You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Air Bersih»Pengelolaan Air Menurut Aher

Pengelolaan Air Menurut Aher

Pengelolaan air sangat penting sehingga kita dapat menikmati manfaatnya. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, berbicara tentang pengelolaan air maka sebaiknya warga berkiblat ke Afganistan. Karena, di Afghanistan bisa meminum langsung dari air sungai dan sumber air yang hingga saat ini terjaga kejernihannya.

pengelolaan air menurut aher“Kalau urusan bagaimana menghormati air kita harus berkiblat ke Afganistan. Orang-orang di kampung sana tidak ada yang berani mengotori air,” ujar Aher -demikian Ahmad Heryawan biasa disapa, usai Pengukuhan Panitia Inti PON di Gedung Sate Bandung, Rabu (10/2/2016).

Aher menjelaskan, orang Afganistan mempunyai kebiasaan memelihara air. Sungai di sana dipelihara hingga sangat bersih dan bisa diminum tanpa dimasak.

“Budaya nenek moyang turun temurun seperti itu, terpelihara seperti sekarang,” imbuh dia.

Berbeda dengan Jawa Barat. Di Jabar, limbah rumah tangga, industri, hingga buang hajat dibuang ke sungai. Dulu, orang-orang di desa langsung membuang hajat di pinggir sungai.

Sekarang, mereka sudah memiliki WC, namun alirannya tetap ke sungai. “Itu ‘helikopter’ (jamban di atas air) yang dimodernkan. Alirannya tetap ke sungai,” imbuhnya.

Melihat kondisi ini, masyarakat harus diadvokasi, disadarkan agar menghormati air. Karena menghormati air dan lingkungan adalah bentuk menghormati kehidupan.

“Kalau bisa merasa dosa kalau mengotori air. Hadits Nabi menyebutkan, aku larang kalian buang hajat kecil ke air mengalir. Itu baru yang kecil loh, apalagi yang besar,” tutur dia.

Air dibutuhkan, tetapi karena tidak dikelola baik malah menjadi bencana. Karena itu, keberadaannya harus dikelola berdasarkan amanat undang-undang sumber daya air.

Aher mengaku akan terus melakukan advokasi terhadap masyarakat. Misalnya limbah ternak yang merusak air. Itu berarti sebelum dibuang ke sungai, limbah harus diolah menjadi biogas dan bioenergi. Sisanya dibuat kompos, sehingga tidak terbuang.

“Indeks lingkungan Jabar terhitung bagus sebesar 0,94, peringkat kedua setelah Yogyakarta kalau di Pulau Jawa,”.

Pengelolaan air harus diselaraskan dengan menjaga fungsi air secara berkelanjutan sambil memperhatikan keseimbangannya. Pengelolaan air harus mampu menciptakan kemanfaatan umum, keserasian berbagai kepentingan tetapi memperhatikan sifat alami air, serta melindungi hak warga negara memanfaatkan air.

Sumber [http://goo.gl/4Tv7LS]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment