You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Archive for April 2014

Archive for April 2014

Masalah air bersih jakarta

Air bersih sangat dibutuhkan, Kebutuhan air bersih di Jakarta pada 2014 seharusnya mencapai 23,3 meter kubik per detik. Namun, hingga saat ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya baru bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta mencapai 18,025 meter kubik per detik. Sehingga masih mengalami defisit sekitar 5,3 meter kubik per detik.

Direktur PDAM Jaya mengatakan bahwa ketahanan air di Jakarta baru mencapai tiga persen. PDAM Jaya berharap dapat meningkatkan ketahanan air di Jakarta hingga mencapai 20-25 persen. Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan sungai-sungai di Jakarta.

“Yang bermasalah sekarang adalah kontinuitasnya. Karena sumber air di Jakarta itu asalnya dari luar. Kita akan coba meningkatkannya, karena masih mengalami defisit sebanyak 5,3 meter kubik per detik,” jelasnya di Balaikota DKI, Jakarta.

air bersih kota jakarta

Tidak hanya akan mengoptimalkan air sungai Jakarta, lanjutnya, PDAM Jaya juga akan terus berupaya menurunkan tingkat kebocoran air atau non revenue water (NRW) dari 42 persen tahun lalu menjadi 35 persen di tahun 2015. “Tahun ini kita targetkan penurunan NRW mencapai 39 persen, lalu tahun 2014 ini mencapai 37 persen,” ujarnya.

Solusi lainnya untuk meningkatkan penyediaan kebutuhan air baku di Jakarta, harus dilakukan revitalisasi sungai-sungai di Jakarta. Sehingga dapat dijadikan sumber air baku bagi air minum warga Jakarta. Juga melakukan revitalisasi puluhan situ atau waduk. Tidak berhenti disitu, Pemprov DKI juga akan membangun Tanggul Laut Raksasa yang akan dapat dijadikan sumber air baku baru.

Untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga kurang mampu, dijelaskannya, PDAM Jaya sedang menyiapkan landasan hukumnya untuk memberikan bantuan tersebut. PDAM Jaya merencanakan akan memberikan bantuan air bersih kepada 5 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masing-masing Palyja dan Aetra akan membantu dua ribu MBR. Hingga saat ini pelanggan MBR sudah mencapai 140 ribu pelanggan.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dimulai. Kami sedang siapkan, karena semua harus ada landasan hukumnya,” tukasnya.

Kepala Kantor Ligkungan Hidup Jakarta Barat, mengatakan 60 persen air bersih di Jakarta Barat tidak layak minum. Air tersebut tidak memenuhi standar air layak untuk dikonsumsi sebagai air minum dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 907 tahun 2002.

Merujuk pada aturan tersebut, parameter fisik yang harus dipenuhi pada air minum, yaitu harus jernih, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berwarna. Sementara suhunya sebaiknya sejuk dan tidak panas. Selain itu, air minum tidak menimbulkan endapan. Jika air yang dikonsumsi menyimpang dari hal itu, maka sangat mungkin air telah tercemar.

Dari aspek kimiawi, bahan air minum tidak boleh mengandung partikel terlarut dalam jumlah tinggi serta logam berat (misalnya Nikel, Kobalt, Seng) ataupun zat beracun seperti senyawa hidrokarbon dan detergen. Ditinjau dari aspek mikrobiologi, bakteri patogen yang tercantum dalam Permenkes, yaitu Escherichia colli, Clostridium perfringens, Salmonella.

Bakteri patogen tersebut dapat membentuk racun setelah periode laten yang singkat, yaitu beberapa jam. Keberadaan bakteri coliform, seperti Escherichia colli yang banyak ditemui di kotoran manusia dan hewan menunjukkan kualitas sanitasi yang rendah dalam proses pengadaan air.

Di Jakarta Barat, daerah yang mengalami kriris air bersih layak minum adalah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, dan Kecamatan Grogol Petamburan. “Namun air bersih tersebut, hingga 70 persen masih layak digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci pakaian,” ucapnya.

Kepala Kantor Ligkungan Hidup Jakarta Barat menuturkan interusi air laut menyebabkan kondisi air di beberapa daerah di Jakarta Barat menjadi asin. Ini disebabkan gravitasi air karena pembangunan gedung-gedung tinggi. Yang berakibat pada turunnya air permukaan hingga 1-1,5 sentimeter per tahun.

Ia menjelaskan, semakin banyak gedung tinggi, maka aktivitas pengeboran tanah pun tinggi. Air tanah akan terdesak, dan air laut masuk memenuhi kekosongan rongga tanah. “Air permukaan turun, air laut masuk. Sehingga air tanah menjadi asin. Kondisi ini bahkan sudah mencapai daerah Daan Mogot,” ucapnya.

Tak hanya itu, kotornya air tanah di Jakarta Barat, menurutnya lebih disebabkan oleh industri yang melakukan blessing, yakni membuang limbah tanpa melewati Instalasi Penanggulangan Air Limbah (IPAL). Sehingga, limbah yang dibuang langsung keselokan menyebabkan air tercemar.

IPAL adalah sebuah struktur yang dirancang untuk membuang limbah biologis dan kimiawi dari air sehingga memungkinkan air tersebut untuk digunakan pada aktivitas yang lain. Fungsi dari IPAL mencakup:

  • Pengolahan air limbah pertanian, untuk membuang kotoran hewan, residu pestisida, dan sebagainya dari lingkungan pertanian.
  • Pengolahan air limbah perkotaan, untuk membuang limbah manusia dan limbah rumah tangga lainnya.
  • Pengolahan air limbah industri, untuk mengolah limbah cair dari aktivitas manufaktur sebuah industri dan komersial, termasuk juga aktivitas pertambangan.

Meski demikian, dapat juga didesain sebuah fasilitas pengolahan tunggal yang mampu melakukan beragam fungsi. Beberapa metode seperti biodegradasi diketahui tidak mampu menangani air limbah secara efektif, terutama yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Sumber [Aneka Sumber]

Cara Mengatasi Reverse Osmosis Mampet

Reverse Osmosis mampet / tersumbat, Reverse osmosis sudah biasa digunakan oleh negara negara maju untuk pengolahan air, baik air tawar,air laut,air sungai,dll. Dengan menggunakan membran dengan pori pori sebesar 0,0001 micron dan dorongan pompa Booster bertekanan tinggi, menghasilkan air murni dengan kandungan mineral rendah dan TDS rata rata dibawah 10. Teknologi air RO dari penjual mesin air ini telah lama digunakan oleh negara negara maju untuk keperluan air bersih dan air minum.

Lalu Mengapa Air RO Keluar Hanya Sedikit ?

Hal tersebut terjadi dikarenakan beberapa hal diantaranya, karena air baku tidak lancar / tersumbat Karena tekanan air baku tidak kencang (idealnya bertekanan 1-2 bar), Karena tekanan pompa booster / pompa membrane kurang (min.50psi), Karena Post Carbon yang mampet,  karena membrane Reverse Osmosis mampet.

AIR BAKU
RO adalah menghasilkan 1 liter dari 4 liter air baku yang masuk Apabila air baku berkurang, maka air ro akan berkurang pula.

TEKANAN AIR BAKU
Selain kebutuhan air baku yang banyak, dibutuhkan juga tekanan air baku, untuk memaksimalkan kinerja pompa booster.

POMPA BOOSTER
Hal lain yang menentukan air RO adalah tekanan booster pump. Tekanan ini beraneka ragam, tergantung kapasitas membranenya. Tekanan paling minimal adalah 50psi – 225psi. Karena diameter membrane 0.0001 mikron, maka dibutuhkan kinerja booster pump yang baik.

POST CARBON
Ada aneka macam post carbon, yang beredar di pasaran. Salah satu penyebab air RO keluar dikit bahkan tidak keluar karena tersumbatnya post carbon maupun membekunya post carbon, yang menjadi seperti batu.

Coba anda buka selang sebelum post carbon, liat keluar air ro apakah sama atau lebih kencang
Kalau lebih kencang, maka anda perlu ganti post carbon, Kalau hasil sama saja, kemungkinan besar adalah membrane nya yg perlu diganti

MEMBRANE
Diameter membrane RO adalah 0.0001 mikron 500.000 x lebih kecil dari sehelai rambut, Jadi untuk membantu kinerja membrane, diperlukan :

  • Filter Media CARBON : Untuk menyaring besi, dll.
  • Filter Media RESIN / Ion Exchange : Untuk menyaring kapur / kesadahan / CaCo3.
  • Sedimen Filter 1 mikron : Untuk menyaring debu halus, pasir dan kotoran lain.

Memang ada beberapa daerah yang hanya cukup filter media carbon, bahkan tidak memerlukan filter media ini, karena kualitas air baku cukup bagus. Khusus untuk daerah yang banyak mengandung kapur, wajib sekali menggunakan Media Filter RESIN / Ion Exchange, tapi apabila kadar kapur tidak begitu banyak, maka Filter RESIN yang kecil saja cukup, asal penggantian rutin tiap bulannya.

reverse osmosis cara merawat

PENYEBAB MEMBRANE MAMPET

Kapur / kesadahan / CaCo3 biasanya tidak dilengkapi Filter Media Ion Exchange yang besar, dan maintenance filter ini tidak rutin.

Kandungan besi dan lainnya yang cukup signifikan jumlahnya.

Debu halus dan partikel lain – biasanya terjadi karena terlambat mengganti spun 2 mikron, atau menggunakan spun lain yg murah, sehingga kotoran tetap lolos dan mengenai membrane.

Namun demikian filter mesin air RO ini memiliki kelemahan,yakni biaya operasional mesin RO yang tinggi akibat air penyulingan yang terbuang cukup banyak dan biaya penggantian membrane filter air RO yang cukup mahal. Depo air minum isi ulang jika anda menggunakan filter air RO sebaiknya harga jual anda lebih tinggi daripada Depo air minum isi ulang biasa. Banyak yang bertanya,berapa ribu liter masa pemakaian membrane filter air reverse osmosis ? jawabannya adalah tergantung kualitas air baku. Jika anda menggunakan filter RO dengan air baku dari pegunungan yang bersih dibandingkan air bor yang merah dan keruh tentu akan berbeda. Jika menggunakan air pegunungan bisa sampai 1 tahun untuk ganti membran,namun hanya 1 hari untuk air bor. Kelemahan yang lain, pompa Booster air RO dari penjual mesin air tidak akan hidup apabila tekanan air yang menuju Booster tidak maksimal. Hal ini kadang kadang yang tidak diketahui oleh teknisi mesin air RO.

Dapatkah membran mesin RO dicuci? Membrane RO dapat dicuci namun hasilnya tidak akan maksimal. Perbandingan pembuangan filter air murah reverse osmosis juga setiap hari mengalami perubahan. Saat kondisi baru, perbandingan pembuangan filter air limbah reverse osmosis adalah 50 : 50. Namun semakin hari karena membrane filter RO semakin buntu,perbandingan terbalik hingga 20 : 80 bahkan 10 : 90 !. Bahkan air produksi keluarnya hanya menetes,yang deras keluar malah air pembuangan. Jika terjadi kerusakan pada mesin reverse osmosis,membran R.O sebaiknya jangan terlalu lama dikeluarkan dari housing membran karena jika sampai membran tsb kering maka hampir bisa dipastikan membran akan setengah buntu/ kapasitas menurun. Jika kualitas air rendah, sebaiknya gunakan Pre filter (penyaringan awal) sebelum masuk unit reverse osmosis anda,ini untuk mencegah penggantian membran yang terlalu cepat.

Biaya maintenance sebuah mesin RO wajib dianggarkan, jadi pada saatnya penggantian membrane maupun filter lainnya tidak akan terasa. Kecuali anda tidak menyediakan anggaran untuk pemeliharaan tersebut, baru terasa berat untuk penggantiannya.

Jadi sekali lagi, Mesin RO adalah mesin yang perlu dirawat dengan baik, dan tidak seperti membrane filter air biasa yang bisa berlumut dalam beberapa hari / minggu.

Sumber [Aneka Sumber]

Pages:« Prev12