You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Konsultan Air Anda

Konsultan Air Anda

Pameran teknologi pengolahan air limbah kembali di Indonesia

Indonesia kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan teknologi air limbah ke-9 yang digelar di Jakarta Convention Center Jakarta tanggal 3-5 Juli mendatang.
Sekitar 503 peserta dari 30 negara termasuk 8 negara seperti negara kawasan Eropa, Amerika, China, Singapura, Korea, Taiwan, Jepang dan juga Indonesia, menampilkan produk dan teknologi pengolahan air limbah termasuk juga delegasi masing-masing negara.
Dalam pameran tersebut juga akan dilakukan kegiatan pertukaran bisnis dan teknologi untuk lima industri yakni pengolahan air bersih, limbah air , air minum dan daur ulang, perlindungan dan pencegahan kebakaran, keselamatan kerja dan industri keamanan, berbagai konsep dan teknologi baru.
“Pameran ini merupakan peran dunia usaha dari berbagai bidang sehingga diharapkan dalam mendukung percepatan peningkatan pelayanan air minum dan air limbah nasional,” ujar Ketua Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), Tamin M Zakaria Amin saat konferensi pers ‘penyediaan air minum serta kondisi PDAM di Indonesia’ di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Senin (1/7).
Menurutnya, dengan meningkatnya jumlah penduduk perkotaan menuntut penyediaan air yang lebih besar baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Tercatat, data terakhir 2011 terdapat 55,04 persen akses air sesuai target Millenium Development Goal’s (MDG’s). 68,87 persen di 2015. 100 persen 2025.
Pameran ini menjadi media komunikasi dan informasi yang efektif, terjalinnya kontak bisnis dan transfer teknologi yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan industri-industri, seperti: pengolahan air (Indo Water Expo & Forum), Limbah air dan daur ulang (Indo Waste Expo & Forum), Perlindungan dan pencegahan kebakaran (Indo Firex Expo & Forum), Keselamatan Kerja dan industri keamanan (Indo Security Expo & Forum), Berbagai konsep dan teknologi energi baru dan terbarukan (Indo Renergy Expo & Forum).
PT Napindo Media Ashatama sebagai penyelenggara yang mempunyai jaringan internasional menggabungkan 5 industri dalam satu wadah pergelaran pameran ini.
Kelima industri tersebut merupakan infrastruktur industri bagi pembangunan yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat dan standar kelaikan yang harus dipenuhi oleh pengembang dalam pembangunan gedung perkantoran dan pertokoan, pemukiman, fasilitas umum pengembangan wilayah saat ini dan masa datang.
Di samping itu pameran ini diharapkan akan tercipta kondisi pasar yang efisien serta kompetitif, dalam mempertemukan supply dan demand di bawah satu atap, sehingga perencanaan pemenuhan industri-industri terkait.
Pameran ini mendapat dukungan dari berbagai pihak di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, BPPSPAM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Sumber[merdeka.com]

Penyakit akibat terjadi krisis air bersih

Jangan pernah memandang remeh air. Kelebihan membuat banjir, kekurangan pun bikin sengsara. Jebolnya tanggul air di Buaran, Jakarta Timur, membuat beberapa tempat di Jakarta kekurangan air bersih. Di Petamburan, Jakarta Pusat, warga bersitegang satu sama lain karena berebut air bersih yang dipasok pemerintah daerah.

Selain air, tentu masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit yang timbul karena kekurangan air bersih. Tanpa akses air minum yang bersih, menurut organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO), 3.800 anak meninggal tiap hari oleh penyakit. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan 2 miliar manusia per hari terkena dampak kekurangan air di 40 negara, dan 1,1 miliar tak mendapat air yang memadai.

Di Indonesia, 119 juta rakyat belum memiliki akses terhadap air bersih. Baru 20 persen, itu pun kebanyakan di daerah perkotaan, sedangkan 82 persen rakyat Indonesia mengkonsumsi air yang tak layak untuk kesehatan. Menurut badan dunia yang mengatur soal air, World Water Assessment Programme, krisis air memberi dampak yang mengenaskan: membangkitkan epidemi penyakit.
Enam puluh persen sungai di Indonesia tercemar, mulai bahan organik sampai bakteri coliform dan Fecal coli penyebab diare. Menurut data Kementerian kesehatan, dari 5.798 kasus diare, 94 orang meninggal. Jakarta dialiri 13 sungai, sayangnya menurut badan pengendalian lingkungan hidup DKI Jakarta 13 sungai di Jakarta itu sudah tercemar bakteri Escherichia coli, bakteri dari sampah organik dan tinja manusia.

Sungai Ciliwung termasuk yang paling besar tercemar bakteri E. coli, kadar pencemaran mencapai 1,6-3 juta individu per 100 cc, padahal standar baku mutunya 2.000 individu per 100 cc. Dari situ ada 20-30 jenis penyakit yang bisa timbul akibat mikroorganisme di dalam air yang tidak bersih. Bakteri yang sama juga mencemari 70 persen tanah di Ibu Kota yang juga berpotensi mencemari sumber air tanah.
Padahal kebutuhan air bersih orang di Jakarta setiap hari diperkirakan 175 liter air per orang. Dan untuk 9 juta penduduk, diperlukan 1,5 juta meter kubik per hari. Perusahaan air minum baru bisa memenuhi kebutuhan 52 persen lebih, itu pun kalau tidak ada masalah.
Menurut penelitian WHO, penyakit yang timbul akibat krisis air antara lain kolera, hepatitis, polymearitis, typoid, disentrin trachoma, scabies, malaria, yellow fever, dan penyakit cacingan.

Di Indonesia, 423 per 1.000 penduduk semua usia kena diare, dan setahun dua kali diare menyerang anak di bawah 5 tahun. Diare yang disertai muntah sering disebut muntah-berak (muntaber), gejalanya biasanya buang air terus-menerus, muntah, dan kejang perut. Jika tak bisa diatasi dengan gaya hidup sehat dan lingkungan yang bersih, bisa lebih jauh terkena tifus dan kanker usus, yang tak jarang menyebabkan kematian.

Menurut dokter ahli penyakit lambung (gastroenterolog) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Ari Fahrial Syam, terbatasnya air bersih akan berdampak pada masalah kesehatan masyarakat. Sebab, masyarakat membutuhkan air bersih untuk mandi, mencuci, dan buang air. “Keterbatasan air bisa membuat masyarakat mengabaikan masalah kesehatan,” ujarnya.

sakit perutTerbatasnya air bersih juga akan mengganggu kebersihan lingkungan. Sebagian masyarakat menunda mandi atau mandi sekadarnya, serta keadaan sekitar relatif lebih kotor dan menimbulkan banyak lalat.
Maka makanan dan minuman akan mudah dihinggapi lalat. Karena itu, menurut dokter Ari, masyarakat dan pemerintah harus mengantisipasi penyakit yang muncul. “Penyakit kulit dan diare sangat potensial meningkat karena keterbatasan air bersih,” kata dia.

Dokter Ari menyebutkan, hasil berbagai penelitian menunjukkan terbatasnya air bersih merupakan salah satu faktor utama penyebab meningkatnya kejadian diare. Karena itu, kasus diare ini harus diantisipasi oleh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di lokasi yang mengalami krisis air bersih.
Ari menyarankan, jika masyarakat mengalami diare, hendaknya mengkonsumsi lebih banyak cairan dan elektrolit. Gunanya untuk mencegah kondisi kekurangan cairan dan elektrolit yang lebih parah serta berujung pada komplikasi lanjut. “Seperti gangguan fungsi ginjal yang menyebabkan kematian,” ucapnya.
Selain diare, penyakit kulit karena jamur berpotensi muncul. Di negara tropis seperti Indonesia, menurut dokter, infeksi jamur cukup tinggi. Apalagi dalam kondisi air bersih terbatas. Kulit mudah berkeringat, lembap, terutama di daerah lipatan kulit. Untuk menghindari infeksi jamur, Ari menyarankan tetap mandi dan membersihkan daerah lipatan kulit dan menggunakan pakaian yang bersih.

Sumber [tempo.co]

Air akan menjadi masalah politik 50 tahun lagi

Kepala Pusat Peneliti Biologi LIPI, Dr rer nat Bambang Sunarko mengatakan, keberadaan air di masa yang akan datang akan sangat dibutuhkan, bahkan keberadaannya akan menjadi masalah “politik” yang akan diperebutkan.

“Kedepan nanti air ini akan menjadi masalah besar yang akan diperebutkan seperti saat ini yang terjadi pada pangan dan energi,” kata Bambang di sela seminar sehari “Menyambut Hari Keanekaragaman Hayati” dengan tema “Air dan Keanekaragaman Hayati” bertempat di Gedung Kusnoto-LIPI, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Bambang, kondisi tersebut diperkirakan akan terjadi 50 tahun yang akan datang dimana air akan menjadi barang mahal seperti layaknya pangan dan energi.

Hal ini ia sampaikan berkaca dari pengalaman yang telah ada, yakni persoalan pangan yang selama 20 tahun terakhir terus diperbincangan.

“Contohnya pangan, Indonesia ini negara kaya dengan keanekaragaman hayati dan sumber daya alamnya tapi justru persoalan pangan apa-apa kita impor. Jangan sampai kita impor air juga,” katanya.

Di hari Keanekaragaman Hayati ini, lanjut Bambang, LIPI mengajak menginformasikan kepada masyarakat tentang peran penting air untuk kelangsungan hidup manusia.

Dijelaskannya, berbicara mengenai air, berkaitan dengan kuantitas kualitas dan berkelanjutan.

“Sudah saatnya, kita mulai menjaga alam dan lingkungan kita agar ketersediaan air jangan sampai berkurang,” katanya.

Bambang mengatakan, pembicaraan mengenai air sudah banyak dilakukan, tapi upaya perlindungan berkaitan dengan ketersediaan air belum maksimal.

Sebagai contoh banyaknya sumber-sumber air yang rusak seperti sungai, danau bahkan laut. Kerusakan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, selain karena dampak pembangunan, pembuangan limbah juga karena ulah manusia yang tidak bersahabat dengan air.

Salah satu contoh, kondisi Sungai Ciliwung dan Cisadane yang saat ini tingkat pencemarannya tinggi.

Sumber [antaranews.com]

Perang Air, Tradisi Menjelang Ramadhan

Warga Dusun Dawung, Desa Banjarnegara, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang mempunyai tradisi unik menyambut bulan suci Ramadhan. Mereka menggelar “Perang Air” yang diikuti oleh para orang tua, remaja hingga anak-anak di lapangan dusun setempat, Minggu (7/7/2013).

Suasana gembira penuh gelak tawa tampak dalam tradisi yang dikenal dengan sebutan Padusan itu. Mereka saling melempar plastik yang sudah diisi dengan air. Menurut mereka aksi tersebut adalah simbol kebersamaan di antara sesama warga.

Sebelum Perang Air, aksi diawali dengan pengambilan air dari sendang Kedawung tidak jauh dari Dusun Dawung. Mereka menyusuri areal persawahan dengan diiringi musik kesenian tradisional Jathilan dan Topeng Ireng dari grup Tresna Manunggal Budaya, Magelang.

Dalam prosesi itu, seorang sesepuh dusun yang bernama Purwosumarto, mengambil air dari sumber yang konon memiliki tujuh saluran air, kemudian dimasukkan ke beberapa kendi kecil. Air itu lalu di arak ke tengah kampung yang kemudian dipakai untuk ritual sesuci.

Warga membasuh muka, tangan dan kaki sebagai simbul upaya mensucikan pandangan, pikiran, ucapan, pendengaran, perbuatan dan laku setiap individu. Yang kemudian di akhiri dengan doa bersama.

“Di wilayah Magelang ada tradisi Padusan yang dilakukan menjelang bulan puasa. Ini merupakan simbol umat untuk membersihkan mental, penyucian jiwa, niat, pikiran dan laku diri,” terang Gepeng Nugroho, Koordinator penyelenggara, di sela-sela kegiatan yang bertajuk Bojang Banyu itu.

Kegiatan ini sudah digelar sejak Sabtu (6/7/2013) lalu. Diisi dengan berbagai macam kesenian tradisional, bazar hingga sendratari.

Menurut Gepeng, ritual padusan ini juga bisa melestarikan kesenian dan kebudayaan lokal. Sebab, dengan kegiatan ini bisa sebagai penghormatan kepada leluhur dan menciptakan budaya serta adat istiadat agar lestari.

“Kami ingin mengemas dengan cara yang lebih berbeda. Agar masyarakat semakin antusias saat menjalani ibadah puasa,” jelasnya.

Agung Tricahyo (38), warga peserta padusan mengaku antusias. Menurutnya, padusan merupakan pembersihan diri menjelang ibadah puasa. Selain itu juga untuk mengenalkan pada generasi muda tentang kesenian tradisional yang mulai tergerus jaman.

“Melalui kegiatan ini, kami juga berharap anak-anak sekarang tidak melupakan budaya,” ujar Agung.
Sumber [regional.kompas.com]

Jenis Mineral Berbahaya Yang Mencemari Air Minum

Air yang diminum seharusnya bebas dari senyawa atau mineral yang bisa berbahaya bahkan menyebabkan kematian. Sebenarnya mineral apa saja yang tidak boleh ada dalam air minum?

Ben Witham (17 tahun) seorang remaja dari Mount Buddy, Australia diduga meninggal akibat mengalami keracunan arsenik dari air yang dikonsumsinya dua bulan lalu. Arsenik diketahui sebagai senyawa berbahaya dan kadarnya harus sangat diperhatikan agar tidak melebihi ambang batas.

Arsenik mematikan dengan cara merusak sistem pencernaan sehingga menyebabkan kematian akibat shock. Jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak mematikan nantinya dapat menyebabkan keracunan kronis dan karsinogenik (zat penyebab kanker).

Di dalam air memang terkandung mineral alami dari lingkungan yang tidak berbahaya bagi tubuh seperti kalsium, natrium, kalium atau flouride. Tapi kadang ditemukan pula mineral yang berbahaya bagi tubuh, seperti dikutip dari Lifewater.ca, Rabu (15/6/2011).

Umumnya mineral yang berbahaya termasuk jenis mineral anorganik karena ia tidak bisa diserap oleh tubuh sehingga jumlahnya akan terakumulasi yang lama kelamaan bisa merusak organ tubuh seperti ginjal dan hati yang berfungsi untuk menyaring racun bahkan hingga kematian jika dosisnya tinggi.

Beberapa mineral anorganik yang seharusnya tidak boleh terkandung dalam air minum karena bisa berbahaya bagi kesehatan seperti:

  1. Timbal
  2. Merkuri
  3. Besi
  4. Arsenik
  5. Magnesium
  6. Alumunium
  7. Mangan

Pencemaran dari mineral anorganik ini termasuk ke dalam kategori kimiawi. Meski umumnya pencemar ini tidak terlihat, tapi kadang pencemar kimia bisa terlihat dari warna air yang keruh, berbau, memiliki rasa tertentu atau berwarna kekuning-kuningan.

Penggunaan air dalam kehidupan manusia harus bebas dari bahan pencemar dan polutan, terutama pada air minum. Karena jika bahan pencemar dalam air tersebut masuk ke dalam tubuh maka ia bisa merusak sistem tubuh yang menyebabkan terjadinya gangguan bahkan hingga kematian.

Air minum yang berkualitas baik harus bebas dari organisme penyebab penyakit, zat kimia berbahaya dan zat radioaktif serta memiliki rasa yang enak, tidak berwarna dan tidak berbau.

Jika air yang diminum menggunakan alat penjernih (seperti penyaring dan karbon aktif) sebaiknya diganti secara teratur, memasak air hingga mendidih dan melakukan pengujian air minum untuk mengetahui apakah mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi tubuh atau tidak.

(ver/ir)
Sumber[health.detik.com]

 

Masyarakat Indonesia Mendapatkan Air Bersih Baru 47%

Jakarta – Hingga saat ini baru 47,71% masyarakat Indonesia mendapatkan air bersih di Indonesia. Angka ini lebih kecil dari target MDG’s 2015 yang mencapai nilai rata-rata 68,87%.

“Hanya 47,71% masyarakat Indonesia mendapatkan air bersih yang layak,” jelas Dirut PT Aqua Golden Missisipi, Parmaningsih Hadinegoro di Bali Nusa Dua Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6/2013).

Hal ini dinyatakan dalam materi keterkaitan air mineral dalam ketahanan pangan nasional dalam Seminar Urgensi Membangun Ketahanan Pangan Nasional. Selain Parmaningsih, juga hadir sebagai pembicara Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Dirut Bulog Sutarto Alimoeso, Presdir Astra Agro Lestari, Dirut RNI Ismet Hasan Putro, dan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Fansiscus Welirang.

Sedangkan, berdasarkan data Joint Monitoring Program 2010 dari UNICEF dan WHO saat ini ketersediaan air bersih global mencapai 89%. Sayangnya, angka yang diraih Indonesia jauh lebih rendah dari rata-rata 68,87% yang ditargetkan di tahun 2015.

Daerah yang terbatas akses airnya sebagian berada di Indonesia bagian timur. Tingkat konsumsi air di Indonesia tersebut diperkirakan meningkat 15%-35% perkapita pertahun.

“Kebutuhan makin meningkat dan akan terus naik 15%-35 perkapita per tahun,” imbuhnya.

Karena itu, menurut Parmaningsih, dibutuhkan langkah pencegahan untuk memastikan keberlangsungan air bersih untuk masyarakat Indonesia. Hal ini juga turut mempengaruhi kesehatan khususnya penyakit diare yang kerap terjadi karena air yang kurang bersih.

“Meningkatkan derajat kesehatan untuk sanitasi yg sehat sehingga dapat mengurangi penyakit diare yang mnjadi kematian bayi dan anak balita terbesar di Indonesia,” pungkasnya.

(lh/lh)
Sumber [news.detik.com]

Harga Air Bersih Mahal,Menteri PU Menjawab

JakartaMenteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto memberikan penjelasan mengenai mahalnya harga air bersih per meter kubik. Menurut Djoko salah satu penyebab mahalnya harga air bersih saat ini karena banyak air sungai yang tercemar akibat sampah. Konsekuensi produksi air bersih menjadi mahal.

“Agar dikumpulkan sampah itu dan jangan dibuang dan kotori sungai. Kalau begitu costnya besar. Kalau normal airnya menjadi bersih antara Rp 2.000-3.000/meter kubik. Kalau sudah tercemar bisa 3 kali lipatnya apalagi sudah tercampur lumpur,” ujar Djoko saat ditemui usai Jambore Sanitasi di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Senin (24/6/2013).

Djoko mewanti-wanti dan mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Pihak kementeriannya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar pola pikir peduli kepada lingkungan.

“Kita juga mengajari masyarakat untuk sanitasi dan untuk pengelolaan sampah yang baik. Selain itu limbah rumah tangga kita buatkan pengeolaan yang baik dan limbah drainase persampahan di-manage dengan baik. Jadi limbah cari dan limbah padat seperti sampah juga air minum. Jangan cemari air, kalau sudah masuk di air itu susah. Jangan sampai sampah jangan dibuang ke sana,” jelasnya.

Selain memberikan sosialisasi, pihaknya juga akan mengalokasi anggaran internal kementeriannya lebih dari Rp 3 triliun. Dana itu nantinya digunakan untuk program perbaikan sanitasi masyarakat Indonesia.

“2013, Lebih dari Rp 3 triliun untuk perbaikan sanitasi di Indonesia dan itu akan berlanjut terus,” cetusnya.

(wij/dru)

Sumber [finance.detik.com]

Manfaat Air Kelapa Pada Wanita

Jakarta, Air kelapa adalah minuman menyegarkan yang membuat tubuh dingin dan terhidrasi. Tapi untuk wanita, manfaatnya bisa lebih banyak lagi. Ini dia manfaat air kelapa untuk wanita.Selain sebagai minuman menyegarkan di musim panas, Anda juga dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan dari air kelapa. Air kelapa telah menjadi minuman kesehatan tropis yang dikonsumsi di seluruh dunia.Bagi wanita, air kelapa juga memiliki manfaat khusus.
Berikut beberapa diantaranya, sekelapa5perti dilansir Boldsky, Jumat (8/2/2013)
:1. Minuman sehat saat hamilWanita hamil di daerah tropis bisa minum air kelapa setiap hari untuk meredakan morning sickness dan mencegah muntah. Minuman ini mengandung elektrolit, klorida, kalsium, kalium, natrium, dan riboflavin, juga kaya vitamin C yang sangat diperlukan selama kehamilan.Air kelapa juga mengandung asam laurat (ditemukan dalam ASI), serta sifat antibakteri dan antimikroba yang melindungi tubuh dari infeksi.2. Menyembuhkan infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih adalah infeksi umum yang dihadapi oleh mayoritas perempuan. Air kelapa membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi ragi yang menyebabkan infeksi saluran kemih atau lainnya. Konsumsilah air kelapa dua kali sehari jika Anda menderita infeksi vagina tersebut.

3. Membantu penurunan berat badan

Ini satu lagi manfaat kesehatan dari air kelapa yang tidak hanya berlaku untuk perempuan, tetapi juga laki-laki. Air kelapa rendah kalori dan juga mengenyangkan. Ini akan mengeluarkan racun dari tubuh, membersihkan sistem dan melewati oksigen dalam sel darah. Minuman bebas lemak ini juga menurunkan tingkat kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan membakar timbunan lemak dalam tubuh.

4. Baik untuk kulit

Air kelapa menyediakan manfaat kesehatan serta manfaat kulit untuk wanita. Air kelapa menghidrasi dan membersihkan kulit. Jadi, untuk mendapatkan kulit lembut, bersih dan lembab, konsumsilah air kelapa.

5. Menyembuhkan rasa terbakar di vagina

Dehidrasi atau infeksi vagina bisa menyebabkan rasa terbakar di vagina. Jadi, konsumsilah air kelapa jika Anda menderita peradangan vagina, sesaat sebelum atau setelah buang air kecil.
(mer/vit) Sumber [health.detik.com]

Kirby, Hidup Hanya dengan Udara dan Air

Jakarta, Bagi kebanyakan orang, menahan lapar selama beberapa jam saja sudah membuat badan lemas. Tapi seorang pria di AS mengaku bisa hidup hanya dengan air dan sinar matahari selama 5 tahun. Selama 10 bulan terakhir, dia hanya makan sebanyak 7 kali.

Pria bernama Kirby tersebut muncul dalam sebuah acara televisi berama ‘Taboo USA’ yang ditayangkan oleh National Geography Channel. Dia mengaku dirinya adalah seorang breatharian, yaitu orang yang bisa bertahan hidup dengan udara, mendapatkan energi dari cahaya, angin, dan getaran.

“Saya sudah makan selama 7 kali selama 10 bulan terakhir. Saya masih sadar, ketika saya memakan makanan, itu malah membuat saya merasa sangat lelah,” katanya seperti dilansir Huffington Post, Kamis (27/6/2013).

Kirby mengaku bahwa untuk memakan makanan pun dia membatasi asupannya harus tak lebih dari 500 kalori. Dia telah menjalani pola hidup breatharian selama 5 tahun, walau tahu beberapa orang tak kuat dan meninggal ketika mencoba menerapkan gaya hidup serupa.

Uniknya, dia mengaku telah menjalani pemeriksaan rutin 6 bulan yang lalu dan hasilnya menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya cukup baik. Dia yakin dia bisa berumur panjang dengan menjadi seorang breatharian, bahkan bisa membalik proses penuaan.

Dalam acara tersebut, Kirby mengatakan ingin mengubah dunia dengan breatharisme. Apabila ingin makan, dia terbiasa hanya mengkonsumsi sepotong kecil roti dan anggur merah.

Breatharisme yang menjadi landasan pola hidup breatharian sendiri adalah sebuah konsep yang meyakini bahwa sinar matahari bisa menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Belum lama ini, dikabarkan seorang nenek di Seattle juga menjalani pola hidup serupa.

Nenek bernama Navenna Shine tersebut ingin menjalani pola hidup breatharian selama setidaknya 40 hari terlebih dahulu. Jika berhasil, dia akan meneruskannya lebih lama lagi. Sampai sejauh ini, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan nenek tersebut masih baik-baik saja.

(pah/vta)

Sumber [health.detik.com]

Minum Soda, Pingsan dan Gangguan Jantung

Hati-hati, Kebanyakan Minum Soda Bisa Pingsan dan Gangguan Denyut Jantung

Jakarta, Saat cuaca terik, minuman soda dingin dipilih sebagian orang untuk menyegarkan tenggorokan. Tapi ingat, jangan sampai kebanyakan. Karena terlalu banyak minum minuman soda bisa bikin pingsan dan menyebabkan gangguan denyut jantung.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (28/6/2013), peneliti mengungkapkan bahwa orang yang menenggak minuman soda cukup banyak berisiko mengalami penambahan berat badan, pingsan, dan denyut jantung yang tidak teratur atau dikenal juga sebagai aritmia.

Dr Naima Zarqane dan Profesor Nadir Saoudi, dari Princess Grace Hospital Centre di Monaco, melaporkan bagaimana konsumsi minuman soda secara berlebih dapat menyebabkan hilangnya kalium sehingga berpotensi menyebabkan aritmia. Mereka menggambarkan kasus seorang wanita berusia 31 tahun yang dirawat di rumah sakit akibat pingsan.

Hasil tes menunjukkan pasien memiliki kadar kalium dalam darah 2,4 mmol/liter dan denyut jantungnya 610 ms. Padahal, normalnya, kadar kalium dalam darah 3,5-5,1 mmol/liter dan denyut jantung 450 ms.

Setelah diperiksa lebih lanjut, diketahui bahwa pasien ini sejak umur 15 tahun sudah mengganti konsumsi air putihnya dengan minum minuman bersoda. Atas petunjuk dokter, pasien pun berhenti mengonsumsi minuman soda. Hasilnya, kadar kalium darah menjadi 4,1 mmol/liter dalam satu minggu dan 4,2 mmol/liter dalam satu bulan. Detak jantungnya pun kembali ke 430 ms dalam satu minggu.

Enam studi kasus lain juga menunjukkan bahwa konsumsi minuman soda secara berlebih berhubungan dengan kondisi medis yang buruk seperti rhabdomyolysis (rusaknya jaringan otot rangka), aritmia, dan bahkan kematian yang berhubungan dengan torsades de pointes, suatu bentuk ventricular tachycardia yang dapat berubah menjadi fibrilasi ventrikel.

Menurut peneliti, ada hubungan potensial antara konsumsi minuman soda dan tingkat kalium yang rendah. Berdasar prinsip osmotik, kandungan fruktosa jagung yang tinggi pada minuman soda kemungkinan menghambat penyerapan air oleh usus.

Akibatnya, orang terserang diare dan kehilangan banyak cairan termasuk di dalamnya kalium. Kafein pada minuman soda juga mungkin memiliki efek yaitu jumlah kalium yang diserap ginjal lebih sedikit.

Pada hati, minuman soda dapat menghambat arus kalium dalam saluran ion dan repolarisasi ventrikel yang bisa mengakibatkan aritmia. Menurut Dr Zarqane, para ahli jantung perlu melihat intensitas konsumsi minuman soda dengan masalah detak jantung yang dimiliki pasiennya.

Prof Saoudi menambahkan konsumsi minuman soda atau minuman manis secara berlebih cenderung memiliki efek kardiovaskular yang merugikan. “Karena asupan kalori yang tinggi, maka berat badan cenderung bertambah dan meningkatkan risiko sindrom metabolik,” kata Prof Saoudi.

Studi kasus ini dipresentasikan pada pertemuan EHRA Europace 2013 di Athena.

(vit/vit)

Sumber [health.detik.com]

Pages:« Prev12...29303132333435Next »