Penyebab air minum pahit

Air minum merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Karena tubuh manusia 60 sampai 70 persen nya adalah air. Syarat air minum yang baik untuk dikonsumsi menurut departemen kesehatan adalah air tidak berasa atau tawar, air tidak berbau, air tidak berwarna, air tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya, dan air tidak mengandung logam berat. Pembagian kategori air menurut total zat padat yang terkandung di dalamnya (TDS) adalah:

> 100 ppm    : bukan air minum
10 – 100 ppm: air minum
1 – 10 ppm    : air murni
0 ppm          : air organik

Namun pernahkah anda merasakan air yang anda minum memiliki rasa pahit padahal air tersebut berasal dari air minum kemasan atau air minum isi ulang?

Lidah adalah indera yang berfungsi untuk merasakan rangsangan rasa dari benda-benda yang masuk ke dalam mulut kita, sedikit saja ada rasa tidak enak pada air minum yang kita konsumsi maka kita dapat mengetahuinya secara langsung. Hanya terkadang tingkat kepekaan lidah / indra perasa setiap orang berbeda-beda.

Air liur yang ada pada lidah manusia mempunyai PH 7. Sehingga apabila pH air minum yang dikonsumsi  tepat di angka 7,0 maka tidak akan berasa apa apa / netral. Ingat, salah satu indikasi air sehat adalah tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna alias jernih. Jika pH kurang atau lerbih dari 7 juga akan segera dapat diketahui.  Air dengan pH dibawah 6 cenderung terasa pahit (Asam / pH rendah), sedang jika pH di atas 8 cenderung terasa agak kental/licin (Basa / PH tinggi).

Jadi dapat disimpulkan penyebab air minum berasa pahit adalah karena pH pada air minum tersebut rendah atau pH dibawah 6. Untuk mengukur nilai pH air anda dapat menggunkan alat pH meter.

penyebab air minum pahitUntuk lebih mengetahui apa itu pH berikut ini merupakan pengertian tentang pH dalam air.  pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. pH didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut. Koefisien aktivitas ion hidrogen tidak dapat diukur secara eksperimental, sehingga nilainya didasarkan pada perhitungan teoritis. Skala pH bukanlah skala absolute. pH bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan berdasarkan persetujuan internasional.

Konsep pH pertama kali diperkenalkan oleh kimiawan Denmark Søren Peder Lauritz Sørensen pada tahun 1909. Belum diketahui dengan pasti makna singkatan “p” pada “pH”. Beberapa rujukan mengisyaratkan bahwa p berasal dari singkatan untuk powerp (pangkat), yang lainnya merujuk kata bahasa Jerman Potenz (yang juga berarti pangkat), dan ada pula yang merujuk pada kata potential. Jens Norby mempublikasikan sebuah karya ilmiah pada tahun 2000 yang berargumen bahwa p adalah sebuah tetapan yang berarti “logaritma negatif”.

Air bersifat netral dengan pH nya pada suhu 25 °C ditetapkan sebagai 7,0. Larutan dengan pH kurang daripada tujuh disebut bersifat asam, dan larutan dengan pH lebih daripada tujuh dikatakan bersifat basa atau alkali. Pengukuran pH sangatlah penting dalam bidang yang terkait dengan kehidupan atau industri pengolahan kimia seperti kimia, biologi, kedokteran, pertanian, ilmu pangan, rekayasa (keteknikan), dan oseanografi. Tentu saja bidang-bidang sains dan teknologi lainnya juga memakai meskipun dalam frekuensi yang lebih rendah.

Demikian artikel penyebab air minum pahit. Solusi untuk mengatasi nilai pH yang rendah ada beberapa cara yaitu dengan menaikan nilai pH pada air dengan menggunakan kapur gamping, soda ash (caustic soda) , pH alkaline, Magnesiun Oxide contohnya :Corrosex. Bahan bahan tersebut dapat anda beli pada toko alat penyaring air. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahan untuk menaikan nilai pH air adalah jumlah atau takaran bahan tersebut yang akan digunakan tergantung  dari seberapa rendah nilai pH air tersebut.

Sumber: [Aneka Sumber]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment