kondisi optimal terhadap operasi sistem yang baik dan pencapaian umur pakai peralatan atau fasilitas suatu sistem air minum. Broncaptering adalah bangunan penangkap air baku dari mata air. Debit Perencanaan adalah kapasitas aliran air yang direncanakan dalam penentuan dimensi pipa. Desinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk membubuh kimia penyebab penyakit dan lutut ; EGL (Energi Grade Line) adalah garis energi yaitu garis yang menghubungkan titik-titik ketinggian tekanan statis sepanjang jalur pipa yang dihitung terhadap suatu datum tertentu. (Datum adalah titik/garis patokan yaitu muka air laut). Faktor Hari Maksimum adalah angka perbandingan antara kebutuhan air pada hari maksimum dengan kebutuhan air rata-rata. Faktor Jam Puncak adalah angka perbandingan antara kebutuhan air pada jam dengan kebutuhan air rata-rata. HGL (Hydraulic Grade Line) adalah garis hidrolis yaitu garis yang menghubungkan titik-titik ketinggian tekanan sepanjang jalur pipa yang dihitung terhadap suatu datum tertentu. (Datum adalah titik/garis patokan yaitu muka air laut). Hidran kebakaran adalah hidran yang digunakan untuk mengambil air jika terjadi kebakaran. hidran umum adalah kran umum yang menggunakan bak penampungan air sementara dan dipakai oleh masyarakat umum disekitar lokasi hidran umum. Hidrolik test adalah pengujian pipa dengan menggunakan tekanan air dan dilakukan pada jalur pipa memanjang; infiltration gallery adalah jenis intake yang menggunakan pipa resapan untuk mendapatkan airnya.pernjernihan air nano Instalasi Pengolahan Air (IPA) adalah suatu kesatuan bangunanbangunan yang berfuingsi mengolah air baku meniadi air bersih/minum. instalasi pengolahan air konvensional adalah instalasi pengolahan air sederhana yang sangat tergantung dari kualitas air bakunya. instalasi pengolahan air lengkap adalah suatu instalasi pengolahan air baku menjadi air bersih yang lengkap terdiri dari unit-unit intake, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi desinfeksi. biasanya digunakan untuk mengolah air permukaan yang keruh. instalasi pengolahan unit paket adalah instalasi pengolahan lengkap yang dibuat secara paket oleh pabrik dengan kapasitas tertentu. intake adalah bangunan penangkap air atau tempat air masuk dari sungai, danau atau sumber air permukaan lainnya ke instalasi pengolahan; Intake bendung adalah suatu jenis intake yang menggunakan bendung untuk mendapatkan airnya Intake langsung adalah jenis intake untuk mengambil atau memanfaatkan air permukaan secara langsung apabila pompa pengisap air dipasang atau ditempatkan langsung ditebing sungai,danau atau waduk Intake ponton adalah jenis yang menggunakan pelampung atau ponton sebagai tempat pompa hisapnya ( alat pompa mengikuti naik turunnya permukaan air ) Intake sumuran adalah suatu jenis intake dengan menggunakan saluran di dasar sungai untuk mendapatkan airnya Intake tyroller adalah suatu jenis intake dengan menggunakan saluran didasar sungai untuk mendapatkan airnya Jaringan Transmisi Air Baku adalah jalur pipa atau saluran pembawa air baku dari titik awal transmisi air baku ke titik akhir transmisi air baku. Jaringan Transmisi Air Bersih adalah jalur pipa pembawa air bersih dari titik awal transmisi air bersih ke titik akhir transmisi air bersih. Jasa pemborongan adalah kegiatan menyediakan air minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan kehidupan yang sehat, bersih, dan produktif. Kebocoran adalah selisih antara volume air yang didistribuskan dengan volume air yang terjual ; Kebutuhan Air Hari Maksimum adalah kebutuhan air bersih terbesar yang terjadi pada suatu hari dalam satu tahun. Kebutuhan Air jam Puncak adalah kebutuhan air bersih tertinggi yang terjadi pada jam-jam sibuk (tertentu) setiap hari. Kebutuhan Air Rata-Rata adalah kebutuhan air bersih rata-rata setiap hari. Kehilangan tekanan adalah tekanan yang hilang pada suatu komponen perpipaan ; Kran umum adalah jenis sambungan pelanggan yang mensuplay air melalui kran yang dipasang disuatu tempat tertentu agar mudah dipergunakan untuk umum guna mencukupi kebutuhan mandi cuci minum. Masyarakat yang selanjutnya disebut SPAM merupakan satu kesatuan sistem fisik (teknik) dan non fisik dari prasarana dan sarana air minum. Mata air adalah tempat pemunculan sumber air tanah yang dapat disebabkan oleh topografi, gradien hidrolik atau struktur geologi. Ozonisasi adalah proses desinfeksi dengan menggunakan ozon (03) Pelanggan adalah kegiatan yang bertujuan membangun, memperluas dan/atau meningkatkan sistem fisik (teknik) dan non fisik (kelembagaan, manajemen, keuangan, peran masyarakat, dan hukum) dalam kesatuan yang utuh untuk melaksanakan penyediaan air minum kepada masyarakat menuju keadaan yang lebih baik. Pemeliharaan sarana Pengambilan Air Baku adalah suatu kegiatan pengamanan terhadap sumber air, bangunan penangkap air dan perlengkapannya; Pemeliharaan sistem Penyediaan Air Minum adalah serangkaian kegiatan pembersihan, perbaikan, penggantian instrumen dan suku cadang Penampungan air hujan adalah tempat penampungan air hujan yang digunakan sebagai tempat penyediaan air. Pengembangan SPAM adalah kegiatan merencanakan, melaksanakan konstruksi, mengelola, memelihara, merehabilitasi, memantau, dan/atau mengevaluasi sistem fisik (teknik) dan non fisik penyediaan air minum. Pengguna barang/jasa yang selanjutnya disebut Penyelenggara adalah badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah, koperasi, badan usaha swasta, dan/atau kelompok masyarakat yang melakukan penyelenggaraan pengembangan SPAM. pengoperasian adalah rangkaian kegiatan mulai dari persiapan pelaksanaan, sampai dihasilkan produk; Pengoperasian sistem Penyediaan air adalah serangkaian kegiatan dalam cakupan seluruh aktifitas tata kerja penyediaan air minum Penyedia barang/jasa adalah orang perseorangan, kelompok masyarakat, atau instansi yang mendapatkan layanan air minum dari Penyelenggara. Penyediaan air minum adalah kegiatan menyediakan air minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar mendapatkan kehidupan yang sehat, bersih dan produktif Pengembangan SPAM adalah kegiatan yang bertujuan membangun, memperluas dan/atau meningkatkan sistem fisik (teknik) dan non fisik (kelembagaan, manajemen, keuangan, peran masyarakat dan hukum) dalam kesatuan yang utuh untuk melaksanakan penyediaan air minum kepada masyarakat menuju keadaan yang lebih baik Penyelenggara pengembangan SPAM adalah kondisi dimana prasarana dan sarana air minum sudah dilakukan uji coba dan hasilnya memenuhi standar kaidah teknik yang berlaku. Penyelenggaraan pengembangan SPA adalah sarana dan prasarana pengambilan dan/atau penyedia air baku, meliputi bangunan penampungan air, bangunan pengambilan/penyadapan, alat pengukuran, dan peralatan pemantauan, sistem pemompaan, dan/atau bangunan sarana pembawa serta perlengkapannya Perioda Perencanaan adalah lama waktu tertentu dalam tahun yang merupakan umur dari kemampuan kapasitas sesuatu yang direncanakan. Perlindungan mata air adalah penyediaan air dengan cara melindungi dan menangkap air untuk ditampung dan disalurkan pada pemakai. Pipa ” high density poly ethylene” adalah pipa yang terbuat dari bahan yang mengandung polyethelyn dengan kerapantan tinggi. Pipa “clay” adalah pipa yang terbuat dari beton dengan perkuatan besi atau baja. Pipa baja adalah yang terbuat dari baja yang terdiri dari bahan campuran besi dan Carbonpenjernihan air nano smart filter Pipa besi tuang atau “cost iron pipe” adalah jenis pipa yang terbuat dari besi cor. Pipa beton adalah pipa yang terbuat dari beton dengan perkuatan besi atau baja. Pipa distribusi adalah pipa yang dipergunakan untuk mendistribusikan air bersih ke pelanggan atau konsumen. Pipa ductile iron adalah pipa yang pembuatannya mirip dengan pipa “Cost Iron” namun secara struktur dalamnya berbeda. Pipa Induk Distribusi adalah pipa utama untuk mendistribusikan air bersih dari reservoir distribusi ke daerah palayanan melalui titik-titik tapping sambungan sekunder. Pipa primer adalah pipa distribusi air utama pada daerah tertentu sampai kepipa sekunder. Pipa PVC adalah pipa dengan bahan dasar plastik yang mengandung poly vinil chlorida. pipa sekunder adalah pipa distribusi yang dipergunakan untuk membagi air dari suatu wilayah pipa primer sampai kepipa tersier. Pipa tertier adalah pipa distribusi yang langsung kerumah-rumah (konsumen) Pipa transmisi adalah pipa yang dipergunakan untuk mengalirkan air baku ke unit pengolahan atau mengantarkan air bersih, dari unit pengolahan ke unit distribusi utama atau reservoir pembagi. Pompa centrifugal adalah pompa yang menggunakan gaya centrifugal untuk dapat mengisap air. Pompa non doging adalah pompa yang lengkap dengan peralatan tertentu sehingga tidak mudah tersumbat oleh lumpur atau kotoran lainnya sehingga diharapkan dapat bekerja terus menerus tanpa henti. Pompa submersible adalah pompa dengan jenis konstruksinya kedap air sehingga motornya dapat berada didalam air. Pompa turbin adalah pompa yang motornya terletak diatas permukaan sedangkan baling-baling/impeler pompanya terendam dalam air. Prasarana dan Sarana Air Minum siap beroperasi adalah adalah sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mengolah air baku menjadi air minum melalui proses fisik, kimiawi an/atau biologi, meliputi bangunan pengolahan dan perlengkapannya, perangkat operasional, alat pengukuran dan peralatan pemantauan, serta bangunan penampungan air minum. Pukulan air atau “water hammer” adalah tekanan balik dari kekuatan aliran air yang timbul apabila pompa pada suatu saat terhenti secara mendadak. Reservoir adalah tempat penyimpanan air untuk sementara sebelum didistribusikan kepada konsumen jika diperlukan suatu waktu. Reservoir adalah tempat penampungan air untuk sementara, sebelum didistribusikan ; Reservoir Distribusi adalah bangunan untuk menampung air bersih sebelum didistribusikan. Sambungan rumah adalah jelas sambungan pelanggan yang mensuplai langsung ke rumah-rumah biasanya berupa sambungan pipa-pipa distribusi air melalui water meter dan instalasi pipanya didalam rumah. Saringan kasar naik turun yang selanjutnya disebut SKNT, adalah sistem penyediaan air bersih dengan cara penyeringan air baku yang menggunakan media batu dan pasir. Saringan pasir cepat adalah unit pengolah air yang menggunakan suatu proses penyaringan pengendapan dan pemisahan partikel-partikel yang cukup besar dengan pengaliran cepat, biasanya menggunakan media pasir. Saringan pasir lambat adalah unit pengolah air yang menggunakan suatu proses penyaringan, pengendapan dan pemisahan partikelpartikel yang cukup besar dengan pengaliran air yang lambat dengan menggunakan media pasir. Saringan rumah tangga adalah penyediaan air dengan menggunakan media penyaring untuk penyediaan air bersih rumah tangga. Dibagi menjadi 4 type sesuai dengan sumber air baku yang digunakan, yaitu (1) air baku berasal dari air permukaan dengan tingkat kekeruhan rendah. (2) air baku berasal dari air permukaan dengan tingkat kekeruhan sedang. (3) air baku berasal dari air permukaan dengan tingkat kekeruhan tinggl. (4) air baku berasal dari air tanah yang mengandung besi Saringan sumur resapan adalah suatu sistem pengambilan air dengan cara menampung air dari rembesan air permukaan. Sisa Tekanan adalah tekanan air yang ada/tersisa di suatu lokasi pada jalur pipa yang merupakan selisih antara HGL dengan ketinggian/elevasi dari lokasi pipa yang bersangkutan. Sistem air bersih adalah suatau sistem suplai air bersih yang meliputi sistem pengambilan air baku, proses pengolahan air baku, transmisi air baku, proses pengolahan air baku sistem transmisi dan reservoir air bersih serta sistem distribusiu atau perpipaan yang dapat dioperasikan sedemikian rupa sehingga terdapat tekanan yang cukup disetiap saat pada seluruh bagian sistem perpipaannya air harus tersedia untuk pemakaian setiap saat tanpa ada interupsi. Sistem Cabang (Branch) adalah sistem jaringan pipa induk yang berbentuk cabang, sehingga terdapat satu arah aliran dari pipa induk ke pipa cabang sekunder, kemudian seterusnya ke pipa cabang tersier.filter air rumah tangga nano smart filter Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih adalah sistem perpipaan untuk mendistribusikan air bersih dari reservoir distribusi ke konsumen. Sistem penyediaan air minum yang selanjutnya disebut SPAM merupakan satu kesatuan sistem fisik (teknik) dan non fisik dari prasarana dan sarana air minum Sistem Tertutup (Loop) adalah sistem jaringan pipa induk yang melingkar dan tertutup sehingga terdapat arah aliran bolak-balik. Sumur bor adalah bangunan pemanfaatan air tanah dalam yang diperoleh dari hasil pengeboran Sumur gali penyediaan air bersih dengan cara penggalian tanah untuk mendapatkan sumber air dan pengambilannya dengan menggunakan timba. Sumur Pengumpul (Sump Well) adalah sumur pengumpul/penampung sementara air baku dari sumber sebelum dipompakan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA). Sumur pompa tangan adalah penyediaan air bersih yang pengambilan airnya dengan menggunakan pompa tangan. Test band adalah pengujian pipa yang dilakukan pada tiap sambungan pipa bagian dalam dengan tekanan 7,5 kg /CM2 dan dengan waktu tidak boleh kurang dari lima menit; Unit air baku adalah sarana untuk mengambil air minum langsung oleh masyarakat yang terdiri dari sambungan rumah, hidran umum, dan hidran kebakaran. Unit chlorinasi adalah salah satu unit pada bangunan pengolahan air yang berfungsi untuk pembubuh desinfektan (pembunuh bakteri dan kuman yang merugikan kesehatan).; Unit distribusi adalah satu sistem pelayanan yang merupakan satu kesatuan sistem fisik (teknik) dan non fisik dari prasarana dan sarana air minum dalam suatu sistem pelayanan air minum. Unit mekanikal adalah unit yang terdiri dari jaringan listrik untuk suplai tenaga ke pompa-pompa lampu penerangan yang memerlukan tenaga listrik. Unit panel dan kontrol adalah jumlah panel untuk mengkontrol jalannya operasi seperti operasi pompa, tekanan air, bahan kimia dan sistem listrik. Unit pelayanan adalah kepala kantor/satuan kerja/pemimpin proyek/pengguna anggaran Daerah/pejabat yang disamakan sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa dalam lingkungan unit kerja/proyek tertentu. Unit pemompaan adalah satu unit yang terdiri dari pompa untuk mengalirkan air dari satu tempat ke tempat lainnya yang dapat bekerja bersama-sama dengan hubungan seri atau paralel sesuai dengan kebutuhan kapasitas saat ini. Unit produksi adalah suatu bagian dari sistem air bersih yang berfungsi memproduksi air bersih untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan (kuantitas dan kualitasnya), adapun unit produksi terdiri dari bangunan pengambilan air baku, saluran air baku, bangunan pengolahan, bangunan elektrikal mekanikal, saluran air bersih, reservoir. Water meter adalah alat untuk mengukur banyaknya air yang dipergunakan konsumen dalam waktu tertentu. Wilayah pelayanan adalah layanan pekerjaan pelaksanaan konstruksi atau wujud fisik lainnya yang perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan pengguna barang/jasa dan proses serta pelaksanaannya diawasi oleh pengguna barang/jasa. Sumber: [tanimart.wordpress.com]