You are here: Filter Penjernih Air keluarga sehat»Archive for November 2013

Archive for November 2013

Pengolahan air Tanah menjadi air bersih dengan filter air

Pengolahan air tanah menjadi air bersih dengan filter air, Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Karena itu jika kebutuhan akan air bersih tersebut belum tercukupi maka dapat memberikan dampak yang besar terhadap kondisi kesehatan maupun sosial. Pengadaan air bersih di Indonesia khususnya untuk skala yang besar masih terpusat di daerah perkotaan, dan dikelola oleh Perusahan Air Minum (PAM) kota yang bersangkutan. Namun demikian secara nasional jumlahnya masih belum mencukupi dan dapat dikatakan relatif kecil yakni 10,77 % . Untuk daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PAM umumnya mereka menggunakan pengolahan air tanah ( air sumur ), air sungai, air hujan, air sumber (mata air) dan lainnya.
Lalu selanjutnya bagaimana dengan kualitas air bersih yang kita ambil dari dalam tanah. Ketika Indonesia pada tahun 70 s/d 80 an pompa air tangan Dragon dengan mengambil air tanah dari kedalaman 6 meter sudah mencukupi kualitasnya. Tapi dengan semakin banyaknya pertumbuhan penduduk dan bahan pencemar yang semakin banyak di permukaan , air tanah dangkal ini sudah tidak layak dan sudah tidak ada lagi pada tahun 2012 an, akibatnya banyak penduduk yang mengambil air tanah dengan kedalaman 12 meter. Pada kedalaman ini, masalah yang ada adalah rasa bau dan warna (kuning) pada air tanah.pengolahan air tanah
Dari hasil survey penduduk, prosentasi banyaknya rumah tangga dan sumber air bersih yang digunakan di berbagai daerah di Indonesia sangat bervariasi tergantung dari kondisi geografisnya. Secara nasional yakni sebagai berikut : Yang menggunakan air ledeng 10,77 %, air tanah dengan memakai pompa 7,85 %, air sumur (perigi) 53,78 %, mata air (air sumber) 15,70 %, air sungai 8,54 %, air hujan 1,64 % dan lainnya 1,71 %.
Permasalahan yang timbul yakni sering dijumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang digunakan masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air minum yang sehat bahkan di beberapa tempat bahkan tidak layak untuk digunakan. Air bersaih yang layak diminum, mempunyai standar persyaratan tertentu yakni persyaratan fisis, kimiawi dan bakteriologis, dan syarat tersebut merupakan satu kesatuan. Jadi jika ada satu saja parameter yang tidak memenuhi syarat maka air tanah tesebut tidak layak untuk diminum. Standar kualitas air minum telah dibakukan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.20 Tahun 1990. Pemakaian air minum yang tidak memenuhi standar kualitas tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara langsung dan cepat maupun tidak langsung dan secara perlahan.
Air tanah sering mengandung zat besi (Fe) dan Mangan (Mn) cukup besar. Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air tanah atau air sungai menyebabkan warna air tanah dan air sungai tersebut berubah menjadi kuning-coklat setelah beberapa saat kontak dengan udara. Disamping dapat mengganggu kesehatan juga menimbulkan bau yang kurang enak serta menyebabkan warna kuning pada diding bak serta bercak-bercak kuning pada pakaian. Oleh karena itu menurut PP No.20 Tahun 1990 tersebut, kadar (Fe) dalam air minum maksimum yang dibolehkan adalah 0,3 mg/lt, dan kadar Mangan (Mn) dalam air minum yang dibolehkan adalah 0,1 mg/lt.
Di negara maju seperti Amerika dan Jepang, peraturan standar kualitas air minum lebih ketat lagi. Total kandungan besi dan mangan dalam air minum maksimum yang diperbolehkan adalah 0,3 mg/lt. Untuk menanggulangi masalah tersebut, perlu dilakukan upaya penyediaan sistem alat pengolahan air tanah skala rumah tangga yang dapat menghilangkan atau mengurangi kandungan besi dan mangan yang terdapat dalam air sumur atau tanah. Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas air tanah yakni dengan menggunakan filter air atau alat penjernih air yang menggunakan media filter Super Pasir Aktif , PureTAG Super dan karbon aktif.
Dengan menggunakan filter air maka air tanah atau air sungai yang mengandung besi dan mangan akan menjadi air bersih dan aman untuk digunakan bersama keluarga anda dirumah.
Karena filter air / penjernih air Nano Smart Filter menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG Super sehingga masalah air tanah anda dapat teratasi dengan mudah. Selain itu Alat pengolahan air tanah Nano Smart Filter menggunakan teknologi modern membuat pengolahan air tanah Nano Smart Filter mudah dalam penggunaannya dan dalam perawatannya. Banyak sekali keuntungan yang akan anda dapatkan jika menggunakan filter air / penyaring air selain membuat air tanah menjadi air bersih dan sehat anda juga dapat berhemat karena tidak perlu lagi membeli air minum isi ulang yang semakin mahal harganya. Jadi jangan ragu lagi untuk menggunakan alat pengolahan air tanah rumah tangga Nano Smart Filter , Karena keluarga sehat dimulai dari air baik.

Air bersih di jakarta belum mencukupi kebutuhan warganya

Air bersih  sangat dibutuhkan setiap manusia oleh karena itu harus di buatkan sistem penyediaan air bersih yang baik dan benar agar setiap masyarakat dapat merasakan manfaat air bersih hingga ke pelosok daerah di tanah air. kebutuhan air bersih adalah banair bersihyaknya air bersih yang diperlukan untuk melayani penduduk yang dibagi dalam dua klasifikasi pemakaian air bersih , yaitu untuk keperluan domestik (rumah tangga) dan non domestic (industri, perkantoran, rumah sakit, dll) .Target pelayanan harus mengacu pada Millenium Development Goals (MDGs) Sebagai contoh di Jakarta di mana daerah perkotaan harus sudah terlayani 68% dari jumlah penduduk. Dalam melayani jumlah cakupan pelayanan penduduk akan air bersih sesuai target, maka direncanakan kapasitas sistem penyediaan air bersih yang dibagi dalam dua klasifikasi pemakaian air bersih , yaitu untuk keperluan domestik (rumah tangga) dan non domestik.

Kebutuhan Air Bersih Untuk Domestik (Rumah Tangga).
Menurut para ahli menyatakan bahwa kebutuhan air bersih domestik dimaksudkan adalah untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi keperluan rumah tangga yang dilakukan melalui Sambungan Rumah (SR) dan kebutuhan umum yang disediakan melalui fasilitas Hidran Umum (HU). Unutk menunjukkan besar debit air bersih domestik yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan domestik diperhitungkan terhadap beberapa faktor:

a. Jumlah penduduk yang akan mendapatkan air bersih menurut target tahapan perencanaan sesuai dengan rencana cakupan pelayanan air bersih.

b. Tingkat pemakaian air bersih diasumsikan tergantung pada kategori daerah dan jumlah penduduknya.
Kebutuhan Air Bersih Untuk Non Domestik (Industri , Perkantoran, Rumah Sakit , dll)
Menurut para ahli, kebutuhan air bersih nondomestik dialokasikan pada pelayanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih berbagai fasilitas sosial dan komersial yaitu fasilitas pendidikan, peribadatan, pusat pelayanan kesehatan, instansi pemerintahan dan perniagaan. Besarnya pemakaian air bersih untuk kebutuhan non domestik diperhitungkan 20% dari kebutuhan domestik.

Kebutuhan Air bersih Rata-Rata.
Menurut para ahli dalam Standar Kriteria Desain Sistem Penyediaan Air Bersih menyatakan bahwa kebutuhan rata-rata distribusi air bersih perharinya adalah jumlah kebutuhan air bersih untuk keperluan domestik (rumah tangga) ditambahkan dengan kebutuhan air bersih untuk keperluan non domestik.

Qr = Qd + Qnd

Keterangan:

Qr = Kebutuhan air bersih rata-rata (liter/detik).

Qd = Kebutuhan air bersih untuk keperluan domestik (liter/detik).

Qnd = Kebutuhan air bersih untuk keperluan non domestik (liter/detik).

Berdasarkan para ahli, dalam Standar Kriteria Desain Sistem Penyediaan Air Bersih, kebutuhan air bersih pada hari maksimum (Qm) adalah pemakaian air bersih harian rata-rata tertinggi dalam satu tahun yang diasumsikan sebesar 110% dari kebutuhan rata-rata air bersih .

Sistem Pengaliran Air Bersih. Pendistribusian air bersih kepada masyarakat dengan kuantitas, kualitas dan tekanan yang cukup memerlukan sistem perpipaan yang baik, reservoir, pompa dan peralatan yang lain. Metode dari pendistribusian air bersih tergantung pada kondisi topografi dari sumber air bersih dan posisi para masyarakat berada. Menurut Howard, S.P., et.al (1985) sistem pengaliran air bersih yang dipakai adalah sebagai berikut:

a.Cara pengaliran air bersih dengan Gravitasi.
Cara pengaliran air bersih gravitasi digunakan apabila elevasi sumber air bersih mempunyai perbedaan cukup besar dengan elevasi daerah pelayanan, sehingga tekanan air yang diperlukan dapat dipertahankan. Cara ini dianggap cukup ekonomis, karena hanya memanfaatkan beda ketinggian lokasi antara sumber air bersih dan tujuan air bersih.

b.Cara pengaliran air bersih dengan Pemompaan.
Pada cara ini pompa digunakan untuk meningkatkan tekanan pompa air yang diperlukan untuk mendistribusikan air bersih  dari reservoir distribusi ke masyarakat. Sistem ini digunakan jika elevasi antara sumber air bersih atau instalasi pengolahan air bersih dan daerah pelayanan air bersih tidak dapat memberikan tekanan yang cukup.

c. Cara pengaliran air bersih dengan sistem Gabungan (sistem gravitasi dan sistem Pemompaan).
Pada cara pengaliran air bersih gabungan, reservoir digunakan untuk mempertahankan tekanan yang diperlukan untuk mengalirkan air bersih selama periode pemakaian tinggi dan pada kondisi darurat,misalnya saat terjadi kebakaran, atau tidak adanya energi. Selama periode pemakaian rendah, sisa air bersih dipompakan dan disimpan dalam reservoir distribusi. Karena reservoir distribusi digunakan sebagai cadangan air bersih selama periode pemakaian tinggi atau pemakaian puncak, maka pompa dapat dioperasikan pada kapasitas debit rata-rata air bersih.

Sumber [repository.usu.ac.id]

 

 

Air minum dan air bersih memiliki parameter tersendiri

Air minum dan air bersih memiliki parameter tersendiri , Pengertian air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan yang dapat diminum.  Pengertian standar kualitas air minum adalah batas operasional dari kriteria kualitas air dengan memasukkan pertimbangan non teknis, misalnya kondisi sosial-ekonomi, target atau tingkat kualitas produksi, tingkat kesehatan yang ada, dan tair minum berkualitaseknologi yang tersedia.

Berdasarkan Permenkes No.416/Menkes/Per/IX/1990, yang membedakan antara kualitas air bersih dan air minum adalah standar kualitas setiap parameter fisik, kimia, biologis dan radiologis maksimum yang diperbolehkan. Persyaratan utama yang harus dipenuhi dalam sistem penyediaan air bersih maupun air minum meliputi persyaratan kualitatif, persyaratan kuantitatif dan persyaratan kontinuitas

Sedangkan air bersih adalah air yang digunakan unutuk keperluan sehari-hari dan akan menjadi air minum setelah dimasak terlebih dahulu. Sebagai batasannya, air bersih adalah air yang memenuhi persyaratan bagi sistem penyediaan air minum, dimana persyaratan yang dimaksud adalah persyaratan dari segi kualitas air yang ,eliputi fisik, kimia, biologis, dan radiologis, sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek samping (Ketentuan Umum Permenkes No.416/Menkes/PER/IX/1990) Persyaratan tersebut juga memperhatikan pengamanan terhadap sistem distribusi air bersih dari instalasi air bersih sampai pada konsumen

Persyaratan kualitatif

Syarat-syarat fisik air minum
Secara fisik air minum harus jernih, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa (tawar). Rasa seperti asin, manis, pahit dan asam tidak boleh terdapat dalam air minum untuk masyarakat.
Bau yang bisa terdapat dalam air adalah bau busuk , amis dan sebagainya. Bau dan rasa biasanya terdapat bersama-sama dalam air.
Warna dipersyaratkan dalam air minum untuk masyarakat karena pertimbangan estetika.
Ada 2 (dua) macam warna pada air yaitu apparent color dan true color. Apparent color, ditimbulkan karena adanya benda-benda zat tersuspensi dari bahan organik. Hal ini lebih mudah diatasi dibanding dengan jenis true color. True color adalah warna yang ditimbulkan oleh zat-zat bukan zat organik.

Syarat lain yang harus dipenuhi secara fisik adalah suhu. Suhu sebaiknya sama dengan suhu udara atau kurang lebih 25°C, bila terjadi perbedaan maka batas yang diperbolehkan adalah 25°C ± 3°C.

Syarat-syarat Kimia air minum
Air minum tidak boleh mengandung bahan-bahan kimia dalam jumlah yang melampaui batas. Persyaratan kimia tersebut antara lain :

PH (tingkat keasaman)
Khususnya pada pH < 6,5 dan pH> 9,5 akan mempercepat terjadinya reaksi korosi pada pipa distribusi air minum. Apabila nilai pH jumlah mikroorganisme patogen semakin banyak, maka hal ini dapat  membahayakan kesehatan manusia.

Zat padat total
Zat padat total merupakan bahan yang tertinggal sebagai residu setelah proses penguapan dan pengeringan pada suhu 103 – 105°C.

Zat organik dalam air dapat berasal dari  alam (tumbuh-tumbuhan, alkohol, sellulosa, gula dan pati), proses sintesa (proses-proses industri.), dan proses  fermentasi (alcohol, asam, dan akibat kegiatan mikroorganisme)

CO2 agresif

CO2  yang terdapat dalam air berasal dari udara dan dari hasil dekomposisi zat organik. Menurut bentuknya CO2 dapat dibedakan dalam :

1. CO2 bebas : banyaknya CO2 yang larut dalam air.

2. CO2  keseimbangan :  CO2  yang dalam air setimbang dengan HCO3.

3. COagresif : yaitu COyang dapat merusak bangunan, perpipaan dalam distribusi air minum.

Kesadahan total (total hardness)
Kesadahan adalah sifat air yang disebabkan oleh adanya ion-ion (kation) logam valensi, misalnya Ca2 +, Mg2 +, Fe +, dan Mn +. Kesadahan total adalah kesadahan yang disebabkan oleh adanya ion-ion Ca2 + dan Mg2 + secara bersama-sama.  Air sadah menyebabkan pemborosan pemakaian sabun pencuci dan mempunyai titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan air biasa.

Kalsium (Ca)
Kalsium dalam air minum dalam batas-batas tertentu diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Namun, nilai Ca lebih dari 200 mg/l dapat menyebabkan korosi dalam pipa.

Besi dan Mangan
Zat-zat lain yang selalu ada dalam air baku maupun air minum adalah besi dan mangan. Besi merupakan logam yang menghambat proses desinfeksi. Hal ini disebabkan karena daya pengikat chlor, selain digunakan untuk mengikat zat organik, juga digunakan untuk mengikat besi dan mangan, sehingga sisa chlor menjadi lebih sedikit dan hal ini memerlukan desinfektan yang semakin besar pada proses pengolahan air. Besi dan mangan menyebabkan warna air menjadi keruh.

Tembaga (Cu)
Jika air minum anda mengandung tembaga (Cu) pada kadar yang lebih besar dari 1 mg/1 akan menyebabkan rasa tidak enak pada lidah dan dapat menimbulkan kerusakan pada hati.

Seng (Zn)
Kelebihan kadar Zn > 5 mg/1 dalam air minum menyebabkan rasa pahit.

Chlorida (Cl)
Kadar chlor yang melebihi 250 mg/l di air minum akan menyebabkan rasa asin dan korosif pada logam.

Fluorida (F)
Air minum kadar F < 1 mg/l  menyebabkan kerusakan gigi atau carries gigi. Bila terlalu banyak akan menyebabkan gigi berwarna kecoklatan.

Logam-logam berat (Pb, As, Se, Cd, Cr, Hg, CN)
Adanya logam-logam berat dalam air minum akan menyebabkan gangguan pada jaringan syaraf, pencernaan, metabolisme oksigen, dan kanker

Syarat-syarat biologis air minum
Air minum tidak boleh mengandung kuman-kuman patogen dan parasitic seperti kuman-kuman thypus, kolera, dysentri dan gastroenteritis. Untuk mengetahui adanya bakteri patogen dapat dilakukan dengan pengamatan terhadap ada tidaknya bakteri E. Coli yang merupakan bakteri indicator pencemar air

Syarat-syarat radiologis
Air minum tidak boleh mengandung zat yang menghasilkan bahan-bahan yang mengandung radioaktif, seperti sinar alfa, beta dan gamma.

Persyaratan Kuantitatif air minum
Persyaratan kuantitatif dalam penyediaan air bersih dan air minum adalah ditinjau dari banyaknya air baku yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan jumlah penduduk yang akan dilayani. Jumlah air yang dibutuhkan sangat tergantung pada tingkat kemajuan teknologi dan sosial ekonomi masyarakat setempat. Negara-negara yang telah maju memerlukan air bersih yang lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat di negara-negara sedang berkembang.

Persyaratan Kontinuitas air minum
Persyaratan kontinuitas untuk penyediaan air bersih dan air minum sangat erat hubungannya dengan kuantitas air yang tersedia yaitu air baku yang ada di alam. Arti kontinuitas disini adalah bahwa air baku untuk air bersih tersebut dapat diambil terus menerus dengan fluktuasi debit yang relatif tetap, baik pada saat musim kemarau maupun musim hujan.

Sumber [narotama.ac.id]

Penyaring air modern makin dicari warga Jakarta

Penyaring air modern makin dicari warga Jakarta. Dengan munculnya alat penyaring air dari PT .Tirta Abadi Gemilang. Anda tak perlu khawatir lagi dengan masalah air yang disebabkan oleh besi, mangan, kapur atau zat-zat berbahaya lainnya dari air yang anda gunakan. Penyaring air Nano Smart Filter merupakan penjernih air yang dapat menjadi solusi penggunaan air bersih di rumah anda. Hasil yang didapat adalah air bersih dan sehat sehingga aman digunakan untuk sehari-hari.

Alat penyaring air yang dikeluarkan PT. Tirta Abadi Gemilang tersebut bernama Nano Smart Filter. Alat Penjernih air alami tanpa listrik, tanpa gas, tanpa bahan bakar apapun. Penyaring air Nano Smart Filter sangat cocok digunakan untuk penyaringan air rumah tangga ataupun penyaringan air skala industri. Filter penjernih air Nano Smart Filter  merupakan alat penyaring air yang melewati beberapa tahapan penyaringan. Alat penyaring air Nano Smart Filter menggunakan media filter PureTAG sehingga mampu menghasilkan air hasil filtrasi lebih bersih dan sehat. Adanya alat penyaringan air nano smart filter tentunya membuat anda merasakan air bersih dan sehat dirumah dan anda pun dapat berhemat. Karena dengan menggunakan penyaring air Nano Smart Filter anda tidak perlu lagi membeli dan  menggunakan air isi ulang. penyaring airBetapa hematnya jika anda menggunakan penyaring air Nano Smart Filter, dengan Penyaring air Nano Smart Filter ini kita tinggal menampung air dari sumur maupun dari kran dan menghasilkan air bersih siap digunakan. Tentunya ini sangat menguntungkan dan memudahkan anda, dari pada anda harus membeli air isi ulang.

Seperti apa istimewanya penyaring air Nano Smart Filter dari PT. Tirta Abadi Gemilang ini? Sampai – sampai anda tidak perlu membeli air isi ulang, Berikut alasannya.

Nano Smart Filter merupakan alat penyaring air modern yang dapat mengubah air tidak layak digunakan menjadi air yang bersih layak digunakan. Dengan penyaring air Nano Smart Filter kita tinggal manampung air bersih dari sumur ataupun dari pipa ledeng dan dalam sekejap siap untuk digunakan. Penjernih air Nano Smart Filter menggunakan teknologi Fortex Sistem sehingga air bersih yang dihasilkan dapat keluar dengan lancar tanpa terhambat. Selain itu penyaring air Nano Smart Filter juga menggunakan media filter berkualitas yaitu PureTAG Super. Media filter pureTAG Super ini mampu berfungsi optimal selama 12 bulan bahkan lebih dengan pemakaian normal. Media filter PureTAG Super sangat cocok digunakan untuk penyaringan air kotor karena media filter ini memiliki komposisi 4in1 jadi media filter PureTAG ini  dapat mengatasi masalah air kotor, air kuning, air bau, air besi, air mengandung mangan, air berkapur, air berminyak dan masalah air lainnya. Sehingga air yang dihasilkan dari penyaring air Nano Smart Filter yang menggunakan media filter PureTAG Super adalah air bersih dan sehat, tidak berbau dan tidak berwarna yang tentunya menghasilkan rasa air yang alami.

Bagaimana cara perawatan penyaring air Nano Smart Filter sehingga dapat menghasilkan air bersih terus menerus? Cara perawatan penyaring air Nano Smart Filter sangat mudah yaitu cukup melakukan proses BACKWASH, Proses BackWash adalah pencucian yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang  mengendap di atas media filter dengan metode aliran terbalik (dari bawah ke atas/kebalikan system filtrasi). Air hasil proses Backwash langsung di buang melalui pipa pembuangan. Lakukan proses Backwash seminggu 2 kali, Baiknya hari Senin dan Kamis selama 15-20 menit/ sampai air kembali bersih. Sedangkan untuk perawatan jangka panjangnya anda dapat melakukan penggantian media filter setiap satu tahun sekali sehingga air hasil penyaringan tetap bersih dan sehat.

Alat penyaring air terbaik Nano Smart Filter memiliki berbagai keunggulan produk dengan desain modern dan exclusive, dengan warna orange segar sehingga dapat mempercantik  rumah anda, perawatannya mudah , bergaransi. Untuk mendapatkan alat penyaring air Nano Smart Filter anda dapat menghubungi (021) 295 296 30 / 31 atau SMS ke 0889 139 4841. Anda juga dapat berkunjung  ke kantor pusat kami di Ruko Rempoa  8 No.8  JL. Pahlawan – Rempoa – Jakarta Selatan.  Untuk daerah jabodetabek kami memberikan gratis biaya kirim dan gratis biaya instalasi / pemasangan.

Penyediaan air bersih di Banjarmasin dengan teknik penjernihan air

Penyediaan air bersih di Banjarmasin dengan teknik penjernihan air, Air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat selain pangan dan energi. Penyediaan air bersih melalui perusahaan daerah air minum (PDAM) yang memadai sangat diharapkan masyarakat terutama karena semakin menurunnya kualitas air sungai sebagai sumber air bersih. Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui PDAM Bandarmasih saat ini pelayanan air minumnya sudah mencapai 122.179 sambungan rumah tangga atau mencakup 98,7 % dari jumlah penduduk Banjarmasin, sehingga menempatkan Banjarmasin sebagai kota terbesar dalam pelayanan air bersih di Indonesia.  Bahkan, pada tahun 2013, cakupan layanan air bersih di Banjarmasin ditargetkan menjangkau seluruh penduduk, sehingga akan menjadikan Banjarmasin sebagai kota pertama di Indonesia yang melayani kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakatnya.penyediaan air bersih

Air baku yang dimanfaatkan PDAM Bandarmasih untuk suplai air bersih diperoleh dari sungai Tabuk di Kabupaten Banjar. Air dialirkan melalui pipanisasi, setelah itu air dimasukkan dalam bak pengendapan sehingga terdapat air bersih yang sudah tersaring akan mengalir ke dalam filter selanjutnya untuk disterilkan dengan bahan disinfecta dengan kadar antara 0,2 s/d 1,5 ppm, atau syarat kekeruhan yang ditetapkan oleh kementrian kesehatan tidak boleh melebihi 5 NTU. Rata-rata syarat yang harus dijaga oleh PDAM Bandarmasih besarnya tidak melebihi 2,5 NTU,  setelah terpenuhi baru disalurkan melalui pipa ke masyarakat umum. Semua proses ini sudah dimonitor oleh mesin secara otomatis, sehingga jika ada penyumbatan atau kemacetan bisa terpantau di layar monitor.

Selain itu, PDAM Badarmasih juga melakukan uji sampel secara berkala tiap 1 jam untuk mengetahui kondisi air saat itu, agar dapat diambil tindakan yang tepat jika ada ketentuan kualitas yang terganggu, sehingga masyarakat tidak mengalami kerugian dari penggunaan air PDAM. Setiap jam, PDAM selalu mengambil sampel berupa berapa besarnya kadar keasaman (ph) dari air dan besarnya NTU untuk memantau dari segi kesehatan, kejernihan air serta sisa warna pembuangan limbah.

PDAM Bandarmasin juga telah membangun tampungan air dengan kapasitas 10.000 m³, sehingga kapasitas air PDAM Bandarmasih menjadi berkisar 1.550 liter/detik, dari sebelumnya yang tercatat sekitar 1.000 liter/detik.

Sebagai antisipasi cadangan listrik, PDAM Bandarmasih juga menyediakan genset, agar proses pengolahan air baku tetap berjalan meskipun terjadi pemadaman listrik. Untuk kebutuhan energi dalam memenuhi kebutuhan air bersih, PDAM setiap tahunnya menyediakan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar.

Harga jual air bersih saat ini berkisar Rp 4.194/m³, harga yang cukup murah mengingat fungsi air bersih yang sangat vital. Selain itu, bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), diberikan subsidi untuk pemasangan baru sekitar Rp 650 ribu, sehingga mereka cukup membayar Rp150 ribu, sementara harga normalnya berkisar Rp 800 ribu. Hal ini dilakukan agar masyarakat pemanfaat air bersih semakin meluas, menjangkau  semua kalangan.

Di lain pihak, khusus untuk  warga yang berada di daerah kepulauan yang tidak memiliki sumber air tanah karena merupakan kawasan rawa yang memiliki air payau serta masyarakat yang tinggal di perdesaan yang berada di luar jangkauan PDAM, disediakan layanan air bersih melalui Pansimas dan PAC (pengelolaan air cepat) berupa alat penyaring air sungai sehingga bisa dikonsumsi dengan aman.

Meluasnya cakupan layanan air bersih berdampak positif dalam menurunkan penyakit diare dan kolera yang sebelumnya mewabah di Banjarmasin. Dulu, warga terpaksa mengkonsumsi air sungai sebagai sumber air bersih sehingga penyakit seperti diare sering diderita warga. Bahkan pada akhir 1990-an, Banjarmasin pernah berstatus KLB kolera karena penduduk pinggir sungai Martapura mengkonsumsi air tidak sehat.

Penyediaan ari bersih di daerah terpencil salah satunya berlokasi di RT 13 Kelurahan Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan. Terdapat sekira 100 KK warga yang belum tersambungi pipa PDAM, sehingga warga mengandalkan PAC dan membeli air ledeng dari warga yang sudah mendapat sambungan PDAM. Harganya berkisar Rp1.000-Rp2.000/jerigen isi 20 liter.

Salah satu warga RT 13, Anisa (53 tahun), mengatakan ia mendapatkan bantuan perlengkapan PAC pada Agustus 2012 lalu, dimana ada sekira 50 PAC yang dibagikan kepada warga. Proses pengelolaan air jernih dimulai dari pemanfaatan air sungai yang berasal dari sungai Martapura, kemudian dialirkan melalui pipa masuk ke dalam bak penampungan berupa tong viber berkapasitas 200 liter, setelah itu air yang sudah mengendap masuk dalam proses Mixingwell dimana air sungai dicampur dngan bahan kimia (Koagulan) dengan perbandingan 20 s/d 60 ppm dimana Koagulan akan bercampur sebanyak 20 miligram pe liter air baku  dan dilakukan pencampuran. Lalu diaduk-aduk hingga 30 menit setelah itu air akan menetes dalam tampungan sehingga air bersih akan keluar melalui pipa dan siap untuk digunakan. Masyarakat bersyukur untuk bantuan ini, karena sekarang mereka bisa menghemat biaya pembelian air  dimana untuk harga air Rp 1.000 / jerigen dengan volume 20 liter.

Selain pemberian bantuan PAC, PDAM Bandarmasih bekerjasama dengan beberapa lembaga juga memberikan bantuan penyaluran air ke desa yang terletak di muara sungai atau dikenal juga dengan desa Pulau Bromo. Daerah ini merupakan daerah yang timbul menjadi salah satu wilayah dengan penghuni lebih 400 kk. Bantuan yang bantuan berupa alat transportasi kapal penyeberangan yang membawa 4 tandon air bersih dengan kapasitas 4.000 Liter, dengan anggaran mencapai Rp 40 juta/tahun, yang berasal dari bantuan beberapa CSR perusahaan yang tergerak dalam membantu penyediaan air bersih. Masyarakat dapat membeli air per jirigennya sebesar Rp 1.000 / 20 liter.

Penyediaan air bersih di Banjarmasin juga didukung jaminan ketersediaan air baku dengan kuantitas dan kualitas yang memadai. Pemerintah pusat, propinsi maupun pemerintah kota melakukan perlindungan daerah tangkapan air, manajemen terpadu daerah aliran sungai, pengendalian pencemaran air, penertiban ijin penggunaan air serta upaya antisipasi penyediaan sumber air baku untuk masa yang akan datang.

Kota Banjarmasin diakui sebagai kota besar yang mengelola air bersih terbaik di antara negara-negara di Asia Tenggara. Atas prestasinya ini, Banjarmasin mendapat penghargaan dalam bentuk sertifikat pengakuan atau “Clean Water” untuk kategori kota besar yang diserahkan berbarengan dengan puncak penyerahan penghargaan “Asean Environmentally Sustainable Cities” (Asean Esc Awards) tahun 2011 atau penghargaan untuk semua kota dengan penetapan lingkungan berkelanjutan di tingkat Asean. Hasil tersebut berdasarkan seleksi bersama puluhan kota besar lainnya di Asia Tenggara pada pertemuan Asean Working Group On Environmentally Sustainable Cities (AWGESC) ke-9 di Yangon, Nyanmar Mei 2011 lalu, dengan perserta perwakilan kota-kota di belahan Asia Tenggara.

Penghargaan ini juga merupakan apresiasi terhadap banjarmasin yang telah membangun pengelolaan air limbah yang dulu dibuang ke sungai, kini sebelum dibuang diproses dulu oleh Perusahaan Daerah Pengelola Air Limbah (PD PAL) hingga air dibuang bersih. Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik yang ada di Banjarmasin menggunakan system terpusat (off site system) dimana air limbah diangkut dalam pipa penyalur air limbah (sewers), dari tempat dimana air limbah itu dihasilkan (WC, Septik Tank, kamar mandi, dapur) ke tempat pengolahan dan pembuangan (IPAL). Pengolahan limbah di IPAL menggunakan sistem biologis, dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan bahan-bahan organik dan racun yang berbahaya pada air limbah dengan teknologi RBC (Rotating Biological Contactor) sehingga dihasilkan effluent (hasil pengolahan) yang memenuhi standar baku mutu air yang diijinkan.

Pengolahan Air Limbah secara terpusat merupakan “Pilot Project” bagi kota Banjarmasin, dimana cakupan area pelayanannya masih terbatas, artinya hanya masyarakat yang berada di kawasan jaringan air limbah yang sementara ini bisa dilayani dengan menggunakan jaringan perpipaan. Untuk melayani masyarakat di luar  kawasan pelayanan jaringan air limbah, PD PAL Banjarmasin menyediakan bentuk pelayanan dengan mobil khusus penyedot limbah sesuai dengan permintaan kebutuhan masyarakat. Bentuk pelayanan mobil ini bisa juga untuk mengatasi permasalahan masyarakat terhadap WC/Septic Tank–nya yang bermasalah.

Untuk menciptakan kondisi tersebut Pemerintah Kota Banjarmasin membentuk Peraturan Daerah No.16 Tahun 2006 tentang Tarif Jasa Pelayanan Pengolahan Air Limbah Kota Banjarmasin, dimana dalam PERDA No.16 Tahun 2006 disebutkan bahwa masyarakat / Badan Hukum yang berada di areal pelayanan jaringan air limbah diwajibkan memanfaatkan sarana pengolahan air limbah, termasuk dalam hal ini mengadakan penyambungan dari sumber limbahnya ke jaringan air limbah yang telah disediakan. Untuk tata cara penyambungan tersebut dilakukan sesuai aturan yang ditetapkan oleh PD PAL Banjarmasin selaku Pengelola Air Limbah. Maka dari itu diharapkan dukungan peran aktif seluruh lapisan masyarakat bersama-sama Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengelola air limbah dapat terwujudkan, untuk menuju Kota Banjarmasin Bungas (cantik).

Cakupan pelayanan air bersih di Banjarmasin hendaknya menjadi acuan bagi Pemprov Kalimantan Selatan mengingat pelayanan air minum di Provinsi Kalimantan Selatan sampai dengan penghujung tahun 2011 baru mencapai 51,79 %, di bawah rata-rata nasional sebesar 53,26 %. Dengan jumlah penduduk sekitar 3,6 juta jiwa, berarti bahwa penduduk yang belum memiliki akses aman air minum di Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 1,7 juta jiwa. Di sisi lain sasaran MDGs tahun 2015 untuk Provinsi Kalimantan Selatan adalah tingkat akses aman air minum sebesar 70 %. Dengan demikian, dalam kurun waktu 2,5 (dua setengah) tahun ke depan Pemerintah provinsi dan Kabupaten-Kota di Kalsel perlu menyediakan tambahan akses aman air minum bagi 600 ribu jiwa.

Sumber [setkab.go.id]

Pages:« Prev123