Alat Penyaring Air laut modern

Alat Penyaring Air laut modern , Salah satu alat penyaring air laut modern adalah SeaWater Reverse Osmosis (SWRO).
Ada banyak cara untuk menyaring air, baik air sumur, air sungai, air laut maupun penyaring air PDAM,  kami akan menjelaskan proses pengolahan air asin dengan alat penyaring air laut metode Reverse Osmosis (R.O) atau SeaWater Reverse Osmosis (SWRO), dari sumber air berasal dari air laut dalam ataupun air laut dangkal (pantai) sehingga air tersebut dapat  langsung dipasang dari kran PDAM (harus ada tekanan air yang cukup kuat dari PDAM) / Rumah tangga, maupun Industri sekitar yang membutuhkan.

Alat penyaring air laut berteknologi Reverse Osmosis adalah alat untuk menyaring air dari air laut (Asin/Payau) akan menjadi air minum (tawar), namun sulit sekali untuk menentukan sejauh mana air tersebut sudah cukup bersih untuk diolah, karena penglihatan kita mempunyai penglihatan yang terbatas untuk melihat benda benda zat padat yang kecil sekali (zat polutan, partikel berbahaya, mikroba, bakteri berbahaya lainnya).

alat penyaring air laut modern

Alat penyaring air laut Reverse Osmosis biasanya menggunakan komponen:
– Pompa 1 (Sumur)
– Pompa 2 (Tangki)
– Pompa Flush
– Sand Fiter
– Cartridge Filter 5 mikron
– Cartridge Filter 10 mikron
– Mesin Utama (Unit SeaWater Reverse Osmosis)

Cara Kerja alat penyaring air modern terknologi Reverse Osmosis
Air dari sumur utama yang merupakan air asin di hisap menggunakan pompa 1 (sumur) melewati Sand Filter 1 untuk proses penyaringan pertama kemudian di tampung ke tangki 1. Dari tangki 1 ini air masih berupa air asin disedot menggunakan pompa 2 dan melalui Sand Filter 2 untuk proses penyaringan kedua, berikutnya air melewati Cartridge Filter 5 mikron sebanyak dua buah dan Cartridge Filter 10 mikron 1 buah untuk proses penyaringan lebih lanjut, disini air sudah terlihat bersih namun masih terasa asin. Selanjutnya air masuk ke R/O Unit, disinilah air asin diproses menjadi air tawar, sistemnya menggunakan sistem membran, yaitu pemisahan air asin dan air tawar. Perbandingan antara air tawar dan air asin yang diproses adalah 1:5, 1 liter air bersih : 5 liter air asin. Air bersih berupa air tawar yang dihasilkan R/O di tampung kedalam tangki 2, dan air tawar siap untuk dikonsumsi. Pada sistem ini bagian dalam R/O harus tetap dibersihkan yaitu dengan di Flush. Air yang digunakan harus air bersih (tawar), dan ini di suply dari tangki 2 yang berupa air tawar hasil dari pengolahan R/O dan melalui Cartridge Filter 10 mikro, sistem pembersihannya menggunakan sistem otomatis, yaitu sekitar 10 detik saat awal pengoperasian R/O dan 4 jam sekali selama R/O dioperasikan. Selanjutnya air asin yang sudah dipisahkan dari R/O kemudian di alirkan ke sumur resapan.

Instalasi Alat penyaring air laut modern

Instalasi yang dilakukan dilapangan yaitu alat-alat tersebut diletakkan diatas Sebidang tempat berukuran kurang lebih 5×5 m dan diletakkan didalam box (Silter Box) berukuran 2X2 m. Namun ukuran tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan besarnya alat pengolahan air laut yang akan digunakan.

Pada saat instalasi dilapangan terdapat tambahan tangki kecil dengan kapasitas sekitar 250 liter yang berfungsi sebagai persediaan air bersih untuk melakukan proses Flush yaitu proses pembersihan bagian dalam R/O. Penambahan ini dimaksudkan agar proses Flush bisa berjalan lebih mudah tanpa terpengaruh dari kondisi tangki 2 (dua) yang sewaktu-waktu bisa kosong, karena jika persediaan air untuk melakukan Flush tidak ada maka air yang di suply ke R/O adalah berupa angin, dan ini dapat menyebabkan R/O mengalami kerusakan.

Sumber [AnekaSumber]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment