You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Air Bersih,Penyediaan Air Bersih»Bank Dunia Dukung Penyediaan Air Minum

Bank Dunia Dukung Penyediaan Air Minum

Melansir siaran pers dari situs Bank Dunia yang dikeluarkan di Washington DC pada 2 Mei 2013 , bahwa Bank Dunia Dukung Ekspansi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi di Indonesia. Melalui Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS 2) ditargetkan menyediakan fasilitas air minum dan sanitasi bagi 11.6 juta warga.

Sehingga dengan proyek yang dibantu oleh Bank Dunia ini, lebih dari 11 juta warga Indonesia di seluruh nusantara akan menikmati fasilitas air minum dan sanitasi, dengan disetujuinya dana tambahan oleh Bank Dunia.

Berita lengkapnya dari situ Bank Dunia seperti yang kami cukil sebagai berikut :

Sejak tahun 2006, Bank Dunia telah mendukung proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS 2) – atau proyek Third Water Supply and Sanitation for Low Income Communities (WSSLIC-3) – sebagai upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap air minum dan sanitasi, serta meningkatkan kesehatan dan perilaku higenis.

“Dengan mendukung ekspansi proyek ini, Bank Dunia berharap bisa menggandakan cakupan PAMSIMAS 2 dari 15 propinsi ke 32 propinsi, dan juga menambah jumlah keluarga yang akan menerima manfaat sanitasi lebih baik,” kata Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, Stefan Koeberle. “Salah satu kunci keberhasilan proyek ini adalah pendekatan berbasis masyarakat yang terus didukung Bank Dunia.”

Fasilitas sanitasi yang buruk dapat melemahkan sebuah komunitas, karena bisa menurunkan kesehatan publik dan membatasi potensi pertumbuhan ekonomi.

Dua dari empat penyebab kematian dibawah usia lima tahun terbesar – yakni diare dan tipus – merupakan penyakit yang tersebar karena kotoran dan timbul akibat keterbatasan air bersih, fasilitas sanitasi dan perliaku higenis.

PAMSIMAS-2 melengkapi program “Air untuk Semua” yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum, serta program “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat” dibawah Kementerian Kesehatan.

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment