Membunuh Kuman Dalam Air

Membunuh kuman dalam air merupakan hal wajib yang dilakukan sebelum kita meminum air tersebut.  Karena bisa saja air yang akan kita minum tercemar partikel parasit atau bakteri. Apalagi kondisi saat ini dimana tejadi pencemaran alam sehingga kondisi air pun akan ikut tercemari. Salah satu hal yang dapat mencemari air adalah banyaknya masyarakat yang dengan santai membuang limbah ke sungai, laut dan sumber air lainnya. 

membunuh bakteri dalam airSebelum kita mengetahui bagaimana cara membunuh kuman dalam air, ada baiknya kita mengetahui 10 jenis bakteri yang ada pada air sebelum di lakukan proses disinfeksi :

1. Salmonella Enterica
2. Chaetomium sp
3. Legionella Pneumophila
4. Naegleria Fowleri
5. Rhizopus Stolonifer
6. E Coli
7. Copepoda
8. Rotifers
9. Anabaena sp
10. Cryptosporidium

Bakteri / kuman dalam air memang tidak dapat dilihat dengan kasat mata, untuk mengetahui apakah air minum tersebut mengandung bakteri maka perlu diteliti di laboratorium. Mengonsumsi air minum yang mengandung bakteri merupakan salah satu faktor utama berkembangnya penyakit yang ditularkan melalui air, termasuk hepatitis, tifus, dan diare. Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang paling mematikan nomor dua bagi para balita. Penyakit yang penularannya melalui air menyebabkan 1,4 juta bayi meninggal setiap tahun.

Lalu bagaimana cara membunuh kuman dalam air?
Berikut ini beberapa cara untuk membunuh kuman / bakteri dalam air, mulai dari cara paling sederhana hingga cara yang modern.

1. Merebus / Memasak Air Hingga Mendidih

Merebus air hingga mendidih merupakan cara yang mudah dilakukan untuk mendapatkan air minum bebas dari kuman jamur, protozoa, spora, virus dan bakteri. Namun masih banyak orang yang belum memahami lama waktu yang paling baik untuk mematikan kompor dari awal air mulai mendidih. Tentu saja tidak semua kuman penyakit akan mati jika belum cukup waktu dalam mendidihkan air minum.

Lama waktu yang baik mendidihkan air adalah selama 5 menit sampai 20 menit agar semua bakteri / kuman yang hidup di dalam air yang akan kita minum dapat mati, sehingga air minum yang akan kita konsumsi aman tidak menyebabkan gangguan kesehatan pada diri kita. Kendala terbesar dalam mendidihkan air terlalu lama adalah boros bahan bakar kompor.

2.  Menggunakan Tablet atau Cairan Penjernih Air

Tablet atau cairan penjernih air dapat dibeli di apotik, toko perlengkapan olahraga dan petualangan. Namun cara ini memiliki kekurangan karena akan menimbulkan rasa yang tidak enak pada air (rasa pahit), namun cara ini cukup ampuh untuk membunuh bakteri dalam air.

Tablet iodin adalah tablet penjernih yang paling umum dijual, namun anda juga bisa menggunakan tablet klorin untuk mendapatkan hasil yang sama. Penggunaan kedua jenis tablet ini paling efektif hasilnya jika air yang dijernihkan berada pada suhu 21°celsius atau lebih. Tablet kimia ini akan membunuh bakteri yang ada di dalam air. Kedua jenis tablet ini paling sering digunakan oleh orang-orang yang sedang berkemah di hutan. Namun perlu diperhatikan saat anda menggunakan tablet iodine atau pun tablet klorin perlu berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan dosis yang pas sehingga tidak menyebabkan keracunan.

 3. Menggunakan Filter air dan Sinar Ultraviolet (UV)

lampu ultraviolet (UV)

Cara ini merupakan cara terbaik dan aman untuk membunuh kuman / bakteri dalam air. Menggunakan filter air yang dilengkapi dengan sinar UV selain dapat membunuh kuman dengan sempurna, juga dapat menghilangkan zat berbahaya yang terkandung dalam air. Sehingga anda akan mendapatkan air minum yang bersih dan sehat.  Fungsi filter air untuk menyaring zat-zat berbahaya yang terkandung dalam air. Sedangkan fungsi dari sinar ultraviolet dapat membunuh mikro organisme dan bakteri atau kuman berbahaya penyebab pencemaran air minum. Seperti bakteri colli atau colliform dan salmonella, penyebab Muntaber dan penyakit perut lainnya. Karena Sinar ultraviolet ini dapat menghancurkan asam nukleat dari mikro organisme sehingga DNA mereka terganggu oleh radiasi UV, dan tidak dapat melakukan mutasi atau fungsi-fungsi seluler vital lainnya.

Dengan kata lain, Penyinaran UV merupakan cara desinfeksi yang aman dibandingkan dengan klorinasi yg menghasilkan residu klorin yang toksik.

Sumber [Aneka Sumber]

Tags: membunuh kuman, membunuh kuman dalam air, kuman dalam air, bakteri dalam air

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment