You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»air besi,air tanah»Mengatasi Air Kuning

Mengatasi Air Kuning

Mengatasi air kuning sangat mudah, anda dapat mencoba beberapa teknik mengatasi air kuning yang akan dibahas pada artikel ini. Masalah air sumur bor atau air tanah yang kuning biasanya disertai bau karat maupun berminyak. Hal tersebut disebabkan kandungan zat besi (Fe) dan Kadar mangan (Mg) yang berlebih pada air yang anda gunakan. Tentu saja kondisi air kuning seperti ini tidak baik jika digunakan, karena parameter air yang baik digunakan air harus jernih, tidak berbau, tidak berasa (tawar) dan tidak mengandung zat dan bakteri berbahaya.

solusi air menguningAir berwarna kuning dapat menyebabkan endapan pada penampungan air, penyumbatan di pipa instalasi, peralatan rumah tangga menjadi rusak karena ada flek kuning, jika digunakan untuk mencuci baju berwarna putih bisa berubah menjadi kuning. Bahkan jika digunakan untuk mengepel lantai atau mencuci mobil dapat menyebabkan warna mobil menjadi kusam. Masalah air seperti ini membuat kita jadi pusing kurang kenyamanan tinggal,pengeluaran pun jadi bertambah.

Jika zat besi dan mangan dalam air normal maka walaupun ditampung beberapa lama air tidak akan timbul endapan, bau dan lapisan minyak diatasnya.

Berikut ini beberapa cara mengatasi air kuning yang dapat anda coba,

1. Dengan Cara Aerasi
Zat besi (Fe) dapat dihilangkan dari dalam air dengan melakukan oksidasi menjadi Fe (OH)3 yang tidak larut dalam air, kemudian di ikuti dengan pengendapan dan penyaringan. Proses oksidasi dilakukan dengan menggunakan udara biasa di sebut aerasi yaitu dengan cara memasukkan udara dalam air efeknya kadar besi mengendap ke bawah sehingga kotorannya menempel di bak penampungan/toren air. Kelemahanya mungkin kita akan sering menguras toren tersebut agar kotoran endapan tidak ikut ke pipa instalasi.

2. Dengan Cara Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam cairan/zat cair karena pengaruh gravitasi (gaya berat secara alami). Sedimentasi dapat berlangsung sempurna pada danau yang airnya diam atau suatu wadah air yang dibuat sedemikian rupa sehingga air di dalamya keadaan diam. Pada dasarnya proses tersebut tergantung pada pengaruh gaya gravitasi dari partikel tersuspensi dalam air. Sedimentasi dapat berlangsung pada setiap badan air. Biaya pengolahan air dengan proses sedimentasi relatif murah karena tidak membutuhkan peralatan mekanik maupun penambahan bahan kimia. Kegunaan sedimentasi untuk mereduksi bahan-bahan tersuspensi (kekeruhan) dari dalam air dan dapat juga berfungsi untuk mereduksi kandungan organisme (patogen) tertentu dalam air.

3. Dengan Cara Menggunakan Bahan Kimia.
Banyak sekali jenis bahan kimia yang dapat dipergunakan untuk menurunkan zat besi ini. Zat kimia seperti Polimer Aluminium Clorid , kaporit ,tawas dll. Namun hal ini cukup beresiko tinggi karena harus menggunakan takaran dan metode tertentu. Takarannya berbeda beda tergantung dari seberapa tingginya zat besi dalam air tersebut. Jika ingin menggunakan cara ini untuk mengatasi air kuning sebaiknya anda berkonsultasi pada ahlinya.

4. Dengan Cara Menggunakan Alat Penyaring ( Filtrasi )
Cara penyaringan ini terbukti paling efektif dan ampuh karena sudah terbukti. Zaman modern seperti ini alat penyaring air sangatlah efektif dan efisien . Efisien waktu,biaya dan hasil. Cara inilah yang umumnya dipilih banyak orang. Karena selain efektif dan efisien untuk mengatasi air kuning, menggunakan alat penyaring air sangat praktis dan aman.

Salah satu alat penyaring air yang sudah terbukti adalah Nano Smart Filter. Penyaring air kuning Nano Smart Filter  menggunakan media filter PureTAG Super dan Super Karbon Aktif yang berfungsi menyerap dan menyaring kadar besi dan zat mangan tinggi dalam air. Sehingga anda dapat menikmati air baik setiap saat dengan mudah.

Sumber [http://goo.gl/4IvrCY]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment