air

Pentingnya Air Putih

Air putih salah satu minuman terbaik untuk kesehatan organ tubuh. Karena air putih merupakan cairan yang sangat mudah diserap oleh tubuh. Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh. Read more

Pendeteksi Kejernihan Air

Alat pendeteksi kejernihan air ini merupakan hasil karya seorang pelajar Indonesia. Pelajar ini bernama Dimas Arfiantino , siswa kelas XII jurusan Teknik Audio Video SMKN 2 Kudus. Dibawah bimbingan guru dan kepala sekolahnya, Dimas  berhasil menemukan sebuah alat pendeteksi kejernihan air bernama “Water Visibility Detector”. Read more

Mengatasi Air Berlumut

Air berlumut terlihat menjijikan dan sangat mengganggu, lalu apa penyebab air dirumah sehingga mengandung lumut? Umumnya penyebab air mengandung lumut bersumber dari  penampung air / toren air yang digunakan ditumbuhi oleh lumut. Read more

Membunuh Kuman Dalam Air

Membunuh kuman dalam air merupakan hal wajib yang dilakukan sebelum kita meminum air tersebut.  Karena bisa saja air yang akan kita minum tercemar partikel parasit atau bakteri. Apalagi kondisi saat ini dimana tejadi pencemaran alam sehingga kondisi air pun akan ikut tercemari. Salah satu hal yang dapat mencemari air adalah banyaknya masyarakat yang dengan santai membuang limbah ke sungai, laut dan sumber air lainnya.  Read more

Filter Untuk Mengatasi Air Bau

Air bau merupakan permasalahan yang sering terjadi pada air sumur. Masalah air memiliki bau yang menyengat bisa terjadi pada semua jenis sumur, timbulnya bau pada air lebih sering terjadi pada sumur konvensional. Sebelum membahas cara mengatasi masalah air yang bau dengan filter air, Sebaiknya kita mengetahui apa saja hal yang menyebabkan air sumur  menjadi bau  busuk, bau amis atau bau besi.  Read more

TDS dalam air (Total Dissolved Solids)

TDS alias Total Dissolved solids . Arti dari TDS adalah “benda padat yang terlarut” yaitu semua mineral, garam, logam, serta kation-anion yang terlarut di air. Termasuk semua yang terlarut diluar molekul air murni (H2O). Secara umum, konsentrasi benda-benda padat terlarut merupakan jumlah antara kation dan anion didalam air. TDS terukur dalam satuan Parts per Million (ppm) atau perbandingan rasio berat ion terhadap air.

tds pada air sumurBenda-benda padat di dalam air tersebut berasal dari banyak sumber, organik seperti daun, lumpur, plankton, serta limbah industri dan kotoran. Sumber lainnya bisa berasal dan limbah rumah tangga, pestisida, dan banyak lainnya. Sedangkan, sumber anorganik berasal dari batuan dan udara yang mengandung kasium bikarbonat, nitrogen, besi fosfor, sulfur, dan mineral lain. Semua benda ini berentuk garam, yang merupakan kandungannya perpaduan antara logam dan non logam. Garam-garam ini biasanya terlarut di dalam air dalam bentuk ion, yang merupakan partikel yang memiliki kandungan positif dan negatif. Air juga mengangkut logam seperti timah dan tembaga saat perjalanannya di dalam pipa distribusi air minum.

Sesuai regulasi dari Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm). Kini banyak sumber-sumber air yang mendekati ambang batas ini. Saat angka penunjukan TDS mencapai 1000mg/L maka sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi manusia. Dengan angka TDS yang tinggi maka perlu ditindaklanjuti, dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Umumnya, tingginya angka TDS disebabkan oleh kandungan potassium, khlorida, dan sodium yang terlarut di dalam air. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air.

Maka, ayo dari sekarang kita lebih perhatikan air minum kita. Karena sepertinya sederhana, namun air minum merupakan sesuatu yang paling sering kita konsumsi. Berarti, walaupun sedikit kandungan toxic yang terkandung di dalam air, namun berarti kita menabungnya dengan sangat cepat di tubuh kita.

Sesuai regulasi dari Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm). Kini banyak sumber-sumber air yang mendekati ambang batas ini. Saat angka penunjukan TDS mencapai 1000mg/L maka sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi manusia. Sumber-sumer air yang memiliki level TDS yang tinggi sebaiknya diberi perhatian lebih untuk diperiksa lebih lanjut. Kebanyakan, tingginya level TDS disebabkan oleh adanya kandungan potassium, khlorida, dan sodium. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air.

Pengujian TDS ( Total Dissolved solids )

Bahkan sistem purifikasi air minum terbaik yang terdapat dipasaran, tetap harus dimonitor dengan TDS meter untuk memastikan filter atau membran bekerja dengan baik, atau harus dilakukan penggantian terhadap kerjanya untuk menghilangkan partikel-partikel yang tidak diinginkan dan bakteri yang terlarut didalam air.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa pentingnya untuk memeriksa level TDS air minum kita :

1) Rasa/Kesehatan
Air yang memiliki level TDS tinggi memiliki rasa yang kurang enak, terasa agak asin, pahit, atau metalik. Bisa juga berindikasi terdapatnya mineral-mineral yang bersifat toxic. Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm).

2) Kinerja Filter
Pengujian ini untuk memastikan sistem reverse osmosis atau sistem purifikasi air memiliki tingkat kemampuan pembuangan partikel-pertikel pengotor, dan diketahui kapan kita harus mengganti filter (atau membran) sistem purifikasi air minum kita.

3) Kesadahan (Hardness)
Tingginya level TDS bisa mengindikasikan kesadahan air, yang akan menyebabkan kerak .

4) Industri
Tingginya level TDS bisa berdampak pada kinerja beberapa peralatan, seperti boiler dan cooling tower, produksi makanan dan minuman, dan banyak lainnya.

5) Makanan dan Minuman
Untuk mendapatkan rasa secangkir kopi yang lebih nikmat, salah satunya adalah menjaga level TDS air yang digunakannya.

Diatas merupakan tabel sesuai dengan Enviromental Protection Agency (EPA) USA.

Air minum ideal adalah yang memiliki level TDS 0 – 50 ppm, dihasilkan dengan proses reverse osmosis, deionizationm microflitration, distillation, dan banyak lainnya. Air gunung (mountain spring) dan yang melalui proses filtrasi karbon berada di standar kedua. Rata-rata air tanah (air sumur) adalah 150 – 300 ppm, masih dalam batas aman, namun bukan yang terbaik terutama untuk para penderita penyakit ginjal.

Cara Menurunkan TDS pada air

 

Bagaimana cara kita menurunkan level TDS dari air minum kita?
Ada beberapa cara yang paling sering digunakan sebagai sistem filtrasi dan purifikasi air adalah sebagai berikut:

Karbon Filtrasi
Charcoal, bentuk dari karbon yang memiliki permukaan yang luas, menyerap dan mengikat banyak senyawa termasuk yang bersifat toxic. Air yang melewati charcoal aktif untuk menghilangkan kandungan kontaminan di dalam air.

Reverse Osmosis (RO)
Reverse Osmosis bekerja dengan memberikan tekanan pada air hingga memiliki tekanan untuk mampu menembus membran semi-permeable yang hanya mampu dilalui oleh molekul air tanpa kontaminan-kontaminan lain. RO merupakan metode paling berkembang untuk sistem purifikasi yang ada saat ini.

Distilasi
Distilasi menggunakan cara menguapkan air hingga menjadi uap basah. Uap air tersebut naikmenuju ruang pendinginan sehingga terkondensasi menjadi air kembali dan ditampung. Karena benda padat terlarut secara umum tidak menjadi uap, mereka tetap dalam kondisi air yang mendidih.

Deionization (DI)
Air dialiri melewati sela-sela elektroda positif dan elektroda negatif. Membran penseleksi ion akan membuat ion positif terlepas dari air menuju elektroda negatif, dan ion negatif menuju elektroda positif. Maka akan dihasilkan air de-ionized yang sangat murni. Namun, biasanya dilakukan treatment awal pada sebuah unit reverse osmosis untuk menghilangkan kontaminan non-ionik.

Sumber [aneka Sumber]

Instalasi Pengolahan Air Bersih

Air bersih sangat dibutuhkan, Air bersih diperoleh dengan cara pengolahan air  atau penyaringan air. Air adalah salah satu kebutuhan utama bagi manusia, untuk kebutuhan minum, mandi, cuci, masak, dan lainnya. Ketersediaan air bersih di sebuah kawasan sangatlah penting. Namun, mengingat bahwa tidak semua kawasan mendapatkan air bersih, maka perlu adanya pemerataan distribusi air bersih bagi masyarakat.

Kriteria air bersih biasanya meliputi 3 aspek, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dalam usaha menyediakan air bersih, biasanya BUMN di Indonesia yang berkaitan dengan hal ini adalah PDAM – Perusahaan Dagang Air Minum. Kadang ada yang menyindirnya sebagai Perusahaan Dagang Air Mandi, karena terkadang air yang didistribusikan tidak memenuhi kriteria air minum, hehehe..

Anyway, secara teknis, tulisan ini sebenarnya akan membahas mengenai jenis-jenis pengolahan air bersih. Secara umum, pengolahan air bersih terdiri dari 3, yaitu pengolahan secara fisika, kimia, dan biologi. Pada pengolahan secara fisika, biasanya dilakukan secara mekanis, tanpa adanya penambahan bahan kimia. Contohnya adalah pengendapan, filtari, adsorpsi, dan lain-lain. Pada pengolahan secara kimiawi, terdapat penambahan bahan kimia, seperti klor, tawas, dan lain-lain, biasanya digunakan untuk menyisihkan logam-logam berat yang terkandung dalam air. Pada pengolahan secara biologis, biasanya memanfaatkan mikroorganisme sebagai media pengolahnya.

air bersih dan pengolahannya

PDAM, biasanya melakukan pengolahan secara fisika dan kimiawi dalam proses penyediaan air bersih. Secara umum, skema pengolahan air bersih di daerah-daerah di Indonesia terlihat seperti pada gambar di bawah. Terdapat 3 bagian penting dalam sistem pengolahannya.

1. Bangunan Intake

Bangunan intake ini berfungsi sebagai bangunan pertama untuk masuknya air dari sumber air. Pada umumnya, sumber air untuk pengolahan air bersih, diambil dari sungai. Pada bangunan intake ini biasanya terdapat bar screen yang berfungsi untuk menyaring benda-benda yang ikut tergenang dalam air. Selanjutnya, air akan masuk ke dalam sebuah bak yang nantinya akan dipompa ke bangunan selanjutnya, yaitu WTP – Water Treatment Plant.

2. Water Treatment Plant

Water Treatment Plant atau lebih populer dengan akronim WTP adalah bangunan utama pengolahan air bersih. Biasanya bagunan ini terdiri dari 4 bagian, yaitu : bak koagulasi, bak flokulasi, bak sedimentasi, dan bak filtrasi. Nah, sekarang kita bahas satu per satu bagian-bagian ini.

a. Koagulasi

Dari bangunan intake, air akan dipompa ke bak koagulasi ini. Apa yang terjadi dalam bak ini..?? pada proses koagulasi ini dilakukan proses destabilisasi partikel koloid, karena pada dasarnya air sungai atau air-air kotor biasanya berbentuk koloid dengan berbagai partikel koloid yang terkandung di dalamnya. Destabilisasi partikel koloid ini bisa dengan penambahan bahan kimia berupa tawas, ataupun dilakukan secara fisik dengan rapid mixing (pengadukan cepat), hidrolis (terjunan atau hydrolic jump), maupun secara mekanis (menggunakan batang pengaduk). Biasanya pada WTP dilakukan dengan cara hidrolis berupa hydrolic jump. Lamanya proses adalah 30 – 90 detik.

b. Flokulasi

Setelah dari unit koagulasi, selanjutnya air akan masuk ke dalam unit flokulasi. Unit ini ditujukan untuk membentuk dan memperbesar flok. Teknisnya adalah dengan dilakukan pengadukan lambat (slow mixing).

c. Sedimentasi

Setelah melewati proses destabilisasi partikel koloid melalui unit koagulasi dan unit flokulasi, selanjutnya perjalanan air akan masuk ke dalam unit sedimentasi. Unit ini berfungsi untuk mengendapkan partikel-partikel koloid yang sudah didestabilisasi oleh unit sebelumnya. Unit ini menggunakan prinsip berat jenis. Berat jenis partikel koloid (biasanya berupa lumpur) akan lebih besar daripada berat jenis air. Dalam bak sedimentasi, akan terpisah antara air dan lumpur.

d. Filtrasi

Setelah proses sedimentasi, proses selanjutnya adalah filtrasi. Unit filtrasi ini, sesuai dengan namanya, adalah untuk menyaring dengan media berbutir. Media berbutir ini biasanya terdiri dari antrasit, pasir silica, dan kerikil silica denga ketebalan berbeda. Dilakukan secara grafitasi.

Selesailah sudah proses pengolahan air bersih. Biasanya untuk proses tambahan, dilakukan disinfeksi berupa penambahan chlor, ozonisasi, UV, pemabasan, dan lain-lain sebelum masuk ke bangunan selanjutnya, yaitu reservoir.

3. Reservoir

Setelah dari WTP dan berupa clear water, sebelum didistribusikan, air masuk ke dalam reservoir. Reservoir ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara air bersih sebelum didistribusikan melalui pipa-pipa secara grafitasi. Karena kebanyakan distribusi di kita menggunakan grafitasi, maka reservoir ini biasanya diletakkan di tempat dengan eleveasi lebih tinggi daripada tempat-tempat yang menjadi sasaran distribusi. Biasanya terletak diatas bukit, atau gunung.

Gabungan dari unit-unit pengolahan air ini disebut IPA – Instalasi Pengolahan Air. Untuk menghemat biaya pembangunan, biasanya Intake, WTP, dan Reservoir dibangun dalam satu kawasan dengan ketinggian yang cukup tinggi, sehingga tidak diperlukan pumping station dengan kapasitas pompa dorong yang besar untuk menyalurkan air dari WTP ke reservoir. Barulah, setelah dari reservoir, air bersih siap untuk didistribusikan melalui pipa-pipa dengan berbagai ukuran ke tiap daerah distribusi.

Sumber [Kaskus.co.id]

Cara Mengatasi Air Kuning dan Bau

Air kuning dan bau kini semakin banyak, Air Kuning dan bau merugikan baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk peralatan rumah anda. Kali ini Nano Smart Filter akan membagi info: Cara mudah mengatasi air sumur bor yang kuning bau karat dan keruh. Air tanah atau air sumur merupakan sumber air bersih terbesar yang digunakan. Masalah air yang sering ditemui dalam menggunakan air tanah adalah masalahkandungan Zat Besi (Fe) dan Mangan (Mn) yang terdapat dalam air baku. Air tanah sering mengandung zat besi (Fe) dan Mangan (Mn) cukup besar. Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air menyebabkan warna air tersebut berubah menjadi kuning hingga coklat setelah beberapa saat kontak dengan udara.

air kuning dan bau

Disamping dapat mengganggu kesehatan masalah air kuning seperti itu juga menimbulkan bau yang kurang enak serta menyebabkan warna kuning pada dinding bak serta bercak-bercak kuning pada pakaian. Oleh karena itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1990, kadar (Fe) dalam air minum maksimum yang dibolehkan adalah 0,3 mg/lt, dan kadar Mangan (Mn) dalam air minum yang dibolehkan adalah 0,1 mg/liter.Untuk menanggulangi masalah air tersebut, perlu dilakukan upaya penyediaan sistem alat pengolah air skala rumah tangga yang dapat menghilangkan atau mengurangi kandungan besi dan mangan yang terdapat dalam air air sumur atau tanah.

Ada beberapa tips cara dan mari kita simak untuk memilih cara terbaik yang efektif untuk mengatasi msalah air. Masalah air sumur bor yang menyebabkan air kuning keruh bau karat maupun berminyak umum disebabkan karena mengandung zat besi (Fe) dan Kadar mangan (Mg) yang berlebih pada air sehingga menyebabkan endapan pada bak/penampungan, penyumbatan di pipa instalasi sehingga debit air mengecil, perabot rumah tangga menjadi rusak karena ngeflak kuning / hitam ,cuci pakaian berubah warna kusam dll. Masalah air seperti ini membuat kita jadi pusing kurang kenyamanan tinggal,pengeluaran pun jadi bertambah.

Ciri-ciri umum air sumur bor yang mengandung zat besi dan mangan yaitu air berwarna kuning,keruh terdapat bau tak sedap / bau karat besi, kadang2 air keluar jernih tetapi jika diendapkan beberapa saat menjadi berubah warna kuning, Kondisi air agak licin,rasa tidak enak,jika digunakan mandi lengket gatal – gatal di badan. Jika di solusi zat besi dan mangan nya maka air sumur bor anda akan menjadi bersih bebas warna dan bau karat, jika diendapkan / ditampung beberapa lama pun air tidak akan timbul endapan / lapisan minyak diatasnya. Berikut cara menghilangkan air bau, keruh,kuning,karat,berminyak, yang disebabkan oleh tingginya zat besi dan mangan :

1. Aerasi

Fe atau besi dapat dihilangkan dari dalam air kuning dengan melakukan oksidasi menjadi Fe (OH)3 yang tidak larut dalam air, kemudian di ikuti dengan pengendapan dan penyaringan. Proses oksidasi dilakukan dengan menggunakan udara biasa di sebut aerasi yaitu dengan cara memasukkan udara dalam air kuning efeknya kadar besi mengendap ke bawah sehingga kotoran2nya menempel di bak penampungan/toren air. Kelemahanya mungkin kita akan sering menguras toren tersebut agar kotoran endapan tidak ikut ke pipa instalasi.

2. Sedimentasi
Penyaringan air kuning dan bau metode Sedimentasi adalah proses pengendapan partikel-partikel padat yang tersuspensi dalam cairan/zat cair karena pengaruh gravitasi (gaya berat secara alami). Sedimentasi dapat berlangsung sempurna pada danau yang airnya diam atau suatu wadah air yang dibuat sedemikian rupa sehingga air di dalamya keadaan diam. Pada dasarnya proses tersebut tergantung pada pengaruh gaya gravitasi dari partikel tersuspensi dalam air. Sedimentasi dapat berlangsung pada setiap badan air. Biaya pengolahan air kuning dan bau dengan proses sedimentasi relatif murah karena tidak membutuhkan peralatan mekanik maupun penambahan bahan kimia. Kegunaan sedimentasi untuk mereduksi bahan-bahan tersuspensi (kekeruhan) dari dalam air dan dapat juga berfungsi untuk mereduksi kandungan organisme (patogen) tertentu dalam air.

3. Menggunakan bahan kimia.
Proses Penyaringan air kuning dan bau dengan banyak sekali jenis bahan kimia yang dapat dipergunakan untuk menurunkan zat besi ini. Zat kimia seperti Polimer Aluminium Clorid , kaporit ,tawas dll. Namun saya tidak akan membahasnya disini karena harus menggunakan takaran dan metode tertentu dan takarannya berbeda beda tergantung dari seberapa tingginya zat besi dalam air tsb.

4. Teknik Penyaringan ( Filtrasi )
Cara teknik penjernihan / penyaringan air kuning dan  bau ini terbukti paling efektif dan ampuh karena sudah terbukti berdasar riset. Dalam kebutuhan modern seperti ini teknik filter / penjernih / penyaring air sangatlah efektif dan efisien . Efisien waktu,biaya dan hasil. Cara inilah yang kami pilih sehingga Nano Smart Filter hadir dalam bisnis pengadaan alat-alat pengolahan air bersih dan air minum. Banyak sekali merk filter air / penjernih air / penyaring air di Indonesia semua tergantung kualitas ,harga dan after sales service. Nano Smart Filter  menggunakan media filter PureTAG Super dan carbon active berfungsi menghilangkan kadar besi dan zat mangan tinggi dalam air. Harga menjamin kualitas. Jangan pernah bermain-main / tanggung untuk masalah air. Kalau ada yang lebih bagus mengapa tidak?  Jika anda tertarik menggunakan jenis media filter air terbaik ini bisa hubungi call center kami.

Nah sudah tau kan? ternyata filter air mempunyai berbagai manfaat,
Tapi semua itu bisa terjadi bila air yang kita minum adalah air yang bersih dan sehat.Kalau kondisi air di rumah kamu gimana?belum tau?
Langsung aja Cek Kualitas air kamu secara GRATIS langsung aja KLIK DISINI
Sekian dulu ya sahabat Nano Smart Filter, Semoga Bermanfaat

Sumber: [Aneka Sumber]

Krisis Air Kota Jakarta

Kriris Air Kota Jakarta, Krisis Air Bersih semakin parah dan menakutkan. Sebagai kota besar yang langganan banjir, apalagi di musim penghujan, Pemprov DKI Jakarta telah mempersiapkan diri, antara lain dengan menuntaskan pembangunan Kanal Banjir Timur (KBT). Program ini merupakan salah satu bentuk strategi jangka panjang untuk meminimalisasi dampak bencana banjir krisis airyang ditimbulkan.

Pertanyaannya adalah kenapa program-program penanggulangan banjir lebih menonjol dari pada penanganan krisis air dan sumber daya air? Padahal, ancaman bencana krisis air dan sumber daya air tidak kalah mengkhawatirkan bagi setiap masyarakat, khususnya yang tinggal di perkotaan. Eksploitasi besar-besaran air tanah misalnya, tidak hanya mengakibatkan terjadinya kelangkaan air, tetapi juga mengakibatkan penurunan permukaan tanah (land subsidence) terhadap permukaan air laut.

Jakarta dan Semarang, misalnya, merupakan contoh perkotaan yang posisinya semakin rendah daripada permukaan laut sehingga kota ini senantiasa dihadapkan pada ancaman bencana banjir dan krisis air. Hal ini diperparah dengan perubahan iklim.

Isu Krisis Air
Berbeda dengan Indonesia yang terkesan ‘memarginalkan’ isu krisis air karena lebih fokus pada penanganan banjir, masyarakat dunia senantiasa memperhatikan akan pentingnya isu krisis air. Ini disebabkan jumlah penduduk dunia terus meningkat sementara stok sumber daya air semakin berkurang. Dengan tidak bermaksud menyalahkan negara-negara berkembang, tekanan paling berat terhadap sumber daya air akan terjadi di kelompok negara ini karena masih tingginya laju kelahiran yang diperkirakan 2,1% per tahun. Lebih khusus lagi, tekanan masyarakat di perkotaannya tidak kalah mengkhawatirkan karena laju pertumbuhan penduduknya mencapai 3,5% (Middleton).

Berdasarkan hal tersebut, ketidakseimbangan jumlah penduduk dan ketersediaan air akan menjadi babak baru konflik global pada abad ini. Mengingat sumber daya air tidak ada substitusinya sebagaimana bahan bakar minyak. Selain itu, kekhawatiran global terhadap kelangkaan air juga karena adanya prediksi Gardner-Outlaw and Engelman (1997) yang disitir PBB (2003), bahwa pada tahun 2050 diprediksikan 1 dari 4 orang akan terkena dampak dari kekurangan air bersih.

Sementara itu, dalam konteks Indonesia, meskipun cadangan airnya mencapai 2.530 km3/tahun yang termasuk dalam salah satu negara yang memiliki cadangan air terkaya di dunia, isu krisis air harus menjadi perhatian, khususnya di wilayah perkotaan. Mengingat, pada musim kemarau terlihat sangat kontras bahwa krisis air menjadi isu krusial.

Jakarta merupakan salah satu contoh kawasan perkotaan yang dihadapkan pada isu kelangkaan air. Tingginya pertumbuhan penduduk, termasuk di dalamnya tingkat urbanisasi, menuntut besarnya penyediaan air bersih. Namun hingga saat ini, diperkirakan PDAM DKI Jakarta baru menyuplai 50% air bersih untuk warganya.

Ironisnya, di tengah ancaman krisis air tersebut, potensi air hujan di Jakarta yang mencapai 2.000 juta m3/tahun tidak teresap optimal karena hanya 26,6% yang teresap ke dalam tanah dan sisanya 73,4% terbuang sia-sia ke laut. Tentu saja, rendahnya resapan air di kawasan perkotaan pada umumnya dan di Jakarta khususnya, disebabkan pesatnya pembangunan yang tidak disertai dengan ketidakpatuhan berbagai pihak dalam menaati peraturan-peraturan yang ditetapkan.

Kebijakan Pemerintah

Sebelum membicarakan apa yang harus dilakukan pemerintah dalam mengatasi krisis air bersih di perkotaan, sebaiknya kita menyoroti dua hal yang sangat penting yang menyebabkan kelangkaan air tersebut. Pertama, eksploitasi besar-besaran air tanah yang dilakukan oleh gedung-gedung perkantoran, rumah sakit, pusat perbelanjaan, apartemen, pengusaha laundry, dan bangunan lainnya. Kedua, pembangunan gedung-gedung yang tidak mematuhi perbandingan lahan terpakai dan lahan terbuka, sehingga mengganggu proses penyerapan air hujan ke dalam tanah.

Kedua hal tersebut jelas mengganggu kelestarian air tanah yang sangat rentan. sebagaimana yang tertuang pada Pasal 37 ayat (1) UU No 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, yang menyebutkan bahwa air tanah merupakan salah satu sumber daya air yang keberadaannya terbatas dan kerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulit dilakukan.

Dengan demikian, penyedotan air tanah di satu sisi dan terganggunya proses peresapan air hujan di sisi lain merupakan masalah klasik yang senantiasa akan dihadapi pemerintah dalam memberikan pelayanan penyediaan air bersih. Hal ini diperparah dengan lemahnya PDAM dalam menyalurkan air bersih sehingga penyedotan air tanah pun tidak terelakkan dalam rangka memenuhi kebutuhan air tersebut.

Kompleksitas permasalahan krisis air harus menjadi perhatian serius pemerintah secara terintegrasi. Pengelolaan model lama yang dilakukan lembaga pemerintah secara parsial berdasarkan tugas pokok dan fungsi setiap lembaga terbukti tidak mampu mengatasi permasalahan ini. Ke depan, selain harus terintegrasi antarlembaga pemerintah, penanganan sumber daya air juga harus melibatkan seluruh stakeholder, khususnya mereka yang menggunakan air tanah.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah dalam mengatasi penyebab krisis air di perkotaan, di antaranya :

1. Pengaturan pemanfaatan air tanah yang disertai dengan pengawasan yang ketat.
2. Pemberian surat IMB (izin mendirikan bangunan) harus disertai kewajiban penyediaan lahan terbuka.

3. Kewajiban memperbaiki kualitas dan mengembalikan tata guna air sesuai pemanfaatan sebagaimana yang telah dimanfaatkan oleh setiap pengguna air.

4. Setiap pengguna air harus diwajibkan membiayai pengadaan air bersih.

5. Setiap bangunan harus diwajibkan membuat sumur resapan sehingga dapat meningkatkan cadangan air tanah.

Tampaknya pembangunan sumur resapan merupakan kebutuhan mendesak bagi segenap warga perkotaan. Hal ini karena setiap satu sumur resapan akan mampu meneruskan air hujan ke dalam tanah sebanyak 40 drum/tahun atau 8 m3/tahun. Oleh karena itu, dalam konteks lokal Jakarta, optimalisasi penampungan air hujan di bawah tanah telah diatur Pemerintah DKI Jakarta melalui Perda No 68 Tahun 2003. Namun, potensi pemulihan air tanah secara buatan di Jakarta masih sangat rendah.

Terintegrasi

Ketersediaan air bersih dalam kelangkaan air merupakan kebutuhan mendesak bagi setiap individu manusia, terlebih yang tinggal di perkotaan yang dihadapkan pada ancaman krisis air akibat ketidakseimbangan pembangunan. Namun, untuk mewujudkan kelestarian sumber daya air, diperlukan kebijakan yang terintegrasi, baik dari aspek stakeholder maupun pendekatan pengelolaan. Hal ini karena pendayagunaan sumber daya air didasarkan pada keterkaitan air hujan, air permukaan, dan air tanah dengan pendayagunaan air permukaan sebagai langkah utama. Akankah ancaman bencana kelangkaan air menjadi perhatian serius pemerintah? Semoga saja.

Sumber:[MediaIndonesia.com

Filter air minum perkembangannya dari zaman ke zaman

Filter air minum perkembangannya dari zaman ke zaman
Sebuah filter air menghilangkan kotoran dari air dengan cara menggunakan media filter merupakan cara yang baik atau dapat juga melalui proses kimia atau proses biologis . Filter membersihkan air untuk keperluan yang berbeda untuk tujuan seperti irigasi , air minum , akuarium , dan kolam renang .

Sejarah filter air minum
Selama abad 19 dan 20 , filter air untuk produksi air rumah tangga umumnya dibagi menjadi filter air pasir lambat dan saringan pasir cepat ( juga disebut filter air mekanik dan filter air Amerika ) . Sementara ada banyak sistem penyaringan air skala kecil sebelum 1800, Paisley , Skotlandia umumnya diakui sebagai kota pertama yang menerima air disaring untuk seluruh kota . The Paisley Filter mulai beroperasi pada 1804 dan merupakan tipe awal dari saringan pasir lambat . Sepanjang 1800-an , ratusan filter pasir lambat dibangun di Inggris dan di benua Eropa . Sebuah saringan pasir lambat intermiten dibangun dan dioperasikan di Lawrence , Massachusetts pada tahun 1893 karena terus epidemi demam tifoid yang disebabkan oleh kontaminasi limbah dari air . Yang pertama operasi terus-menerus filter air pasir lambat ini dirancang oleh Allen Hazen untuk kota Albany , New York pada tahun 1897 . sejarah paling komprehensif dari penyaringan air diterbitkan oleh Musa N. Baker pada tahun 1948 dan dicetak ulang pada tahun 1981 .filter air minum

Pada 1800-an , filtrasi mekanik adalah suatu proses industri yang bergantung pada penambahan aluminium sulfat sebelum proses filtrasi . Laju filtrasi untuk filter air mekanis biasanya lebih dari 60 kali lebih cepat dari filter pasir lambat , sehingga membutuhkan lahan kurang signifikan . Filter air modern pertama penyaringan tanaman mekanik di AS dibangun di Little Falls , East Jersey Water Company . George W. Fuller merancang dan mengawasi pembangunan pabrik yang mulai beroperasi pada tahun 1902 . Pada tahun 1924 , John R. Baylis mengembangkan backwash sistem yang terdiri dari pipa dengan nozel yang dialirkan air ke media filter selama ekspansi .

Metode filtrasi pada filter air
Filter air menggunakan metode penyaringan, adsorpsi , pertukaran ion dan proses lainnya . Tidak seperti saringan atau lapisan biasa, filter air dapat menghilangkan partikel jauh lebih kecil daripada lubang di mana air melewati media filter.

Poin penting dalam penggunaan filter air
Poin penting penggunaan filter air adalah menggunakan media filter yang baik. Berikut beberapa jenis media filter : granular activated carbon ( GAC ) digunakan untuk karbon penyaringan , media filter metallic alloy , media filter microporous ceramic , carbon block resin ( CBR ) , mikrofiltrasi dan membran ultrafiltrasi, Resin anion dan kation. Beberapa filter air menggunakan lebih dari satu media dan metode filtrasi . Sebuah contoh dari hal ini adalah sistem berlapis-lapis . Filter berbentuk tabung dapat digunakan untuk skala rumah tangga.
Zaman modern sekarang ini banyak botol minum sudah dilengkapi filter , terutama untuk mengurangi zat kapur .

penggunaan filter air perangkat mikrofiltrasi dapat langsung dipasang di outlet air ( kran, pancuran ) untuk melindungi pengguna terhadap Legionella spp . , Pseudomonas spp . , Nontuberculous mycobacteria , Escherichia coli dan patogen air yang berpotensi berbahaya lainnya dengan memberikan penghalang untuk mereka dan / atau meminimalkan terkontaminasi oleh bakteri tersebut.

Sertifikasi Filter Air
Tiga organisasi diakreditasi oleh American National Standards Institute , dan masing-masing dari mereka menyatakan produk filter air menggunakan ANSI / NSF standar . Setiap ANSI / NSF standar memerlukan verifikasi klaim kontaminan pengurangan kinerja , evaluasi unit , termasuk bahan dan integritas struktural , dan review dari label produk dan literatur penjualan . Masing-masing menyatakan bahwa unit pengolahan air rumah tengga memenuhi atau melebihi ANSI / NSF dan Badan Perlindungan Lingkungan standar air minum . ANSI / NSF standar yang dikeluarkan dalam dua set yang berbeda , satu untuk masalah kesehatan (seperti menghilangkan kontaminan tertentu ( Standar 53 , Efek Kesehatan ) dan satu untuk masalah estetika ( Efek estetika , seperti meningkatkan rasa atau penampilan air) . Sertifikasi dari organisasi ini akan menentukan satu atau kedua standar khusus .

NSF Internasional: NSF Water treatment Program Sertifikasi Perangkat memerlukan pengujian produk yang luas dan audit mendadak terhadap fasilitas produksi . Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan jaminan kepada konsumen bahwa perangkat filter air yang mereka beli memenuhi desain , bahan , dan persyaratan kinerja standar nasional .

Underwriters Laboratories : Underwriters Laboratories , Inc , adalah , pengujian terakreditasi independen dan organisasi sertifikasi yang mengesahkan unit filter air rumah yang memenuhi atau melebihi EPA dan ANSI / NSF standar air minum pengurangan kontaminan , masalah estetika , integritas struktural , dan keamanan bahan .

Water Quality Association: Water Quality Association adalah sebuah organisasi perdagangan yang menguji filter air dan peralatan pengolahan air lainnya, dan penghargaan Seal Emas untuk sistem yang memenuhi atau melebihi ANSI / NSF standar untuk kinerja kontaminan pengurangan , integritas struktural , dan keamanan bahan .

Filter air yang menggunakan reverse osmosis , yang dilabeli sebagai ” absolute one micron filters ” atau mereka dicap sebagai disertifikasi oleh American National Standards Institute ( ANSI ) – organisasi terakreditasi ANSI / NSF Standard 53 untuk ” Cyst Removal ” memberikan jaminan terbesar menghapus Cryptosporidium . Seperti dengan semua filter air , ikuti instruksi dari pabriknya untuk menggunakan filter air dan penggantian .

Filter air portabelfilter air portable
Filter air yang digunakan oleh pejalan kaki , organisasi bantuan (SAR) selama keadaan darurat kemanusiaan , dan militer . Filter ini biasanya kecil , portabel dan ringan ( 1-2 pounds/0.5-1.0 kg atau kurang ) , dan biasanya filter air ini bekerja dengan pompa tangan mekanik , meskipun beberapa menggunakan sistem infus untuk memaksa menyedot air melalui sementara yang lain di masukan ke botol air . Air kotor dipompa melalui tabung silikon fleksibel kemudian disaring melalui filter khusus , berakhir dalam sebuah wadah atau penampung air. Filter air ini bekerja untuk menghilangkan bakteri , protozoa dan kista mikroba yang dapat menyebabkan penyakit . Filter air ini juga ada yang menggunkan lapisan serat halus yang harus diganti atau dibersihkan .

Menggunakan filter air ini tidak harus bingung dengan perangkat atau tablet yang pemurni air lain, karena beberapa di antara filter air ini menghapus atau membunuh virus seperti hepatitis A dan rotavirus .

polishing air
Istilah polishing air dapat merujuk kepada proses yang menghilangkan partikel kecil (biasanya mikroskopis ) bahan partikel , atau menghilangkan konsentrasi yang sangat rendah dari bahan yang terlarut dari air . Proses dan maknanya bervariasi dari pengaturan untuk pengaturan : produsen filter air akuarium dapat mengklaim bahwa filter air yang melakukan polishing air dengan menangkap ” partikel mikro ” dalam nilon atau polyester . Sebagian ahli kimia dapat menggunakan istilah untuk merujuk pada penghapusan resin magnet dari larutan dengan melewatkan larutan atas tempat partikulat magnetik . Dalam hal ini , polishing air hanyalah istilah lain untuk seluruh sistem penyaringan air rumah .
Sumber [en.wikipedia.org]

Pages:12Next »