You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Air Bersih,air limbah,pemurnian air,Pencemaran Air,Pengolahan Air Bersih,Penjernih Air»Pengolahan air bersih industri di indonesia belum wajar

Pengolahan air bersih industri di indonesia belum wajar

Pengolahan air bersih industri di indonesia belum wajar, Saat ini pengolahan air bersih dan pemanfaatan air bersih pada sektor industri di Indonesia masih dinilai minim. Ini menimbulkan kritikan dari sejumlah kalangan. Pasalnya, industri dalam negeri, mengonsumsi air bersih lebih banyak dari pada konsumsi air bersih pada industri-industri di negara maju oleh karena itu sangat dibutuhkan alat pengolahan air bersih.

General Manager PT PIPA, Didier Perez, mencontohkan salah satu produsen semen PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mengonsumsi air bersih lima kali lebih boros dibanding industri atau produsen sejenis di Korea Selatan maka dari itu dibutuhkan teknologi pengolahan air bersih modern.pengolahan air bersih

“Air bersih yang dikonsumsi itu terbilang tidak normal kan. Ditambah dengan pemerintah yang kurang peka dengan masalah pengolahan air bersih,” ujarnya saat konferensi pers di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

Bukan itu saja, Perez juga mencontohkan beberapa fasilitas umum seperti hotel, bandara dan rumah sakit yang dinilai masih belum optimal dalam melakukan pengolahan air bersih, penghematan dalam konsumsi air bersih nya. Dia menyarankan adanya penekanan seperti inovasi pengolahan air bersih dan air limbah dalam setiap industri dalam negeri yang mengonsumsi air bersih dalam jumlah besar.

“Seharusnya untuk hotel bandara rumah sakit kita harus kurangi konsumsi air bersih nya dan sudah saatnya menggunakan teknologi pengolahan air bersih yang lebih canggih, seperti sistem pengolahan air bersih menggunakan filter air / alat penyaring air modern ” jelas dia.

Untuk mendukung misi penciptaan teknologi pengolahan air bersih dan air limbah, PT Napindo Media Ashatama menyelenggarakan pameran Teknologi air limbah dengan Indonesia sebagai tuan rumah yang digelar serentak di Jakarta Convention Center Jakarta tanggal 3-5 Juli yang lalu.

Sekitar 503 peserta dari 30 negara termasuk 8 negara seperti negara kawasan Eropa, Amerika, China, Singapura, Korea, Taiwan, Jepang dan juga Indonesia, menampilkan produk dan teknologi pengolahan air bersih dan air limbah termasuk juga delegasi masing-masing negara.

Dalam pameran tersebut juga akan dilakukan kegiatan pertukaran bisnis dan teknologi untuk lima industri yakni pengolahan air bersih, limbah air dan daur ulang, perlindungan dan pencegahan kebakaran, keselamatan kerja dan industri keamanan, berbagai konsep dan teknologi baru dalam hal pengolahan air bersih.

Sumber [merdeka.com]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment