You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Filter Air»Mengatasi Air Hijau di Kolam

Mengatasi Air Hijau di Kolam

Mengatasi air hijau di kolam dapat menggunakan beberapa cara, Namun sebelum itu kita harus mengetahui apa yang menyebabkan air kolam berwarna hijau. Air kolam berwarna hijau sering menjadi masalah bagi para pemilik kolam renang dan para pencinta ikan KOI, terutama bagi kolam yang baru dibangun. Memang cukup merepotkan untuk mengatasi air hijau ini tanpa memahami atau mengetahui penyebabnya.

air hijau kolam

Pada kolam baru, bisa saja terjadi warna air menjadi hijau penyebabnya adalah keseimbangan ekosistem belum bekerja secara sempurna namun perkembangan phytoplankton/Alga sangat pesat.
Tetapi ada bebeberapa kolam yang semula airnya jernih tiba-tiba warna air berubah menjadi hijau, air hijau mulai terbentuk ketika suhu air naik dikarenakan sinar matahari mulai meningkat,terutama menjelang musim panas atau kemarau. Kolam renang untuk umum atau untuk pribadi memiliki sistem dan perawatanya pada dasarnya sama, namun yang yang membedakan hanyalah ukuran dan volume air yang ada sehingga mempengaruhi biaya perawatan kolam tersebut.

Beberapa penyebab air kolam renang berwarna hijau adalah sebagai berikut ini:

  • Tingkat PH air kolam tidak stabil: Tingkat kelembapan air adalah yang pertama sebagai faktor air kolam renang menjadi hijau karena apabila PH air kolam renang tidak seimbang bakteri, kuman, lumut (ganggang) mudah hidup dan berkembang biak yang diawali dengan masuknya berbagai hewan air ke dalam kolam renang.
  • Sistem Filtrasi tidak efektif, Pada umumnya saat ini semua kolam renang baik pribadi maupun kolam renang umum menggunakan sistem filtrasi dan overflow. Dikatakan gagal karena kurangnya kemampuan sistem suatu kolam dengan debit air kolam yang ada, juga karena buruknya sistem pemipaan kolam renang yang menyebabkan tidak maksimalnya kinerja filtrasi.
  • Chemical tidak tepat sasaran: Penambahan kimia dalam kolam renang sangat penting karena untuk mengendalikan semua unsur yang menyebabkan terganggunya kestabilan PH air kolam renang dan juga untuk membunuh kuman, bakteri dan lumut (ganggang) yang ada dalam air kolam renang. Sebelum penambahan kimia sebaiknya mengetahui tingkat PH dahulu supaya kimia tepat sasaran dan hemat obat yang ditambahkan.
  • Kebersihan kolam renang: Semua sampah yang ada di sekitar kolam renang sangat berpengaruh karena dikwatirkan akan masuk ke dalam kolam renang bila teriup angin dan menyebabkan terganggunya kondisi PH air kolam renang, hal ini sangat ditekankan pada kolam renang outdoor.
  • Karena faktor cuaca: Hal ini yang memang yang harus benar-benar kita pahami cuaca yang bagaimana yang mampu mempengaruhi kondisi air kolam renang. Karena angin yang kencang membawa daun dan sampah ke dalam kolam renang yang harus segera kita bersihkan, Musim penghujan yang membawa curah hujan yang tinggi juga sangat berpengaruh terhadap kondisi air kolam renang. Hilangnya kandungan kimia kolam renang karena tergantinya air kolam renang dengan air hujan yang tidak menentu bisa bersifat asam dan bisa bersifat basa.
  • Phytoplankton adalah organisme yang berukuran sangat kecil, sehingga disebut mikroorganisme. Phytoplankton termasuk dalam keluarga ganggang yang biasanya disebut ganggang hijau, ganggang ini memiliki ribuan species. namun ganggang dapat dipisahkan menjadi 2 kategori. Kategori pertama Phytoplankton/Ganggang yang berserat, ganggang ini yang sering menjadi lumut di dinding kolam. Kategori kedua, Ganggang bersel satu ini yang menyebar dalam air dan menyebabkan air kolam menjadi hijau.

Apabila anda sudah mengetahui apa saja yang menyebabkan air kolam berwarna hijau. Maka anda sebaiknya lebih memperhatikan dalam merawat dan memelihara kolam renang. Penanganan masalah kolam renang yang tepat sasaran dapat menghemat biaya perawatan anda.

Berikut solusi mengatasi air kolam yang berwarna hijau, antara lain :
1. Membersihkan Kolam Secara Rutin
Siapapun pastinya tahu bahwa membersihkan kolam merupakan bentuk perawatan paling mendasar. Namun di sini, kami mengingatkan kembali pentingnya merawat kolam secara rutin karena akan berefek langsung pada kondisi kolam yang anda miliki. Idealnya, kolam perlu dibersihkan dalam sebulan sekali.

2. Menanam Pohon di Sekitar Kolam
Seperti yang sudah disebutkan di atas, sinar matahari juga mempengaruhi tingkat pertumbuhan alga. Oleh karena itu, dengan membuat sinar yang mengenai kolam berkurang, maka pertumbuhan alga pun akan melambat. Salah satu cara untuk menghalangi sinar matahari jatuh ke kolam adalah dengan menanam tumbuhan rindang di sekitar kolam. Namun di sisi lain, daun-daun yang jatuh di kolam justru bisa meningkatkan pertumbuhan alga. Oleh karena itu, tanamlah tumbuhan yang memiliki ranting yang kuat sehingga daunnya tidak mudah gugur.

3. Mengganti Sepertiga Air Kolam Secara Periodik
Sama seperti langkah pertama, tujuan dari penggantian air ini adalah mengurangi ekosistem alga yang ada di kolam. Usahakan setiap hari, minimal seminggu sekali, gantilah 30% air kolam dengan air bersih.

4. Menambahkan Zat Pembersih Air
Zat pembersih air (water cleaner) merupakan cairan kimia yang efektif untuk menjaga kebersihan air. Zat ini akan mengendalikan populasi alga bahkan mencegah semua jenis alga bisa hidup di kolam. Namun, anda perlu berhati-hati dalam memakainya.

5. Memakai Sistem Filter dengan Sinar Ultraviolet
Seperti yang sudah kami bahas pada pembuatan sistem filter di sini, sistem filterasi yang dilengkapi lampu sinar ultraviolet efektif untuk mengatasi air kolam yang berwarna hijau. Sinar UV mampu mengikat sekumpulan alga menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bisa disaring oleh filter.

6. Merancang Sistem Filter dengan Skema yang Tepat
Fungsi utama sistem filter adalah memurnikan air kolam kembali. Idealnya, sistem filter mampu menampung 30%-40% dari volume air kolam utama. Sistem filter yang baik merupakan gabungan dari filter mekanis, biologis, dan kimia. Dengan perancangan yang benar, bisa dipastikan air kolam akan terjaga kebersihannya.

Sumber [Aneka Sumber]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment