You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Pencemaran Air,Pengolahan Air Bersih»Ciri-Ciri Air Tanah Yang Tercemar

Ciri-Ciri Air Tanah Yang Tercemar

Bila kita cermati lebih dalam, pada umumnya air di kota-kota besar sudah banyak yang tercemar. Air yang sudah tercemar biasanya akan berubah dan mempunyai beberapa ciri tertentu yang membedakannya dengan air bersih. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan disuatu tempat penampungan air akibat aktivitas manusia. Sumber pencemaran air terdiri dari polutan alami yang berasal dari mineral serta mikroorganisme dan polutan buatan manusia biasanya berasal dari sisa bahan kimia yang lebih berbahaya daripada polutan alami.

air_tanah1Untuk mendapatkan air tanah dengan kualitas baik, sumur harus dibuat dengan kedalaman tertentu. Jika sumur dibuat terlalu dangkal, maka air yang dihasilkan akan lebih mudah terkontaminasi oleh cemaran atau polutan. Apabila hal itu terjadi, biasanya dapat digunakan tambahan berupa alat penyaring air agar air yang telah terkontaminasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sudah banyak masyarakat di kota-kota besar yang menggunakan alat penyaring air sebagai solusi utama untuk mendapatkan air bersih dengan kualitas baik.

Mengenali Ciri-Ciri Air Tanah Yang Sudah Tercemar

Selain dengan cara melakukan tes di laboratorium, terdapat beberapa cara pengamatan fisik yang dapat dilakukan untuk mengenali ciri-ciri air tanah yang sudah tercemar, seperti dikutip dari indiastudychannel adalah:

  1. Warna kekuningan akan muncul jika air tercemar chromium dan materi organik. Jika air berwarna merah kekuningan, itu menandakan adanya cemaran besi. Sementara pengotor berupa lumpur akan memberi warna merah kecoklatan.
  2. Kekeruhan juga merupakan tanda bahwa air tanah telah tercemar oleh koloid (bio zat yang lekat seperti getah atau lem). Lumpur, tanah liat dan berbagai mikroorganisme seperti plankton maupun partikel lainnya bisa menyebabkan air berubah menjadi keruh.
  3. Polutan berupa mineral akan membuat air tanah memiliki rasa tertentu. Jika pahit, pemicunya bisa berupa besi, aluminium, mangaan, sulfat maupun kapur dalam jumlah besar.
  4. Air tanah yang rasanya seperti air sabun menunjukkan adanya cemaran alkali. Sumbernya bisa berupa natrium bikarbonat, maupun bahan pencuci yang lain misalnya detergent.
  5. Sedangkan rasa payau menunjukkan kandungan garam yang tinggi, sering terjadi didaerah sekitar muara sungai.
  6. Bau yang tercium dalam air tanah juga menunjukkan adanya pencemaran. Apapun baunya, itu sudah menunjukkan bahwa air tanah tidak layak untuk konsumsi.

Beberapa literatur juga menuliskan ciri air tanah tercemar ini, diantaranya (Djajadiningrat, 1992), menyatakan bahwa badan air yang tercemar ditandai dengan warna gelap, berbau, menimbulkan gas, mengandung bahan organik tinggi, kadar oksigen terlarut rendah, matinya kehidupan di dalam air umumnya ikan dan air tidak lagi dapat dipergunakan sebagai bahan baku air minum.

Sedangkan menurut Wardana (1999), indikator atau tanda air telah tercemar adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati melalui :

1- Perubahan Warna, Bau dan Rasa Air

Bahan buangan dan air limbah dari kegiatan industri yang berupa bahan anorganik dan bahan organik seringkali dapat larut di dalam air. Apabila bahan buangan dari air limbah dapat larut dan terdegradasi maka bahan buangan dalam air limbah dapat menyebabkan terjadinya perubahan warna air. Bau timbul akibat aktifitas mikroba dalam air merombak bahan buangan organik terutama gugus protein, secara biodegradasi menjadi bahan mudah menguap dan berbau.

2-Perubahan Suhu Air

Air Sungai suhunya naik mengganggu kehidupan hewan air dan organisme lainnya karena kadar oksigen yang terlarut dalam air akan turun bersamaan dengan kenaikan suhu. Padahal setiap kehidupan memerlukan oksigen untuk bernafas, oksigen yang terlarut dalam air berasal dari udara yang secara lambat terdifusi ke dalam air, semakin tinggi kenaikan suhu air makin sedikit oksigen yang terlarut di dalamnya.

3-Timbulnya Endapan, Koloidal dan bahan terlarut

Bahan buangan industri yang berbentuk padat kalau tidak dapat larut sempurna akan mengendap didasar sungai dan dapat larut sebagian menjadi koloidal, endapan dan koloidal yang melayang di dalam air akan menghalangi masuknya sinar matahari sedangkan sinar matahari sangat diperlukan oleh mikroorganisme untuk melakukan proses fotosintesis.

4-Mikroorganisme

Bahan buangan industri yang dibuang ke lingkungan perairan akan di degradasi oleh mikroorganisme, berarti mikroorganisme akan berkembang biak tidak menutup kemungkinan mikroorganisme pathogen juga ikut berkembang biak. Mikroorganisme pathogen adalah penyebab timbulnya berbagai macam penyakit.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran masyarakat yang tinggi agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan juga membuang limbah pabrik yang dapat mencemari ekosistem air sehingga air bersih sulit diperoleh kecuali melalui pengolahan air bersih .  Sehingga ekosistem air bersih tetap terjaga.

Editor : Deni Setiawan  ;  Sumber : Dari berbagai sumber

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment