You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»air besi

air besi

Filter air industri pengolahan air limbah berbahaya

Filter air industri sangat penting, Filter air industri selain menghasilkan air bersih dan air minum juga berfungsi sebagai pendaur ulang air yang sudah tercemar zat-zat berbahaya. Setiap jenis industri mempunyai karakteristik limbah cair yang spesifik, yang berbeda dengan jenis industri lainnya, walaupun mungkin suatu jenis industri mempunyai beberapa parameter pencemar yang sama dengan industri lainnya. Keberadaan filter air industri sangat diperlukan karena perbedaan karakteristik limbah cair industri akan menyebabkan proses pengolahan limbah cair industri tersebut berbeda antara satu industri dengan industri lainnya. Limbah cair industri harus diolah sedemikian rupa sehingga tidak akan mencemari badan air setempat dimana limbah cair tersebut akan dibuang.

Pemilihan suatu proses pengolahan limbah cair industri menggunakan filter air industri tergantung dari:

  1. Karakteristik limbah cair industri yang bersangkutan. Dalam hal ini penting dipertimbangkan bentuk dari zat pencemar, misalnya materi tersuspensi, koloid atau terlarut, kemampuan polutan tersebut untuk dapat terurai secara biologis (biodegradability); dan toksiksitas senyawa organik dan inorganik.
  2. Kualitas efluen yang diinginkan. Perlu dipertimbangkan pula kemungkinan dilakukannya batasan di masa yang akan datang, seperti misalnya batasan toksisitas kehidupan perairan bioassay efluen.
  3. Biaya dan ketersediaan lahan yang tersedia. Satu atau lebih kombinasi pengolahan dapat menghasilkan efluen yang diinginkan. Akan tetapi hanya satu dari alternatif tersebut yang paling efektif biayanya.

Seberapa jauh kualitas effluent yang diharapkan juga akan menentukan jenis dan tingkat pengolahan yang akan dilakukan. Semakin baik kualitas effluent yang diharapkan yang akan dibuang ke badan air penerima, semakin tinggi tingkat pengolahan menggunakan filter air industri yang harus dilakukan, yang pada akhirnya membuat biaya pengolahan akan semakin tinggi.

Sebelum menentukan jenis filter air industri yang akan digunakan, pertamakali harus dilakukan karakterisasi limbah cair industri,sehingga dapat diketahui jenis pencemar yang dominan (priority pollutants) pada suatu jenis industri . Secara umum limbah cair industri tersebut dapat dikelompokkan menjadi:

  1. Polutan anorganik: TSS, Cl2 tersisa (khlor), Sulfida (sbg S), Zat padat terlarut*, Besi terlarut  (Fe)*, Fluorida (F)*, Ammonia, TKN, Zat padat terlarut*, Nitrat, Nitrit, Fosfat (PO4).
  1. Polutan organik: BOD5, COD, Minyak & lemak, MBAS.
  1. Logam berat: Tembaga (Cu), Timbal (Pb), Seng (Zn), Khrom total (Cr), Nikel (Ni), Raksa (Hg), Sianida (CN), Khrom hexavalen (Cr(VI)) dan Total Chrom, Cadmium (Cd), Mangan (Mn), Titanium (Ti), Barium (Ba), Stanum (Sn), Arsen (As), Selenium (Se), Cobalt (Co), Radioaktivitas.

Sedangkan untuk pH, karena merupakan parameter penting yang harus dikelola pada setiap jenis industri, maka fasilitas untuk mengontrol nilai pH harus ada.

Berdasarkan pengelompokan karakteristik limbah cair industri, Teknologi filter air industri yang akan diterapkan untuk industri di daerah tersebut dapat  dikelompokkan menjadi:

  1. Pengolahan Awal
  2. Pengolahan  Fisika-kimia (Pengolahan Primer)
  3. Pengolahan  Biologi (Pengolahan Sekunder)
  4. Pengolahan Lanjutan (Pengolahan Tersier)

Air limbah yang keluar dari industri umumnya pertamakali harus melalui pengolahan awal, yang bertujuan untuk menyiapkan air limbah untuk pengolahan selanjutnya. Filter air industri pada tahap awal detailnya adalah agar beban limbah bisa berkurang, pemisahan material pengotor yang mungkin bisa merusak peralatan  dan menganggu jalannya proses.  Misalnya saringan (screening) digunakan untuk menghilangkan materi-materi kasar (coarse material) seperti plastik, daun-daunan, kertas, kayu dan lain-lain, dan materi-materi halus (fine material) seperti benang fiber, serta zat padat tersuspensi.

Grit removal digunakan untuk menghilangkan pasir. Pasir diendapkan dan dibuang dengan cara mengalirkan air limbah industri dengan kecepatan sekitar 0,4 m/det di dalam suatu grit chamber. Materi kasar dan halus, seperti pasir kasar dan halus harus dihilangkan terlebih dahulu, karena jika tidak, akan mempersulit pengolahan selanjutnya. Filter air industri tahap pengolahan awal akan mengurangi beban polutan, besarnya  sangat tergantung dari jenis air limbah industri.

Proses ekualisasi dapat digunakan untuk meredam fluktuasi karakteristik air limbah. Karakter yang berfluktuatif akan menyulitkan pengolahan diproses filter air industri selanjutnya dan boros dalam pemakaian bahan kimia. Fasilitas yang ada adalah bak dengan volume yang cukup dan mixer sebagai pengaduk. Dengan fasilitas tersebut karakteristik air limbah relatif konstan.

Proses netralisasi, jika diperlukan, diletakkan setelah proses ekualisasi, karena sebagian dari aliran dengan pH yang berbeda akan saling menetralisasi satu sama lainnya di bak ekualisasi. Proses neutralisasi bertujuan untuk menyiapkan kondisi yang sesuai untuk proses berikutnya.

Pada prinsipnya pengolahan pendahuluan pada filter air industri ini merupakan proses pengolahan secara fisik-kimia, akan tetapi karena pengolahan ini bertujuan untuk meringankan beban pengolahan selanjutnya, dan umumnya terdapat pada rangkaian pengolahan limbah cair di setiap industri, maka pengolahan ini dipisahkan pengelompokkannya dari pengolahan fisik-kimia.

Pengolahan fisik-kimia artinya mengolah air limbah secara fisik atau kimia. Dalam proses penyaringan ini, obyek yang akan dibuang, dibuat lebih besar ukurannya sehingga dapat dengan mudah diendapkan (coagulation &flocculation process) di bak sedimentasi (bak pengendap), diapungkan (flotation process) serta disaring (filtration process). Memperbesar ukuran partikel dengan menambahkan koagulan diproses koagulasi sehingga terbentuk flok. Agar flok lebih besar lagi ukurannya bisa dengan penambahan flokulan (polymer) di proses flokulasi. Dengan lebih besar ukurannya, pemisahan dapat lebih mudah.

Sebagian besar karakteristik air limbah mengandung kotoran bahan organik yang disebut dengan COD atau BOD.  Teknik filter air limbah yang paling baik adalah dengan menguraikan bahan organik tersebut dengan bantuan mikroorganisme. Pengolahan secara biologi bisa dilakukan secara aerobik (memerlukan udara) atau secara anaerobik (tidak boleh ada udara). Metoda yang digunakan pada proses pengolahan biologis baik aerobik maupun anaerobik bisa secara tersuspensi (suspended growth) ataupun terlekat (attached growth). Pada umumnya, proses pengolahan biologis yang digunakan untuk limbah cair industri di Jawa Barat adalah proses lumpur aktif (activated sludge).

Proses filter air industri tahap sedimentasi merupakan proses dimana benda-benda halus yang sudah menggumpal dan siap mengendap, sebagai hasil dari proses koagulasi & flokulasi atau dari lumpur biologi, dilewatkan dalam sebuah tanki/bak pengendap dengan waktu detensi tertentu, sehingga dapat mengendap dan tepisah dari air bersihnya.

Adakalanya setelah proses sedimentasi baik dari proses fisika-kimia maupun biologi, masih terdapat materi-materi halus yang tidak dapat mengendap. Pada kasus ini diperlukan fasilitas tambahan yaitu saringan atau filter air industri. Saringan umumnya terbuat dari pasir (single media) dengan diameter yang seragam (uniform), atau pasir dengan diameter yang tidak seragam (un-uniform), ataupun kombinasi dari pasir dan anthrasit (dual media) atau lainnya.

Bebarapa industri, meski telah diterapkan sistem pengolahan awal, primer (fisika-kimia) dan sekunder (biologi), namun kualitas hasil olahan masih belum memenuhi persyaratan. Oleh karena itu pada sistem itu ditambahkan pengolahan lanjutan (pengolahan tersier). Biasanya pengolahan lanjutan diterapkan pada satu atau beberapa parameter saja. Pengolahan tersier juga biasanya diberlakukan terhadap air hasil olahan yang akan dipakai kembali (daur ulang/recycling) baik untuk dipakai di proses produksi, cuci lantai atau siram taman danlain-lain. Unit proses filter air industri lanjutan untuk keperluan recycling juga tergantung dari kualitas air yang akan digunakan.

filter air industri terbaikfilter air industri termurahfilter air industri berkualitas

Filter air industri teknologi membran Reverse Osmosis (RO), Nanofiltration (NF), Ultrafiltration (UF), Microfiltration (MF) digunakan untuk menghilangkan zat padat koloid,  tersuspensi atau solid yang terlarut. Proses penukar ion/resin (Ion Exchange) pada umumnya digunakan untuk menghilangkan logam berat. Metoda denitrifikasi dan dephosphorisasi biologis digunakan untuk menghilangkan zat-zat organik dengan menggunakan mikroorganisma; Proses adsorpsi dengan karbon aktif butiran (granular activated carbon, GAC) digunakan untuk menghilangkan zat organik; dan proses oksidasi secara kimia (chemical oxidation) juga digunakan untuk menghilangkan materi organik.

Jika limbah cair industri mengandung bahan B3, maka diperlukan filter air industri secara khusus untuk mengolah limbah tersebut. Lumpur atau gumpalan yang dihasilkan dari proses filtrasi maupun sedimentasi dapat dikeringkan,  dibakar atau dibuang untuk pengurugan tanah, jika tidak mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3). Materi inipun dapat diproses lebih lanjut dan dipakai ulang jika unsur B3nya telah diolah, sehingga tidak akan membahayakan penggunanya.

Sumber : [anekasumber]

Pengolahan air Tanah menjadi air bersih dengan filter air

Pengolahan air tanah menjadi air bersih dengan filter air, Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Karena itu jika kebutuhan akan air bersih tersebut belum tercukupi maka dapat memberikan dampak yang besar terhadap kondisi kesehatan maupun sosial. Pengadaan air bersih di Indonesia khususnya untuk skala yang besar masih terpusat di daerah perkotaan, dan dikelola oleh Perusahan Air Minum (PAM) kota yang bersangkutan. Namun demikian secara nasional jumlahnya masih belum mencukupi dan dapat dikatakan relatif kecil yakni 10,77 % . Untuk daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PAM umumnya mereka menggunakan pengolahan air tanah ( air sumur ), air sungai, air hujan, air sumber (mata air) dan lainnya.
Lalu selanjutnya bagaimana dengan kualitas air bersih yang kita ambil dari dalam tanah. Ketika Indonesia pada tahun 70 s/d 80 an pompa air tangan Dragon dengan mengambil air tanah dari kedalaman 6 meter sudah mencukupi kualitasnya. Tapi dengan semakin banyaknya pertumbuhan penduduk dan bahan pencemar yang semakin banyak di permukaan , air tanah dangkal ini sudah tidak layak dan sudah tidak ada lagi pada tahun 2012 an, akibatnya banyak penduduk yang mengambil air tanah dengan kedalaman 12 meter. Pada kedalaman ini, masalah yang ada adalah rasa bau dan warna (kuning) pada air tanah.pengolahan air tanah
Dari hasil survey penduduk, prosentasi banyaknya rumah tangga dan sumber air bersih yang digunakan di berbagai daerah di Indonesia sangat bervariasi tergantung dari kondisi geografisnya. Secara nasional yakni sebagai berikut : Yang menggunakan air ledeng 10,77 %, air tanah dengan memakai pompa 7,85 %, air sumur (perigi) 53,78 %, mata air (air sumber) 15,70 %, air sungai 8,54 %, air hujan 1,64 % dan lainnya 1,71 %.
Permasalahan yang timbul yakni sering dijumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang digunakan masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air minum yang sehat bahkan di beberapa tempat bahkan tidak layak untuk digunakan. Air bersaih yang layak diminum, mempunyai standar persyaratan tertentu yakni persyaratan fisis, kimiawi dan bakteriologis, dan syarat tersebut merupakan satu kesatuan. Jadi jika ada satu saja parameter yang tidak memenuhi syarat maka air tanah tesebut tidak layak untuk diminum. Standar kualitas air minum telah dibakukan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.20 Tahun 1990. Pemakaian air minum yang tidak memenuhi standar kualitas tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara langsung dan cepat maupun tidak langsung dan secara perlahan.
Air tanah sering mengandung zat besi (Fe) dan Mangan (Mn) cukup besar. Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air tanah atau air sungai menyebabkan warna air tanah dan air sungai tersebut berubah menjadi kuning-coklat setelah beberapa saat kontak dengan udara. Disamping dapat mengganggu kesehatan juga menimbulkan bau yang kurang enak serta menyebabkan warna kuning pada diding bak serta bercak-bercak kuning pada pakaian. Oleh karena itu menurut PP No.20 Tahun 1990 tersebut, kadar (Fe) dalam air minum maksimum yang dibolehkan adalah 0,3 mg/lt, dan kadar Mangan (Mn) dalam air minum yang dibolehkan adalah 0,1 mg/lt.
Di negara maju seperti Amerika dan Jepang, peraturan standar kualitas air minum lebih ketat lagi. Total kandungan besi dan mangan dalam air minum maksimum yang diperbolehkan adalah 0,3 mg/lt. Untuk menanggulangi masalah tersebut, perlu dilakukan upaya penyediaan sistem alat pengolahan air tanah skala rumah tangga yang dapat menghilangkan atau mengurangi kandungan besi dan mangan yang terdapat dalam air sumur atau tanah. Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas air tanah yakni dengan menggunakan filter air atau alat penjernih air yang menggunakan media filter Super Pasir Aktif , PureTAG Super dan karbon aktif.
Dengan menggunakan filter air maka air tanah atau air sungai yang mengandung besi dan mangan akan menjadi air bersih dan aman untuk digunakan bersama keluarga anda dirumah.
Karena filter air / penjernih air Nano Smart Filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG Super sehingga masalah air tanah anda dapat teratasi dengan mudah. Selain itu Alat pengolahan air tanah Nano Smart Filter menggunakan teknologi modern membuat pengolahan air tanah Nano Smart Filter mudah dalam penggunaannya dan dalam perawatannya. Banyak sekali keuntungan yang akan anda dapatkan jika menggunakan filter air / penyaring air selain membuat air tanah menjadi air bersih dan sehat anda juga dapat berhemat karena tidak perlu lagi membeli air minum isi ulang yang semakin mahal harganya. Jadi jangan ragu lagi untuk menggunakan alat pengolahan air tanah rumah tangga Nano Smart Filter , Karena keluarga sehat dimulai dari air baik.

Pengolahan air bersih menggunakan filter air

Pengolahan air bersih menggunakan filter air adalah pilihan terbaik. Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting bagi masyarakat luas baik masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan karena mereka lebih banyak memerlukan air dalam kehidupannya , seperti mandi , mencuci , pengairan , irigasi , dsb . Dengan adanya berbagai permasalahan yang timbul baik disebabkan oleh alam musim kemarau dan ulah manusia itu sendiri ( boros dalam penggunaan sumber air ) . Dengan adanya metode – metode pengolahan air bersih menggunakan filter air yang dapat digunakan dalam mengatasi kekeringan , sumber air , dsb , misalnya penampungan air hujan , biopori dan sumur resapan yang tidak memakan biaya yang besar bagi masyarakat pedesaan . Semua metode akan berhasil jika terdapat gotong royong yang merupakan budaya asli Indonesia antara masyarakat , pejabat pedesaan , dan para aparatur negara . Pengolahan air bersih dengan filter air lebih effisien , sehat dan aman untuk di gunakan menyaring air supaya menjadi bersih

Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air atau penyaring air memang banyak digunakan di era modern ini. Manusia sudah menyadari dan memahami akan bahaya air kotor yang tercemar jika dikonsumsi secara terus menerus. Di kota besar maupun di perdesaan, kita sering mendapati banyak orang yang tetap memanfaatkan air sungai yang berwarna keruh untuk mencuci baju, mandi, makan, atau kebutuhan yang lainnya. Mereka tidak mempunyai pilihan lainnya dan mereka terpaksa menggunakan air kotor yang keruh dan tercemar karena harga air bersih yang berada diperkotaan besar tentu sangat mahal.

Mereka yang biasanya memanfaatkan air kotor maupun air tercemar untuk kebutuhan sehari-hari biasanya adalah orang-orang yang memang belum sadar akan bahaya air kotor dan tercemar. Maka tidak heran jika kita juga sering mendapati orang yang mempunyai penyakit serius berasal dari keluarga yang tidak perduli akan pentingnya pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air.  Air bersih memang sangat vital dan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Air bersih digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti mandi maupun mencuci tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari . Air yang digunakan oleh masyarakat harus air yang bersih dan sehat. Nmaun pada kenyataannya ada beberapa dari mereka yang masih menggunakan menggunakan air dari sungai. Pengolahan air bersih dengan menggunakan filter air biasanya akan digunakan untuk air-air yang dikonsumsi atau digunakan untuk kebutuhan rumah tangga setiap harinya.

Gunakanlah sistem pengolahan air bersih dengan filter air demi menjaga kesehatan tubuh, tentu kita tidak boleh mengkonsumsi air yang kotor dan tercemar zat berbahaya. Air bersih yang kita konsumsi haruslah air yang memenuhi syarat air bersih dan sehat yang ditentukan oleh PDAM sesuai dengan PERMENKES. Salah satu syarat air bersih adalah tidak berwarna. Jika anda mendapati air yang kotor dan keruh, air ini tentu sangat tidak layak untuk digunakan apalagi jika sampai dikonsumsi. Kedua air yang bersih dan sehat adalah air yang tidak berbau. Air memang tidak akan menimbulkan bau jika tidak tercemar . Kita sebaiknya tidak mengkonsumsi air yang berbau karena ada kemungkinan air yang anda konsumsi adalah air yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti besi , mangan , kapur . Syarat air sehat selanjutnya adalah tidak berasa. pengolahan air bersihAir yang sehat tidak akan berasa asin, ataupun manis apalagi asam. Air yang sehat juga tidak akan berasa pahit. Pengolahan air bersih dengan filter air atau penyaring air ini banyak membantu anda mendapatkan air bersih yang memenuhi syarat.

Zaman modern seperti sekarang ini anda bisa membeli Alat pengolahan air bersih atau Filter penjernih air sederhana yang berharga sangat terjangkau ataupun alat penyaring atau filter Pernjernih air modern untuk kebutuhan air bersih yang lebih besar. Pabrik-pabrik atau industri biasanya juga membutuhkan alat pengolahan air bersih sebelum membuah limbah dalam bentuk cairan keluar dari pabrik dan mereka akan membutuhkan Pengolahan air bersih dengan filter air atau penjernih air yang lebih modern dan canggih.

Fungsi Pengolahan air bersih dengan filter air
Banyak manfaat yang anda bisa anda dapatkan jika anda menggunakan Pengolahan air bersih dengan filter air atau pengaring air. Manfaat yang pasti adalah anda akan mendapatkan air yang jernih. Namun air yang jernih belum tentu sehat. Oleh karena itu anda harus berhati-hati membeli atau memilih alat penyaring atau Filter Penjernih air. Pengolahan air bersih dengan filter air ini bisa digunakan untuk menyaring air yang kotor, menjernihkan air keruh, menghilangkan atau meminimalkan kadar besi, air yang mengadung kadar garam yang tinggi , tingkat ph tinggi dan air-air lainnya. Kini anda bisa mendapatkan dengan sangat mudah filter penyaring air baik di toko filter air ataupun dengan cara memesan lewat online pada website penjual Filter penjernih air Nano Smart Filter.

Alat Pengolahan air bersih Nano Smart Filter memiliki fungsi menjernihkan air sampai dengan siap digunakan melalui beberapa tahapan penjernihan air yaitu :
Filter air Nano smart filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG , menyaring seluruh kotoran, pasir dan debu. Kemudian media filter PureTAG juga meminimalkan atau menghilangkan chlorine atau kapur serta berbagai zat kimia yang tidak diinginkan di dalam air serta membebaskan dari beberapa kuman.
Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan Vortex System sehingga sirkulasi air sangat lancar. Selain itu alat Pengolahan air bersih nano smart filter juga menggunakan knock down system sehingga memudahkan dalam perawatan.
Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter menggunakan media filter PureTAG, menghilangkan bau tak sedap, rasa yang tidak nyaman dan menghilangkan sisa lodine, serta mencegah aliran air balik yang menyebabkan terjadinya kontaminasi ulang.
Tahapan Pengolahan air bersih dengan filter air yang mampu membuat berbagai macam air yang tidak layak untuk digunakan menjadi air yang siap digunakan, berbeda dengan zaman dahulu sebelumnya proses untuk itu dilaksanakan melalui cara penyulingan air, dan itu hanya melalui beberapa tahapan saja yang tentunya banyak kekurangannya, antara lain proses lama, biaya tinggi, perawatan yang banyak dan rumit, hilangnya mineral pada air yang dibutuhkan tubuh .

Manfaat Penggunaan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter tentunya kita akan mendapatkan berbagai manfaat dari air bersih dan sehat antara lain :
• Mengurangi atau menghilangkan sampai zat kimia berbahaya, termasuk senyawa kontaminasi hasil buangan limbah industri dan sejenisnya.
• Menghilangkan bau tak sedap dan rasa tak enak.
• Menghilangkan sedimen, debu dan pasir.
• Menggunakan media filter PureTAG yang berkualitas
• Mudah dipasang dan mudah dalam perawatan.
• Desain filter yang modern sehingga dapat digunakan sebagai penghias rumah anda.
• Filter air bergaransi.
• Harga pernjernih air terjangkau.
• Air yang dihasilkan adalah air siap digunakan.

Untuk pemesanan alat Pengolahan air bersih dengan filter air nano smart filter dapat menghubungi nomor telp (021) 295 296 30 /31 atau Email ke: sales@nanosmartfilter.com

Air bau besi solusi terbaik mengatasinya dengan filter air

Air bau besi solusi terbaik mengatasinya dengan filter air
Seringkali air berbau besi menjadi masalah bagi masyarakat di dunia ini . Air bau besi memberikan ketidak nyamanan dalam penggunaan baik dalam keperluan memasak, mandi, minum ataupun bahkan dalam kebutuhan sehari-hari lainnya yang berkaitan dengan kesehatan dalam tubuh. Air yang semestinya menjadi sumber kesehatan justru menjadi biang penyakit akibat zat besi yang terkandung didalamnya. Kadar zat besi yang tinggi dalam air yang didapat dari sumber-sumber permukaan seperti air sumurair tanah dan sebagainya  justru melahirkan berbagai macam jenis penyakit yang dapat diderita oleh masyarakat dan menyebabkan air bau besi.

Berbagai penyakit yang ditimbulkan salah satunya penyakit kulit. Bahkan air dengan kadar zat tinggi  dan berbau  besi dapat merusak pakaian bila digunakan untuk mencuci dan tidak hanya pakaian saja yang akan rusak, warna cat mobil atau motor kesayangan anda pun dapat berubah menjadi kusam, selain itu panci, bak penampungan air anda juga akan berwarna kekuningan. Memang masalah air bau besi  ini masih sering disepelekan bagi beberapa orang. Namun bila kita fikirkan akan banyak sekali kerugian yang ditimbulkan oleh masalah air yang mengandung dan berbau besi tajam.
air bau besi cara mengatasinya
Ada beberapa tips dalam mengenali air yang terkandung didalamnya zat-zat membahayakan bagi kesehatan baik kesehatan tubuh maupun dalam penggunaan kehidupan sehari-hari,  khususnya air dengan kadar zat besi tinggi. berikut tipsnya:

Cara mengenal air berkadar besi tinggi ini dengan cara :

VISUAL  : Air yang bersumber dari permukaan tanah baik seperti air sumur maupun yang lainnya memiliki kadar besi tinggi dengan ditandai warna kekuning-kuningan.

AROMA  : Bau besi yang amat tinggi menunjukan bahwa kadar zat besi dalam air sangat tinggi.

BENTUK : Bentuk ataupun khas dari air berkadar zat besi tinggi cenderung berminyak.

Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penanganan masalah air  berbau besi yang memiliki kadar besi tinggi. Hal ini menuntut untuk menggunakan filter air bersih atau alat penyaring air untuk menghilangkan kadar besi yang terkandung di dalam air bau besi . Ada beberapa solusi dalam penanganan masalah air bau besi dan air memiliki kadar besi tinggi,  diantaranya:

Cara Pertama (Cara Terbaik, Aman dan Praktis)
Cara terbaik untuk mengatasi air bau besi dan memiliki kandungan besi tinggi adalah menggunakan Filter Air. Banyak sekali produsen filter air di jakarta namun salah satu penjernih air yang terpercaya adalah Nano Smart Filter , Karena penyaring air nano smart filter sudah menggunakan teknologi terbaru dan modern sudah terbukti mampu mengubah air di tempat anda menjadi air bersih dan sehat sesuai dengan PERMENKES 416, Menjadikan air yang dihasilkan dari filter air nano smart filter aman untuk digunakan setiap hari. Selain itu penjernih air nano smart filter juga menggunakan media filter PureTAG yang berkualitas  sehingga air yang dihasilkan lebih bersih dan sehat. Filter air nano smart filter tidak hanya mengatasi masalah air yang mengandung besi tinggi dan berbau saja, namun masalah air lainnya seperti air berminyak, air mengandung mangan, air berkapur, air keruh, air kuning, air memiliki ph tinggi, dan masalah air lainnya.

Cara Kedua Akan Memakan biaya dan Tidak Efektif  (TIDAK DISARANKAN)
Metode mengatasi air bau besi dan mengandung besi tinggi paling rumit dan sulit adalah Dengan Membersihkan Sumur (di kuras airnya dan dibersihkan dinding yang karatan), kemudian masukan pasir dan kerikil kedalamnya lalu gunakan arang (batok kelapa) untuk menjernihkannya. Pasir dan kerikil dimasukkan “kemungkinan” agar tanah disekitar sumur tidak langsung bersentuhan dengan air sumur. Hal ini bisa mengurangi karat air. Sedang arang batok kelapa gunanya untuk membersihkan karat (menyerap dan mengendapkan)

Cara Ketiga (TIDAK DISARANKAN)

Menggunakan bahan kimia, besi berkurang air menjadi jernih  dan sudah tidak berbau besi tetapi tidak baik untuk dikonsumsi  dan kesehatan anda. Karena kandungan besi di dalam air masih tinggi

Solusi ketiga / Solusi Cepat: Karena untuk membersihkan sumur, menambahkan pasir dan kerikil cukup lama dan sulit serta dana yang cukup banyak, memilih cara pintas. Pompa air ke dalam tandon air, kemudian tandon air diberikan TAWAS (penjernih air yang kadang digunakan untuk penghilang bau badan), dan tunggu beberapa jam sebelum digunakan.

Jika sumurnya tidak terlampau kuning atau karatan, bisa juga ditambahkan Tawasnya langsung ke dalam sumur. Ulangi lagi penambahan tawas kalau air sudah berubah jadi kuning lagi.

Cara ketiga cukup simpel tapi cukup ribet. Hal ini disebabkan karena setiap 1 atau 2 kali pengisian air tandon harus memberikan tawas kedalamnya.

PERHATIAN: Walaupun airnya sudah jernih, bersih dan air bau besi sudah berkurang setelah diberi tawas kandungan Fe / Besi didalam air masih tetap banyak.Kualitas Air Seperti ini TIDAK LAYAK Konsumsi. JANGAN gunakan untuk MASAK atau MINUM. Gunakan sebagai air untuk mencuci atau mandi saja. Kalau pengen benar benar memastikan air itu aman, silahkan cek air ke laboratorium PDAM terdekat.

Jadi kesimpulannya untuk mengatasi masalah air bau besi cukup dengan menggunakan filter air atau penyaring air saja. Karena dengan menggunakan filter air anda akan mendapatkan kualitas air terbaik dan aman untuk digunakan. Untuk masalah air bau besi dan masalah air lainnya anda dapat menggunakan penjernih air Nano Smart Filter yang sudah terbukti dan terpercaya. Untuk mendapatkan penyaring air Nano Smart Filter anda dapat menghubungi ke (021) 295 296 30 / 31 .

Alergi Air, Tak Boleh Minum hingga terkena air hujan

Air

dapat menjadi penyebab alergi bahkan jika terkena penyakit alergi air,  Tak Boleh Minum hingga terkena air hujan,

Makhluk hidup termasuk manusia sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup. Mulai dari minum, mandi, bahkan tubuh manusia sendiri dapat menghasilkan air berupa keringat, air mata, urine dan liur. Lantas apa jadinya bila manusia mengalami alergi air?

Kondisi langka inilah yang dialami segelintir orang di dunia. Alergi air atau disebut dengan Aquagenic Urticaria, merupakan alergi langka yang hanya menimpa 35 orang di dunia.

Hidup orang dengan kondisi ini cukup berat. Betapa tidak, alergi membuatnya tak boleh sama sekali kontak dengan air. Ia tak boleh mandi, berenang, berkeringat, berciuman, bahkan minum atau menangis. alergi air atau aquagenic

Berikut 4 orang di dunia yang mengalami alergi air, seperti dirangkum oleh detikHealth,:

1. Katie Dell

Menangis menjadi hal yang menyakitkan bagi Katie Dell (28 tahun) karena ia alergi air, bahkan karena air mata dan keringatnya sendiri. Katie adalah 1 dari 35 orang di dunia yang didiagnosis dengan kondisi langka yang disebut Aquagenic Urticaria, yang berarti ia alergi terhadap air.

Alergi terhadap air membuat Katie tidak boleh berlama-lama di kamar mandi, berenang, bahkan air matanya sendiri pun dapat memicu ruam, yang membuat kulitnya terasa terbakar dan menyakitkan.

Kondisi ini juga membuat Katie takut untuk bepergian keluar rumah karena terkena air hujan pun bisa membuat kulitnya tersiksa. Katie bahkan harus merelakan pekerjaannya sebagai guru tari karena keringat juga menyebabkan reaksi alergi. Ia juga tidak mau menangis dan marah, karena air mata juga menyebabkan reaksi yang menyakitkan di wajahnya.

2. Michaela Dutton

Michaela Dutton, seorang ibu muda asal Walsall, Inggris, diketahui memiliki kondisi kesehatan yang cukup unik sekaligus menakutkan. Dutton mengidap alergi air dan tidak bisa melakukan kontak apapun yang berhubungan dengan air.

Dutton menyadari penyakit alerginya itu ketika suatu hari anaknya meneteskan keringat di tangannya. Seketika itu, tangan Dutton pun menjadi merah-merah, melepuh dan kesakitan. Ia pun menjadi ketakutan jika kena air hujan dan selalu memakai payung kemana pun bepergian serta memakai baju tertutup.

Setelah diperiksa ke dokter, Dutton ternyata mengalami kondisi yang disebut Aquagenic Urticaria. Dokter mengatakan bahwa alerginya itu disebabkan karena gangguan ketidakseimbangan hormon setelah melahirkan.

Karena penyakitnya itu, Dutton pun tidak bisa berlama-lama dekat buah hatinya jika sedang berkeringat. Ia juga harus membatasi mandinya hingga 10 detik dalam seminggu, jika lebih dari itu kulitnya akan memerah seperti kulit yang terbakar.

Dutton pun tidak bisa minum air putih, jus atau teh karena tenggorokannya langsung sakit jika terkena minuman tersebut. Untungnya, ia masih bisa minum soda karena tubuhnya masih bisa mentolerir jenis minuman satu itu.

3. Rachel Prince

Rachel Prince, perempuan 25 tahun menderita penyakit langka Aquagenic Urticaria yang menyebabkan kulitnya mengalami kondisi mengerikan jika terkena air. Alergi ini membuatnya tidak boleh berenang, mandi, bahkan minum segelas air dingin saja tenggorokannya akan membengkak.

Masalah lain muncul, karena Rachel akan menikah dengan Lee Warwick. “Jika Lee mencium pipi saya, saya harus segera membersihkan sebelum muncul reaksi. Sedikit menyedihkan memang, tapi Lee berusaha menunjukkan kasih sayang dengan cara lain dan membelikan saya sedikit hadiah,” kata Rachel.

Karena alergi ini pula maka Rachel tidak diperbolehkan mencuci piring. Padahal, Rachel mengaku ingin punya anak suatu hari nanti. Tapi hal itu harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena ia tidak akan dapat mengurus semua cucian dan membersihkan perkakas. Apalagi, ada kemungkinan penyakit Rachel ini bisa diturunkan kepada anak.

Rachel juga tidak bekerja karena sindrom cubital tunnel yang mempengaruhi kedua tangannya. Sindrom cubital tunnel terjadi ketika saraf terganggu dan menyampaikan sensasi dan menyebabkan sensasi kesemutan.

4. Ashleigh Morris

Ashleigh Morris tak bisa pergi berenang, berendam dalam air panas atau menikmati mandi setelah stres di hari kerja, karena dia alergi terhadap air. Bahkan berkeringat pun akan membuat gadis 23 tahun ini mengalami ruam menyakitkan.

Ashleigh yang berasal dari Melbourne, Australia, alergi terhadap air pada suhu apapun. Kondisi langka ini dialaminya sejak berumur 14 tahun. Saat tubuhnya basah, ia akan mengalami ruam menyakitkan, benjolan merah gatal yang butuh waktu setidaknya 2 jam untuk kembali normal.

Beruntung Ashleigh masih bisa mencuci, tapi mandi adalah pengalaman menyakitkan baginya. Ashleigh hanya bisa mandi selama 1 menit, lebih dari itu bisa sangat menyiksa tubuhnya

Sumber [health.detik.com]

Logam Berat yang Terkandung di Dalam Air

Berikut ini adalah logam berat yang terkandung di dalam air:

Aluminium (Al)

Sekitar 20 tahun yang lalu, ada penelitian yang menunjukkan bahwa logam aluminium merupakan penyebab penyakit alzheimer. Akibatnya, banyak organisasi dan individu yang mengurangi tingkat pemakaian peralatan dari alumimium. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa, penelitian yang menyatakan bahwa aluminium merupakan penyebab penyakit alzheimer tidak dapat dipercaya, karena penelitian tersebut tidak memperhitungkan asupan aluminium total yang ada dalam penyakit itu. Meskipun tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa aluminium sebagai penyebab utama penyakit alzheimer, para peneliti bersepakat untuk melakukan penelitian lebih lanjut lagi. Pada industri manufaktur mobil, perlu diperhatikan keselamatan para pekerja, karena aluminium yang terkandung dalam cairan logam di tempat kerja menyebabkan kanker. Target organ aluminium adalah sistem saraf pusat, ginjal, dan sistem pencernaan.

Barium (Ba)

logam_berat_bariumBeberapa senyawa barium mudah larut dalam air dan ditemukan di danau atau sungai. Dampak yang ditimbulkan senyawa barium yang berbeda tergantung pada kelarutan senyawa barium. Barium yang tidak larut dalam air, tidak berbahaya dan sering digunakan oleh dokter untuk tujuan medis. Senyawa barium yang larut dalam air dapat menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya, misalnya kesulitan bernapas, tekanan darah meningkat, perubahan irama jantung, iritasi perut, pembengkakan otak, kelemahan otot, kerusakan hati, ginjal, dan limpa.

Berilium (Be)

Pekerja pabrik yang bekerja pada pertambangan atau pengolahan bijih, pabrik yang menggunakan paduan dan manufaktur kimia dengan berilium, permesinan atau daur ulang logam yang mengandung berilium sangat berbahaya, karena mereka menghirup udara tempat kerja yang terkontaminasi dengan berilium. Tinggi tingkatan berilium di udara menyebabkan kerusakan paru-paru. Berilium diserap perlahan-lahan dari paru-paru ke dalam darah, dan kemudian diangkut ke sistem rangka, hati dan ginjal.

Kadmium (Cd)

Kadmium ditemukan dalam pembuatan baterai, plastik PVC, pigmen cat, pupuk, rokok, dan kerang yang berada di sekitar lingkungan pabrik. Keracunan logam kadmium terdiri dari 15-50% penyerapan melalui sistem pernapasan dan 2-7% melalui sistem pencernaan. Target organ adalah hati, plasenta, ginjal, paru-paru, otak, dan tulang.

Merkuri (Hg)

Elemen merkuri (Hg) berwarna kelabu-perak, sebagai cairan pada suhu kamar dan mudah menguap bila dipanaskan. Hg2+ (senyawa anorganik) dapat mengikat karbon, membentuk senyawa organomerkuri. Metil Merkuri (MeHg) merupakan bentuk penting yang menimbulkan keracunan pada manusia. Industri yang menggunakan logam merkuri adalah :

  • Industri yang memproduksi klorin.
  • Produksi koustik soda.
  • Tambang dan proses biji Hg.
  • Metalurgi dan proses pelapisan tembaga-nikel-khrom dengan logam ferro (kuningan).
  • Pabrik kimia.
  • Pabrik tinta.
  • Pabrik kertas.
  • Penyamakan kulit.
  • Pabrik tekstil.
  • Perusahaan farmasi.

 

Sebagian senyawa merkuri yang dilepas ke lingkungan akan diubah menjadi metilmerkuri (MeHg) oleh mikroorganisme dalam air dan tanah. MeHg dengan cepat akan diakumulasikan dalam ikan atau tumbuhan dalam air permukaan. Kadar merkuri dalam ikan dapat mencapai 100.000 kali dari kadar air disekitarnya, jika ikan tersebut berada di lingkungan pabrik yang menggunakan logam merkuri. Orang-orang yang mempunyai potensial terkena merkuri (Hg) diantaranya :

  • Pekerja pabrik yang menggunakan Hg.
  • Janin, bayi dan anak-anak :
  • MeHg dapat menembus plasenta.
  • Sistem saraf sensitif terhadap keracunan Hg.
  • MeHg pada ASI, maka bayi yang menyusu dapat terkena racun.

Masyarakat pengkonsumsi ikan yang berasal dari daerah perairan yang tercemar merkuri.

Merkuri termasuk bahan teratogenik. MeHg didistribusikan keseluruh jaringan terutama di darah dan otak. MeHg terutama terkonsentrasi dalam darah dan otak, 90 % ditemukan dalam darah merah. Efek toksisitas merkuri terutama pada susunan saraf pusat (SSP) dan ginjal, dimana merkuri terakumulasi yang dapat menyebabkan kerusakan SSP dan ginjal antara lain tremor (gerakan fluktuatif gemetar pada tubuh) dan kehilangan daya ingat. MeHg mempunyai efek pada kerusakan janin dan terhadap pertumbuhan bayi. Kadar MeHg dalam darah bayi baru lahir dibandingkan dengan darah ibu mempunyai kaitan signifikan. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkena racun MeHg dapat menderita kerusakan otak dengan akibat :

Retardasi mental, yaitu keadaan dengan intelegensia yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak).

  • Tuli.
  • Buta.
  • Mikrocephali (campak).
  • Cerebral palsy.
  • Gangguan menelan makanan.

Efek terhadap sistem pernapasan dan pencernaan makanan dapat menyebabkan terjadinya keracunan yang parah. Keracunan merkuri dari lingkungan dapat mengakibatkan kerusakan berat pada jaringan paru-paru, sedangkan keracunan makanan yang mengandung merkuri dapat menyebabkan kerusakan liver.

Besi (Fe)

Besi merupakan logam berat, karena dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anak-anak kecil akan keracunan, misalnya, konsumsi sebanyak 5-9 tablet besi 30 mg. Konsumsi makanan yang mengandung besi dapat menimbulkan efek racun, karena besi diserap dengan cepat dalam saluran pencernaan. Sifat korosif dari besi lebih meningkatkan penyerapan racun. Keracunan besi dapat terjadi jika mengonsumsi sulfat merah-tablet yang dilapisi besi atau preparat multivitamin dewasa untuk permen. Sumber-sumber lain dari besi adalah air minum, pipa besi, dan peralatan masak. Target organ adalah hati, sistem kardiovaskular, dan ginjal.

Arsene (As)

Arsen di air ditemukan dalam bentuk senyawa dengan satu atau lebih elemen lain. Senyawa arsen dengan oksigen, klorin atau belerang sebagai arsen inorganik, sedangkan senyawa dengan karbon dan hidrogen sebagai arsen organik. Arsen inorganik lebih beracun dari pada arsen organik. Tempat pembuangan limbah kimia mengandung banyak arsen, meskipun bentuk bahan tak diketahui (organik/inorganik). Arsen masuk ke dalam tubuh manusia umumnya melalui makanan dan minuman. Arsen yang tertelan secara cepat akan diserap lambung dan usus halus kemudian masuk ke peredaran darah. Arsen inorganik telah dikenal sebagai racun manusia sejak lama, yang dapat mengakibatkan kematian. Dosis rendah akan mengakibatkan kerusakan jaringan. Bila melalui mulut, pada umumnya efek yang timbul adalah iritasi saluran makanan, nyeri, mual, muntah dan diare. Selain itu mengakibatkan penurunan pembentukan sel darah merah dan putih, gangguan fungsi jantung, kerusakan pembuluh darah, luka di hati dan ginjal.

Timbal(Pb)

Setiap tahun, industri memproduksi sekitar 2,5 juta ton timah di seluruh dunia, seperti untuk baterai, cat, penutup kabel, pipa, amunisi, bahan bakar aditif,plastik PVC, x-ray perisai, produksi kaca kristal, dan pestisida. Target organ adalah tulang, otak, darah, ginjal, dan kelenjar tiroid.

Kromium (Cr)

Dalam bentuk makanan, kromium diserap 10-25 %. Kromium digunakan dalam pembuatan baja, batu bata dalam tungku, pewarna, pigmen untuk meningkatkan ketahanan logam dan krom, penyamakan kulit, dan kayu. Penjualan produk atau bahan kimia yang mengandung kromium dan bahan bakar fosil menyebabkan terjadinya pembakaran ke udara, tanah, dan air. Partikel menetap di udara dalam waktu kurang dari 10 hari, akan menempel pada partikel tanah, dan dalam air dengan sedikit larut. Efek racun akan timbul, jika menghirup udara tempat kerja yang terkontaminasi, misalnya dalam pengelasan stainless steel, kromat atau produksi pigmen krom, pelapisan krom, dan penyamakan kulit. Selain itu, jika menghirup serbuk gergaji dari kayu yang mengandung kromium akan menimbulkan efek keracunan. Efek toksik kromium dapat merusak dan mengiritasi hidung, paru-paru, lambung, dan usus. Dampak jangka panjang yang tinggi dari kromium menyebabkan kerusakan pada hidung dan paru-paru. Mengonsumsi makanan berbahan kromium dalam jumlah yang sangat besar, menyebabkan gangguan perut, bisul, kejang, ginjal, kerusakan hati, dan bahkan kematian.

Kobalt (Co)

Kobalt menetap di udara selama beberapa hari. Kobalt menetap bertahun-tahun dalam air dan tanah, sehingga dapat bergerak dari tanah ke air bawah tanah. Setiap orang dapat terkena kobalt pada tingkat rendah di udara, air, dan makanan. Orang-orang yang tinggal di daerah limbah berbahaya yang mengandung kobalt dapat terkena efek racun kobalt. Pekerja yang membuat produk-produk yang mengandung kobalt dapat mengalami keracunan. Toksisitas akut kobalt dapat diamati sebagai efek pada paru-paru, asma, pneumonia, dan sesak napas. Pada tahun 1960, beberapa pabrik bir menambahkan kobalt dalam bir untuk menstabilkan busa. Beberapa orang yang minum dalam jumlah besar bir mengalami mual, muntah, dan efek serius pada jantung. Namun, efek pada jantung tidak terlihat pada orang yang mengidap anemia atau wanita hamil.

Nikel (Ni)

Nikel dan senyawanya tidak memiliki karakteristik bau atau rasa. Nikel terdapat di udara, menetap di tanah atau dikeluarkan dari udara dalam hujan. Sumber utama nikel adalah asap tembakau, knalpot mobil, pupuk, superfosfat, pengolahan makanan, dihidrogenasi lemak-minyak, limbah industri, peralatan masak stainless steel, pengujian perangkat nuklir, baking powder, pembakaran bahan bakar minyak, perawatan gigi dan jembatan. Efek yang ditimbulkan logam nikel adalah serangan asma, bronkitis kronis, sakit kepala, pusing, sesak napas, muntah, nyeri dada, batuk, sesak napas, kejang, bahkan kematian.

Selenium (Se)

Selenium mengakibatkan gangguan pada kelenjar tiroid dan kesehatan jantung. Selenium partikel kecil di udara menetap di tanah atau dikeluarkan dari udara dalam hujan. Selenium menyerupai sulfur dalam sifat fisik dan kimia. Konsentrasi selenium dalam darah 19-25 mikrogram per 100 mililiter. Selenium menyebabkan kanker, leukemia limfositik, paru-paru, pencernaan, usus besar, karsinoma genitourinari, kanker kulit, dan penyakit hodgkins.

Zink (Zn)

Seng dilepaskan ke lingkungan oleh proses alam, namun sebagian besar berasal dari kegiatan manusia seperti pertambangan, produksi baja, pembakaran batu bara, dan pembakaran sampah. Sebagian besar zink di dalam tanah tetap terikat pada partikel tanah. Toksisitas akut yang ditimbulkan oleh zink adalah kekeringan tenggorokan, batuk, kelemahan, menggigil, demam, mual dan muntah.

Sumber [id.wikipedia.org]

Faktor penyebab, proses, akibat keracunan logam di manusia

Faktor penyebab, proses dan akibat keracunan logam pada manusia

Tingkatan konsumsi dan banyaknya logam di alam

Umumnya, makin tinggi kadar logam yang terdapat di alam, makin tinggi pula efek keracunan yang ditimbulkan oleh logam tersebut. Contohnya, kadmium dalam satu dosis tunggal dan besar dapat menginduksi gangguan saluran pencernaan. Asupan kadmium yang berjumlah lebih kecil dapat mengakibatkan gangguan fungsi ginjal.

Bentuk kimia

Senyawa anorganik merkuri berpengaruh pada ginjal, sedangkan senyawa metil merkuri dan etil merkuri akan berpengaruh pada susunan saraf. Pada saat ini, senyawa merkuri bersifat lipofitik, sehingga meracuni darah dan otak. Senyawa tetra etil timbal juga dapat memengaruhi susunan saraf.

Kompleks protein-logam

Berbagai kompleks protein – logam dibentuk dalam tubuh. Contohnya, kompleks protein-logam yang dibentuk dengan timbal, bismut, dan raksa-selenium secara mikroskopik dapat terlihat sebagai badan inklusi dalam sel yang tercemar logam. Besi dapat bergabung dengan protein untuk membentuk feritin yang bersifat larut dalam air atau hemosiderin yang tidak larut dalam air. Kadmium dan beberapa logam lain, seperti tembaga dan zink bergabung dengan metalotionein, suatu protein dengan bobot molekul rendah. Kompleks protein kadmium (Cd) tidak begitu beracun, jika dibandingkan dengan Cd2+. Tetapi, dalam sel tubulus ginjal, kadmium-metalotionein melepaskan Cd2+ dan menyebabkan keracunan.

Faktor usia dan berat badan

Pada orang yang usianya muda,seperti anak-anak, biasanya lebih rentan diserang keracunan logam daripada orang dewasa. Hal ini disebabkan karena kepekaan dan tingkat penyerapan dalam saluran pencernaan pada mereka lebih besar. Selain itu, pada anak-anak yang mempunyai berat badan sangat kecil, lebih mudah diserang oleh racun logam. Faktor-faktor diet yang menyebabkan defisiensi protein, vitamin C, dan vitamin D dapat meningkatkan keracunan logam. Logam timbal dan merkuri, dapat melintasi plasenta dan memengaruhi janin. Dari penelitian, bayi yang terkena racun logam dalam kandungan ibunya, akan dipengaruhi secara berlebihan daripada ibunya.

Proses keracunan logam pada tubuh manusia

Pada syaraf

Uap logam merkuri dan metil merkuri dengan mudah dapat memasuki susunan syaraf dan menambah efek racun. Senyawa merkuri anorganik tidak dapat memasuki susunan syaraf dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga tidak menimbulkan keracunan (neurotoksik). Senyawa organik timbal bersifat neurotoksik, sedangkan senyawa timbal anorganik memengaruhi sistem hem. Sistem hem merupakan sistem yang mengandung zat penting bagi hemoglobin dan sitokrom. Pada tingkat pemakaian yang tinggi, senyawa-senyawa ini dapat menambah ensefalopati yang mengakibatkan gangguan fungsi kejiwaan pada anak-anak kecil, seperti gangguan kesadaran dan kelakuan. Logam lain yang bersifat neurotoksik adalah tembaga, trietiltin, emas, litium, dan mangan.

Pada ginjal

Sebagai organ ekskresi utama dalam tubuh, ginjal menjadi organ sasaran keracunan logam. Kadmium memengaruhi sel tubulus proksimal ginjal, sehingga menyebabkan ekskresi protein molekul kecil, asam amino, dan glukosa bersama urin. Kadmium terkumpul dalam lisosom sel tubulus proksimal ginjal. Dalam lisosom, kompleks kadmium melepaskan Cd2+. Ion kadmium menghambat enzim proteolitik dalam lisosom dan menyebabkan cedera sel.

Pada pernapasan

Sistem pernapasan merupakan organ sasaran utama bagi sebagian besar logam. Banyaknya logam menyebabkan iritasi dan radang saluran pernapasan, bagian yang dipengaruhi bergantung pada jenis logam dan tingkat pemakaian. Pada tingkat pemakaian yang tinggi, kromium memengaruhi lubang hidung, arsen memengaruhi bronki, dan berilium memengaruhi paru-paru.

Akibat keracunan logam pada tubuh manusia

Karsinogenisitas

Karsinogenisitas merupakan pembengkakan pada jaringan tubuh (tumor). Tumor diakibatkan oleh peningkatan zat-zat kimia yang beracun. Beberapa logam bersifat karsinogenik pada manusia dan hewan. Logam-logam tersebut adalah arsen, kromium, berilium, kadmium, dan sisplatin.

Gangguan fungsi imun

Konsumsi makanan yang mempunyai bahan logam beracun dapat mengakibatkan penghambatan berbagai fungsi imun. Logam-logam lain, seperti berilium, kromium, nikel, emas, merkuri, platina, dan zirkonium dapat menginduksi reaksi hipersensivitas.

Sumber [id.wikipedia.org]

Berbahaya, Dampak meminum air mengandung besi

Berbahaya, Dampak meminum air mengandung besi, Toksisitas logam adalah terjadinya keracunan dalam tubuh manusia yang diakibatkan oleh bahan berbahaya yang mengandung logam beracun.  Zat-zat beracun dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan, kulit, dan mulut.  Pada umumnya, logam terdapat di alam dalam bentuk batuan, bijih tambang, tanah, air, dan udara.  Macam-macam logam beracun yaitu raksa/merkuri (Hg), kromium (Cr), kadmium (Cd), tembaga (Cu), timah (Sn), nikel (Ni), arsene (As), kobalt (Co), aluminium (Al), besi (Fe), selenium (Se), dan zink (Zn).  Walaupun kadar logam dalam tanah, air, dan udara rendah, namun dapat meningkat apabila manusia menggunakan produk-produk dan peralatan yang mengandung logam, pabrik-pabrik yang menggunakan logam, pertambangan logam, dan pemurnian logam. Contohnya penggunaan 25.000-125.000 ton raksa per tahun pada pabrik termometer, spigmanometer, barometer, baterai, saklar elektrik, dan peralatan elektronik.

Besi (Fe)

Besi merupakan logam berat, karena dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anak-anak kecil akan keracunan, misalnya, konsumsi sebanyak 5-9 tablet besi 30 mg.  Konsumsi makanan yang mengandung besi dapat menimbulkan efek racun, karena besi diserap dengan cepat dalam saluran pencernaan.  Sifat korosif dari besi lebih meningkatkan penyerapan racun.  Keracunan besi dapat terjadi jika mengonsumsi sulfat merah-tablet yang dilapisi besi atau preparat multivitamin dewasa untuk permen.  Sumber-sumber lain dari besi adalah air minum, pipa besi, dan peralatan masak. Target organ adalah hati, sistem kardiovaskular, dan ginjal.

Air tanah seringkali tercemar zat kimia atau limbah. Seperti tercemar senyawa besi yang membuat air menjadi berasa tidak enak. Sumber kontaminasi bisa dikarenakan kebocoran bahan kimia organik dari penyimpanan bahan kimia dalam bunker yang disimpan dalam tanah. Atau, bisa juga karena limbah industri.

Sebenarnya, senyawa besi dalam jumlah kecil di dalam tubuh manusia berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah merah, dimana tubuh memerlukan 7-35 mg/hari yang sebagian diperoleh dari air. Tetapi zat Fe atau zat besi yang melebihi dosis yang diperlukan oleh tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan tubuh manusia tidak dapat mengsekresi Fe, sehingga bagi mereka yang sering mendapat tranfusi darah warna kulitnya menjadi hitam karena akumulasi Fe.

Kadar besi dalam air ini bisa terlihat dari seberapa cepatnya warna berubah dan intensitas bau, semakin cepat warna air berubah dan semakin kuat intensitas baunya maka kadar besi semakin tinggi. Air ini tidak bisa digunakan untuk mencuci baju, apalagi sampai dikonsumsi. Jika digunakan untuk mencuci baju, maka baju terlihat cepat kusam dan terkadang sampai berkarat. Efek terburuk dari penggunaan air yang mengandung besi tinggi adalah menurunnya intelegensi (IQ) sedangkan efek lain adalah terganggunya kesehatan kita.

Untuk air minum, jika mengandung besi cenderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsi. Selain itu dalam dosis besar dapat merusak dinding usus. Kadar Fe  lebih dari 1 mg/l  menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit. Apabila kelarutan besi dalam air melebihi 10 mg/l  menyebabkan air berbau seperti telur busuk.

Pada Hemokromatesis primer besi yang diserap dan disimpan dalam jumlah yang berlebihan di dalam tubuh. Feritin berada dalam keadaan jenuh akan besi sehingga kelebihan mineral ini akan disimpan dalam bentuk kompleks dengan mineral lain yaitu hemosiderin. Akibatnya terjadilah sirosis hati dan kerusakan pankreas sehingga menimbulkan diabetes. Hemokromatis sekunder terjadi karena transfusi yang berulang-ulang. Dalam keadaan ini besi masuk ke dalam tubuh sebagai hemoglobin dari darah yang ditransfusikan dan kelebihan besi ini tidek disekresikan.

Selain besi, ada lagi zat terlarut dalam air yang berbahaya juga karna dapat merusak ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal dan gangguan kesehatan lainnya. Air ini adalah air yang mengandung kapur (air sadah) yang jika dilihat secara kasat mata tidak dapat diketahui karna air tersebut jernih. Untuk mengetahuinya adalah dengan menambahkan detergen, jika air sulit berbusa maka air tersebut merupakan air sadah. Selain itu, bisa juga dengan memanaskan nya, air yang mengandung kapur akan menyebabkan kerak berwarna putih pada alat memasak ( di dasar panci).

Arsene (As)

Arsen di air ditemukan dalam bentuk senyawa dengan satu atau lebih elemen lain.  Senyawa arsen dengan oksigen, klorin atau belerang sebagai arsen inorganik, sedangkan senyawa dengan karbon dan hidrogen sebagai arsen organik.  Arsen inorganik lebih beracun dari pada arsen organik.  Tempat pembuangan limbah kimia mengandung banyak arsen, meskipun bentuk bahan tak diketahui (organik/inorganik).  Arsen masuk ke dalam tubuh manusia umumnya melalui makanan dan minuman.  Arsen yang tertelan secara cepat akan diserap lambung dan usus halus kemudian masuk ke peredaran darah.  Arsen inorganik telah dikenal sebagai racun manusia sejak lama, yang dapat mengakibatkan kematian.  Dosis rendah akan mengakibatkan kerusakan jaringan.  Bila melalui mulut, pada umumnya efek yang timbul adalah iritasi saluran makanan, nyeri, mual, muntah dan diare.  Selain itu mengakibatkan penurunan pembentukan sel darah merah dan putih, gangguan fungsi jantung, kerusakan pembuluh darah, luka di hati dan ginjal.

Solusi untuk air yang mengandung zat besi:
Zaman modern seperti sekarang ini sudah banyak alat yang mampu menghilangkan zat besi pada air, Namun hanya beberapa saja yang dapat benar-benar terbukti menghilangkannya. Dan salah satu cara terbaik dan termudah mengatasi masalah air yang mengandung besi adalah dengan filter air nano smart filter, jadi alat penjernih air nano smart filter adalah filter air modern yang sudah menggunakan teknologi terbaru sehingga dapat menghasilkan air yang bersih dan sehat untuk anda. Selain itu penyaring air nano smart filter juga sangat mudah untuk digunakan dan perawatan.  Jika air anda sudah terfilter menggunakan filter air nano smart filter maka air anda akan terbukti menjadi bersih dan sehat.
Coba sekarang juga dan rasakan manfaatnya, untuk pemesanan dapat menguhubungi (021) 295 296 30 /31 atau email ke sales@nanosmartfilter.com

Sumber [aneka sumber]

 

 

Pages:« Prev1234