You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Air Bersih,air tanah,Filter Air»Menguji Kualitas Air Tanah

Menguji Kualitas Air Tanah

Air tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah. Sumber air yang berasal dari air tanah masih jadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pada rumah tangga. Untuk memastikan apakah air tanah yang digunakan masih layak pakai, masyarakat diingatkan agar tidak lupa menguji kualitas airnya.

Kenapa air tanah harus diuji kualitasnya?

Karena penggunaan air dalam kehidupan manusia untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mencuci, mandi, dan memasak harus bebas dari bahan pencemar dan polutan. Ada banyak indikator yang menunjukkan tingkat pencemaran air tanah dan faktor ini kadang hanya bisa diketahui melalui pengujian di laboratorium. Selain itu, tidak semua daerah memiliki kualitas air yang baik, padahal salah satu kegunaan air adalah untuk diminum karenanya kebersihan air akan mempengaruhi kesehatan seseorang.

Dimana tempat menguji kualitas air?

Sekarang ini ada banyak laboratorium baik swasta maupun negeri yang bisa melakukan pengujian kualitas air. Kita bisa membawa sampel air tanah rumah kita ke laboratorium terdekat, antara lain:

1. Laboratorium dinas kesehatan tiap provinsi.
2. Laboratorium FKM (fakultas kesehatan masyarakat)
3. Laboratorium teknik bagian lingkungan.
4. Atau kalau di swasta juga ada seperti di laboratorium Sucofindo.

Apa saja kualitas air tanah yang diuji?

Parameter yang diperiksa untuk mengetahui kualitas air tanah biasanya terdiri dari parameter biologis, kimiawi dan juga fisiknya. Untuk parameter biologis yang diperiksa adalah kandungan bakteri E.coli sebagai indikator biologis. Jika di dalam air tanah tersebut terdapat bakteri E.coli maka virus, bakteri, parasit dan amuba lainnya bisa saja ada di dalam air tersebut. Tapi jika tidak ada bakteri E.coli kemungkinan virus, bakteri atau parasit yang ada di sana merupakan kuman yang non-patogen atau tidak berbahaya.

Untuk parameter kimiawi yang diperiksa adalah senyawa-senyawa kimia yang seharusnya memang tidak boleh ada di dalam air, misalnya mangan, merkuri atau timbal. Sedangkan untuk parameter fisiknya yang diperiksa adalah kekeruhan, pH dan warna dari air tanah tersebut.

Persyaratan dari Kementerian Kesehatan adalah air yang dikonsumsi harus terbebas dari pencemaran biologis, kimia dan fisik. Kita bisa menguji air tanah pada rumah kita dengan ketiga parameter tersebut di laboratorium. Namun dalam satu paket atau tiap parameter harganya berbeda-beda.

menguji kualiats airApa ciri-ciri air tanah yang tercemar?

Air yang tercemar kadang tidak terlihat terutama jika pencemarnya adalah biologis. Sedangkan untuk pencemar kimia atau fisik terkadang bisa terlihat dari warna air yang keruh, berbau, berasa atau berwarna kekuning-kuningan. Kalau pada air tanah dirumah anda ada tanda-tanda seperti itu sebaiknya untuk memeriksakan semua faktor parameternya baik biologis, kimia dan fisiknya.

Bagaimana jika air yang dikonsumsi sudah tercemar?

Cara paling praktis dan cara terbaik untuk mengatasi air yang tercemar adalah menggunakan alat penyaring air. Pada zaman modern seperti saat ini sangat mudah untuk mendapatkan filter air karena banyak perusahaan yang menjual alat penjernih air. Hanya saja kita perlu pintar-pintar dalam memilih mana produk filter air yang tepat. Sehingga benar benar mampu mengatasi masalah air yang ada pada rumah kita. Salah satu produk filter air yang sudah terbukti mengatasi masalah air adalah Nano Smart Filter. Karena produk penyaring air dari Nano Smart Filter menggunakan media filter pureTAG Super dan Karbon aktif untuk menangkap senyawa-senyawa kimia dan juga menghilangkan bakteri yang terdapat dalam air.

Demikian artikel yang membahas apa saja parameter yang digunakan untuk menguji kualitas air tanah pada rumah tangga. Semoga artikel ini dapat menjadi solusi dan menambah wawasan anda seputar air.

Sumber : [Aneka Sumber]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment