You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Air Minum»Botol Air Minum Bisa Dikonsumsi

Botol Air Minum Bisa Dikonsumsi

Botol air minum kini bisa dikonsumsi, seiring perkembangan teknologi saat ini ada botol air minum yang bisa dikonsumsi sehingga dapat mengurangi limbah botol air minum plastik. Ari Jónsson, seorang mahasiswa dari Iceland Academy of the Arts, Islandia, menciptakan botol minum berbahan alga. Botol itu diklaim ramah lingkungan sebab bisa langsung terdegradasi jika dikosongkan.

Alga adalah tumbuhan berklorofil, memiliki ukuran yang beragam, dari beberapa mikron sampai bermeter-meter. Hidupnya bergantung pada gerakan air di dalam air tawar atau air laut.

Proses pembuatan botol air minum ini mudah saja. Jónsson menjelaskan, hanya dengan mencampurkan alga merah yang telah berbentuk bubuk. Lalu ditambah air untuk membuat zat seperti gelatin. Setelah tercampur, campuran kemudian dipanaskan.

Setelah itu bahan-bahan dituang ke dalam cetakan berbentuk botol yang terendam di dalam air es. Lalu, cetakan botol yang telah dituang cairan dipindahkan ke dalam lemari es hingga mengeras.

“Jika gagal, atau jika bagian bawah terlalu tipis atau ada lubang di dalamnya, saya panaskan lagi dan menuangkannya kembali ke dalam cetakan,” kata Jónsson seperti dilansir Tech Times, Senin 28 Maret 2016.

botol air minum dimakanJónsson menambahkan, botol akan terus terbentuk jika air masih ada di dalamnya. “Ketika botol air alga dikosongkan maka akan kehilangan bentuk dan mulai membusuk,” ungkapnya. Ia menyatakan, air dalam botol alga aman untuk dikonsumsi meski memang setelah lama tersimpan dalam botol, ekstrak alga akan mempengaruhi rasa air. “Jika konsumen menyukai rasa alga, mereka bisa dengan segala cara, memakan botol itu setelah mengkonsumsi air,” tutur Jónsson.

Penemuan botol air minum dari alga oleh Jónsson ini akan ditampilkan pada pameran Drifting Cycles student di Reykjavik, Islandia bulan ini.

Selain terbuat dari alga, Ada juga kemasan atau botol air minum yang terbuat dari gelatin sehingga mempunyai fungsi yang sama yaitu dapat dimakan dan tidak meninggalkan limbah plastik. Tempat air minum, kini benar-benar dapat didaur ulang. Lebih tepatnya bisa dimakan, sehingga tidak memenuhi tempat sampah. Sebuah kantong air telah dikembangkan untuk menggantikan fungsi plastik. Ini merupakan ide yang dianggap cukup radikal dan bisa mengubah dunia.

Produk ini bernama Ooho!, terdiri dari lapisan ganda membran gelatin. Ooho! dibuat dengan menggunakan ganggang cokelat dan kalsium klorida. Tidak seperti botol plastik konvensional, Ooho! bisa dimakan. Bisa juga dibuang, tetapi tidak menimbulkan sampah baru, karena bisa langsung terurai.

Bentuknya mirip plastik, tetapi tampilannya lebih mirip ubur-ubur, atau payudara implan. Global Design Forum di Inggris memberikan penghargaan terkait desain OOho! dalam bagian London Design Festival.

Ooho! diciptakan oleh Rodrigo Garcia Gonzalez, seorang mahasiswa pascasarjana dari Royal College of Art, Imperial College of London.

“Desain ini sebenarnya mencontoh membran alami, seperti lapisan telur. Saya ciptakan menggunakan teknik bernama Spherification,” kata Gonzalez.

Untuk membuatnya bisa dikomersilkan ke pasaran, produk ini membutuhkan banyak peningkatan di sana sini. Mereka harus membuat membran itu lebih kuat agar aman untuk dibawa kemana saja. Mereka juga harus mencari cara agar membran itu bisa dibuka dan ditutup berkali-kali.

Menurut GDF, Ooho! merupakan satu dari lima ide yang akan membawa perubahan di dunia. Beberapa desain lainnya seperti lantai keramik yang bisa mengumpulkan energi dari langkah kaki orang, atau aplikasi ponsel yang bisa mengecek kesehatan mata.

Demikian artikel yang berjudul “Botol Air Minum Bisa Dikonsumsi”. Dengan adanya penemuan terbaru seperti ini maka dapat mengurangi limbah dari botol plastik air mineral dan dapat mengurangi dari dampak global warming.

Sumber:
http://goo.gl/pZ2nvy]
[http://goo.gl/cq2VXl]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment